Beranda

Dari FMLovers: Tips Pilih Klub Indonesia (part 1) by @thekikukboy

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : @thekikukboy

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Liga 1 dan Liga 2 2021/2022 telah berakhir. Bali United keluar sebagai juara dan mengukir sejarah sebagai tim Indonesia pertama yang berhasil mengangkat trofi divisi teratas secara back to back. Bali United baru saja berdiri pada tahun 2015 setelah Pieter Tanuri mengakuisisi lisensi Persisam Samarinda. Meski berumur kurang dari 10 tahun, Bali United telah menjelma menjadi salah satu raksasa baru di kancah sepak bola nasional.

Bali United merayakan gelar juara Liga 1 2021/2022,
Source: Twitter Bali United

Serdadu Tridatu, julukan Bali United, rutin bersaing di papan atas. Di luar lapangan klub kebanggaan Semeton Dewata itu juga memiliki pencapaian yang membanggakan. Bali United adalah tim ASEAN pertama yang melantai di bursa efek. Bali United juga baru saja selesai membangun kompleks latihan mewah untuk menunjang kegiatan operasional klub. Serdadu Tridatu sejauh ini juga menjadi salah satu tim Indonesia yang tidak pernah diterpa isu kesulitan keuangan.

Di kutub berseberangan, Persipura Jayapura, Persela Lamongan, dan Persiraja Banda Aceh harus menerima kenyataan bahwa mereka gagal bertahan di divisi teratas. Padahal Persipura Jayapura adalah tim tersukses dalam sejarah sepak bola nasional. Mutiara Hitam, julukan Persipura, telah merengkuh 5 gelar juara divisi teratas liga Indonesia.

Fenomena yang terjadi musim ini memang sering terjadi di persepak bolaan Indonesia. Setiap tim memiliki peluang yang sama untuk dapat menjadi juara atau terdegradasi ke Liga 2. Sedikit saja tersandung, tim pesaing dapat segera menyalip. Kejutan dapat hadir tiap pekannya.

Bagi pemain Football Manager asal Indonesia terutama yang memang mengikuti perkembangan sepak bola nasional, melatih tim Liga 1 (atau Liga 2) dapat menjadi alternatif tantangan yang menarik. Kompetisi yang begitu ketat, bursa transfer yang sangat berbeda dari liga-liga besar Eropa, nama-nama yang begitu familiar, sampai pasar pemain yang tidak begitu luas (karena kecil kemungkinan sebuah tim Indonesia dapat berbelanja dengan mudah di liga-liga besar Eropa, Amerika, atau bahkan Asia) merupakan daya tarik tersendiri.

Tentunya bagi sebagian orang, memilih tim Indonesia dapat dilakukan sambil menutup mata karena kebanyakan dari mereka telah memiliki tim favoritnya masing-masing. Alasan ketidakpuasan terhadap kinerja tim favorit di dunia nyata sudah cukup bagi mereka untuk dapat membalikan keadaan di universe FM. Namun bagi sebagian yang lain, terutama mereka yang tidak mengikuti sepak bola nasional, sulit untuk dapat menentukan tim mana yang cocok untuk ditangani.

Oleh karena itu, penulis tertarik untuk memberikan sedikit referensi bagi Anda dalam memilih tim Liga 1 (atau Liga 2) mana yang dapat menjadi tantangan yang menarik. Berikut 7 kategori klub Indonesia paling menarik menurut penulis.

1. Klub “Siluman” (RANS Cilegon FC, Dewa United, AHHA PS Pati)

Source: Twitter RANS Cilegon FC, Dewa United, dan AHHA PS Pati

Sepak bola Indonesia terkenal dengan mudahnya kepemilikan sebuah klub berpindah tangan. Memang di liga luar negeri pun perpindahan kepemilikan bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan. Namun kebanyakan, perpindahan kepemilikan klub luar negeri terjadi melalui jual-beli kepemilikan saham klub yang bersangkutan. Rata-rata klub sepak bola yang memiliki pemilik baru tidak akan berpindah homebase, merubah logo, ataupun mengganti nama klub. Ketiga unsur di atas adalah identitas penting dari sebuah klub olahraga.

Berbeda halnya dengan industri sepak bola Indonesia. Pergantian kepemilikan klub dapat terjadi dengan intensitas yang cukup sering. Pergantian kepemilikan klub juga berarti terancamnya identitas klub yang lama. Sebab di Indonesia, pergantian kepemilikan klub identik dengan jual-beli lisensi bukan saham.

Fenomena ini sudah dimulai sejak lama. Sebut saja Pemda Sumatera Selatan yang membeli lisensi Persijatim Jakarta Timur pada 2004 dan merubah nama klub menjadi Sriwijaya FC serta memindahkan homebasenya ke Palembang atau Pieter Tanuri yang mengakuisisi lisensi Persisam Samarinda pada 2015 dan merubah nama klub menjadi Bali United serta memindahkan homebasenya ke Bali. Sejak saat itu, baik Sriwijaya FC maupun Bali United seringkali disebut sebagai Klub Siluman.

Klub siluman pada dasarnya adalah sebuah tim instan yang muncul ke permukaan secara tiba-tiba setelah mengakuisi lisensi klub lain. Yang paling terbaru pada awal musim kompetisi 2021/2022 adalah munculnya beberapa klub siluman anyar macam RANS Cilegon FC, Dewa United, dan AHHA PS Pati.

RANS Cilegon FC dimiliki oleh Raffi Ahmad di bawah naungan RANS Entertainment. Raffi mengakuisisi Cilegon United pada 31 Maret 2021 dan langsung merubah nama klub menjadi RANS Cilegon FC yang lalu disahkan dalam kongres PSSI pada 29 Mei 2021.

Dewa United dimiliki oleh Tommy Hermawan Lo, Rendra Soedjono dan Kevin Hardiman. Mereka mengakuisisi Martapura FC pada 22 Februari 2021 dan menganti nama klub menjadi Dewa United sekaligus memindahkan homebase-nyake Tangerang.

Sedangkan AHHA PS Pati dimiliki oleh duo Atta Halilintar dan Putra Siregar. Keduanya mengakuisisi PSG Pati pada 2021. Menariknya Atta dan Putra memutuskan untuk tidak memindahkan domisili klub mereka dengan alasan PSG Pati sebelumnya telah memiliki fasilitas yang mumpuni di Pati.

Nah mengapa klub siluman menarik untuk ditangani di FM 2022? Melatih klub siluman artinya membangun sebuah klub dari titik 0. Apalagi pada update terbaru, para pemain dan staff pelatif tim Liga 2 kebanyakan sudah diboyong klub Liga 1 sebab di dunia nyata kompetisi Liga 2 sudah berakhir.

Mari ambil contoh RANS Cilegon FC. Pada dunia nyata pelatih kepala mereka selama menjalani kompetisi adalah Rahmad Darmawan, namun ketika kompetisi selesai coach RD memutuskan untuk kembali ke Liga 1 bersama Barito Putera. Hal tersebut menyebabkan RANS Cilegon FC kehilangan pelatih utamanya sehingga jabatan tersebut menjadi lowong di FM 2022.

Selain itu melatih klub siluman juga berarti membuat sejarah sejak awal klub tersebut berdiri. Bagi Anda yang menjadikan mengukir sejarah sebagai patokan keberhasilan, melatih klub siluman sangat menarik sebab standar yang ada begitu rendah. Beda halnya dengan melatih klub tradisional macam Persija, Persib, Persebaya, atau Persipura. Disamping itu Anda juga dapat membuat kejutan layaknya Bhayangkara FC yang menjadi juara divisi teratas hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun setelah berdiri.

2. Klub Raksasa yang Tertidur (Persipura, PSM)

Source: Twitter Persipura Jayapura dan PSM Makassar

Persipura Jayapura dan PSM Makassar pada dasarnya adalah da klub tradisional dengan segudang prestasi yang membanggakan. Namun entah kenapa kedua tim kini layaknya raksasa yang tengah tertidur. Pada musim ini, baik PSM ataupun Persipura terlihat kesulitan untuk dapat bersaing di level teratas. Tidak seperti musim-musim sebelumnya, kedua klub berada di papan bawah sepanjang musim alih-alih bersaing memperebutkan gelar juara.

Dalam 5 musim terakhir, PSM dan Persipura hampir selalu mampu bersaing di papan atas. PSM Makassar menempati peringkat 3 pada musim 2017 serta sukses menjadi runner-up pada musim 2018. Sedangkan Persipura menempati peringkat 3 pada musim 2019 dan peringkat 4 pada musim 2020/2021.

Mengangkat prestasi kedua tim dan membalikan keadaan dari dunia nyata rasanya dapat menjadi tantangan yang menarik. PSM terakhir kali mengangkat piala Liga Indonesia adalah pada musim 1999/2000. Sedangkan Persipura terakhir kali merajai Liga Indonesia adalah pada musim 2016 ketika kompetisi sedang bertajuk ISC.

Mengembalikan kejayaan tim asal wilayah timur Indonesia tersebut merupakan sebuah tantangan ideal bagi mereka yang suka membangkitkan para raksasa yang tengah tertidur. Apalagi Persipura musim ini skuadnya cenderung berusia muda dan belum punya nama di percaturan sepak bola nasional. Nama-nama seperti Theo Numberi, Braif Fatari, Imanuel Rumbiak, Ricky Cawor, Patrick Womsiwor, dan Joshua Isir merupakan aset berharga bagi Tim Mutiara Hitam. Belum lagi nama-nama muda yang mulai terdengar namanya macam Ramai Rumakiek, Gunansar Mandowen, dan Todd Ferre.

Sedangkan skuad PSM musim ini dihuni pemain-pemain senior yang sepertinya sudah mulai habis. Nama-nama seperti Zulkifli Syukur, Hasim Kipuw, Abdul Rahman, Ferdinan Sinaga, dan Rasyid Bakri masih menjadi andalam Tim Juku Eja untuk mengarungi musim.

Ferdinand Sinaga, Penyerang Senior Andalan PSM
Source: Twitter PSM Makassar

Merombak skuad PSM sepertinya merupakan tugas yang cukup menarik. Jika memilih PSM, penulis menyarankan untuk membangun tim di sekitar Wiljan Pluim dengan support dari Muhammad Arfan, Yakob Sayuri, Hilman Syah, dan Julyano Pratama yang memiliki kemampuan cukup bagus dan layak untuk dipertahankan terutama untuk proyek jangka panjang.

3. Klub Kutub Baru (Bali United & Bhayangkara FC)

Source: Twitter Bali United dan Bhayangkara FC

Dalam beberapa tahun terakhir, lahir tim-tim anyar yang menjelma menjadi kekuatan baru di kancah sepak bola nasional. Bali United dan Bhayangkara FC jadi 2 tim muda terdepan yang mampu menantang para tim tradisional. Kedua tim anyar tersebut seperti membentuk suatu kutub persaingan baru. Keduanya sudah pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Indonesia, suatu hal yang bahkan beberapa tim tradisional saja belum pernah merasakannya.

Tentu saja kemunculan ketiga tim tersebut memberikan warna baru. Meski banyak mendapatkan cibiran dari para penggemar klub lain, kedua tim tersebut terus memperbaiki diri agar bisa terus bersaing di papan atas. Bali United baru saja merampungkan pembangunan kompleks latihannya, selain tentunya mencatat rekor sebagai tim Indonesia pertama yang berhasil merengkuh gelar juara Liga Indonesia secara beruntun. Bali United juga terus meningkatkan kualitas skuadnya sembari memperbaiki program youth developmentnya sehingga nantinya akan menghasilkan bakat-bakat muda yang dapat menjadi tulang punggung tim di masa depan.

