Beranda

Dari FMLovers: Melihat Role Terbaik di Football Manager Sesuai Posisi di Line Up by @fathoerhelmi

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Fathurrahman Helmi

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Role atau tipikal permainan dalam sebuah taktik sangat diperlukan dimana pemain akan melakukan tugas sesuai dengan role yang diberikan. Pemain yang mendapatkan role sesuai dengan atribut dan gaya mainnya akan membuat dia menjadi maksimal. Bahkan jika tepat kita bukan saja punya pemain yang bagus akan tetapi bisa menjadikan potensi pemain semakin berkembang ke level selanjutnya.

Selain akan membuat pemain jadi bermain baik juga ketika dia bagus akan membuat tim semakin kuat serta jika memang kita memperlukan uang bujet mulai dari transfer ataupun untuk menyeimbangkan nerasa pengeluaran gaji mereka akan menjadi pemain yang menghasilkan secara materi.

Berikut role pemain yang saya gunakan sesuai dengan pemain yang bermain di savean saya, Manchester united di musim kedua saya.

Inside Forward

Mengapa sosok seperti Mo Salah, Sadio Mane, Riyad Mahrez hingga Vini Junior menjadi pemain dengan rating tinggi dan permainan apik. Menurut saya mereka dimainkan menjadi posisi inside forward. Inside forward adalah role dimana kita akan punya penyerang tambahan disisi flank. Jadi selain punya striker murni di tengah baik digunakan dengan plot sebagai advance forward maupun false nine maka kita punya penyerang sayap yang bisa membantu mendulang gol.

Ini sebenarnya mirip inverted winger. Bedanya inside forward ditekankan pada aspek mencetak gol. Mereka akan menjadi alternative dari penyerang tengah. Dengan begini penyerangan tidak hanya terfokus kepada sisi tengah di kotak penalty. Tapi, inside forward bisa masuk cut inside dari byline.

Lagi

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Review Tactic ZaZ Blue, Taktik Paling Terkenal di FM22

Tinggalkan komentar

ZaZ Blue adalah taktik yang cukup terkenal digunakan untuk Career Mode. Tidak hanya Career Mode, beberapa peserta IDFM League pun pernah menggunakan nya, taktik ini sangat unik, dengan shape 4-1-3-2 tetapi 3 midfield didepannya menggunakan posisi AML, AMC, dan AMR. Menjadikan taktik ini dengan gaya taktik “Gung Ho”, dimana gaya bermain Gung Ho tersebut adalah gaya bermain yang mengutamakan penyerangan secara massif. Bahkan Gung Ho sendiri menurut Artupoke memiliki intensitas serangan melebihi taktik Total Football.

Bagaimana tidak, kita lihat struktur dari formasi tersebut. Dengan posisi-posisi yang cukup aneh, secara teori sebenarnya kombinasi-kombinasi nya dapat bekerja dengan baik. Dimulai dari role SK-Su, role Sweeper Keeper-Support ini akan menjangkau area yang cukup luas, dimana kedua Ball Playing Defender akan bergerak melebar untuk mengisi kekosongan dari kedua bek sayap yang menjadi Inverted Wing Back-Attack. Kedua IWB-Attack akan mengisi kekosongan jarak dari posisi DMC ke posisi AMC, dari gambar diatas, jarak posisi DMC ke posisi AMC terlihat sangat jauh. Di posisi DMC menggunakan role Roaming Playmaker, Roaming Playmaker akan sangat bebas bergeraak karena dia tidak punya midfielder pendamping. Memang ketika fase menyerang, RPM akan berdekatan dengan kedua IWB, tetapi transisi tersebut akan memakan waktu yang cukup lama, sehingga RPM memiliki kreativitas tinggi untuk inisiasi build-up. AML AMR menggunakan role Winger-Support untuk menjaga kelebaran formasi, karena pemain-pemain lain berfokus pada overload dari tengah, maka kedua W-Su ini akan menarik bek sayap lawan untuk melebar. Shadow Striker-Attack akan mencari salah satu celah dari half-space lawan, bergerak lebih bebas dan tidak akan menahan posisi. Kedua Advanced Forward akan memaksa Center Back lawan untuk memaksa Man-Marking dan menguras stamina.

