Beranda

Welcome to Blognya FMLovers !

2 Komentar

Hallo FMLovers,

Selamat datang di Blognya FMLovers, blog pertama dalam bahasa Indonesia yang dikhususkan untuk memberikan tips dan trik game simulasi sepakbola Football Manager :

Silahkan melakukan navigasi kepada blog ini, tetapi jika kamu bingung. Kamu bisa melihat list dibawah

  • Team Instructions : Kalau kamu kebingungan instruksi tim seperti clear ball to flanks, exploit the middle, atau kapan saat yang tepat untuk menaikkan atau menurunkan tempo permainan tim, bisa lihat disini :
  • Player Instruction : Instruksi pemain dilakukan saat kamu ingin memberikan instruksi khusus kepada pemain tertentu saja, seperti pass it shorter, roam from position. Disini kamu bisa lebih dalam mengetahuinya.
  • Player Preferred Moves : Apa sih maksud PPM ? dan kenapa itu penting diperhatikan bila kamu ingin menerapkan team instruction atau player instruction. Kamu bisa lihat disini.
  • FM Role & Duties : Apa maksudnya Enganche, false nine, No-Nonsense Centre-Back, half back, dll ? kamu bisa baca disini.

Tips di atas khusus dibuat untuk kamu untuk mengetahui beberapa basic Football Manager !, jika kamu ingin mengetahui tips spesifik seperti apa minimum spec requirement football manager, wonderkids, atau solusi untuk crash dump football manager. (tapi jangan minta Crack dan patch Football Manager disini ya 😀 ) Kamu bisa lihat di Football Manager Tips

Blognya FMLovers juga menyediakan jasa buat kamu ingin membeli FMRTE atau game original steam lho, cek dimari

Dan jika kamu ingin menikmati sharing cerita para FMLovers selama terjebak di game ini, kamu bisa baca kisah kisah mereka di #FMLoversStory, atau kamu ingin tulisanmu dimuat disini juga ? jangan ragu-ragu untuk kirim ke admin@artupoke.com

So, Silahkan berselancar, dan Happy FM ya FMLovers !


\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

[20200308]

Review IDFM League edisi Juni 2020

Tinggalkan komentar

Update IDFM League Juni 2020

REVIEW IDFM SUPER LEAGUE

Lagi, lagi dan lagi. Bulan Juni masih milik Jetta Rex Xenon di puncak klasmen. Setelah menguasai klasmen di bulan April dan Mei, tim asal Bogor ini masih menunjukan keperkasaannya dengan memuncaki klasmen di bulan Juni. Walaupun hanya meraih 9 poin dari 15 poin maksimal, termasuk kekalahan dari kandidat juara lain yakni Bakul Lumpia FC, posisi Jetta Rex Xenon di puncak klasmen tidak bergoyang. Namun Jetta Rex Xenon harus waspada, karena posisi tim asuhan Daniel Dinata ini hanya berselisih 2 poin dari Mbelitar  FC dan diikuti Bakul Lumpia FC yang menikung dari peringkat 5 di bulan Mei ke peringkat 3 di bulan Juni. Bakul Lumpia FC juga tak boleh lengah karena tim asal Surabaya ini ditempel ketat oleh de Facolda dengan selisih 1 poin saja. Disisi lain, Sehai United yang di bulan Mei ada diperingkat 4 harus turun 4 peringkat ke peringkat 7, karena performa yang tidak konsisten di bulan Juni.

Selain perebutan papan atas yang semakin sengit, kondisi papan bawah juga patut menjadi perhatian para pecinta IDFM League. Performa mengesankan Asgar Pride di bulan Mei kembali dilanjutkan di bulan Juni ini. Hanya mengalami satu kekalahan dari 4 pertandingan, Asgar Pride terus menjaga jarak dengan zona degradasi, dan berada di posisi 13. Namun usaha tim asal Garut tentu tidaklah mudah, karena 3 tim memiliki poin yang sama dengan Asgar Pride! Ya, anda tak salah baca. Boxer FC di posisi 12, Belzta yang berada di peringkat 15sama-sama mengemas 21 poin. Di zona degradasi sendiri Songhek, Uncle John dan Omegu masih betah berada di zona merah dan masih belum beranjak dari posisinya sejak bulan Mei.