Menariknya di FM22, fasilitas klub Bali United masih sebatas adequate. Bahkan training facilitiesnya masih dinilai below average. Hal ini mungkin terjadi karena update mengenai kompleks latihan Bali United yang baru belum diperbarui di FM22. Perbaikan fasilitas bisa menjadi salah satu objective bagi Anda.

Namun objective terbesar menjadi manager Bali United adalah bagaimana Anda dapat mempertahankan status sebagai salah satu penantang gelar di setiap musimnya. Objective lain yang dapat menjadi tantangan tersendiri ketika Anda memutuskan untuk menangani Bali United adalah meregenerasi skuad sebab sebagian besar pemain kunci Serdadu Tridatu sudah memasuki usia senja. Meskipun bertabur bintang dan memiliki manajemen yang suportif, menjadi manager Bali United bukanlah perkara mudah dan dapat menjadi suatu tantangan yang sungguh menarik.

Bhayangkara FC pun tidak mau kalah. Bhayangkara FC memiliki tim scouting yang sangat bagus. Seringkali mereka mampu menemukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Faktor tersebut yang melanggengkan kekuatan Bhayangkara FC di papan atas dalam beberapa musim terakhir walaupun sering ditinggal para pemain kuncinya. Skuad Bhayangkara FC di musim 2021/2022 merupakan skuad yang mewah dengan deretan bintang macam Evan Dimas, Hansamu Yama, Muhammad Hargianto, Andik Vermansyah, Awan Setho, sampai Eze N’Douassel dan Melvin Platje. Bhayangkara FC praktis mungkin merupakan salah satu klub Indonesia termudah untuk ditangani di FM22 jika melihat skuad, manajemen, dan fasilitasnya. Sepertinya tantangan terbesar Bhayangkara FC adalah bagaimana cara merebut gelar dari Bali United dan meraih kesuksesan di kancah Asia.

Jika Anda memilih untuk menangani Bali United atau Bhayangkara FC, hal tersulit yang harus Anda lakukan sepertinya adalah menyingkirkan Paul Munster atau Stefano Cuggura dari kursi kepelatihan.

Paul Munster dan Stefano Cuggura
Source: Twitter Bali United dan Bhayangkara FC

Kategori lain akan dibahas di part selanjutnya ya, terima kasih banyak!!!!!!


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Review Tactic ZaZ Blue, Taktik Paling Terkenal di FM22

Tinggalkan komentar

ZaZ Blue adalah taktik yang cukup terkenal digunakan untuk Career Mode. Tidak hanya Career Mode, beberapa peserta IDFM League pun pernah menggunakan nya, taktik ini sangat unik, dengan shape 4-1-3-2 tetapi 3 midfield didepannya menggunakan posisi AML, AMC, dan AMR. Menjadikan taktik ini dengan gaya taktik “Gung Ho”, dimana gaya bermain Gung Ho tersebut adalah gaya bermain yang mengutamakan penyerangan secara massif. Bahkan Gung Ho sendiri menurut Artupoke memiliki intensitas serangan melebihi taktik Total Football.

Bagaimana tidak, kita lihat struktur dari formasi tersebut. Dengan posisi-posisi yang cukup aneh, secara teori sebenarnya kombinasi-kombinasi nya dapat bekerja dengan baik. Dimulai dari role SK-Su, role Sweeper Keeper-Support ini akan menjangkau area yang cukup luas, dimana kedua Ball Playing Defender akan bergerak melebar untuk mengisi kekosongan dari kedua bek sayap yang menjadi Inverted Wing Back-Attack. Kedua IWB-Attack akan mengisi kekosongan jarak dari posisi DMC ke posisi AMC, dari gambar diatas, jarak posisi DMC ke posisi AMC terlihat sangat jauh. Di posisi DMC menggunakan role Roaming Playmaker, Roaming Playmaker akan sangat bebas bergeraak karena dia tidak punya midfielder pendamping. Memang ketika fase menyerang, RPM akan berdekatan dengan kedua IWB, tetapi transisi tersebut akan memakan waktu yang cukup lama, sehingga RPM memiliki kreativitas tinggi untuk inisiasi build-up. AML AMR menggunakan role Winger-Support untuk menjaga kelebaran formasi, karena pemain-pemain lain berfokus pada overload dari tengah, maka kedua W-Su ini akan menarik bek sayap lawan untuk melebar. Shadow Striker-Attack akan mencari salah satu celah dari half-space lawan, bergerak lebih bebas dan tidak akan menahan posisi. Kedua Advanced Forward akan memaksa Center Back lawan untuk memaksa Man-Marking dan menguras stamina.

Untuk instruksi in possession, ZaZ Blue ini menggunakan attacking width fairly wide, ini cukup masuk akal karena 8 pemain akan bermain overload di area tengah. Approach play menggunakan play out of defense, dimana nanti Keeper dan kedua Center Back akan bermain bola-bola pendek. Crossing type menggunakan low crosses, karena kedua role Advanced Forward biasanya mengutamakan kecepatan dibanding fisik. Work ball into box efektif karena permainan berbasis overload dari tengah. Passing directness menggunakan slightly shorter dengan extremely high tempo, menggunakan sistem one touch pass seperti taktik-taktik download an lain yang biasa menjadi META (Most Effective Tactic Available), karena extremely high tempo sangat cocok untuk Match Engine Football Manager dengan kombinasi pemain-pemain yang tepat.

            Untuk bagian in-transition, ketika kehilangan possession, maka taktik ini akan melakukan counter-press, dimana sesuai dengan filosofi nya Gung Ho dari taktik ZaZ Blue ini. Ketika possession menang, taktik ini akan langsung menginstruksikan untuk melakukan counter, memaksa lawan untuk adu kecepatan lari dan ketahanan stamina. Kiper tidak ada instruksi spesifik untuk distribusi ke posisi tertentu, tetapi kiper di prioritaskan untuk distribusi bola dengan menggelindingkan bola tersebut (Roll it out).

            Ketika sedang kehilangan possession, line of engagement pemain depan akan sangat tinggi, sehingga pemain-pemain depan menempel sedekat mungkin ke pemain bertahan lawan. Namun, garis pertahanan taktik ini hanyalah standar saja, menjadikan jarak antara lini depan dan lini tengah menjadi sangat jauh, ini adalah salah satu kelemahan taktik ZaZ Blue, karena dari jarak yang terlampau jauh, sehingga lawan bisa menguasai posisi kosong tersebut. ZaZ Blue memiliki instruksi use offside trap, dimana ini bisa menutup kelemahan dari kekosongan lini tengah tersebut, penyerang lawan akan sulit mengatur timing sprint agar bisa lolos dari jebakan offside. Trigger press much more often disertai dengan instruksi prevent short GK distribution, kedua instruksi ini adalah paket lengkap filosofi gegenpress.

Demikian ulasan dari analisa taktik ZaZ Blue – Taktik Paling Terkenal di FM22 ini, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Menangkan draft melawan gegenpressing – Team Instructions Play out of Defense

Tinggalkan komentar

Ketika ingin membuat taktik baru untuk peretandingan IDFM League, Managers mungkin memiliki ide untuk membangun permainan dari belakang (Play out of defense) daripada long kicks dari kiper, yang dapat dengan mudah menyebabkan turnover dalam posession, menghambat peluang Managers untuk menguasai bola dalam jangka lama Menggunakan instruksi tim Play out of Defense sepertinya merupakan solusi yang efektif, yang dalam banyak kasus, namun mengetahui bagaimana menerapkannya dalam taktik sehingga Managers bisa mendapatkan hasil liga yang terbaik tidaklah mudah. Manajer sepakbola menggambarkan Play out of Defense sebagai instruksi tim yang mendorong pemain bertahan untuk mengoper dari belakang daripada mengoper bola jauh. Sebelum meminta pemain bertahanuntuk mengoper dari belakang, pertama-tama Managers harus melihat atribut dan sifat pemain mereka.

Kita ambil contoh bagaimana Bonucci adalah contoh pemain yang bisa menjalankan Intruksi Play out of defense ini, Sedangkan Mereka yang memiliki atribut buruk dalam passing, first touch, vision, dan technique kemungkinan besar akan menyebabkan intruksi ini malah lebih banyak ruginya daripada untungnya saat menerapkan Play out of defense. tim Managers akan langsung gagal pada tanda-tanda awal pressing dari lawan, pressing yang mengarah ke tim Managers berakibat bek tengah atau fullbacks kehilangan possesion dengan mudah, membuat pekerjaan kiper Managers semakin sulit.

Play out of defense akan sangat cocok jika Managers menggunakan budget draft nya untuk pick pemain-pemain yang cukup mahal dan handal dalam menangani umpan-umpan pendek dibelakang, jika pemain yang di pick adalah bek murni yang tidak memiliki atribut mumpuni untuk menangani intruksi ini, sebaiknya tidak perlu dinyalakan

Ada juga masalah traitt pemain. Bek dengan trait seperti “brings ball out of defense” dan “tries to play out of trouble” akan lebih cocok dengan intruksi plays out of defense. Namun, meskipun para pemain memiliki trait tertentu, seberapa sukses mereka akan menjalankan intruksi tersebut akan bergantung pada atribut pemain mereka. Trait yang dimiliki pemain mungkin akan menjadi negatif jika pemain yang bersangkutan memiliki atribut yang buruk yang akan membuatnya berkali-kali mencoba sesuatu yang tidak dapat dilakukannya secara efektif, sehingga menempatkan tim Managers pada kerugian besar. Keberhasilan intruksi tim Play out of Defence juga akan bergantung pada peran pemain yang Managers pilih untuk back four atau back three.

Peran seperti No Nonsense Centre Back dan No Nonsense full back tidak akan bekerja dengan baik dengan Play out of Defense karena mereka cukup kaku dan pemain dalam peran ini lebih suka menendang bola ke bagian lapangan jauh dari bahaya secara langsung.

Di sisi  lainnya, role BPD biasanya mencoba umpan-umpan jarak jauh ke pemain depan, jadi tergantung pada taktik Anda, peran ini mungkin bertentangan dengan instruksi Play out of Defence.  Keseimbangan yang tepat adalah memilih peran bek tengah dengan role CD untuk posisi pertahanan tengah Anda dan kemudian memiliki fullback, wing-back, inverted wingback atau complete wing back di samping.  role CD memberi Anda fleksibilitas untuk mengubah player instructions sesuai dengan bagaimana Managers ingin dia berperilaku ketika menguasai bola.

Akhirnya, setelah Managers memilah bentuk lini belakang, memiliki kiper dalam role G-D penting untuk mencegahnya mencoba umpan longball, yang bertentangan dengan tujuan instruksi tim Play out of Defense.

Demikian bahasan intruksi Play out of defense ini,, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Kenali Atribut-Atribut Penting Untuk Kiper Andalanmu

Tinggalkan komentar

Halo Managers! Bagaimana kompetisi IDFM League nya? Apakah sedang dalam winning streak? Atau malah berada di zona degradasi? Atau para Managers sedang kesulitan bermain career mode? Mungkin permasalahan Managers ada di kiper yang Kalian pilih. Posisi kiper sendiri memiliki atribut-atribut teknikal yang beda dari posisi outfielder (posis diluar kiper). Artupoke x IDFM League akan menjelaskan sebelas atribut teknis yang dimiliki oleh seorang Kiper, Yuk kita mulai saja pembahasannya.

