Beranda

Review IDFM League edisi Juni 2020

Tinggalkan komentar

Update IDFM League Juni 2020

REVIEW IDFM SUPER LEAGUE

Lagi, lagi dan lagi. Bulan Juni masih milik Jetta Rex Xenon di puncak klasmen. Setelah menguasai klasmen di bulan April dan Mei, tim asal Bogor ini masih menunjukan keperkasaannya dengan memuncaki klasmen di bulan Juni. Walaupun hanya meraih 9 poin dari 15 poin maksimal, termasuk kekalahan dari kandidat juara lain yakni Bakul Lumpia FC, posisi Jetta Rex Xenon di puncak klasmen tidak bergoyang. Namun Jetta Rex Xenon harus waspada, karena posisi tim asuhan Daniel Dinata ini hanya berselisih 2 poin dari Mbelitar  FC dan diikuti Bakul Lumpia FC yang menikung dari peringkat 5 di bulan Mei ke peringkat 3 di bulan Juni. Bakul Lumpia FC juga tak boleh lengah karena tim asal Surabaya ini ditempel ketat oleh de Facolda dengan selisih 1 poin saja. Disisi lain, Sehai United yang di bulan Mei ada diperingkat 4 harus turun 4 peringkat ke peringkat 7, karena performa yang tidak konsisten di bulan Juni.

Selain perebutan papan atas yang semakin sengit, kondisi papan bawah juga patut menjadi perhatian para pecinta IDFM League. Performa mengesankan Asgar Pride di bulan Mei kembali dilanjutkan di bulan Juni ini. Hanya mengalami satu kekalahan dari 4 pertandingan, Asgar Pride terus menjaga jarak dengan zona degradasi, dan berada di posisi 13. Namun usaha tim asal Garut tentu tidaklah mudah, karena 3 tim memiliki poin yang sama dengan Asgar Pride! Ya, anda tak salah baca. Boxer FC di posisi 12, Belzta yang berada di peringkat 15sama-sama mengemas 21 poin. Di zona degradasi sendiri Songhek, Uncle John dan Omegu masih betah berada di zona merah dan masih belum beranjak dari posisinya sejak bulan Mei.

Cek detailnya di halaman selanjutnya :

Dari FMLovers : ASWIJAN Negara Kepulauan PANTHER UNGU

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FMLovers

Pada kesempatan kali ini, Artupoke bakal membahas tentang negara fiktif di ranah Football Manager yang dirancang oleh FM Content Creator, Laura AKA Chilled Moose. Sumber : https://www.fmscout.com/a-aswijan-fm20-database.html

Negara fiktif ini bernama Aswijan (pronounce: Az-wee-jan). Kerennya nih, Si Laura ini nggak cuma asal-asalan bikin negara dan liga-liganya. Dia juga memasukkan unsur budaya serta latar belakang negara ini. Penasaran?

Yuk kita telusuri negara yang satu ini. Aswijan merupakan negara kepulauan yang berada di Benua Eropa, tepatnya di lepas pantai barat Eropa Barat Daya. Negara ini memiliki luas sekitar 50.000 km3 dengan populasi 32 juta penduduk

Sebelum masuk ke ranah sepak bola Aswijan, kita ulas sedikit sejarah negara ini, ya.

Jadi Aswijan ini awalnya ditaklukkan Spanyol pada abad 13, dan baru meraih kemerdekaan di abad 15.

Aswijan ikut serta dalam perang dunia kedua. Hal ini membuat negara ini kesulitan dalam masa pemulihan. Korupsi di dalam negeri ini membuat ekonomi rakyat terjepit. Raya yang berkuasa saat itu, King Angwin, terus mengekang kebebasan sipil, membuat negara menjadi miskin dan kerusuhan mulai menyebar ke seluruh negeri. Keadaan negeri itu chaos.

Sempat terjadi gerakan pemberontakan. Pada tahun 1949, keluarga Abalde dan Barayena bersatu dengan gerakan Kaduqni untuk membentuk Uniore Militia dan mendeklarasikan perang melawan King Angwin. Perang sipil berlangsung hingga 1953, dengan kekalahan Uniore Militia.

King Angwin meneruskan dinastinya. Korupsi dan pertikaian masih berlangsung. Kerusuhan sipil masih berlangsung antara Uniore Militia dan pasukan kerajaan. Pada tahun 1959, King Angwin mengalami kondisi kesehatan yang memburuk dan tanpa aliansi.

Hal ini dimanfaatkan oleh gerakan Kaduqni. Mereka merencanakan kudeta dengan memilih pemimpin yang populer, terkenal, dan berpikir maju ke depan dari dinasti Morcant, yaitu Nimah Morcant. Setelah Queen Nimah Morcant maju, dia mulai mengubah struktur politik negara.

Lainnya