Beranda

Welcome to Blognya FMLovers !

2 Komentar

Hallo FMLovers,

Selamat datang di Blognya FMLovers, blog pertama dalam bahasa Indonesia yang dikhususkan untuk memberikan tips dan trik game simulasi sepakbola Football Manager :

Silahkan melakukan navigasi kepada blog ini, tetapi jika kamu bingung. Kamu bisa melihat list dibawah

  • Team Instructions : Kalau kamu kebingungan instruksi tim seperti clear ball to flanks, exploit the middle, atau kapan saat yang tepat untuk menaikkan atau menurunkan tempo permainan tim, bisa lihat disini :
  • Player Instruction : Instruksi pemain dilakukan saat kamu ingin memberikan instruksi khusus kepada pemain tertentu saja, seperti pass it shorter, roam from position. Disini kamu bisa lebih dalam mengetahuinya.
  • Player Preferred Moves : Apa sih maksud PPM ? dan kenapa itu penting diperhatikan bila kamu ingin menerapkan team instruction atau player instruction. Kamu bisa lihat disini.
  • FM Role & Duties : Apa maksudnya Enganche, false nine, No-Nonsense Centre-Back, half back, dll ? kamu bisa baca disini.

Tips di atas khusus dibuat untuk kamu untuk mengetahui beberapa basic Football Manager !, jika kamu ingin mengetahui tips spesifik seperti apa minimum spec requirement football manager, wonderkids, atau solusi untuk crash dump football manager. (tapi jangan minta Crack dan patch Football Manager disini ya 😀 ) Kamu bisa lihat di Football Manager Tips

Blognya FMLovers juga menyediakan jasa buat kamu ingin membeli FMRTE atau game original steam lho, cek dimari

Dan jika kamu ingin menikmati sharing cerita para FMLovers selama terjebak di game ini, kamu bisa baca kisah kisah mereka di #FMLoversStory, atau kamu ingin tulisanmu dimuat disini juga ? jangan ragu-ragu untuk kirim ke admin@artupoke.com

So, Silahkan berselancar, dan Happy FM ya FMLovers !


\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

[20200308]

IDFM League : BEDAH TAKTIK 4-4-2 Klasik

Tinggalkan komentar

Si Klasik yang Kembali Jadi Idola

Di IDFM League 2017 dan 2018 tiga striker jadi idola karena mampu meng-exploit bagian half space di antara bek tengah dan full-back.

2015-09-24_Half-Space
half space yang warna orange

Di IDFM League 2019 ada exploit di bagian set piece yang sangat menyebalkan. Tapi di IDFM League 2020, ada yang jauh lebih menarik dibanding dua exploit sebelumnya lewat sebuah formasi klasik yang kembali menjadi idola.

Pada tahun akhir tahun 90an dan awal 2000an, tim-tim Eropa yang menjadi kiblat taktik sepak bola didominasi dengan formasi 4-4-2 klasik. Dengan empat pemain belakang sejajar, empat pemain tengah dan dua penyerang tengah. Ambil contoh Manchester United saat meraih treble di tahun 1999 yang menggunakan formasi dasar ini.

Manchester United 1999/2000 (4-4-2) - Football tactics and ...
Manchester United 1999/2000

Di Artupoke IDFM League 2020, secara mengejutkan taktik yang menjadi pake empat bek ini menjadi idola kebanyakan tim. Menurut tim analis liga, 70% tim mengandalkan formasi dasar ini yang kemudian dikembangkan secara sendiri-sendiri.

4-4-2 sendiri adalah taktik klasik yang juga mampu membuat Blackburn memenangi Premier League 94/95, hingga membuat Juventus berjaya di masa duet Alessandro Del Piero dan David Trezeguet. Tentu saja, 4-4-2 adalah taktik yang sangat terafiliasi dengan timnas Inggris. Formasi yang gagal mengakomodir dua gelandang terbaik Inggris Steven Gerrard dan Frank Lampard.