Aerial Ability

Ini membuat kita tahu seberapa tinggi yang bisa dicapai oleh tangan kiper kita saat dia melompat. Ini sama dengan atribut Jumping nya seorang kiper. Yang berarti bahwa atribut Jumping sebenarnya relevan untuk seorang kiper setiap kali dia mencoba mencapai bola yang sedang ada di udara dengan kepalanya atau tangannya.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Aerial Ability:

  • Command of Area: untuk meningkatkan kemungkinan dia akan datang untuk mendapatkan aerial ball.
  • Handling: memegang bola dengan baik jika dia memutuskan untuk mencoba menangkapnya.
  • Punching Tendency: membantu untuk mengetahui kemungkinan apakah dia akan mencoba meninju bola.
  • Anticipation: Bisa memprediksi pergerakan teman tim dan lawan tim disekitar saat kondisi aerial ball masuk ke kotak penalti.
  • Bravery: keberanian dalam segi mental untuk terlibat dalam duel aerial ball.
  • Concentration: untuk membantu mengantisipasi aerial ball dengan benar dalam membuat keputusan yang baik sepanjang waktu.
  • Composure: agar tetap cukup tenang untuk mendapatkan bola dengan sukses, mengantisipasi dengan baik untuk membuat keputusan yang baik.
  • Decisions: untuk memutuskan apakah akan terlibar duel aerial ball atau tidak, dan juga apakah akan mencoba menangkap atau mungkin meninjunya
  • Positioning: untuk mengambil penempatan awal duel aerial ball yang solid.
  • Agility: untuk memungkinkan kiper mengubah posisi tubuh dengan cepat saat dibutuhkan.
  • Balance: untuk tetap stabil berdiri setiap kali dia bergerak di area penalti.
  • Strength: untuk meningkatkan kemungkinan berhasil dalam pertarungan fisik di duel aerial ball melawan penyerang lawan.

Command of Area

Seberapa sering seorang penjaga gawang akan mencoba untuk mendapatkan umpan silang tinggi di dalam area kotak, namun tidak ada hubungan dengan seberapa efektif dia akan melakukan hal ini, efektifitas dipengaruhi oleh Aerial Ability tadi.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Command of Area:

  • Aerial Ability: untuk berhasil meraih aerial ball sebelum penyerang lawan.
  • Handling: memegang bola dengan baik jika dia memutuskan untuk mencoba menangkapnya.
  • Punching Tendency: membantu untuk mengetahui kemungkinan apakah dia akan mencoba meninju bola.
  • Anticipation: Bisa memprediksi pergerakan teman tim dan lawan tim disekitar saat kondisi aerial ball masuk ke kotak penalti.
  • Bravery: keberanian dalam segi mental untuk terlibat dalam duel aerial ball.
  • Concentration: untuk membantu mengantisipasi aerial ball dengan benar dalam membuat keputusan yang baik sepanjang waktu.
  • Composure: agar tetap cukup tenang untuk mendapatkan bola dengan sukses, mengantisipasi dengan baik untuk membuat keputusan yang baik.
  • Decisions: untuk memutuskan apakah akan terlibar duel aerial ball atau tidak, dan juga apakah akan mencoba menangkap atau mungkin meninjunya
  • Positioning: untuk mengambil penempatan awal duel aerial ball yang solid.
  • Agility: untuk memungkinkan kiper mengubah posisi tubuh dengan cepat saat dibutuhkan.
  • Balance: untuk tetap stabil berdiri setiap kali dia bergerak di area penalti.
  • Strength: untuk meningkatkan kemungkinan berhasil dalam pertarungan fisik di duel aerial ball melawan penyerang lawan.

Communication

Seberapa baik seorang kiper berkomunikasi dengan barisan pertahanan, dan dia mengatur pertahanan dengan baik, oleh karena itu Communication membantu keharmonisan pertahanan.

Eccentricity

Informasi tentang seberapa sering penjaga gawang akan melakukan aktivitas yang tidak terduga dan bahkan berisiko, seperti menggiring bola menjauh dari daerahnya, bergegas keluar untuk menantang penyerang lawan, dan sebagainya.

Handling

Seberapa efektif penjaga gawang dapat menahan bola setelah menangkapnya, alih-alih menjatuhkannya dan memungkinkan lawan untuk mencetak kemungkinan rebound. Ini bisa menjadi sangat penting selama cuaca hujan.

Kicking

Jarak seorang Kiper mampu menendang bola sejauh mana, tetapi tidak ada hubungannya dengan akurasi tendangannya.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Kicking:

  • Vision: untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan yang berbeda untuk dituju saat menendang bola.
  • Decisions: untuk memutuskan apakah dia harus menendang bola keluar dan juga ke mana harus membidik sebelum menendang bola.
  • Passing dan Technique: menentukan ketepatan tendangan tetapi termasuk hidden attributes untuk penjaga gawang.

One on Ones

Seberapa baik penjaga gawang akan mampu menghentikan penyerang lawan dalam skenario 1 lawan 1.

Atribut yang memiliki hubungan dengan One on Ones:

  • Reflexes: untuk membuat reaksi dan intuisi yang baik untuk menyelamatkan bola ketika lawan menembak ke gawang.
  • Rushing Out: untuk berhasil menutup ruang gerak lawan.
  • Anticipation: membaca gerakan serta tindakan dari lawan.
  • Bravery: kemauan mental untuk menghentikan bola serta melemparkan diri ke kaki lawan jika diperlukan.
  • Decisions: memutuskan waktu terbaik untuk keluar bertemu lawan dan cara untuk mencoba menghentikannya.
  • Acceleration: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.
  • Agility: untuk dengan mudah berpindah posisi saat dibutuhkan
  • Balance: untuk tetap stabil saat bergerak di area penalti.
  • Pace: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.

Reflexes

untuk membuat reaksi dan intuisi yang baik untuk menyelamatkan bola ketika lawan menembak ke gawang.

Rushing Out

Seberapa baik penjaga gawang akan pergi dari area nya dalam upaya untuk mempertahankan second ball dan umpan terobosan.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Rushing Out:

  • Reflexes: untuk membuat reaksi dan intuisi yang baik untuk menyelamatkan bola ketika lawan menembak ke gawang.
  • One on Ones: Seberapa baik penjaga gawang akan mampu menghentikan penyerang lawan dalam skenario 1 lawan 1
  • Anticipation: membaca gerakan serta tindakan dari lawan.
  • Bravery: kemauan mental untuk menghentikan bola serta melemparkan diri ke kaki lawan jika diperlukan.
  • Decisions: memutuskan waktu terbaik untuk keluar bertemu lawan dan cara untuk mencoba menghentikannya.
  • Acceleration: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.
  • Agility: untuk dengan mudah berpindah posisi saat dibutuhkan
  • Balance: untuk tetap stabil saat bergerak di area penalti.
  • Pace: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.

Punching (Tendency)

Seberapa sering penjaga gawang akan memutuskan untuk meninju bola tinggi daripada mencoba menangkapnya.

Throwing

Informasi tentang seberapa akurat kiper bisa melempar bola cepat ke rekan satu timnya.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Throwing:

  • Decisions: untuk memutuskan ke mana dia akan melempar bola.

Strength: seberapa jauh dia bisa melempar bola

Demikian bahasan kali ini, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Dari FMLovers: 10 Assistant Coach Terbaik Indonesia di Football Manager 2022 by BolaGawai.com

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : BolaGawai.com

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers. Dengan jarang adanya artikel yang membahas siapa saja Assistant Coach Terbaik asal Indonesia di FM22, maka saya rasa akan sangat bagus sekali jika saya membahasnya pada tulisan artikel yang saya buat di sini. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai 10 Asisten Pelatih Terbaik yang berasal dari Indonesia di Football Manager 2022.

Assistant Coach bisa dikatakan adalah tangan kanan Anda dalam mengelola suatu tim di Football Manager 2022. Seorang asisten manajer akan bertugas untuk membantu Anda dalam memberikan saran-saran dalam pengelolaan tim.

Hal-hal seperti mengatur jadwal latihan tim, saran berupa pemakaian formasi dan instruksi taktik, hingga laporan perkembangan dari pemain merupakan beberapa tugas yang bisa dijalankan oleh seorang Assistant Coach. Selain itu, Assistant Coach juga bisa Anda delegasikan terhadap pemberian pernyataan di konferensi pers serta memberikan Team Talk kepada seluruh pemain di ruang ganti.

Dengan begitu, kehadiran seorang Assistant Coach di dalam tim merupakan sesuatu yang sangat memudahkan Anda dalam bermain game Football Manager 2022.

Jika Anda memainkan Liga Indonesia dan memakai tim yang berasal dari Liga Indonesia di FM22, maka akan sangat jarang untuk menemukan Assistant Coach yang mempunyai Current Ability serta atribut sebagai seorang asisten manajer yang bagus. Akan tetapi, bukan berarti tidak ada seorang Asisten Pelatih yang bagus di Indonesia.

Oleh karena itu, pada artikel ini saya akan memberikan berupa 10 daftar Assistant Coach Terbaik dari Indonesia di Football Manager 2022 agar FM Lovers dapat dengan mudah untuk menemukan siapa saja Asisten Pelatih dengan atribut kepelatihan yang bagus di FM22.

Langsung saja, berikut di bawah ini daftar nama-nama Assistant Coach Terbaik asal Indonesia di FM22.

1. Bonggo Pribadi

Usia : 52 Tahun

Lisensi : ContinentalC

Kontrak Tim : PSIM

Current Ability : 67

Potential Ability : 73

Bonggo Pribadi merupakan salah satu Asisten Pelatih dengan CA tertinggi diantara asisten pelatih yang berasal dari Indonesia lainnya.

Dalam atribut kepelatihannya, ia mempunyai atribut yang sangat bagus pada kategori Attacking. Jika Anda menginginkan seorang asisten pelatih yang mahir dalam melatih kategori Attacking, maka Bonggo Pribadi merupakan opsi yang sangat bagus untuk merekrutnya ke dalam tim Anda.

Kemudian, ia memiliki kelebihan pada atribut Level of Discipline yang di mana sang pelatih akan sangat bagus dalam mengembangkan kemampuan dari pemain yang ia latih karena tingkat kedisiplinannya yang tinggi. Selain itu, Bonggo Pribadi mempunyai personality Fairly Loyal.

2. Sudirman

Usia : 51 Tahun

Lisensi : Continental A

Kontrak Tim : Persija

Current Ability : 65

Potential Ability : 68

Sudirman mempunyai atribut kepelatihan yang sangat bagus pada kategori kepelatihan Defending. Sehingga ia akan sangat cocok dalam melatih atribut bertahan yang dimiliki oleh pemain Anda. Tentu bukan hal yang mengherankan karena posisi beliau semasa bermain dulunya adalah bek tengah. Dan Sudirman ini juga merupakan legenda hidup dari Timnas Indonesia di era 90-an.

Selain itu, Sudirman memiliki kelebihan pada atribut Adaptability. Hal ini memungkinkan ia dapat beradaptasi cepat dengan lingkungan kerja barunya. Lalu, untuk atribut dari Working With Youngster serta Determination-nya bisa dikatakan cukup baik.