Cek detailnya di halaman selanjutnya :

Dari FMLovers : ASWIJAN Negara Kepulauan PANTHER UNGU

1 Komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FMLovers

Pada kesempatan kali ini, Artupoke bakal membahas tentang negara fiktif di ranah Football Manager yang dirancang oleh FM Content Creator, Laura AKA Chilled Moose. Sumber : https://www.fmscout.com/a-aswijan-fm20-database.html

Negara fiktif ini bernama Aswijan (pronounce: Az-wee-jan). Kerennya nih, Si Laura ini nggak cuma asal-asalan bikin negara dan liga-liganya. Dia juga memasukkan unsur budaya serta latar belakang negara ini. Penasaran?

Yuk kita telusuri negara yang satu ini. Aswijan merupakan negara kepulauan yang berada di Benua Eropa, tepatnya di lepas pantai barat Eropa Barat Daya. Negara ini memiliki luas sekitar 50.000 km3 dengan populasi 32 juta penduduk

Sebelum masuk ke ranah sepak bola Aswijan, kita ulas sedikit sejarah negara ini, ya.

Jadi Aswijan ini awalnya ditaklukkan Spanyol pada abad 13, dan baru meraih kemerdekaan di abad 15.

Aswijan ikut serta dalam perang dunia kedua. Hal ini membuat negara ini kesulitan dalam masa pemulihan. Korupsi di dalam negeri ini membuat ekonomi rakyat terjepit. Raya yang berkuasa saat itu, King Angwin, terus mengekang kebebasan sipil, membuat negara menjadi miskin dan kerusuhan mulai menyebar ke seluruh negeri. Keadaan negeri itu chaos.

Sempat terjadi gerakan pemberontakan. Pada tahun 1949, keluarga Abalde dan Barayena bersatu dengan gerakan Kaduqni untuk membentuk Uniore Militia dan mendeklarasikan perang melawan King Angwin. Perang sipil berlangsung hingga 1953, dengan kekalahan Uniore Militia.

King Angwin meneruskan dinastinya. Korupsi dan pertikaian masih berlangsung. Kerusuhan sipil masih berlangsung antara Uniore Militia dan pasukan kerajaan. Pada tahun 1959, King Angwin mengalami kondisi kesehatan yang memburuk dan tanpa aliansi.

Hal ini dimanfaatkan oleh gerakan Kaduqni. Mereka merencanakan kudeta dengan memilih pemimpin yang populer, terkenal, dan berpikir maju ke depan dari dinasti Morcant, yaitu Nimah Morcant. Setelah Queen Nimah Morcant maju, dia mulai mengubah struktur politik negara.

Lagi

IDFM League : The Specialist in Failures of Artupoke IDFM League

Tinggalkan komentar

Ditemui saat sedang santai di parkiran, Manager 404 Not Found sedang menunggu kedatangan orang yang dicintainya. Dinan Segara – seorang penggemar berat Arsene Wenger apakah ini artinya dia akan menjadi Specialist in Failures di Artupoke IDFM League?

***

Berasal dari Lembang Kab Bandung, manajer yang juga berprofesi paruh waktu sebagai pekerja lepas sebagai programmer ini mengakui bahwa ia adalah penggemar Arsenal dan juga manajer legendarisnya, Wenger. “Saya manager yang mempunyai filosofi, seperti Wenger. Tapi saya tetap menyesuaikannya dengan match engine,” tukas pria berkumis tipis ini.

Tim IDFM League yang mewawancarainya dari jendela mobilnya – karena kebijakan physical distancing – sempat ditinggal beberapa menit yang penuh tanda tanya kapan ia akan kembali. Untungnya kami membawa beberapa catatan sebagai pengingat, mengapa kami harus meliput Dinan secara khusus.

Ceritanya dimulai dari fase kualifikasi Artupoke IDFM League di awal musim. Bergabung di Grup E bersama empat tim lainnya, 404 Not Found asuhannya meraih hasil sempurna dengan mengoleksi 12 poin atau artinya menghabisi lawannya yang lain tanpa ampun dan ternyata kemampuannya bukan kaleng-kaleng di kancah Artupoke Championship ia masih tampil digdaya.