Untuk instruksi in possession, ZaZ Blue ini menggunakan attacking width fairly wide, ini cukup masuk akal karena 8 pemain akan bermain overload di area tengah. Approach play menggunakan play out of defense, dimana nanti Keeper dan kedua Center Back akan bermain bola-bola pendek. Crossing type menggunakan low crosses, karena kedua role Advanced Forward biasanya mengutamakan kecepatan dibanding fisik. Work ball into box efektif karena permainan berbasis overload dari tengah. Passing directness menggunakan slightly shorter dengan extremely high tempo, menggunakan sistem one touch pass seperti taktik-taktik download an lain yang biasa menjadi META (Most Effective Tactic Available), karena extremely high tempo sangat cocok untuk Match Engine Football Manager dengan kombinasi pemain-pemain yang tepat.

            Untuk bagian in-transition, ketika kehilangan possession, maka taktik ini akan melakukan counter-press, dimana sesuai dengan filosofi nya Gung Ho dari taktik ZaZ Blue ini. Ketika possession menang, taktik ini akan langsung menginstruksikan untuk melakukan counter, memaksa lawan untuk adu kecepatan lari dan ketahanan stamina. Kiper tidak ada instruksi spesifik untuk distribusi ke posisi tertentu, tetapi kiper di prioritaskan untuk distribusi bola dengan menggelindingkan bola tersebut (Roll it out).

            Ketika sedang kehilangan possession, line of engagement pemain depan akan sangat tinggi, sehingga pemain-pemain depan menempel sedekat mungkin ke pemain bertahan lawan. Namun, garis pertahanan taktik ini hanyalah standar saja, menjadikan jarak antara lini depan dan lini tengah menjadi sangat jauh, ini adalah salah satu kelemahan taktik ZaZ Blue, karena dari jarak yang terlampau jauh, sehingga lawan bisa menguasai posisi kosong tersebut. ZaZ Blue memiliki instruksi use offside trap, dimana ini bisa menutup kelemahan dari kekosongan lini tengah tersebut, penyerang lawan akan sulit mengatur timing sprint agar bisa lolos dari jebakan offside. Trigger press much more often disertai dengan instruksi prevent short GK distribution, kedua instruksi ini adalah paket lengkap filosofi gegenpress.

Demikian ulasan dari analisa taktik ZaZ Blue – Taktik Paling Terkenal di FM22 ini, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Menangkan draft melawan gegenpressing – Team Instructions Play out of Defense

Tinggalkan komentar

Ketika ingin membuat taktik baru untuk peretandingan IDFM League, Managers mungkin memiliki ide untuk membangun permainan dari belakang (Play out of defense) daripada long kicks dari kiper, yang dapat dengan mudah menyebabkan turnover dalam posession, menghambat peluang Managers untuk menguasai bola dalam jangka lama Menggunakan instruksi tim Play out of Defense sepertinya merupakan solusi yang efektif, yang dalam banyak kasus, namun mengetahui bagaimana menerapkannya dalam taktik sehingga Managers bisa mendapatkan hasil liga yang terbaik tidaklah mudah. Manajer sepakbola menggambarkan Play out of Defense sebagai instruksi tim yang mendorong pemain bertahan untuk mengoper dari belakang daripada mengoper bola jauh. Sebelum meminta pemain bertahanuntuk mengoper dari belakang, pertama-tama Managers harus melihat atribut dan sifat pemain mereka.

Kita ambil contoh bagaimana Bonucci adalah contoh pemain yang bisa menjalankan Intruksi Play out of defense ini, Sedangkan Mereka yang memiliki atribut buruk dalam passing, first touch, vision, dan technique kemungkinan besar akan menyebabkan intruksi ini malah lebih banyak ruginya daripada untungnya saat menerapkan Play out of defense. tim Managers akan langsung gagal pada tanda-tanda awal pressing dari lawan, pressing yang mengarah ke tim Managers berakibat bek tengah atau fullbacks kehilangan possesion dengan mudah, membuat pekerjaan kiper Managers semakin sulit.