3. Bejo Sugiantoro

Usia : 43 Tahun

Lisensi : Continental A

Kontrak Tim : Persebaya

Current Ability : 65

Potential Ability : 72

Bejo Sugiantoro merupakan legenda hidup dari Persebaya Surabaya serta Timnas Indonesia. Posisi bermain dahulu yang ia mainkan saat masih aktif menjadi pesepakbola adalah bek tengah.

Di sini, ia mempunyai atribut kepelatihan yang sangat bagus dari segi Defending serta Tactical. Kemudian ia juga bisa bekerja sama dengan baik terhadap pemain-pemain muda yang ia latih. Hal ini bisa dilihat dari nilai atribut Working With Youngster yang ia miliki.

Dari segi atribut mental, Sugiantoro sangat bagus dalam memberikan motivasi latihan yang baik terhadap pemainnya serta tingkat kedisiplinannya dalam melatih pemain juga sangat baik. Kemudian, ia juga memiliki personality Fairly Loyal.

4. Aris Budi Sulistyo

Usia : 46 Tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : –

Current Ability : 65

Potential Ability : 72

Aris Budi Sulistyo merupakan salah satu asisten pelatih yang sedang tidak dalam perjanjian kontrak dengan tim manapun. Sehingga Anda bisa mendapatkannya tanpa mengeluarkan biaya transfer di FM 22 ini.

Atribut kepelatihannya dari segi Attacking dan Defending bisa dikatakan sangat seimbang dan ia juga sangat mahir dalam kategori kepelatihan Tactical. Hal ini Anda lihat dari atribut Tactical Knowledge yang ia punya. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan yang baik dalam melatih pemain-pemain muda.

Untuk atribut mental, kemampuan Adaptability yang ia punya ini sangat bagus dan Determinasi yang ia miliki juga lumayan baik. Dengan begitu, ia akan lebih termotivasi dalam meningkatkan kemampuan kepelatihannya dengan lebih baik lagi di masa depan.

Menurut saya akan menjadi opsi yang bagus jika Anda merekrut Asisten Pelatih ini ke dalam tim Anda.

5. Budiman Yunus

Usia : 48 Tahun

Lisensi : Continental A

Kontrak Tim : Persib Bandung

Current Ability : 63

Potential Ability : 80

Budiman Yunus mempunyai kemampuan kepelatihan yang sangat bagus pada kategori Defending. Selain itu, ia juga cukup baik dalam melatih para pemain-pemain muda.

Kemudian, atribut mental yang ia punya bisa dikatakan sangat baik terutama dari sisi Determinasi dan kemampuan adaptasinya terhadap lingkungan kerja. Lalu, untuk tingkat kedisiplinannya dalam melatih pemain juga sangat baik. Hal ini tentunya akan sangat penting bagi perkembangan seluruh pemain yang ia latih.

Dan ia mempunyai personality Fairly Determined. Tidak mengherankan karena nilai atribut dari Determinasinya bisa dikatakan sangat tinggi.

6. Musikan

Usia : 48 Tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim :

Current Ability : 62

Potential Ability : 80

Musikan memiliki atribut kepelatihan yang bagus dalam kategori Attacking. Lalu, atribut kepelatihan dalam kategori Defending yang ia miliki juga bisa dikatakan cukup bagus. Selain itu, ia juga mahir dalam kategori kepelatihan Technical serta melatih para pemain-pemain muda.

Untuk atribut mental, Motivating merupakan kelebihan dari atribut mental yang ia punya sehingga Musikan ini akan sangat baik dalam memotivasi para pemain yang ia latih. Kemudian, Potential Ability sebesar 80 merupakan potensi yang lumayan tinggi bagi seorang Asisten Pelatih yang berasal dari Indonesia.

Dengan statusnya tanpa kontrak, Anda tentunya bisa mendapatkan Asisten Pelatih yang satu ini secara gratis.

7. Didik Ludianto

Usia : 43 Tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : Persela Lamongan

Current Ability : 62

Potential Ability : 78

Didik Ludianto mempunyai atribut kepelatihan yang sangat baik pada kategori Defending. Lalu, ia juga sangat mahir dalam melatih atribut mental terhadap pemain-pemain yang ia latih. Selain itu, ia juga sangat baik dalam melatih para pemain muda.

Untuk atribut mentalnya, ia mempunyai tingkat kedisplinan yang sangat tinggi dalam melatih pemainnya serta ia mempunyai kemampuan Motivasi yang baik untuk mendorong para pemain dalam berlatih dengan lebih baik lagi. Hal ini sangat penting tentunya bagi pemain-pemain yang ia latih agar mereka bisa mengembangkan kemampuan atribut serta performanya dengan lebih baik lagi.

Dan atribut People Management yang ia miliki bisa dikatakan lumayan baik. Kemudian Didik Ludianto ini mempunyai personality Fairly Loyal.

8. Peter Rumaropen

Usia : 37 Tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Persiwa Wamena

Current Ability : 61

Potential Ability : 68

Peter Rumaropen merupakan salah satu dari kesepuluh Asisten Pelatih asal Indonesia yang berusia masih muda yakni 37 tahun.

Dalam atribut kepelatihannya, ia mempunyai kepelatihan yang cukup bagus pada kategori Tactical. Lalu, untuk kepelatihan pada kategori Technical bisa dikatakan ia mempunyai kemampuan melatih yang cukup baik dalam kategori ini.

Untuk atribut mentalnya, ia mempunyai atribut Adaptability yang sangat tinggi sehingga hal ini memungkinkan ia akan bisa cepat beradaptasi terhadap lingkungan kerja barunya.

Kemudian, nilai atribut dari Level of Discipline yang ia miliki juga sangat bagus serta atribut Motivating-nya juga cukup baik. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh dengan baik terhadap kepelatihan yang ia terapkan kepada para pemainnya sehingga kemampuan dari pemain-pemain tersebut bisa meningkat dengan lebih baik lagi.

9. Aries Budi Prasetyo

Usia : 45 Tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : Persekap Pasuruan

Current Ability : 58

Potential Ability : 78

Saya merasa bahwa Aries Budi Prasetyo merupakan opsi yang bagus bagi jika Anda ingin mengontraknya sebagai Asisten Pelatih di tim Anda. Mengapa? Karena selain ia mempunyai atribut kepelatihan yang sangat bagus pada kategori Defending, ia juga memiliki atribut kepelatihan yang baik pada kategori Fitness.

Untuk atribut mental, ia mempunyai tingkat determinasi yang tinggi. Hal ini tentunya memungkinkan ia untuk terus meningkatkan kualitas atribut kepelatihannya dengan lebih baik lagi ke depannya. Lalu, ia juga mempunyai tingkat level disiplin yang tinggi sehingga ia akan sangat bagus untuk melatih kemampuan dari pemain-pemain yang ia latih.

Aries Budi Prasetyo memiliki personality Resolute (Tegas). Hal ini tentunya tidak mengherankan karena di dalam atribut mentalnya, ia mempunyai Determinasi serta tingkat disiplin yang sangat tinggi terhadap pemain-pemain yang ia latih.

10. Sigit Pratama

Usia : 49 Tahun

Lisensi : ContinentalC

Kontrak Tim :

Current Ability : 56

Potential Ability : 116

Anda bisa melihatnya bahwa diantara kesepuluh daftar Asisten Pelatih yang saya berikan pada artikel ini, Sigit Pratama merupakan asisten pelatih asal Indonesia dengan Potential Ability yang sangat tinggi. Sehingga potensi dari kemampuan kepelatihan yang ia punya saat ini masih sangat bisa untuk ditingkatkan ke depannya.

Dalam atribut kepelatihannya, ia sangat bagus dalam melatih para pemain muda. Selain itu, atribut mental seperti Adaptability serta Level of Discipline-nya juga sangat bagus. Tentu hal ini sangat baik bagi perkembangan pelatihan terhadap pemain-pemain yang ia latih.

Dengan statusnya tanpa kontrak dengan tim manapun, Anda tentunya bisa mendapatkan jasa dari Asisten Pelatih ini tanpa mengeluarkan biaya transfer. Opsi yang sangat menarik bukan?

Nah, selesai sudah pembahasan saya kali ini mengenai 10 Assistant Coach Terbaik asal Indonesia di Football Manager 2022.

Dari 10 daftar nama yang saya berikan ini, tentunya FM Lovers bisa memilihnya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dari tim yang FM Lovers tangani di FM22. Tentunya banyak opsi-opsi Asisten Pelatih yang bisa FM Lovers pilih di sini.

Saya berharap, artikel ini bisa berguna bagi FM Lovers yang kebingungan dalam memilih siapa saja Asisten Pelatih asal Indonesia dengan nilai atribut kepelatihan yang bagus. Karena, saya lihat jarang sekali ada artikel yang membahas mengenai list berupa daftar Asisstant Coach Terbaik asal Indonesia di game Football Manager 2022. Sekian dan terima kasih.

Semoga bermanfaat

Penulis : @bolagawai


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers: 15 Goalkeeping Coach Indonesia Terbaik di Football Manager 2022 by BolaGawai.com

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : BolaGawai.com

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai 15 Pelatih Penjaga Gawang Terbaik yang berasal dari Indonesia di Football Manager 2022.

Pelatih Penjaga Gawang tentunya memiliki pekerjaan untuk meningkatkan atribut-atribut yang dimiliki oleh pemain yang berposisi sebagai kiper/penjaga gawang. Pelatih penjaga gawang juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk melatih kemampuan penjaga gawang dalam menangani bola, melatih refleks, melatih penjaga gawang ketika duel satu lawan satu melawan striker, hingga melatih kemampuan komunikasi penjaga gawang dengan pemain bertahan.

Untuk meningkatkan kualitas pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang di dalam tim, tentunya sangat penting bagi Anda untuk memiliki seorang pelatih penjaga gawang yang berkualitas. Apalagi jika Anda menggunakan klub-klub yang bermain di Liga 1 Indonesia. Pastinya akan lebih sulit untuk menemukan siapa saja pelatih penjaga gawang asal Indonesia yang memiliki kualitas atribut yang baik dan bagus dalam melatih kiper.

Tapi, tentunya Anda bisa tenang karena di sini saya akan memberikan 15 daftar nama pelatih kiper asal Indonesia dengan kualitas atribut pelatihan kiper terbaik.

Sehingga di Football Manager 2022 ini, Anda akan lebih mudah untuk mencari tahu siapa saja pelatih kiper yang bagus dan cocok untuk tim Anda (terutama jika menggunakan klub yang bermain di Liga Indonesia).

Langsung saja berikut di bawah ini daftar nama-nama Goalkeeping Coach Terbaik asal Indonesia di FM22.

1. Hendro Kartiko

Usia : 47 tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Madura United

Current Ability : 70

Potential Ability : 82

Bisa saya katakan bahwa Legenda dari Timnas Indonesia ini, yakni Hendro Kartiko merupakan pelatih kiper Indonesia terbaik di Football Manager 2022. Hal ini bisa dilihat dari keseluruhan kemampuan ia dalam melatih penjaga gawang.

Kemampuan keseluruhan atribut dari GK Coaching yang ia miliki ini mempunyai nilai atribut yang sama ratanya, baik itu GK Distribution, GK Handling, dan GK Shot Stopping. Lalu, ia juga mempunyai atribut Adaptability yang sangat tinggi. Hal ini memungkinkan ia untuk bisa beradaptasi dengan cepat dalam bekerja di lingkungan yang baru. 