Rekan sejawat PS Segut Soson Soson ini hingga Mei mampu meraih 7 kemenangan dan satu kali seri dari delapan laga sebelum memasuki rehat lebaran lalu. 24 poin yang menguasai Grup A Championship, laju Laman yang Dapat Ditemukan nyaris tak terhenti. “Saya pemain lama, saya sudah main FM sejak 2008 sebelumnya akhirnya vakum dan kembali di FM19, ” ujar Dinan.

Ditanya sekembalinya ia dari mengantarkan yang tercinta, ia menjelaskan mengenai filosofinya secara lebih dalam. “Saya mengagumi Wenger tapi saya tahu ada yang bisa diperbaiki dan diaplikasikan di gim ini. Apabila Anda memperhatikan saya senantiasa memilih pemain sayap yang cepat, itu adalah cara saya untuk menerapkan filosofi Wenger-ball dengan lebih baik,” sambungnya. “Saya juga melihat ada yang bisa dilakukan melalui bola mati. Maka dari itu saya sering memilih pemain dengan eksekusi bola mati yang baik, sekaligus pemain dengan kekuatan bola udara. Itulah alasan saya banyak menggunakan DM di 4231 dan 442, demi menambah peluang kesuksesan bola mati.”

Posisi gelandang bertahan semakin berevolusi di sepak bola modern. Mulai dari sebagai pemula serangan, pembagi bola hingga sebagai benteng pertama pemutus serangan lawan. Tapi untuk 404 Not Found, menjadi DM di timnya berarti harus menjadi sosok yang mampu bertahan atau menyerang. Bahkan yang lebih ekstrim lagi, Dinan biasa baru menentukan peran posisi tersebut di 20 menit awal! “Saya sangat adaptif dalam pertandingan,” Ujarnya.

Perdebatan yang cukup unik terjadi mengingat fans klub Meriam London yang sering delusi, bahwa Arsenal-nya Wenger bermain lebih atraktif dibanding Barcelona-nya Pep Guardiola. “Betul, saya mengaplikasikannya di FM dan ternyata cukup memuaskan. Menyerang dari sisi manapun terlihat indah attacking flow-nya, dengan match engine sekarang itu memungkinkan dibanding sebelumnya yang punya kecenderungan bek melakukan long pass,” Sambung Dinan ketika ditanya perbandingan antara Arsenal di era Wenger dan aplikasinya di Football Manager.

“Sebenarnya, hasil yang saya dapatkan berasal dari trial and error. Tidak hanya uji coba, tapi juga melakukan evaluasi menyeluruh,” kata Dinan menambahkan. Ia pun menyatakan tidak perlu malu-malu untuk bersilaturahmi di forum-forum seperti FMBase, FMScout dan SI Games yang menunjukkan berapa banyak jam yang ia investasikan untuk menjadi salah satu kandidat kuat promosi musim ini. “Kalau perlu berkunjung ke streamer Twitch, untuk mencari inspirasi,” sambungnya panjang lebar sekaligus mengajak tim-tim lain yang terpuruk untuk lebih banyak mencari inspirasi di banyak tempat.

Kompetisi Artupoke IDFM League yang sangat intens menurutnya menjadi daya tarik tersendiri, “Ini kompetisi yang saya cari selama ini. Walaupun awalnya hanya ikut-ikut teman, sampai beli FM ori pertama kali.” Tetapi walaupun berkompetisi dengan ketat, setiap peserta IDFM League tidak boleh melupakan tujuan awal adanya kompetisi ini yaitu silaturahmi dan kebersamaan: “ini demi FM dan Miles untuk merilis Football Manager berbahasa Indonesia bukan?” Tutupnya. Meskipun sempat disorot karena ucapan Jose Mourinho sebagai Spesialis Kegagalan, Arsene Wenger dan warisannya jelas terlihat di sosok Dinan Segara dan 404 Not Found. Tepatnya sebagai pemuncak sementara Group A Championship Artupoke IDFM League.

Review IDFM League edisi Mei 2020

Tinggalkan komentar

Update IDFM League May 2020

REVIEW IDFM SUPER LEAGUE

IDFM League kembali berlanjut di bulan Mei. Pada Mei ini, IDFM League menyajikan 3 matchday untuk masing-masing divisi dan kemudian dilanjut dengan libur Lebaran selama dua minggu. Walaupun hanya menyajikan 3 matchday saja. IDFM League tetap menyuguhkan pertandingan yang seru dan menarik.

