Beranda

Mengenal Affiliasi di Football Manager, Cara Mendapatkannya dan Manfaatnya

Tinggalkan komentar

Pada tahun 2004, Manchester United merekrut Dong Fangzhou. Namun, karena adanya work permit akhirnya membuat Setan Merah–julukan Manchester United–meminjamkannya ke klub asal Belgia, Royal Antwerp. Belakangan, karena gim Football Manager penulis jadi tahu bahwa ada hubungan Affiliasi antara Manchester United dengan Royal Antwerp.

Selain Manchester United, klub Liga Primer Inggris lainnya yang memanfaatkan klub affiliasi adalah Chelsea di mana mereka bekerja sama dengan PSV dan Vitesse, dua klub asal Belanda yang sering menjadi tempat menampung pemain pinjaman dari klub asal Kota London tersebut.

Di gim Football Manager yang notabane merupakan gim simulasi manajerial sebagai pelatih juga terdapat fitur affiliasi antar klub. Ada banyak model kerja sama yang melibatkan hubungan dua klub, berikut penjelasannya.

Send Player out of Loan

Kerja sama yang paling umum–seperti contoh di atas–adalah kerja sama kedua klub adalah pinjaman pemain. Misalnya Manchester United biasanya akan meminjamkan pemain ke Royal Antwerp dengan tetap membayar gaji si pemain yang dipinjamkan sehingga kedua klub memiliki manfaat. Bagi MU, pemain yang dipinjamkan diharapkan bisa mendapatkan jam terbang sehingga bisa meningkatkan kemampuannya–faktor lainnya misalnya bisa mendapatkan izin kerja. Sementara bagi Antwerp bisa mendapatkan pemain yang bagus untuk dipinjam secara gratis, bahkan tidak perlu membayar gajinya.

Scouting Networks Knowledge

Manchester City, lewat City Football Group melakukan kerja sama dengan banyak klub–dan berada di bawah manajemen yang sama–seperti New York City FC di Amerika Serikat, Melbourne FC di Australia, Yokohama F. Marinos di Jepang, Montevideo City Torque di Uruguay, Girona Futbol Club di Spanyol, Sichuan Jiuniu FC di Tiongkok, Mumbai City FC di India, Lommel SK di Belgia, ESTAC di Prancis, Palermo FC di Italia, Bahia SAF di Brasil dan Klub mitra, Klub Bolivar.

Lewat kerja sama tersebut Manchester City memiliki jaringan pemandu bakat di seluruh dunia. Sehingga bisa mendapatkan pemain bagus lebih besar ketimbang tim lainnya karena bantuan scout dari klub berasal. Semisal, City ingin membeli pemain asal Amerika Serikat, mereka bisa bekerja sama dengan pemandu bakat New York City untuk memantau pemain bagus di kompetisi MLS.

First Option on Talented Youngsters

Kerja sama ini adalah melibatkan antara dua klub yakni Senior Affiliated dengan Affiliated Club akan menjadi klub pilihan utama ketika sebuah klub Affiliated menjual pemainnya atau ketika ada tim yang ingin membeli pemain dari klub Affiliated, maka Senior Affiliated akan dinotif atau dijadikan pilihan utama apabila sama-sama menawar pemain.

Boost Our Internatiional Profile

Ini mirip kerja sama yang dilakukan oleh Manchester City, lewat City Football Group di atas di mana menjadikan tim seperti New York City FC sebagai klub untuk mengembangkan bisnis di sana sehingga popularitas dan penjualan marchandise bisa meningkat .

Recruit Foreign Youngsters

Lagi-lagi sama dengan apa yang dilakukan oleh Manchester City. Dengan bekerja sama dengan tim dalam proyek City Football Group, tim asal Manchester City itu bisa mencomot pemain berbakat dari tim affiliasinya.