Kekuatan

Menurut fourfourtwo.com, 4-4-2 memungkinkan tim bermain simpel dengan bola-bola direct. Dengan 4-4-2 juga memungkinkan para penyerang untuk melakukan penetrasi ke depan tanpa dukungan dari para gelandangnya.

Kekuatan lain dari formasi ini adalah permainan di sayap, dengan dua full-back dan dua sayap di lini tengah memungkinkan counter-attack yang cepat dengan merentangkan pertahanan lawan yang tidak siap. Dua kemungkinan pun terjadi, bisa melalui crossing di sepertiga akhir pertahanan lawan, atau melalui penetrasi.

Di Football Manager, situasi dengan memainkan MR/ML membuat lebih banyak space untuk berkreasi dan menekan pertahanan lawan dengan menciptakan chaos di depan empat bek lawan – apabila lawan tidak memainkan DM. Inilah yang dilakukan oleh beberapa tim di Super League seperti De Falcoda dan Sehai United yang sukses dengan formasi klasik ini.

Saat bertahan 4-4-2 memungkinkan tim bermain disiplin dengan menjaga space antar line yang hanya bisa dimaksimalkan apabila tim lawan mampu bermain antar lini dengan baik lewat umpan-umpan pendek, atau penggunaan DM seperti DLP-S atau Regista ataupun penggunaan AMC demi mengadakan posisi pemain yang berada antar lini.

Kekurangan

Jose Mourinho di masa pertama menjadi manager Chelsea pernah berkata bahwa dengan menaruh satu tambahan pemain di tengah bisa membuat sebuah tim dominan melawan 4-4-2. Dan itulah mengapa Mourinho bisa begitu digdaya di tanah Britania yang dominan dengan 4-4-2 dengan menaruh Claude Makelele di belakang Frank Lampard dan Michael Essien dan bermain 4-3-3.

Chelsea 2004–2006 “Coronation of The Special One” – Football Musings
Chelsea 2004/2005

kerja berat untuk para gelandang tengah dalam bertahan dan menyerang juga semestinya menjadi perhatian. Karena itu banyak tim yang mulai menyesuaikan saat melawan 4-4-2 dengan 4-4-1-1 yang menambah satu pemain di area belakang pemain tengah sebagai jembatan pembagi bola, atau pun pemain yang bisa mengancam lewat pergerakan, tendangan jarak jauh, ataupun umpan-umpan daerah. Seperti yang dilakukan oleh dua tim papan atas Jetta Rex Xenon di Super League dan Dark Knight di Championship Group C.

Konklusi

4-4-2 adalah formasi yang relatif seimbang, mengandalkan speed dan kekompakan saat melancarkan serangan balik. Maka dari itu, sangatlah efektif saat tim lawan bermain dengan permainan yang mengandalkan serangan dan meninggalkan keseimbangan.

Dengan mengandalkan pemain sayap cepat dan penyerang tengah yang cepat membuat 4-4-2 sangatlah populer. Tetapi, seperti halnya teori di dunia nyata bahwa ada ruang antar lini yang bisa dieksploitasi formasi klasik tersebut semestinya bisa dikalahkan lewat kemampuan manager dengan menjadi lebih adaptif dalam pertandingan.

Review IDFM League edisi April 2020

Tinggalkan komentar

REVIEW APRIL: IDFM CHAMPIONSHIP YANG MENEGANGKAN!

IDFM League kembali menyajikan pertandingan-pertandingan yang menarik di Bulan April. Setelah Bulan Maret gong turnamen dipukul dengan menyajikan IDFM Super Cup yang dilanjutkan oleh IDFM Super League dan IDFM Cup, di Bulan April genderang perang antar tim dari divisi kedua, yakni IDFM Championship juga mulai ditabuh. Total ada 60 pertandingan IDFM Super League 103 pertandingan IDFM Championship dan 15 pertandingan IDFM Cup yang mewarnai Bulan April.