Play out of defense akan sangat cocok jika Managers menggunakan budget draft nya untuk pick pemain-pemain yang cukup mahal dan handal dalam menangani umpan-umpan pendek dibelakang, jika pemain yang di pick adalah bek murni yang tidak memiliki atribut mumpuni untuk menangani intruksi ini, sebaiknya tidak perlu dinyalakan

Ada juga masalah traitt pemain. Bek dengan trait seperti “brings ball out of defense” dan “tries to play out of trouble” akan lebih cocok dengan intruksi plays out of defense. Namun, meskipun para pemain memiliki trait tertentu, seberapa sukses mereka akan menjalankan intruksi tersebut akan bergantung pada atribut pemain mereka. Trait yang dimiliki pemain mungkin akan menjadi negatif jika pemain yang bersangkutan memiliki atribut yang buruk yang akan membuatnya berkali-kali mencoba sesuatu yang tidak dapat dilakukannya secara efektif, sehingga menempatkan tim Managers pada kerugian besar. Keberhasilan intruksi tim Play out of Defence juga akan bergantung pada peran pemain yang Managers pilih untuk back four atau back three.

Peran seperti No Nonsense Centre Back dan No Nonsense full back tidak akan bekerja dengan baik dengan Play out of Defense karena mereka cukup kaku dan pemain dalam peran ini lebih suka menendang bola ke bagian lapangan jauh dari bahaya secara langsung.

Di sisi  lainnya, role BPD biasanya mencoba umpan-umpan jarak jauh ke pemain depan, jadi tergantung pada taktik Anda, peran ini mungkin bertentangan dengan instruksi Play out of Defence.  Keseimbangan yang tepat adalah memilih peran bek tengah dengan role CD untuk posisi pertahanan tengah Anda dan kemudian memiliki fullback, wing-back, inverted wingback atau complete wing back di samping.  role CD memberi Anda fleksibilitas untuk mengubah player instructions sesuai dengan bagaimana Managers ingin dia berperilaku ketika menguasai bola.

Akhirnya, setelah Managers memilah bentuk lini belakang, memiliki kiper dalam role G-D penting untuk mencegahnya mencoba umpan longball, yang bertentangan dengan tujuan instruksi tim Play out of Defense.

Demikian bahasan intruksi Play out of defense ini,, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Kenali Atribut-Atribut Penting Untuk Kiper Andalanmu

Tinggalkan komentar

Halo Managers! Bagaimana kompetisi IDFM League nya? Apakah sedang dalam winning streak? Atau malah berada di zona degradasi? Atau para Managers sedang kesulitan bermain career mode? Mungkin permasalahan Managers ada di kiper yang Kalian pilih. Posisi kiper sendiri memiliki atribut-atribut teknikal yang beda dari posisi outfielder (posis diluar kiper). Artupoke x IDFM League akan menjelaskan sebelas atribut teknis yang dimiliki oleh seorang Kiper, Yuk kita mulai saja pembahasannya.

Aerial Ability

Ini membuat kita tahu seberapa tinggi yang bisa dicapai oleh tangan kiper kita saat dia melompat. Ini sama dengan atribut Jumping nya seorang kiper. Yang berarti bahwa atribut Jumping sebenarnya relevan untuk seorang kiper setiap kali dia mencoba mencapai bola yang sedang ada di udara dengan kepalanya atau tangannya.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Aerial Ability:

  • Command of Area: untuk meningkatkan kemungkinan dia akan datang untuk mendapatkan aerial ball.
  • Handling: memegang bola dengan baik jika dia memutuskan untuk mencoba menangkapnya.
  • Punching Tendency: membantu untuk mengetahui kemungkinan apakah dia akan mencoba meninju bola.
  • Anticipation: Bisa memprediksi pergerakan teman tim dan lawan tim disekitar saat kondisi aerial ball masuk ke kotak penalti.
  • Bravery: keberanian dalam segi mental untuk terlibat dalam duel aerial ball.
  • Concentration: untuk membantu mengantisipasi aerial ball dengan benar dalam membuat keputusan yang baik sepanjang waktu.
  • Composure: agar tetap cukup tenang untuk mendapatkan bola dengan sukses, mengantisipasi dengan baik untuk membuat keputusan yang baik.
  • Decisions: untuk memutuskan apakah akan terlibar duel aerial ball atau tidak, dan juga apakah akan mencoba menangkap atau mungkin meninjunya
  • Positioning: untuk mengambil penempatan awal duel aerial ball yang solid.
  • Agility: untuk memungkinkan kiper mengubah posisi tubuh dengan cepat saat dibutuhkan.
  • Balance: untuk tetap stabil berdiri setiap kali dia bergerak di area penalti.
  • Strength: untuk meningkatkan kemungkinan berhasil dalam pertarungan fisik di duel aerial ball melawan penyerang lawan.