Dan dari segi atribut mental, ia mempunyai Determinasi yang tinggi. Hal ini membuat ia memiliki mental serta dorongan yang baik untuk meningkatkan kemampuan kepelatihannya dengan lebih baik dari apa yang ia miliki sekarang.

Kemudian, atribut level disiplinnya yang dimiliki olehnya juga sangat tinggi ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan pemain-pemain yang dilatih olehnya. Karena, ia akan mempunyai sistem pelatihan yang ketat sehingga pemain akan lebih fokus terhadap menu latihan jika dilatih oleh Hendro Kartiko.

2. Mukti Ali Raja

Usia : 40 tahun

Lisensi : National B

Kontrak Tim : Persita Tangerang

Current Ability : 68

Potential Ability : 78

Mukti Ali Raja mempunyai atribut kepelatihan kiper yang dimana semuanya ini memiliki nilai rating yang sama rata. Dan di dalam atribut mentalnya, ia mempunyai atribut Determinasi yang cukup bagus sehingga ia akan mempunyai dorongan yang kuat dalam meningkatkan kemampuan kepelatihannya.

Kemudian, ia juga mempunyai atribut Motivating yang baik. Tentu hal ini akan sangat bagus karena ia bisa memotivasi pemainnya dengan baik dalam berlatih. Selain itu, Mukti Ali Raja ini juga memiliki kelebihan dalam bekerja dengan para pemain-pemain muda. Hal ini bisa dilihat pada atribut Working With Youngster yang ia miliki.

3. Muhammad Halim

Usia : 47 tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : PSMS Medan

Current Ability : 67

Potential Ability : 81

Kemampuan atribut keseluruhan yang ia miliki pada GK Coaching ini lumayan bagus terutama pada atribut GK Handling yang memiliki rating paling tinggi diantara dua atribut lainnya. Jika kemampuan kepelatihan GK Handlingnya tinggi, maka ia bisa meningkatkan kemampuan penjaga gawang dari segi atribut Goalkeepers Handling, Aerial Reach, Command of Area, Communication, serta Decisions dengan baik.

Untuk atribut mental, ia memiliki atribut Level of Discipline yang baik sehingga ia mempunyai metode kepelatihan yang ketat dan disiplin terhadap pemain-pemain yang ia latih. Kemudian ia juga memiliki kelebihan pada atribut Working With Youngster.

4. Rusli

Usia : 49 tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : Tanpa Klub

Current Ability : 65

Potential Ability : 162

Pelatih ini berstatus tanpa kontrak dengan tim manapun, sehingga kalian tentunya memiliki kemudahan untuk menggunakan jasanya karena ia bisa direkrut secara Free Transfer. Kemampuan atribut GK Coaching yang ia punya ini mempunyai nilai rating yang sama rata. Dan untuk atribut mentalnya, ia memiliki atribut Level of Discipline yang lumayan baik serta atribut Adaptability yang bagus. Tentunya atribut kemampuan yang ia miliki sekarang ini sangat bisa untuk berkembang dan bertambah dengan lebih baik lagi karena Rusli memiliki Potential Ability yang sangat tinggi yakni 162.

5. Sahari Gultom

Usia : 44 tahun

Lisensi : National B

Kontrak Tim : Timnas Indonesia

Current Ability : 65

Potential Ability : 75

Kemampuan atribut kepelatihannya terhadap GK Coaching yang dimiliki ini nilai ratingnya sama rata yakni 7. Kemudian, ia mempunyai atribut mental yang sangat baik dari segi Determination. Hal ini memungkinkan ia mempunyai dorongan yang baik dan kuat dalam meningkatkan kemampuan atribut kepelatihannya serta pengambilan lisensi kepelatihan yang tinggi.

6. Murwanto

Usia : 53 tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : Tanpa Klub

Current Ability : 65

Potential Ability : 150

Dalam atribut keseluruhan yang terdapat pada GK Coaching yang ia miliki, rating dari atribut GK Distribution dan GK Handling ini memiliki nilai yang sama rata. Namun, untuk kategori atribut GK Shot Stopping, bisa dikatakan ia tidak cukup terampil dalam melatih atribut yang ada pada penjaga gawang seperti Reflexes, One on Ones, Composure, Concentration, Positioning, Rushing Out, serta Anticipation.

Untuk atribut mental, ia memiliki rating atribut Determination yang sangat bagus serta rating Level of Discipline dan Motivasinya juga cukup bagus. Tentunya Anda bisa mendapatkan pelatih penjaga gawang yang satu ini secara gratis karena ia tidak terikat kontrak dengan tim manapun.

7. Alan Haviludin

Usia : 52 tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : Bhayangkara

Current Ability : 64

Potential Ability : 72

Alan Haviludin memiliki atribut GK Coaching dengan rating keseluruhan yang sama baiknya. Kemudian, ia mempunyai atribut Mental yang bagus dari segi Determination, sehingga ia memiliki tekad yang kuat untuk meningkatkan kemampuan kepelatihannya. Dan tentunya ia mempunyai kelebihan dalam hal bekerja dengan para pemain muda yang dilatihnya serta memiliki atribut Adaptability yang sangat tinggi.

8. Wahyudi

Usia : 44 tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Persik Kediri

Current Ability : 63

Potential Ability : 70

Kemampuan atribut kepelatihan seperti GK Distribution, GK Handling, serta GK Shot Stopping yang ia miliki ini memiliki rating yang sama baiknya. Kemudian, dari segi Determination serta Level of Discipline yang ia miliki juga lumayan baik. Kelebihannya adalah rating Adaptability yang ia punya bisa dikatakan sangat tinggi.

9. Lutfi Yasin Rangkuti

Usia : 42 tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Tanpa Klub

Current Ability : 61

Potential Ability : 133

Kemampuan GK Coaching yang ia punya ini memiliki atribut yang sama rata dalam hal segi ratingnya. Kemudian, ia mempunyai mental yang cukup baik terutama dari segi Level of Discipline dan Determination. Dan tentunya ia juga memiliki beberapa kelebihan seperti memiliki rating atribut yang sangat baik terhadap Working With Youngster dan Adaptability.

Dengan Potential Ability sangat tinggi yang dimiliki oleh Lutfi Yasin Rangkuti, maka ia sangat mempunyai potensi yang tinggi terhadap perkembangan serta peningkatan dari kemampuan kepelatihannya yang ia miliki saat ini. Dan jangan lupa, pelatih ini bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma alias tanpa biaya transfer.

10. Wawan Darmawan

Usia : 41 tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Tanpa Klub

Current Ability : 61

Potential Ability : 70

Kemampuan GK Coaching yang ia punya bisa dikatakan sudah cukup baik serta ia memiliki atribut mental yang bagus dari segi Determination. Dan atribut Adaptability yang sangat tinggi tentunya merupakan sebuah kelebihan yang dimiliki oleh Wawan Darmawan. Tentunya Anda bisa mendapatkan pelatih ini secara gratis karena ia tidak terikat kontrak dengan klub manapun.

11. Donny Latuperissa

Usia : 56 tahun

Lisensi : National A

Kontrak Tim : Persatuan Sepakbola Pamekasan Madura United

Current Ability : 60

Potential Ability : 65

Kemampuan keseluruhan terhadap atribut GK Coaching yang ia miliki ini mempunyai rating atribut yang sama baiknya. Dan atribut Determination serta Level of Discipline yang ia miliki juga cukup baik. Dengan determinasi bagus yang ia miliki, maka ia akan sangat berambisi dalam melakukan pekerjaannya sebagai pelatih penjaga gawang serta mempunyai dorongan yang kuat dalam meningkatkan kemampuan kepelatihan yang ia miliki saat ini.

12. Kurnia Sandy

Usia : 45 tahun

Lisensi : Continental B

Kontrak Tim : Tanpa Klub

Current Ability : 59

Potential Ability : 77

Di antara ketiga atribut yang ada pada GK Coaching maka atribut GK Distribution merupakan salah satu atribut paling baik yang dimiliki oleh Kurnia Sandy. Maka dari itu, ia akan sangat mahir dalam meningkatkan kinerja penjaga gawang dalam hal atribut Goalkeepers Kicking, Passing, Vision, Throwing, First Touch, dan Technique.

Kemudian dari segi mental, ia mempunyai rating atribut Motivating yang bagus. Hal ini nantinya akan berdampak terhadap tingkat kerja pemain serta mempengaruhi tekad dari pemain untuk bermain dan berlatih dengan lebih baik lagi. Dan ia juga memiliki kelebihan terhadap atribut Working With Youngster.

13. Arifyanto

Usia : 46 tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Pusamania Borneo

Current Ability : 59

Potential Ability : 78

Memiliki rating yang sama rata terhadap ketiga atribut yang terdapat pada GK Coaching. Kemudian, ia memiliki Determination serta Motivating yang baik. Dan untuk atribut Working With Youngster, ia mempunyai kemampuan yang cukup bagus.

14. Dwi Sasmianto

Usia : 54 tahun

Lisensi : National A

Kontrak Tim : Persekam Metro

Current Ability : 58

Potential Ability : 77

Ketiga atribut yang ada pada GK Coaching yang dimiliki oleh Dwi Sasmianto ini mempunyai rating yang sama rata. Kemudian, atribut mentalnya juga lumayan baik terutama dari segi Level of Discipline dan Determination. Dan tentunya ia memiliki kelebihan yang terletak pada atribut Adaptability. Sehingga memungkinkan ia untuk bisa beradaptasi dengan baik dan cepat terhadap lingkungan kerja yang baru.

15. Ferry Rotinsulu

Usia : 38 tahun

Lisensi : Continental C

Kontrak Tim : Sriwijaya FC

Current Ability : 57

Potential Ability : 72

Keseluruhan atribut dari GK Coaching yang dimiliki oleh legenda dari pemain Sriwijaya ini bisa dikatakan sangat bagus terutama dari segi atribut GK Handling. Hal ini tentunya akan berdampak signifikan peningkatan atribut penjaga gawang terutama dari sisi atribut Goalkeepers Handling, Aerial Reach, Command of Area, Communication, dan Decisions.

Kemudian untuk atribut mental, ia memiliki atribut Level of Discipline yang sangat tinggi dan hal ini akan berdampak baik untuk perkembangan pemain-pemain yang ia latih. Dan tentunya ia juga memiliki kelebihan terhadap atribut Working With Youngster yang di mana ia bisa bekerja dengan baik terhadap pemain-pemain muda yang dilatihnya.

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai 15 Pelatih Penjaga Gawang Terbaik yang berasal dari Indonesia di Football Manager 2022 ini. Anda tentunya bisa berkesempatan untuk mendatangkan pelatih-pelatih kiper terbaik yang berasal dari Indonesia ini di FM22. Karena tujuan dari artikel ini adalah untuk memudahkan Anda dalam menemukan siapa saja pelatih-pelatih kiper asal Indonesia yang memiliki atribut kepelatihan yang bagus dan baik di game Football Manager 2022, maka saya berharap semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi seluruh FM Lovers yang sudah membaca tulisan ini. Sekian dan terima kasih.