Update IDFM League April 2020

DAFTAR ISI
REVIEW IDFM SUPER LEAGUE
Klasemen Artupoke IDFM Super League per GW10
APRIL Manager of the Month
APRIL Flop Manager of the Month
Most Picked Players of the Month

REVIEW IDFM CHAMPIONSIP
Klasemen Artupoke IDFM Championship per GW10
APRIL Manager of the Month
APRIL Flop Manager of the Month
Most Picked Players of the Month

REVIEW IDFM RETROPUS CUP

FM Podcast : Ngobrol bersama Handy IDFM #FM20E07

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Episode 07 dari FM Punya Cerita Podcast sudah terbit ya.

Kali ini saya berkesempatan ngobrol dengan sesama admin IDFM, yaitu dengan Bung Handy Fernandy. Banyak banget yang kita obrolin, seperti serunya IDFM saat masih di forum kaskus, ngobrolin sedikit politik kota depok, sampai dengan kisah FM Jadoel sampai FM20, dari zaman masih mahasiwa sampai jadi yang ngajarin mahasiswa.

Bisa kamu dengarkan di :

Yuk dengerin di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

FM Podcast : Ngobrol bersama Randy Retropus #FM20E06

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Semoga selalu sehat dan aman ya semua, episode ini buat menemani WFH dan Puasa kalian di tengah Pandemi ini, Kali ini gua ditemani Randy dari @podcastretropus yang akan ngobrol ngalor ngidul tentang “the New Normal” dan FM tentunya, dan gua pribadi jadi punya target FM20 ini mesti ngalahin rekor jumlah musimnya si Randy dalam maen FM 😀

Happy Listening ya.

Yuk dengerin di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Daftar Free Agents Player untuk FM2020

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers,

Kali ini @Rtupoke ingin kasih rekomendasi pemain free agent di FM 20 nih. Kalau kamu megang tim yang baru promosi, atau kamu ingin nyari pemain back up tanpa mengeluarkan dana besar, artikel ini pastinya sesuai dengan kebutuhan kamu saat ini.

Mimin kasih 3 opsi pemain di masing-masing posisi dengan menggunakan formasi 4-3-2-1. Yuk cek langsung.

Goal Keeper

  • Emiliano Viviano

Pemain berkebangsaan Italy ini pernah menjadi kiper andalan Sampdoria. Di kancah internasional pun Emiliano pernah membela timnas Italy sebanyak enam kali. Musim terakhir sebelum dilepas, dia membela tim serie A, SPAL. Dengan kemampuan goalkeepingnya yang masih belum turun, Emiliano Viviano masih bisa kamu kontrak sebagai kiper utama dan bersaing di liga papan atas Eropa.

  • Stefano Sorrentino

Kiper gaek satu ini mungkin memang sudah terlalu tua untuk bersaing dengan anak-anak muda yang bermain di posisinya. Namun, dengan atribut goalkeeping yang masih di atas rata-rata, Stefano masih bisa dimanfaatkan sebagai penjaga gawang andalan. Reflex dan one on one yang baik adalah atribut unggulannya.

  • Magrão

Kiper asal Brazil yang sudah membela Sport Recife (Serie A Brazil) selama 12 tahun ini tersedia di bursa transfer dan dapat didatangkan secara gratis. Usianya memang di ujung karier. Namun, Magrao masih bisa dimasukkan ke dalam slot pemain cadangan mengingat atributnya yang masih cukup bagus.

KITA LANJUT KEHALAMAN SELANJUTNYA

Review IDFM League edisi Maret 2020

Tinggalkan komentar

Artupoke IDFM League akhirnya berjalan setelah masa pendaftaran peserta baru yang diselenggarakan pada bulan Desember dan kualifikasi peserta yang dilaksanakan pada bulan Januari.

Kualifikasi IDFM Championship ini meloloskan 15 tim dari 50 tim yang mendaftar untuk melengkapi 27 tim IDFM Championship peserta musim lalu. Total terdapat 62 peserta yang dibagi kedalam 2 divisi, IDFM Super League dan IDFM Championship. Peserta IDFM Super League berjumlah 20 tim dan sisanya berada di IDFM Championship.