Command of Area

Seberapa sering seorang penjaga gawang akan mencoba untuk mendapatkan umpan silang tinggi di dalam area kotak, namun tidak ada hubungan dengan seberapa efektif dia akan melakukan hal ini, efektifitas dipengaruhi oleh Aerial Ability tadi.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Command of Area:

  • Aerial Ability: untuk berhasil meraih aerial ball sebelum penyerang lawan.
  • Handling: memegang bola dengan baik jika dia memutuskan untuk mencoba menangkapnya.
  • Punching Tendency: membantu untuk mengetahui kemungkinan apakah dia akan mencoba meninju bola.
  • Anticipation: Bisa memprediksi pergerakan teman tim dan lawan tim disekitar saat kondisi aerial ball masuk ke kotak penalti.
  • Bravery: keberanian dalam segi mental untuk terlibat dalam duel aerial ball.
  • Concentration: untuk membantu mengantisipasi aerial ball dengan benar dalam membuat keputusan yang baik sepanjang waktu.
  • Composure: agar tetap cukup tenang untuk mendapatkan bola dengan sukses, mengantisipasi dengan baik untuk membuat keputusan yang baik.
  • Decisions: untuk memutuskan apakah akan terlibar duel aerial ball atau tidak, dan juga apakah akan mencoba menangkap atau mungkin meninjunya
  • Positioning: untuk mengambil penempatan awal duel aerial ball yang solid.
  • Agility: untuk memungkinkan kiper mengubah posisi tubuh dengan cepat saat dibutuhkan.
  • Balance: untuk tetap stabil berdiri setiap kali dia bergerak di area penalti.
  • Strength: untuk meningkatkan kemungkinan berhasil dalam pertarungan fisik di duel aerial ball melawan penyerang lawan.

Communication

Seberapa baik seorang kiper berkomunikasi dengan barisan pertahanan, dan dia mengatur pertahanan dengan baik, oleh karena itu Communication membantu keharmonisan pertahanan.

Eccentricity

Informasi tentang seberapa sering penjaga gawang akan melakukan aktivitas yang tidak terduga dan bahkan berisiko, seperti menggiring bola menjauh dari daerahnya, bergegas keluar untuk menantang penyerang lawan, dan sebagainya.

Handling

Seberapa efektif penjaga gawang dapat menahan bola setelah menangkapnya, alih-alih menjatuhkannya dan memungkinkan lawan untuk mencetak kemungkinan rebound. Ini bisa menjadi sangat penting selama cuaca hujan.

Kicking

Jarak seorang Kiper mampu menendang bola sejauh mana, tetapi tidak ada hubungannya dengan akurasi tendangannya.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Kicking:

  • Vision: untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan yang berbeda untuk dituju saat menendang bola.
  • Decisions: untuk memutuskan apakah dia harus menendang bola keluar dan juga ke mana harus membidik sebelum menendang bola.
  • Passing dan Technique: menentukan ketepatan tendangan tetapi termasuk hidden attributes untuk penjaga gawang.

One on Ones

Seberapa baik penjaga gawang akan mampu menghentikan penyerang lawan dalam skenario 1 lawan 1.

Atribut yang memiliki hubungan dengan One on Ones:

  • Reflexes: untuk membuat reaksi dan intuisi yang baik untuk menyelamatkan bola ketika lawan menembak ke gawang.
  • Rushing Out: untuk berhasil menutup ruang gerak lawan.
  • Anticipation: membaca gerakan serta tindakan dari lawan.
  • Bravery: kemauan mental untuk menghentikan bola serta melemparkan diri ke kaki lawan jika diperlukan.
  • Decisions: memutuskan waktu terbaik untuk keluar bertemu lawan dan cara untuk mencoba menghentikannya.
  • Acceleration: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.
  • Agility: untuk dengan mudah berpindah posisi saat dibutuhkan
  • Balance: untuk tetap stabil saat bergerak di area penalti.
  • Pace: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.

Reflexes

untuk membuat reaksi dan intuisi yang baik untuk menyelamatkan bola ketika lawan menembak ke gawang.