CARA MENDAPATKAN AFFILIASI

Adapun cara mendapatkan Affiliasi adalah dengan meminta kepada board. Nantinya ada berbagai pilihan ketika ingin melakukan kerja sama kepada tim lain

Semoga tutorial tentang Affiliasi klub ini dapat membantu kamu untuk memainkan gim Football Manager. Untuk penjelasan lebih detail bisa tonton video di bawah ini

Vince Skin FM23, Skin Terbaik untuk Menemani Bermain FM Kamu

Tinggalkan komentar

Vince Skin FM23

Setelah sukses dengan Vince Skin di Football Manager 2022, Vince_957 yang merupakan kreator skin di gim Football Manager ini merilis versi Vince Skin Football Manager 2023 dengan banyak perubahan yang membuat Artupoke.com menganugerahi menjadi skin terbaik di edisi Football Manager 2023. Adapun alasannya sebagai berikut:

Tampilan club info yang dirombak secara radikal dengan menampilkan starting line up, board confidence, facility, transfer, rangking, dan honour. Selain itu tampilan stadion serta kits menambah estetika yang berbeda dari sebelumnya

Dalam menu general terdapat informasi yang mirip dengan tampilan situs website klub yang menjadi salah satu tampilan yang benar-benar liar biasa. Ada tampilan jadwal tim. gambar stadion–dengan catatan mendownload stadion pack–dan keterangan sejarah tim, foto tokoh penting di klub sampai ada tampilan media sosial tim.

Tampilan menarik lainnya adalah tampilan dari profil pemain di mana di menu overview sudah dirangkum menjadi satu sehingga tidak perlu membuka profil contract, transfer, development, report, discuss, comparison hingga history.

Dan yang istimewa dalam overview pemain adalah dimunculkannya condition dan sharpness yang kembali ke persen.

Untuk merekrut pemain dalam menu scout tercantum data yang lengkap seperti ability dan potential, transfer value, harga minimum dan maksimum serta masa kontrak.

Selain itu terdapat tombil simulasi match baik sebelum pertandingan maupun saat pertandingan berjalan. Ini sangat bagus apabila di tengah pertandingan Anda buru-buru untuk mengerjakan sesuatu sehingga pertandingan bisa selesai.

Untuk mendownloadnya bisa didownload di bawah ini

DOWNLOAD

Berikut review videonya

Mengenal Homegrown dan Dilema Liverpool di Musim 2023/2024

Tinggalkan komentar

Premier League musim 2023/2024 akan segera dimulai, semua tim berbenah di masa bursa transfer guna menambah amunisi mengarungi liga. Salah satu kontestan Premier League, Liverpool pun menjadi tim yang paling serius dengan bergerak cepat mendatangkan pemain guna membenani skuadnya dibandingkan musim lalu. Itu bisa dilihat dengan datangnya dua pemain baru dengan reputasi luar biasa.

Adapun kedua pemain tersebut adalah  Alexis MacAllister dari Brighton dan Dominik Szoboszlai dari RB Leipzig. Liverpool harus merogoh kocek sebesar 105 juta euro dengan rincian Mac Allister didatangkan ke Anfield dengan menghabiskan dana sebesar 35 juta dan Szoboszlai dihargai sebesar 70 juta Euro. Ini jelas bahwa The Reds memiliki ambisi meraih trophy setelah musim kemarin gagal memenangkan satu pun trofi juara.

Meski demikian, nampaknya Livepool belum juga puas. Tim yang bermarkas di Anfield itu nyatanya masih ingin merekut punggawa baru. Tak tanggung-tanggung mereka masih ingin mendatangkan bek Wolfsburg, Micky van de Ven dan Kenny Tete dari Fulham.

Meski demikian, nampaknya Liverpool akan kesulitan untuk bisa menambah pemain baru. Bukan karena tidak ada dana transfer, tapi lantaran terikat dengan aturan Homegrown. Lantas ap aitu peraturan homegrown, berikut penjelasannya:

Di Premier League harus memiliki pemain dengan dua kategori unik yakni berstatus Trained At Club dan Trained at Nation. Adapun trained at club adalah pemain yang minimal bermain bersama klub asal dimulai dari usia 15 sampai 21 atau tiga tahun beruntun di usia tersebut. Untuk kategori ini sebuah tim wajib memiliki pemain dengan syarat minimal sebanyak empat pemain.