IDFM Super League dimulai pada 2 Maret dan IDFM Championship dimulai pada tanggal 30 Maret, dan sebelum kompetisi dimulai dilaksanakan IDFM Super Cup yang mempertandingkan juara IDFM Cup 2019 yakni VVV Panthera Tigris dengan juara IDFM Super League 2019 yakni Boxer FC. Pertandingan ini juga menjadi pertandingan terakhir VVV Panthera Tigris yang memutuskan untuk keluar dari Artupoke IDFM League setelah bermain selama 4 musim. Pertandingan IDFM Super Cup juga disiarkan secara langsung melalui fanspage Artupoke IDFM League di Facebook.

Dari FMLovers : Challenge Menggunakan Klub dengan Kebijakan Transfer Unik

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Hai FM Lovers,
Kali ini kita akan membahas tentang klub-klub di dunia dengan kebijakan transfer unik. Sebenarnya ada cukup banyak klub-klub dengan kriteria tersebut yang bermain di kompetisi profesional. Namun, yang akan Artupoke bahas di sini hanya klub-klub yang tersedia di database default yang dirilis oleh game Football Manager.

  1. Albirex Niigata Singapore

Klub ini merupakan klub satelit dari Albirex Niigata yang berlaga di J2 League. Mulai ikut serta dalam kompetisi kasta teratas Singapore, Singapore Premier League, sejak tahun 2004. Pada tahun itu, FA Singapore mengundang beberapa tim luar negeri dan klub asal Jepang tersebut termasuk salah satunya.

Klub berjuluk White Swans ini sempat mendominasi Singapore Premier League dengan raihan juara liga dalam tiga tahun berturut-turut (2016-2018).

Klub ini merupakan destinasi yang tepat bagi pemain-pemain muda Jepang yang gagal bersaing mendapat tempat di kompetisi atas J-League. Beberapa pemain muda dari klub-klub elit Jepang serta klub induk Albirex Niigata, memilih bermain di klub ini untuk mencampai performa puncak mereka. Ada beberapa nama yang telah mendapatkan 100 pertandingan liga di klub ini. Mereka adalah Issey Nakajima-Farran (pemain berdarah Jepang yang membela timnas Kanada), Atsushi Shimono, dan Kento Nagasaki (dua nama terakhir bermain di Asia Tenggara sejak pindah dari Albirex Niigata). Jadi, bisa dibilang Albirex Niigata Singapore merupakan gerbang masuknya pemain-pemain Jepang menuju kompetisi Asia Tenggara.

Kebijakan transfer klub ini (merujuk Football Manager 2020) adalah hanya boleh merekrut pemain berdarah Jepang.

Dengan kebijakan ini, para manajer dituntut membuktikan pemain-pemain Jepang Reject ini masih bisa berbicara di kancah Asia Tenggara. Akan lebih membantu untuk para manajer jika menambahkan database J-League sebelum memulai game baru. Karena di database default memang tidak tersedia kompetisi J-League. Hal ini untuk meningkatkan area scouting para manajer agar lebih mudah memperkuat skuad nantinya.

Bersambung ke halaman selanjutnya :

Dari FMLovers : Rekomendasi klub untuk berternak wonderkid #FM20 (5/5)

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Artupoke : ini adalah sambungan dari series Klub Rekomendasi Dari FMLovers, artikel sebelumnya ada disini : FK Vojvodina, SC Heerenveen, Lech Poznan, dan Grasshopper Club Zurich

5. Melbourne City FC

Melbourne City FC

Menuju daratan Australia, kita punya rekomendasi klub yang masih muda. Didirikan pada tahun 2009 dan diakuisisi City Football Group (milik Abu Dhabi united Group yang juga menaungi Manchester City FC). Prestasi tertinggi Melbourne City adalah menempati peringkat ketiga pada tahun 2018. Dengan masih sedikitnya prestasi dan histori klub ini, kamu mempunyai kesempatan sebagai pencetak sejarah baru di klub ini.