Dari puncak klasmen sendiri, Jetta Rex Xenon masih mengangkangi lawan-lawannya. Meskipun sempat terbantai oleh juara IDFM Premier League musim lalu, Kurowo FC dengan skor mencolok 5-1, Jetta Rex Xenon tidak goyah dan masih memperoleh 4 poin di dua pertandingan selanjutnya. Bahkan tim asal Bogor ini berjarak 9 poin dengan peringkat 2, Mbelitar FC (ada kesalahan penulisan klasmen pada desain-red). Di bawah Mbelitar FC terdapat de Facolda dan Sehai United yang menempel ketat dengan selisih 1 poin. Bakul Lumpia FC juga masih menempel Sehai United dan de Facolda dengan selisih 2 poin. Sementara sang juara bertahan, Boxer FC masih susah payah menjauhi papan bawah dan berada di posisi 14 dengan raihan 14 poin, hanya berselisih 2 poin dengan zona degradasi. Ratvan Navy dan Uncle John menemani Omegu FC di zona degradasi.

Kabar mengejutkan datang dari Lich King FC. Sang manager, Bijak Riyandi Ahadito memutuskan untuk keluar dari IDFM Super League karena kesibukan di dunia nyata cukup mengganggu waktu partisipasi di IDFM Super League. Sesuai dengan statuta IDFM League pasal 14 ayat 5, semua pertandingan yang melibatkan tim yang mengundurkan diri akan dihapus. Sehingga nantinya tiap tim mengakhiri liga dengan 36 kali bermain. Selain itu, mulai musim ini IDFM League memberi penghargaan kepada manager yang menunjukan performa apik setiap bulan, dan menyelenggarakan voting untuk penghargaan gol terbaik yang submit oleh peserta untuk penghargaan gol terbaik.

Cek detailnya di halaman selanjutnya :

IDFM League : BEDAH TAKTIK 4-4-2 Klasik

Tinggalkan komentar

Si Klasik yang Kembali Jadi Idola

Di IDFM League 2017 dan 2018 tiga striker jadi idola karena mampu meng-exploit bagian half space di antara bek tengah dan full-back.

2015-09-24_Half-Space
half space yang warna orange

Di IDFM League 2019 ada exploit di bagian set piece yang sangat menyebalkan. Tapi di IDFM League 2020, ada yang jauh lebih menarik dibanding dua exploit sebelumnya lewat sebuah formasi klasik yang kembali menjadi idola.

Pada tahun akhir tahun 90an dan awal 2000an, tim-tim Eropa yang menjadi kiblat taktik sepak bola didominasi dengan formasi 4-4-2 klasik. Dengan empat pemain belakang sejajar, empat pemain tengah dan dua penyerang tengah. Ambil contoh Manchester United saat meraih treble di tahun 1999 yang menggunakan formasi dasar ini.

Manchester United 1999/2000 (4-4-2) - Football tactics and ...
Manchester United 1999/2000

Di Artupoke IDFM League 2020, secara mengejutkan taktik yang menjadi pake empat bek ini menjadi idola kebanyakan tim. Menurut tim analis liga, 70% tim mengandalkan formasi dasar ini yang kemudian dikembangkan secara sendiri-sendiri.

4-4-2 sendiri adalah taktik klasik yang juga mampu membuat Blackburn memenangi Premier League 94/95, hingga membuat Juventus berjaya di masa duet Alessandro Del Piero dan David Trezeguet. Tentu saja, 4-4-2 adalah taktik yang sangat terafiliasi dengan timnas Inggris. Formasi yang gagal mengakomodir dua gelandang terbaik Inggris Steven Gerrard dan Frank Lampard.

Kekuatan

Menurut fourfourtwo.com, 4-4-2 memungkinkan tim bermain simpel dengan bola-bola direct. Dengan 4-4-2 juga memungkinkan para penyerang untuk melakukan penetrasi ke depan tanpa dukungan dari para gelandangnya.