Terima Kasih Penulis : @bolagawai 


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers: 10 Pemain Wonderkid Terbaik Keturunan Indonesia di Football Manager 2022 by BolaGawai.com

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : BolaGawai.com

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers, kali ini saya berkesempatan untuk membahas artikel mengenai siapa saja pemain-pemain muda/wonderkid dengan kemampuan atribut potensial yang bagus serta mempunyai darah keturunan Indonesia di Football Manager 2022.

Banyak sekali pemain-pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri dan mereka ini belum pernah merasakan bermain di Timnas Indonesia. Namun, di sini saya hanya akan memberikan 10 daftar pemain saja yang di mana kesepuluh pemain ini memiliki atribut dan Potential Ability yang lumayan bagus di Football Manager 2022.

Nantinya daftar pemain yang akan saya berikan ini terdiri dari berbagai macam posisi serta umurnya juga masih berusia di bawah 20 tahun. Tentunya jika kalian menggunakan klub dari Indonesia atau timnas Indonesia maka sejumlah pemain keturunan ini bisa menjadi nilai tambah bagi kekuatan serta kualitas tim, terutama untuk TImnas Indonesia tentunya.

Lantas siapa sajakah 10 pemain keturunan ini? Berikut di bawah ini daftar 10 pemain wonderkid terbaik keturunan Indonesia.

1. Mees Hilgers

Date of Birth: 13/5/2001 (20 years old)

Club: FC Twente

Positions : Defender Center (Central Defender)

Estimated Value : €150K – €5.4M

Potential Ability  Range : 120-150

Saya bisa mengatakan bahwa pemain ini merupakan salah satu pemain keturunan yang memiliki atribut yang sangat bagus sebagai seorang bek tengah, dan umurnya juga masih muda (20 tahun).

Mees Hilgers memiliki kemampuan Physical dan Strenght yang bagus. Kedua atribut ini sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pemain yang berposisi sebagai Defender agar pemain lawan sulit melewatinya.

Kemudian, atribut bertahan seperti Tackling dan Markingnya juga lumayan baik. Dan atribut mental seperti Anticipation dan Decisionsnya juga cukup bagus, sehingga pemain ini bisa memungkinkan untuk membaca situasi permainan dengan baik serta pengambilan keputusan yang tepat. Selain itu, ia juga bisa bermain di posisi Full Back kanan.

Walaupun begitu, pemain ini juga memiliki kelemahan seperti teknik dalam memegang bolanya bisa dikatakan masih cukup rendah serta tidak memiliki kecepatan yang baik.

2. Ivar Jenner

Date of Birth: 10/1/2004 (17 years old)

Club: FC Utrecht U-18

Positions : Midfielder/Attacking Midfielder Center (Central Midfielder)

Estimated Value : €2.7M – €5.2M

Potential Ability  Range : 120-150

Pemain ini berposisi utama sebagai Midfielder (Center), namun ia juga bisa bermain di berbagai posisi seperti Attacking Midfielder dan Defensive Midfielder.

Ivar Jenner mempunyai atribut Stamina yang sangat bagus sehingga ia mampu menjelajahi seluruh area di lini tengah dengan baik nantinya. Kemudian, ia juga memiliki kecepatan yang bagus.

Dari segi teknikal, pemain ini memiliki kemampuan Crossing, Dribbling, serta Passing yang sangat baik. Tentu dengan seorang gelandang tengah yang mempunyai kemampuan teknik yang bagus maka ia bisa menguasai serta mengatur bola di lini tengah dengan baik.

Kekurangan dari pemain ini adalah atribut Strenght yang dimilikinya bisa dikatakan cukup rendah. Kemudian kemampuan Marking yang ia miliki juga masih buruk bagi seorang gelandang tengah.

Mengingat umurnya yang masih berusia sangat muda, maka hal ini tentunya perlu ditingkatkan lagi nantinya agar pemain ini bisa menunjukkan konsistensi dalam bermain ke depannya, baik itu ketika bertahan maupun menyerang.

3. Tristan Gooijer

Date of Birth: 2/9/2004 (16 years old)

Club: Ajax U-18

Positions : Defender Right/Center, Wing Back Right (Wing Back)

Estimated Value : €120K – €3.5M

Potential Ability  Range : 110-140

Posisi utama dari pemain ini adalah Full Back kanan, namun ia juga bisa bermain sebagai bek tengah serta Wing Back kanan.

Tristan Gooijer memiliki keunggulan terhadap atribut kecepatan serta akselerasinya. Tentu kedua atribut ini cukup penting baginya karena ia adalah pemain Full Back/Wing Back yang di mana ia sering beroperasi di sisi Flank.

Kemudian. Atribut teknikal baik itu teknik bertahan serta menyerangnya sudah cukup baik. Mengingat umurnya yang masih sangat muda, maka atribut teknikal yang ia miliki tentunya masih bisa mengalami perkembangan nantinya.

4. Liam Oetoehganal

Date of Birth: 4/5/2004 (17 years old)

Club: Feyenoord U-18

Positions : Defensive Midfielder/Midfielder Center (Central Midfielder)

Estimated Value : €70K – €700K

Potential Ability  Range : 110-140

Pemain yang bisa bermain pada dua posisi yakni gelandang tengah dan gelandang bertahan. Dalam atributnya sebagai Midfielder Center, ia mempunyai kemampuan Passing yang sangat bagus dan hal ini merupakan suatu kelebihan yang ia miliki tentunya. Kemudian, ia juga memiliki atribut Marking yang bagus sehingga pemain bisa dikatakan mempunyai kemampuan teknik bertahan yang baik.

Akan tetapi, pemain ini mempunyai beberapa kekurangan seperti atribut Physical dan Strenght masih lumayan buruk untuk seorang pemain Midfielder.

5. Gilles Joannes

Date of Birth: 7/3/2003 (18 years old)

Club: NAC Reserves

Positions : Defensive Midfielder, Midfielder Center/Attacking Midfielder Center (Mezzala)

Estimated Value : €120K – €350K

Potential Ability  Range : 100-130

Posisi utama dalam bermain dari pemain ini adalah Attacking Midfielder, namun ia juga bisa bermain di berbagai posisi seperti Central Midfielder, Defensive Midfielder, serta Attacking Midfielder Light yang dimana ia bisa berperan sebagai Inverted Winger.

Kemampuan atribut Technique yang dipunyai oleh pemain ini bisa dikatakan sangat bagus sehingga kemampuan teknikalnya merupakan suatu kelebihan yang bisa ia gunakan di dalam permainan nantinya. Lalu, atribut kecepatan yang ia miliki juga lumayan baik bagi seorang gelandang serang.

Terdapat beberapa kekurangan yang dimiliki oleh Gilles Joannes seperti kemampuan Headingnya masih sangat buruk serta atribut Strenght dan Physicalnya juga kurang baik.

6. Raymond Huizing

Date of Birth: 21/8/2001 (19 years old)

Club: Jong Utrecht

Positions : Defender/Wing Back Right, Defesive Midfielder, Midfielder Center (Ball Winning Defender)

Estimated Value : €70K – €700K

Potential Ability  Range : 100-130

Walaupun posisi utamanya adalah seorang gelandang tengah, akan tetapi ia bisa bermain di berbagai macam posisi seperti Defensive Midfielder, Attacking Midfielder, Winger kanan, Full Back kanan, Wing Back kanan, serta bek tengah. Jadi, pemain ini sangat Versatile sekali.

Kemampuan atribut teknik bertahan yang dimilikinya juga lumayan baik walaupun dari segi Marking untuk seorang gelandang bisa dikatakan masih dikategorikan cukup rendah. Walaupun begitu, atribut Physical serta Strenghtnya bisa dikatakan masih sangat bagus.

7. Joel Roeffen

Date of Birth: 4/8/2001 (19 years old)

Club: VVV-Venlo

Positions : Defender Right/Light (Wing Back)

Estimated Value : €24K – €240K

Potential Ability  Range : 90-120

Pemain ini bisa bermain dalam dua posisi Full Back baik itu kanan maupun kiri. Selain itu, atribut mentalnya seperti Anticipation, Concentration, serta Decisionsnya lumayan baik. Sehingga pemain ini dapat membaca permainan serta memiliki daya konsentrasi yang bagus. Selain itu, atribut kecepatan serta akselerasinya juga cukup bagus.

Namun, pemain ini memiliki kekurangan dari segi Physical Strenght dalam atribut fisiknya.

8. Yairo Hoffmann

Date of Birth: 28/1/2003 (18 years old)

Club: Jong Heerenveen

Positions : Midfielder Center (Mezzala)

Estimated Value : €240K – €700K

Potential Ability  Range : 90-120

Kemampuan atribut teknik Passing serta Vision yang dimiliki oleh pemain ini bisa dikatakan sangat baik. Sehingga ia bisa mengkreasikan sebuah peluang dengan baik di dalam permainan nantinya. Selain itu, atribut kecepatannya juga cukup bagus.

Pemain ini tentunya memiliki beberapa kekurangan seperti kemampuan Jumping Reachnya rendah, atribut Physical dan Strenghtnya kurang bagus, dan ia hanya bisa bermain sebagai gelandang tengah saja.

9. Sinjo Leninduan

Date of Birth: 23/2/2004 (17 years old)

Club: NEC U-18

Positions : Attacking Midfielder Light (Inverted Winger)

Estimated Value : €24K – €230K

Potential Ability  Range : 90-120

Selain posisi utamanya sebagai Attacking Midfielder sebelah kiri, pemain ini juga bisa beroperasi sebagai Attacking Midfielder sebelah kanan. Dan salah satu kelebihannya adalah ia mempunyai kaki kanan dan kaki kiri yang sama kuatnya ketika mengolah bola.

Pemain ini juga mempunyai atribut kecepatan serta akselerasi yang baik. Kemudian kemampuan teknikalnya dalam mengolah bola juga bagus.

Kelemahannya adalah pemain ini masih mempunyai atribut mental yang lemah serta fisik dan staminanya juga kurang baik.

10. Jamie Roeffen

Date of Birth: 23/4/2004 (17 years old)

Club: VVV-Venlo

Positions : Attacking Midfielder Right (Winger)

Estimated Value : €26K – €275M

Potential Ability  Range : 90-120

Kemampuan First Touchnya bisa dikatakan sangat bagus sehingga ia memiliki kemampuan sentuhan pertama pada bola yang baik. Selain itu atribut kecepatan yang dipunyai juga lumayan bagus.

Pemain ini memiliki kekurangan terhadap atribut Heading serta atribut fisik yang lemah. Walaupun begitu, umurnya juga masih sangat muda (17 tahun) sehingga pemain ini masih bisa dilatih dan dikembangkan dengan baik lagi nanti untuk ke depannya.

Berikut 10 Pemain Wonderkid Terbaik Keturunan Indonesia di Football Manager 2022 yang sudah saya berikan. Mengingat pemain-pemain keturunan ini rata-rata masih berusia sangat muda sehingga banyak sekali dari mereka yang memiliki kekurangan terhadap Physical dan Strenght.

Walaupun begitu, atribut Technical dan Mentalnya bisa dikatakan lumayan baik untuk pemain-pemain yang masih berusia sangat muda.

Alasan sepuluh pemain ini saya pilih adalah karena mereka mempunyai Potential Ability Range yang tinggi yakni di atas angka 100 serta mereka juga memiliki kewarganegaraan Indonesia langsung dari database Football Manager 2022 di atributnya (bukan editan dari FM Editor).