Dalam perkembangan pemain usia dini, Melbourne City memiliki City Football Academy yang difasilitasi dengan sangat baik (sama halnya dengan City Football Academy yang dimiliki Manchester City, New York City FC, Yokohama F. Marinos).

Yuk intip para pemain muda dari klub ini.

  • Connor Metcalfe

Pemain internasional U-21 Australia ini merupakan jebolan akademi Melbourne City. Sempat melakoni 5 pertandingan di musim lalu. Musim ini dia dipinjamkan ke Oakleigh Cannons dengan harapan mendapat pengalaman bermain dan siap menembus skuad utama kembali di musim depan.

Kemampuan marking, work rate, dan decision merupakan atribut unggulan yang dimiliki Connor.

  • Denis Genreau

Diproyeksikan sebagai duet maut di sektor tengah, Denis juga menjalani masa peminjaman di Oakleigh Cannons bersama Connor Metcalfe. Bermain di klub yang sama serta negara yang sama, membuat mereka memiliki chemistry yang pas. Bukan tidak mungkin setelah mereka kembali ke Melbourne Victory, mereka bisa menjadi pemain andalan klub di sektor tengah. Denis memiliki keunggulan dalam passing, technique serta decision.

  • Bernardo Oliveira

Pemain ini memang masih berusia muda dan kemampuannya masih cukup jauh untuk mengisi skuad utama. Namun, dia memiliki potensi menjadi pemain hebat di A-League. Pemain berdarah Brazil ini memiliki kemampuan berlari yang menjadi modal penting baginya sebagai gelandang serang.

Nah sekian dulu bahasan kita untuk kali ini. Sudah ada 5 rekomendasi klub yang menarik dicoba untuk mencatat sejarah baru nih. Kalau ada yang tertarik mencoba bermain menggunakan klub-klub tersebut, jangan lupa share pengalaman kalian dengan nge-mention Twitter @rtupoke ya!


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Rekomendasi klub untuk berternak wonderkid #FM20 (4/5)

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Artupoke : ini adalah sambungan dari series Klub Rekomendasi Dari FMLovers, artikel sebelumnya ada disini : FK Vojvodina, SC Heerenveen, dan Lech Poznan

4. Grasshopper Club Zürich

Grasshopper Club Zürich

Klub terluas di Switzerland ini pernah menjadi raksasa negara itu sampai awal tahun 2000-an. Musim 2018-2019 merupakan musim terburuk mereka dalam beberapa dekade terakhir. Mereka harus turun kasta. Karena itu, membawa Grasshopper kembali berkompetisi di divisi teratas merupakan salah satu tantangan menarik bagi para manajer. Selain memiliki sejarah panjang, fasilitas akademi mereka juga menjadi alasan lain bagi para manajer untuk memilih klub ini sebagai langkah awal kesuksesan di FM 20.

Para pemain bereputasi yang mengawali kariernya sebagai pemain muda di Grasshopper di antara lain, Haris Seferović, Eldin Jakupović, Alain Sutter, Johann Vogel, dan Stephan Lichtsteiner.

Bermain di divisi dua, Grasshopper memiliki peluang besar kembali ke divisi teratas bermodalkan para pemain muda potensial. Yuk simak siapa saja mereka.

Nedim Bajrami

Pemain U-21 Swiss ini memang tidak bisa memperkuat tim di musim pertama karena dalam masa pinjaman di Empoli. Namun, jika Empoli tidak mengaktifkan pembelian di akhir musim, Nedim akan kembali ke skuad dan bisa menjadi pemain andalan kamu.

Dia punya kualitas mumpuni sebagai gelandang berkelas. Long shot, vision, passing, technique, serta composure bisa membuatnya menjadi gelandang yang aktif berperan banyak di lini tengah

Allen Njie

Sambil menunggu kepulangan Nedim Bajrami, kamu masih punya Allen Njie kok. Pemain muda satu ini juga bermain di sektor tengah. Di usia yang masih muda ini, dia sudah mengemas 9 caps bersama timnas Liberia. Allen memiliki atribut mental yang terbilang matang untuk pemain seusianya.