Kekuatan lain dari formasi ini adalah permainan di sayap, dengan dua full-back dan dua sayap di lini tengah memungkinkan counter-attack yang cepat dengan merentangkan pertahanan lawan yang tidak siap. Dua kemungkinan pun terjadi, bisa melalui crossing di sepertiga akhir pertahanan lawan, atau melalui penetrasi.

Di Football Manager, situasi dengan memainkan MR/ML membuat lebih banyak space untuk berkreasi dan menekan pertahanan lawan dengan menciptakan chaos di depan empat bek lawan – apabila lawan tidak memainkan DM. Inilah yang dilakukan oleh beberapa tim di Super League seperti De Falcoda dan Sehai United yang sukses dengan formasi klasik ini.

Saat bertahan 4-4-2 memungkinkan tim bermain disiplin dengan menjaga space antar line yang hanya bisa dimaksimalkan apabila tim lawan mampu bermain antar lini dengan baik lewat umpan-umpan pendek, atau penggunaan DM seperti DLP-S atau Regista ataupun penggunaan AMC demi mengadakan posisi pemain yang berada antar lini.

Kekurangan

Jose Mourinho di masa pertama menjadi manager Chelsea pernah berkata bahwa dengan menaruh satu tambahan pemain di tengah bisa membuat sebuah tim dominan melawan 4-4-2. Dan itulah mengapa Mourinho bisa begitu digdaya di tanah Britania yang dominan dengan 4-4-2 dengan menaruh Claude Makelele di belakang Frank Lampard dan Michael Essien dan bermain 4-3-3.

Chelsea 2004–2006 “Coronation of The Special One” – Football Musings
Chelsea 2004/2005

kerja berat untuk para gelandang tengah dalam bertahan dan menyerang juga semestinya menjadi perhatian. Karena itu banyak tim yang mulai menyesuaikan saat melawan 4-4-2 dengan 4-4-1-1 yang menambah satu pemain di area belakang pemain tengah sebagai jembatan pembagi bola, atau pun pemain yang bisa mengancam lewat pergerakan, tendangan jarak jauh, ataupun umpan-umpan daerah. Seperti yang dilakukan oleh dua tim papan atas Jetta Rex Xenon di Super League dan Dark Knight di Championship Group C.

Konklusi

4-4-2 adalah formasi yang relatif seimbang, mengandalkan speed dan kekompakan saat melancarkan serangan balik. Maka dari itu, sangatlah efektif saat tim lawan bermain dengan permainan yang mengandalkan serangan dan meninggalkan keseimbangan.

Dengan mengandalkan pemain sayap cepat dan penyerang tengah yang cepat membuat 4-4-2 sangatlah populer. Tetapi, seperti halnya teori di dunia nyata bahwa ada ruang antar lini yang bisa dieksploitasi formasi klasik tersebut semestinya bisa dikalahkan lewat kemampuan manager dengan menjadi lebih adaptif dalam pertandingan.

Review IDFM League edisi April 2020

Tinggalkan komentar

REVIEW APRIL: IDFM CHAMPIONSHIP YANG MENEGANGKAN!

IDFM League kembali menyajikan pertandingan-pertandingan yang menarik di Bulan April. Setelah Bulan Maret gong turnamen dipukul dengan menyajikan IDFM Super Cup yang dilanjutkan oleh IDFM Super League dan IDFM Cup, di Bulan April genderang perang antar tim dari divisi kedua, yakni IDFM Championship juga mulai ditabuh. Total ada 60 pertandingan IDFM Super League 103 pertandingan IDFM Championship dan 15 pertandingan IDFM Cup yang mewarnai Bulan April.

Update IDFM League April 2020

DAFTAR ISI
REVIEW IDFM SUPER LEAGUE
Klasemen Artupoke IDFM Super League per GW10
APRIL Manager of the Month
APRIL Flop Manager of the Month
Most Picked Players of the Month

REVIEW IDFM CHAMPIONSIP
Klasemen Artupoke IDFM Championship per GW10
APRIL Manager of the Month
APRIL Flop Manager of the Month
Most Picked Players of the Month

REVIEW IDFM RETROPUS CUP

FM Podcast : Ngobrol bersama Handy IDFM #FM20E07

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Episode 07 dari FM Punya Cerita Podcast sudah terbit ya.