Sementara Trained at nation adalah pemain yang minimal bermain di Inggris dimulai dari usia 15 sampai 21 atau tiga tahun beruntun di usia tersebut. Dalam aturan ini, syarat minimal adalah delapan pemain. Nah, pemain yang berstatus trained at club otomatis dia pasti berstatus trained at nations juga.

Liverpool sendiri saat ini hanya memiliki tujuh pemain dengan status homegrown yakni Joe Gomez, Curtis Jones, Adam Lewis, Caoimhin Kelleher dan Trent Alexander-Arnold berstatus trained at club dan Nathan Phillips serta Henderson beserta lima pemain sebelumnya bisa dianggap sebagai pemain trained at nations.

Sayangnya, dari 25 pemain yang boleh didaftarkan harus ada delapan pemain homegrown—dengan kategori yang wajib dipenuhi jatah trained at club sebanyak empat dan trained at nations sebanyak delapan. Dengan persyaratan di atas berarti Liverpool kurang satu pemain. Dengan demikian mereka hanya boleh mendaftarkan 24 pemain.

Harvey Elloit sendiri memang homegrown, namun statusnya masih U-21 sehingga tidak perlu diregistrasi. Ditambahkan pun hanya menggenapi menjadi 25 pemain saja. Dan masalah bisa menjadi semakin pelik bila Henderson pergi—disinyalir dirinya menerima pinangan klub asal Arab Saudi.

Itu berarti mereka harus mengorbankan satu pemain yang tersedia untuk dikorbankan atau dijual terlebih dulu di bursa musim panas ini. Kemungkinan, The Reds bakal melakukan pejualan sejumlah pemain yang tak maksimal atau sering cedera, seperti Thiago Alcantara, Konstantinos Tsimikas, dan Joel Matip.

Semoga penjelasan tentang homegrown, semoga menambah pengetahuan kita.

Video penjelasannya

Wayne Rooney Ngaku Cari Pemain untuk DC United Gunakan Gim Football Manager

Tinggalkan komentar

Wayne Rooney pelatih DC United

Mantan pesepak bola dunia, Wayne Rooney yang saat ini melatih kesebelasan DC United mengaku bahwa dirinya menggunakan gim simulasi sepakbola, Football Manager untuk merekrut pemain ke klub yang bermain di MLS tersebut.

Dilansir dari Sportbible (16/07/2023), Rooney mengaku bahwa gim Football Manager menjadi senjata andalannya dalam merekrut pemain.Bahkan Pria yang saat aktif bermain dikenal sebagai penyerang di kesebelasan Manchester United itu secara terbuka bahwa pelatih kenamaan dunia seperti Jose Mourinho juga menggunakannya.

“Sebagian besar pasar (rekrut pemain) adalah di (benua) Amerika Selatan dan kami (DC United) telah membuat kesepakatan dengan Football Manager di mana kami memberi mereka beberapa iklan dan mereka memberi kami akses ke scout — 11 atau 12 di antaranya — mereka gunakan di berbagai tempat di seluruh dunia untuk membantu mereka ciptakan permainan. “Jose Mourinho telah melakukan hal serupa di masa lalu,” ungkapnya.

Sejak didatangkan untuk menggantikan peran Hernan Losada, Rooney berhasil mengangkat citra DC United di MLS dengan menempati peringkat ke-9 di klasemen sementara di wilayah timur. Dengan anggaran dana yang terbatas—bila dibandingkan tim MLS lainnya—tak disangka ia mampu membawa timnya di papan tengah—yang lebih baik dibandingkan di musim lalu di mana tim asa Washington itu ada di dasar klasemen.

Salah satu rekrutan terbaik Rooney bersama DC United adalah bek asal Swedia keturunan Iraq, Mohanad Jeahze, yang  sebelumnya bermain bersama Hammarby FC. Pemain ini pernah masuk dalam list wonderkids di gim Football Manager di beberapa edisi sebelumnya.

Selain itu, magnet Rooney juga terbukti mampu merekrut pemain bintang seperti Christian Benteke dan Mateusz Klich dari klub asalnya, Crystal Palace dan Leeds United yang merupakan pemain asal Premier League.