Marko Bozinovic

Kemampuannya saat ini memang masih sangat jauh untuk bermain di skuad senior, mengingat usianya yang masih sangat muda. Tetapi jika ditempa dengan baik, dalam 3-4 tahun bukan tidak mungkin Marko mampu menembus skuad utama. Marko punya modal awal untuk menjadi bek tangguh mengingat kemampuan tackling dan marking-nya yang cukup baik.

Petar Pusic

Butuh inside forward yang bisa memorakporandakan pertahanan lawan? Youngster blasteran Swiss-Kroasia ini adalah jawabannya. Kemampuan crossing, dribbling, acceleration, serta agility-nya membuat pemain bertahan lawan keteteran. Pemain yang tepat jika kamu butuh penghancur pertahanan lawan.

BERSAMBUNG KE ARTIKEL SELANJUTNYA YA…..


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Rekomendasi klub untuk berternak wonderkid #FM20 (3/5)

2 Komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Artupoke : ini adalah sambungan dari series Klub Rekomendasi Dari FMLovers, artikel sebelumnya ada disini : FK Vojvodina dan SC Heerenveen

3. Lech Poznan

Lech Poznan

Klub yang bermarkas di INEA Stadion ini merupakan klub papan atas Polandia. Terhitung sudah 7 kali mereka menjuarai Ekstraklasa. Di kancah Eropa, mereka sudah berpartisipasi dalam 2 edisi Europe League. Sementara di keikutsertaan mereka di Champions League masih nihil. Tentunya selain kembali menjadi raja Ekstraklasa, bermain di Champions League bisa menjadi objektif yang bagus bagi para manajer.

Di Polandia, Lech Poznan termasuk klub yang memiliki youth sistem terbaik. Sebut saja nama-nama seperti Jan Bednarek, Karol Linetty, Jacek Dembiński, dan Edmund Białas lahir dari akademi klub ini.

Yuk intip para pemain muda Lech Poznan yang siap menjadi andalanmu dalam mengarungi Ekstraklasa di FM 20.

  1. Robert Gumny

Pemain satu ini bisa dikatakan produk akademi terbaik yang berada di skuad Lech Poznan saat ini. Bermain di sektor bek kanan, Robert menjadi andalan skuad dan tampil reguler. Bukan tidak mungkin melalui performanya di bawah asuhanmu, impiannya bermain untuk timnas Polandia akan segera terwujud. Robert memiliki kapasitas sebagai bek sayap yang mampu bertahan dan menyerang dengan baik. Tackling, marking, acceleration, serta crossing-nya di atas rata-rata pemain Ekstraklasa.

  • Kamil Jozwiak

Pemain kelahiran Miedzyrzecz ini bisa bermain di sektor serang sayap kanan ataupun kiri. Menjadi pemain reguler Lech Poznan sejak usia 18 tahun, Kamil merupakan sosok penting di lini serang klub ini. Dia memiliki atribut kecepatan dan dribel yang membuatnya bisa mengacaukan lini pertahanan lawan.

  • Tymoteusz Klups

Pemain muda ini bisa menjadi tandem Kamil Jozwiak di sisi kanan. Dia memiliki agility serta kemampuan passing yang baik. Pemain kelahiran 2000 ini tampil sebagai pemain reguler sejak musim lalu.

  • Filip Marchwinski

Di usianya yang masih 16 tahun, Filip sudah melakoni debut di tim senior Lech Poznan. Bisa dikatakan pemain ini merupakan talenta terbaik U-19 Lech Poznan. Melalui tangan dingin para manajer FM, bisa dipastikan pemain ini akan menjadi andalan tim dan berpotensi menjadi bintang Polandia di masa depan.

Filip unggul dalam kecepatan dan teknik. Atribut mentalnya pun terbilang lebih matang untuk pemain seusianya.

BERSAMBUNG KE ARTIKEL SELANJUTNYA YA…..


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Older Entries