Rushing Out

Seberapa baik penjaga gawang akan pergi dari area nya dalam upaya untuk mempertahankan second ball dan umpan terobosan.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Rushing Out:

  • Reflexes: untuk membuat reaksi dan intuisi yang baik untuk menyelamatkan bola ketika lawan menembak ke gawang.
  • One on Ones: Seberapa baik penjaga gawang akan mampu menghentikan penyerang lawan dalam skenario 1 lawan 1
  • Anticipation: membaca gerakan serta tindakan dari lawan.
  • Bravery: kemauan mental untuk menghentikan bola serta melemparkan diri ke kaki lawan jika diperlukan.
  • Decisions: memutuskan waktu terbaik untuk keluar bertemu lawan dan cara untuk mencoba menghentikannya.
  • Acceleration: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.
  • Agility: untuk dengan mudah berpindah posisi saat dibutuhkan
  • Balance: untuk tetap stabil saat bergerak di area penalti.
  • Pace: menutup ruang gerak lawan dengan cepat.

Punching (Tendency)

Seberapa sering penjaga gawang akan memutuskan untuk meninju bola tinggi daripada mencoba menangkapnya.

Throwing

Informasi tentang seberapa akurat kiper bisa melempar bola cepat ke rekan satu timnya.

Atribut yang memiliki hubungan dengan Throwing:

  • Decisions: untuk memutuskan ke mana dia akan melempar bola.

Strength: seberapa jauh dia bisa melempar bola

Demikian bahasan kali ini, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Tips : Membuat Skuad di Football Manager 2019 Tetap Bahagia

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : DASH.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !


Adanya fitur Squad Dynamics dalam football manager 2019 ini menjadikan anda wajib membahagiakan team. Karena dapat mempengaruhi performa team secara keseluruhan.

Namun sayangnya, menjaga agar semua skuad tetap bahagia tidak semudah kedengarannya. Ada banyak kendala yang sering terjadi. Jadi di kesempatan kali ini, kami akan menerangkan beberapa tips dalam mengatur team agar skor kebahagiaan mereka tetap berada di angka yang baik. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Awal Fokus adalah Membuat Leader Team Merasa Bahagia

Anda harus mempriotaskan kebutuhan pemimpin dalam team anda. Karena merekalah yang memegang kunci menjadikan bawahannya turut bahagia.

Untuk mencari mana leader team, anda bisa menavigasi ke layar hierarki. Para leader team akan ditampilkan dalam bentuk piramida.

Orang-orang dalam hierarki ini adalah prioritas utama. Karena mereka adalah pemain kunci, yang dihormati oleh team lainnya, dan yang mampu mempengaruhi pemain lainnya.

Kekecewaan mereka pada team dapat menimbulkan perasaan yang sama pada pemain lainnya. Tampak seperti kehidupan di dunia nyata ya… Untuk itu, ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan, di antaranya:

  • Memainkan para pemain ini secara teratur
  • Melayani keinginan dan kebutuhan mereka
  • Tetap melatih mereka agar status skill mereka dapat meningkat

Namun hal tersebut tidak cukup untuk menyenangkan semuanya. Ada beberapa hal lagi yang perlu anda perhatikan.

Selalu Tepati Janji

Lagi

Tips : Kapan saat yang tepat untuk menjual pemainmu ?

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : DASH.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !


Seringkali FMLovers keliru dalam melakukan jual beli pemain dalam permainan football manager. Akibatnya, penyesalan terjadi karena performa team menurun jauh. Atau lebih sakitnya lagi, pemain tersebut justru bersinar di team barunya.

Nah, oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui kapan sebaiknya melakukan penjualan pemain. Dan kapan sebaiknya menahan pemain agar tetap bermain bersama kita. Dengan demikian, mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan seperti:

  • Menjual pemain terlalu murah
  • Telat menerima pinangan harga tertinggi yang bisa diperoleh pemain tersebut
  • Kehilangan pemain yang berkontribusi utama dengan team

Nah, untuk mencegah hal-hal tersebut, membaca artikel berikut ini semoga dapat membantu. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat.

Lagi

Tips : Bagaimana agar penjualan pemain bisa menguntungkan ?

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : DASH.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !


Memang cara jual pemain di FM 2019 sangatlah mudah. Namun tentunya anda ingin melakukan transaksi dengan keuntungan maksimal. Oleh sebab itu, anda tentu mengharapkan adanya penjualan dengan harga tinggi.