Karena pemain ini mempunyai kewarganegaraan Indonesia, maka kalian tentunya bisa memanggil mereka ke Timnas Indonesia. Namun, keputusan setuju untuk membela Timnas Indonesia tetap ada pada pemain-pemain ini.

Semoga dengan adanya artikel ini, FM Lovers bisa terbantu dalam hal pengetahuan mengenai siapa saja pemain-pemain di Football Manager 2022 yang memiliki darah keturunan Indonesia. Sekian dari saya dan terima kasih.

Semoga bermanfaat

Terima Kasih Penulis : @bolagawai 


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers: Wide Target Forward – The Underrated Role by Naufal Arganesta

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Naufal Arganesta

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Wide target Forward atau yang dulu biasa disebut Wide Target Man, role yang diperkenalkan pertama kali pada Football Manager 2014 ini merupakan salah satu role yang mungkin jarang digunakan. Ada beberapa kemungkinan mengapa role ini jarang digunakan, dari sulitnya mencari pemain yang pas, kurangnya pemahaman tentang role ini, kalah saing dengan role – role lain yang berada di posisi sayap seperti Inside Forward, Inverted Winger, dll. Maka dari itu, tulisan ini diharapkan membantu para coach semua yang bermain game Football Manager.

           

Mengambil contoh yang ada pada dunia nyata, peran Wide Target man seingat saya pernah dilakukan oleh Mandzukic, Samaras, atau bahkan beberapa kali Romelu Lukaku melakukan peran ini pada saat masih berseragam Everton. Mengambil contoh seorang Mario Mandzukic, pada Januari 2017 pada saat Juventus melawan Lazio Allegri, pelatih Juventus saat itu menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Dybala, Pjanic, Mandzukic, dan Higuain bermain secara bersamaan. Pada saat itu banyak yang mengira Juventus akan bermain full attacking dengan menaruh banyak pemain yang bertipikal menyerang pada saat yang bersamaan. Akan tetapi, pemainan Mandzukic melebar dan menyisir sisi kiri Juventus dan membuat fullback Lazio kewalahan.

            Kembali ke game Football Manager, peran Wide Target Man (yang sekarang berubah menjadi Wide Target Forward di FM 22) di deskripsikan “Wide Target Forward will be the main outlet for clearances and long balls from the back. Ideally positioned against a smaller and weaker fullback, they will be asked to get hold of the ball and keep it before recycling it to a team mate”. Dengan deskripsi diatas bola – bola buangan atau long ball akan ditargetkan ke pemain Wide Target Forward, karena mayoritas para bek sayap diisi dengan pemain yang kurang baik dalam duel udara kemungkinan Wide Target Forward mendapatkan bola semakin besar dan mendapatkan possession untuk membangun serangan yang lebih baik. Atribut yang dibutuhkan untuk memerankan role Wide Target Forward adalah crossing, first touch, heading, anticipation, bravery, off the ball, teamwork, work rate, balance, jumping reach, stamina, strength.

            Pada percobaan ini saya akan menggunakan RB Leipzig yang bermain di Bundesliga, karena menurut saya Yussuf Poulsen akan memerankan peran ini dengan sangat baik.

Poulsen sangat cocok untuk role ini, atribut yang dia miliki terpenuhi untuk memerankan role ini, mungkin hanya atribut crossing agak kurang tetapi hal itu bisa diakali dengan instruksi cross less often pada instruksi individual nanti.

  • The Tactics

SK(s)                : Karena bermain dengan garis pertahanan tinggi peran sweeper keeper dibutuhkan untuk menyempurnakan pertahanan

2 BPD              : Jika tim lawan bermain high press, BPD akan melakukan longball untuk melewati press tersebut dan akan diterima oleh kedua sayap, terutama Wide Target Forward yang sesuai deskripsi role cocok untuk hal ini,

WBR(s)            : Untuk menyediakan lebar lapangan yang mana secara tim kita bermain fairly narrow, dan ditambah dengan instruksi individu stay wide dan cross aim far post

WBL(a)            : Role ini akan sangat cocok jika ditempatkan dengan Wide Target Forward di depannya, karena WB(a) akan sering melakukan overlap dan mendapatkan banyak ruang karena Wide Target Forward akan mencoba masuk ke tengah.

Dm(d)              : Karena 2 bek sayap yang sering melakukan overlap, role ini akan cocok karena akan stay di belakang dan juga mencegah counter attack.

Ap(s)                : Sang playmaker, sumber kreatifitas di tengan yang akan menyuplai para penyerang

Mezz(a)            : Role ini cocok dengan dengan Wide Target Forward karena akan berada di half space ketika Wide Target Forward menerima bola dan juga menciptakan overload di sisi kiri dengan WB(a), WT(s) untuk melancarkan serangan

IW(a)               : Sebenarnya role winger dan inverted winger sangat cocok di taktik ini, karena mereka provide crosses untuk dimanjakan penyerang dan Wide Target Forward. Ditambah dengan instruksi individu cross more often dan cross aim far post.

PF(a)                : Jujur saja untuk role striker menurut saya cocok dengan role apapun. Saya memilih role ini karena Andre Silva sangat cocok dan nyaman bermain dengan role ini

Instruction :

In Possesion

Bermain dengan fairly narrow, bertujuan untuk menciptakan ruang untuk bek kiri melakukan overlap dan juga agar Wide Target Forward selalu siap di posisi yang tepat ketika bola berada di sisi kanan. Play out defence bertujuan agar bermain lebih sabar, membangun serangan dari bawah dan sangat cocok dikombinasikan dengan 2 BPD. Overlap left bertujuan ketika Wide Target Forward mendapatkan bola  dia menahan bola untuk bek kiri untuk overlap dan mendapatkan shape yang lebih baik dalam menyerang. Untuk passing directness menggunakan standard karena 2 BPD akan melakukan kombinasi longball ke Wide Target Forward dan build up secara perlahan. Tempo disesuaikan dengan keadaan tetapi disini saya mencoba menerapkan extremely high karena di Bundesliga RB Leipzig merupakan tim papan atas maka dari itu sebisa mungkin berusaha unutk mencetak gol dengan cepat.

In Transition

Take short kicks dan distribute to centre backs digunakan agar menyelaraskan dengan instruksi in possession, counter dan counter press adalah cara terbaik agar tim mendominasi permainan.

Out Of Possesion

Higher defensive line sangat cocok dengan counter press dan much higher line of engagement karena memainkan pressing forward dan Yussuf Poulsen yang memiliki work rate yang tinggi.

Statistics

Gambar diatas merupakan performa Poulsen selama satu musim, cukup impresif dengan nilai  7,35 selama 1 musim di liga.

Gambar diatas merupakan berbagai data Poulsen dalam hal creativity, terlihat dengan jelas Header Won Ratio unggul jauh dari rata – rata pemain Bundesliga lainnya.

Data diatas adalah data Poulsen dalam hal pressing, sekali lagi, Headers Won ratio/90 Minutes unggul jauh disbanding rata – rata pemain Bundesliga lainnya. Data lain yang sangat impresif adalah Tackels Attemted/90 Minutes, dan Interception/90 minutes. Ini menunjukan Yussuf Poulsen sangat bekerja keras dan bermain untuk tim

Tabel klasemen menunjunkan hasil yang kurang memuaskan, hanya bertengger di posisi 3 klasemen Bundesliga dengan 60 poin, selisih 24 poin dengan Bayern Munchen yang menduduki peringkat 1 klasemen Bundesliga.

Kesimpulan dari taktik Wide Target Forward ini adalah, taktik ini merupakan suatu niche tactic yang bisa berjalan tergantung dengan situasi tertentu, salah satunya adalah bek sayap musuh yang kuraing baik dalam duel udara. Jika bek sayap musuh memiliki kemampuan duel udara yang baik seperti Tomiyasu yang sekarang menjadi pemain Arsenal, taktik ini kurang begitu efektif atau Yussuf Poulsen itu ssndiri yang bermai  kurang maksimal dalam taktik ini jikalau musuh mempunyai bek sayap yang jago dalam duel udara.

Referensi : Pandit Football, dictatethegame.com, thehighertempopress.com

Penulis : @Arganesta_22


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers: 15 Pemain Wonderkid Indonesia di Football Manager 2022 by BolaGawai.com

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : BolaGawai.com

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers, kali ini saya akan membahas artikel mengenai siapa saja pemain-pemain muda Indonesia yang termasuk dalam kategori Wonderkid. Terlihat jarang sekali saya melihat ada artikel yang membahas mengenai pemain-pemain Wonderkid yang berasal dari negara Indonesia di Football Manager 2022.

Maka dari itu, saya merasa bahwa mengapa saya tidak mencoba untuk membuat artikel mengenai Wonderkid Player yang berasal dari Indonesia. Dan akhirnya saya pun berkesempatan untuk bisa membuat artikel ini dengan pembahasan 15 Pemain Wonderkid Indonesia di Football Manager 2022.

Daftar pemain yang saya berikan ini tentunya berjumlah 15 pemain dengan berbagai macam posisi seperti Goalkeeper, Defender, Midfielder, dan Forward.

Untuk kategori usia, saya menetapkan bahwa pemain Wonderkid ini harus berusia di bawah 20 tahun. Selain itu, pemain juga perlu memiliki atribut yang bagus serta Potential Ability yang baik.

Dan yang paling utama, daftar pemain yang saya berikan ini bukanlah pemain Regen atau NewGen melainkan pemain yang benar-benar ada di dunia nyata, terutama dalam kancah persepakbolaan di Indonesia.

Lantas, siapa saja 15 pemain Wonderkid Indonesia yang ada di Football Manager 2022 ini?

  • Elkan Baggott

Date of Birth: 23/10/2002 (18 years old)

Club: Ipswich Town U-23

Positions : Defender (Center)

Estimated Value : €24K – €250K

Potential Ability  Range : 110-140

Player Report : Pemain keturunan Indonesia yang memiliki darah Inggris ini sangat layak untuk dimasukkan ke dalam daftar pemain Wonderkid nomor 1 asal Indonesia. Elkan Baggott mempunyai Potential Ability yang paling tinggi diantara pemain-pemain Indonesia lainnya.

Sebagai seorang bek tengah, Ia memiliki kemampuan duel-duel udara yang bagus serta mempunyai kemampuan Heading yang baik.

Fisik yang dimiliki Baggott juga cukup baik. Dan bisa dikatakan kemampuan bertahannya sudah lumayan bagus untuk ukuran pemain Indonesia yang masih berusia 18 tahun.

Kemampuan tekniknya saya rasa masih terlihat biasa saja, namun jangan lupa bahwa pemain ini masih muda dan masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi lebih baik lagi kedepannya.

  • Witan Sulaeman

Date of Birth: 8/10/2001 (19 years old)

Club: Lechia Gdansk II

Positions : Midfielder (Center), Attacking Midfielder (Right, Left, Centre)

Estimated Value : €140K – €425K

Potential Ability  Range : 90-120

Player Report : Witan Sulaeman ini sangat versatile, bermacam-macam posisi bermain bisa ia tempatkan. Sangat penting sekali jika kita mempunyai pemain yang bisa bermain di berbagai macam posisi.

Kemampuan tekniknya cukup bagus terutama dari sisi atribut Dribbling dan Passing. Selain itu, pemain ini merupakan pemain yang mempunyai determinasi yang lumayan tinggi. Visi serta kecerdasan bermain yang dimiliki oleh Witan juga lumayan bagus.