Kali ini saya berkesempatan ngobrol dengan sesama admin IDFM, yaitu dengan Bung Handy Fernandy. Banyak banget yang kita obrolin, seperti serunya IDFM saat masih di forum kaskus, ngobrolin sedikit politik kota depok, sampai dengan kisah FM Jadoel sampai FM20, dari zaman masih mahasiwa sampai jadi yang ngajarin mahasiswa.

Bisa kamu dengarkan di :

Yuk dengerin di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

FM Podcast : Ngobrol bersama Randy Retropus #FM20E06

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Semoga selalu sehat dan aman ya semua, episode ini buat menemani WFH dan Puasa kalian di tengah Pandemi ini, Kali ini gua ditemani Randy dari @podcastretropus yang akan ngobrol ngalor ngidul tentang “the New Normal” dan FM tentunya, dan gua pribadi jadi punya target FM20 ini mesti ngalahin rekor jumlah musimnya si Randy dalam maen FM 😀

Happy Listening ya.

Yuk dengerin di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Daftar Free Agents Player untuk FM2020

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Andra.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers,

Kali ini @Rtupoke ingin kasih rekomendasi pemain free agent di FM 20 nih. Kalau kamu megang tim yang baru promosi, atau kamu ingin nyari pemain back up tanpa mengeluarkan dana besar, artikel ini pastinya sesuai dengan kebutuhan kamu saat ini.

Mimin kasih 3 opsi pemain di masing-masing posisi dengan menggunakan formasi 4-3-2-1. Yuk cek langsung.

Goal Keeper

  • Emiliano Viviano

Pemain berkebangsaan Italy ini pernah menjadi kiper andalan Sampdoria. Di kancah internasional pun Emiliano pernah membela timnas Italy sebanyak enam kali. Musim terakhir sebelum dilepas, dia membela tim serie A, SPAL. Dengan kemampuan goalkeepingnya yang masih belum turun, Emiliano Viviano masih bisa kamu kontrak sebagai kiper utama dan bersaing di liga papan atas Eropa.

  • Stefano Sorrentino

Kiper gaek satu ini mungkin memang sudah terlalu tua untuk bersaing dengan anak-anak muda yang bermain di posisinya. Namun, dengan atribut goalkeeping yang masih di atas rata-rata, Stefano masih bisa dimanfaatkan sebagai penjaga gawang andalan. Reflex dan one on one yang baik adalah atribut unggulannya.

  • Magrão

Kiper asal Brazil yang sudah membela Sport Recife (Serie A Brazil) selama 12 tahun ini tersedia di bursa transfer dan dapat didatangkan secara gratis. Usianya memang di ujung karier. Namun, Magrao masih bisa dimasukkan ke dalam slot pemain cadangan mengingat atributnya yang masih cukup bagus.

KITA LANJUT KEHALAMAN SELANJUTNYA

Review IDFM League edisi Maret 2020

Tinggalkan komentar

Artupoke IDFM League akhirnya berjalan setelah masa pendaftaran peserta baru yang diselenggarakan pada bulan Desember dan kualifikasi peserta yang dilaksanakan pada bulan Januari.

Kualifikasi IDFM Championship ini meloloskan 15 tim dari 50 tim yang mendaftar untuk melengkapi 27 tim IDFM Championship peserta musim lalu. Total terdapat 62 peserta yang dibagi kedalam 2 divisi, IDFM Super League dan IDFM Championship. Peserta IDFM Super League berjumlah 20 tim dan sisanya berada di IDFM Championship.

IDFM Super League dimulai pada 2 Maret dan IDFM Championship dimulai pada tanggal 30 Maret, dan sebelum kompetisi dimulai dilaksanakan IDFM Super Cup yang mempertandingkan juara IDFM Cup 2019 yakni VVV Panthera Tigris dengan juara IDFM Super League 2019 yakni Boxer FC. Pertandingan ini juga menjadi pertandingan terakhir VVV Panthera Tigris yang memutuskan untuk keluar dari Artupoke IDFM League setelah bermain selama 4 musim. Pertandingan IDFM Super Cup juga disiarkan secara langsung melalui fanspage Artupoke IDFM League di Facebook.

Older Entries