Namun seringkali terjadi di mana pemain yang ingin kita jual mengalami nasib seperti ditawar dengan harga sangat murah, atau bahkan tidak ada yang melirik pemain tersebut sama sekali. Jika sudah demikian, tentu akan menjadi masalah, apalagi jika kondisi keuangan team sedang tidak baik. Oleh sebab itu, beberapa tips berikut pastinya akan berguna. Mengapa? Karena dengan panduan ini, anda dapat memaksimalkan strategi keuangan secara maksimal. Yuk dibaca :

Rekrut Pemain Muda

Alih-alih merekrut pemain beken, merekrut pemain muda adalah hal paling menguntungkan dalam permainan football manager 2019 ini. Karena potensi pemain muda sangatlah besar. Dan dalam 1-2 tahun saja, nilai pemain tersebut dapat melonjak 2 sampai 10 kali lipat.

Namun tentunya, untuk memaksimalkan potensi harga jual pemain muda tersebut, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, di antaranya:

  1. Pastikan pemain tersebut sering dimainkan
    Untuk itu, sebaiknya berikan kesempatan dan rotasikan setiap pemain sehingga dapat bermain dengan porsi yang cukup.
  2. Ubah strategi team untuk memaksimalkan potensi pemain
    Terkadang strategi team ternyata tidak cocok pada beberapa pemain. Akibatnya, performa pemain akan turun. Anda dapat menghindari hal ini dengan mencari format strategi yang tepat untuk team. Khususnya jika anda ingin mengorbitkan seorang striker tunggal.
  3. Jangan fokus kepada satu pemain
    Karena ingin mendapatkan uang dalam jumlah besar, beberapa player football manager berfokus untuk memoles 1-2 pemain saja. Akibatnya, pemain lainnya mengalami penurunan skill dan nilai jual. Oleh sebab itu, anda harus tetap memastikan setiap pemain mendapatkan porsi pengawasan yang tepat.

Dengan merekrut dan memoles pemain muda dengan sebaik-baiknya, hanya tinggal menunggu waktu saja pemain tersebut dapat diorbitkan dan dijual kembali dengan harga tinggi untuk mendapatkan pemain baru dengan skill lebih tinggi.

Tips : Cara Memaksimalkan Potensi Para Wonderkids

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : DASH.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !


Para pemain muda dengan status wonderkid adalah pilihan terbaik dalam memulai permainan football manager versi manapun. Tak terkecuali di versi 2019 ini.

Namun untuk football manager 2019 ini, ada beberapa tips dan trik yang bisa kamu gunakan untuk memaksimalkan potensi mereka. Tidak hanya pemain berstatus wonderkid, namun juga para pemain muda lainnya yang kerap disepelekan.

Adapun beberapa tips dan trik tersebut adalah:

Lagi

Tips : Tipe Pemain yang Sebaiknya Tidak Dibeli dalam Football Manager

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : DASH.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !


Mungkin kita sering mendapatkan informasi tipe pemain seperti apa yang wajib dibeli. Namun rasanya belum ada yang membahas cara memilah pemain-pemain mana saja yang sebaiknya tidak anda masukkan dalam squad. Adapun beberapa tipe pemain yang sebaiknya tidak masuk dalam squad antara lain adalah :

Pemain yang Memberikan Beban Finansial
Walaupun pemain tersebut memiliki status skill yang sangat baik, namun jika gaji yang perlu dibayarkan cukup tinggi, pada akhirnya akan menjadi beban team.

Oleh sebab itu, pilihlah pemain yang pada dasarnya menyesuaikan dengan kondisi keuangan team. Tidak perlu langsung memilih satu pemain beken dan dengan skill mencolok, namun menyebabkan klub harus empot-empotan membayar gaji pemain. Apalagi jika klub masih bermain di divisi dengan uang kemenangan yang tergolong rendah.

Tips : Cara Menemukan Wonderkids

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : DASH.
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !


Wonderkid adalah istilah untuk pemain-pemain muda dengan potensi di atas rata-rata. Dan diproyeksikan akan menjadi pemain bintang beberapa tahun ke depan.

Alasan Utama Harus Membeli Wonderkid

Dalam permainan football manager, pembelian wonderkid ini adalah hal yang sangat penting. Mengapa? Karena merekalah amunisi awal untuk mendapatkan team terbaik nantinya.

Wonderkid dalam football manager akan digunakan sebagai:

Lagi

Older Entries