Walaupun memiliki kemampuan fisik yang tidak terlalu kuat namun kecepatan serta akselerasi yang dimiliki oleh pemain ini sangatlah berguna jika kalian memanfaatkannya dari sisi permainan sayap di lapangan.

Pemain ini masih berusia 18 tahun dan masih sangat bisa untuk dikembangkan dengan lebih baik lagi kedepannya

Marselino Ferdinan

Date of Birth: 9/9/2004 (16 years old)

Club: Persebaya Surabaya

Positions : Attacking Midfielder (Center)

Estimated Value : €90K – €275K

Potential Ability  : 90-120

Player Report : Salah satu pemain yang paling potensial di Indonesia. Seorang gelandang serang tengah yang masih berusia 16 tahun dengan kemampuan teknik dan Finishing yang baik. Kemampuan akselerasi serta kecepatannya juga cukup bagus.

Marselino Ferdinan merupakan opsi yang sangat bagus bagi proyek jangka panjang jika kalian sedang membutuhkan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tengah yang masih sangat muda dan berbakat.

Mengingat umurnya yang masih sangat muda, maka seluruh atribut yang dimiliki oleh pemain ini sangatlah memungkinkan untuk berkembang menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Khairul Imam Zakiri

Date of Birth: 19/12/2001 (19 years old)

Club: Villarrobledo

Positions : Midfielder (Left), Attacking Midfielder (Left)

Estimated Value : €90K – €275K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Salah satu talenta  muda Indonesia yang berkarir di luar negeri, Imam Zakiri merupakan seorang gelandang serang kiri yang memiliki kemampuan teknik skill yang bagus serta akselerasi kecepatannya juga cukup baik. Selain itu pemain juga memiliki atribut Flair yang lumayan baik serta First Touch yang cukup bagus.

Dengan tumpuan kaki utamanya adalah kaki kiri maka pemain ini bisa memberikan umpan-umpan silang yang baik dari sisi sayap kiri.

Pemain ini masih muda dan masih berpotensi untuk berkembang menjadi lebih baik lagi dari sisi kemampuan yang ia miliki saat ini.

  • Bagas Kaffa

Date of Birth: 16/1/2002 (19 years old)

Club: Barito Putera

Positions : Defender (Right)

Estimated Value : €35K – €100K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Sebagai seorang Full Back kanan, Bagas Kaffa bisa dikatakan memiliki kecepatan serta akselerasi yang cukup bagus, selain itu kemampuan bertahannya juga lumayan baik terutama dari segi Tackling.

Atibut stamina serta determinasi yang bagus dimiliki oleh Bagas Kaffa merupakan kemampuan tambahan yang sangat baik menurut saya. Sehingga pemain ini bisa bertindak sebagai Full Back yang ofensif maupun defensif.

Talenta serta bakat yang dimiliki oleh pemain yang satu ini tentunya masih bisa berkembang lebih jauh lagi tentunya, mengingat usianya juga masih muda.

  • Muhammad Supriadi

Date of Birth: 22/5/2002 (19 years old)

Club: Persebaya Surabaya

Positions : Attacking Midfielder (Right, Left)

Estimated Value : €75K – €220K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Pemain ini posisi utamanya adalah Winger kanan namun juga bisa bermain sebagai Winger kiri. Kemampuan skill atribut seperti Dribbling dan Crossing yang dimiliki oleh Supriadi ini bisa dikatakan cukup bagus.

Selain itu, pemain ini mempunyai determinasi yang tinggi serta pergerakan yang baik dalam mengolah bola. Atribut kecepatan serta akselerasinya juga lumayan baik.

Muhammad Supriadi ini merupakan tipe sayap yang bekerja keras dan ia juga bisa bermain posisi sayap kanan maupun kiri.

Sehingga jika kalian menginginkan pemain sayap muda dengan kemampuan skill serta agresi yang baik maka Supriadi adalah opsi yang bagus untuk kalian miliki. Mengingat umurnya juga masih muda dan kemampuannya juga sangat potensial sebagai talenta lokal dari Indonesia.

  • Bagus Kahfi

Date of Birth: 16/1/2002 (19 years old)

Club: Jong Utrecht

Positions : Striker (Centre)

Estimated Value : €0 – €30K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Salah satu pemain muda Indonesia yang berkarir di luar negeri. Sebagai seorang penyerang, pemain ini memiliki teknik dan Finishing yang cukup baik. Bagus Kahfi juga mempunyai kecepatan serta determinasi yang lumayan bagus.

Bisa dikatakan kemampuannya dalam menyerang ini cukup bagus. Dengan usianya yang masih muda maka kemampuannya juga masih sangat bisa untuk berkembang menjadi lebih baik lagi.

  • David Maulana

Date of Birth: 22/2/2002 (19 years old)

Club: NK Pomorac 1921 (On Loan from HNK Rijeka)

Positions : Midfielder (Centre)

Estimated Value : €0 – €65K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Sebagai seorang gelandang tengah, pemain ini memiliki kemampuan yang baik dalam segi bertahan maupun menyerang. Visi bermain serta kemampuan Passing yang dimiliki oleh David Maulana ini cukup baik. Pemain ini masih muda dan masih bisa untuk berkembang dengan lebih baik lagi kedepannya.

  • Jack Brown

Date of Birth: 2/11/2001 (19 years old)

Club:

Positions : Midfielder (Centre), Attacking Midfielder (Centre)

Estimated Value : €0

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Salah satu opsi gelandang tengah yang bisa kalian beli tentunya karena status dari Jack Brown ini adalah Free Agent.

Kemampuan atribut teknik menyerangnya bisa dikatakan lumayan baik. Dan ia juga mempunyai atribut Free Kick yang bagus. Visi serta pergerakan yang ia punya juga cukup bagus. Dengan usianya yang masih muda serta status kontraknya tanpa klub maka Jack Brown adalah opsi yang bagus untuk kalian miliki di dalam tim.

  • Dance Kambu

Date of Birth: 7/12/2002 (18 years old)

Club: Bali United

Positions : Attacking Midfielder (Right, Left), Striker (Centre)

Estimated Value : €14K – €140K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Salah satu pemain sayap yang memiliki kecepatan serta akselerasi yang bagus tentunya. Selain itu pemain ini juga memiliki atribut Dribbling yang lumayan baik. Kemudian, Dance Kambu juga memiliki atribut Leadership yang baik sehingga ia bisa memimpin rekan-rekannya di lapangan.

Pemain ini sangat versatile, bisa bermain di berbagai posisi sayap. Lalu, usianya bisa dikatakan masih sangat muda yakni 18 tahun, sehingga kemampuan bakatnya masih bisa berpotensi untuk dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

  • Dony Tri Pamungkas

Date of Birth: 11/5/2005 (16 years old)

Club: Persija Jakarta

Positions : Midfielder (Centre)

Estimated Value : €14K – €130K

Potential Ability  : 70-100

Player Report : Persija merupakan klub yang sangat baik dalam mengorbitkan bibit-bibit muda pesepakbola lokal yang ada di Indonesia. Tentu salah satu pemain orbitan yang potensial dari Persija adalah Dony Tri Pamungkas.

Sebagai seorang gelandang tengah, ia memiliki kemampuan teknik serta visi bermain yang sangat bagus untuk ukuran pemain yang berusia 16 tahun di Indonesia. Selain itu, ia juga mempunyai kecepatan serta akselerasi yang baik.

Dengan usianya yang masih sangat muda, pemain ini tentunya masih memiliki karir yang panjang serta kemampuan bakat dan skill yang ia miliki juga masih sangat terbuka lebar untuk bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

  • Ernando Ari

Date of Birth: 27/2/2002 (19 years old)

Club: Persebaya Surabaya

Positions : Goalkeeper

Estimated Value : €7K – €75K

Potential Ability  : 60-90

Player Report : Salah satu penjaga gawang muda potensial dari Indonesia. Kemampuan refleks serta Handling yang dimiliki oleh pemain ini bisa dikatakan cukup baik. Selain itu Ernando juga lumayan kuat dalam duel-duel udara. Sebagai seorang kiper, Ernando mempunyai kecepatan yang baik tentunya.

  • Rizky Ridho

Date of Birth: 21/11/2001 (19 years old)

Club: Persebaya Surabaya

Positions : Defender (Centre)

Estimated Value : €65K – €200K

Potential Ability  : 60-90

Player Report : Bermain sebagai seorang bek tengah, Rizky Ridho memiliki kemampuan bertahan yang cukup baik tentunya terutama dari segi atribut Marking dan Tackling. Kemampuan Headingnya juga lumayan baik.

Selain itu, atribut kemampuan dalam penempatan posisi serta kecepatan yang ia miliki sebagai seorang bek tengah juga cukup bagus. Dengan usianya yang masih muda, maka pemain ini masih bisa berkembang dengan lebih baik lagi kedepannya.

  • Wahyu Agung

Date of Birth: 29/4/2004 (17 years old)

Club: Persisi Solo

Positions : Striker (Centre)

Estimated Value : €0 – €85K

Potential Ability  : 60-90

Player Report : Pemain ini merupakan striker lokal yang memiliki kecapatan serta akselerasi yang sangat bagus. Selain itu ia juga memiliki kemampuan mengolah bola serta pergerakan tanpa bola yang baik sebagai seorang penyerang.

Mengingat usianya masih sangat muda yakni 17 tahun, maka Wahyu Agung tentunya masih sangat bisa untuk berkembang menjadi jauh lebih baik lagi.

  • Ronaldo Kwateh

Date of Birth: 19/10/2004 (16 years old)

Club: Madura United

Positions : Attacking Midfielder (Right)

Estimated Value : €65K – €190K

Potential Ability  : 60-90

Player Report : Pemain ini memiliki darah Liberia dari sang ayah yakni Roberto Kwateh, namun tentunya Ronaldo Kwateh juga memiliki darah Indonesia karena ia lahir di Yogyakarta.

Ronaldo Kwateh ini posisi utamanya adalah sebagai seorang gelandang serang kanan namun ia juga bisa ditempatkan sebagai seorang penyerang.

Skill kemampuan teknik serta Dribbling yang ia punya sangatlah baik untuk kategori pemain yang masih berusia 16 tahun. Kecepatan dan akselerasinya juga lumayan bagus. Dan pemain ini juga memiliki atribut Flair serta determinasi yang cukup baik.

Masih sangat muda dan kemampuannya juga masih sangat bisa untuk dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

Berikut pembahasan saya kali ini mengenai 15 pemain Wonderkid yang berasal dari Indonesia di FM 2022. Semoga dengan adanya artikel ini, kalian tidak perlu kesulitan dalam mencari-cari siapa pemain Wonderkid yang berasal dari Indonesia.

Melihat atribut kemampuan pemain muda Indonesia yang terlihat biasa saja maka hal ini disebabkan atas dasar fasilitas latihan yang dimiliki oleh klub Indonesia sangatlah buruk sehingga pemain diorbitkan juga kurang maksimal.

Namun daftar dari 15 pemain ini tentunya bisa dikatakan berbeda karena selain dari atribut yang mereka miliki, kelima belas pemain ini juga memiliki Potential Ability cukup tinggi sehingga atribut pemain ini bisa berkembang menjadi jauh lebih baik lagi.

Sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat bagi FM Lovers.

Terima Kasih Penulis : @bolagawai 


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//