Rooney yang kini berusia 37 tahun juga menjelaskan soal aturan discovery list’ di MLS yang dapat menguntungkan klubnya untuk meraih pundi-pundi uang.

“Anda tidak tahu tentang pemain ‘Discovery list’? Oke, contoh misalnya Erling Haaland. Kita bisa menempatkan Haaland di ‘Discoverly list’ kita dan itu berarti jika dia pernah datang ke MLS tetapi katakanlah ingin bermain untuk salah satu tim LA dan bukan kami, tim LA harus membayar Man City – dan kami. Karena kami telah “menemukan” dia! Ini gila,” Kata Rooney.

”Tapi jika Anda pintar, Anda bisa menghasilkan uang. Tahun lalu ketika Jesse Lingard menandatangani kontrak tahun dengan [Nottingham] Forest kami menempatkannya di Discovery List kami karena Anda mengira ada kemungkinan bahwa setelah satu tahun di Forest dia ingin datang ke AS dan itu berarti kami dapat mengontraknya atau mendapatkan uang untuknya,” sambungnya.

Cara Registrasi Pemain di Football Manager 2023

Tinggalkan komentar

Salah satu dari sekian banyak kompleksitas dalam bermain gim Football Manager adalah bagaimana cara meregistrasi pemain secara tepat. Hal ini menjadi penting dengan bagaimana skuat tim yang akan bertanding selama semusim penuh. Salah registrasi pastinya akan membuat semuanya kacau; pemain yang dibeli tidak dapat diregistrasi, pemain yang tidak terpakai malah tetap dipertahankan.

Sebelumnya harus dipahami dulu tentang konteks dari aturan registrasi pemain. Di Eropa, misalnya di Lima Besar Liga di Eropa meliputi Inggris, Spanyol, Italia, Jerman dan Belanda biasanya memiliki aturan yang sama persis tentang registrasi pemain sebagai syarat utama, yakni bahwa mereka wajib memiliki minimal empat pemain yang berstatus Trained At Club dan delapan pemain berstatus Trained At Nations yang keduanya masuk dalam apa yang disebut sebagai Homegrown.

Dalam artikel ini yang akan menjadi studi kasus adalah Serie A Liga Italia di mana negara Italia menerapkan setidaknya empat aturan penting, yakni pertama memiliki empat pemain wajib berstatus trained at club dan kedua memiliki delapan pemain trained at nations. Lalu yang ketiga adalah pemain berstatus Non Uni Eropa (Negara Amerika Latin, Amerika Utara, Asia, Oceania, Afrika, Inggris dll) dan yang terakhir keempat adalah pemain di bawah usia 22 tahun tidak wajib di registrasi. Adapun total banyaknya pemain yang didaftarkan adalah 25 pemain, namun jumlah itu adalah jumlah yang memenuhi empat kaidah di atas.

Di sini akan saya contohkan dengan skuad Victor San Marino yang saya latih di musim 2047/2048 di mana di skuat utama terdiri dari 26 pemain.

Skuad Victor San Marino di musim 2047/2048.

Dari sana untuk memilih register pemain adalah memiliki menu overview–>lalu pilih Registration nantinya akan muncul tampilan seperti berikut:

Tampilan registrasi pemain Victor San marino.

Di dalam registrer player di atas terlihat bahwa pemain di bawah usia 22 tahun tidak harus diregistrasi sehingga terdapat enam pemain tidak harus didaftarkan dan slotnya bisa diisi oleh pemain yang direkrut apabila usianya di atas 23 tahun (jatah pemain muda bisa diambil oleh mereka).

Kemudian pilih menu Squad Registration di mana terdapat pop up general info lalu ubah ke full player status nantinya di situ akan terlihat siapa pemain dengan kriteria trained at club yang ditandai dengan warna biru muda, trained at nations dengan warna biru tua dan pemain non eu yakni berwarna abu-abu.

Full status player di Victor San Marino

Jadi dari total 25 pemain yang diregistrasi, Victor San Marino hanya registrasi 20 saja, sehingga masih boleh merekrut pemain di usia 22 ke atas sebanyak 5 pemain, dengan syarat boleh merekrut satu pemain non eu, sisanya adalah pemain Eropa atau memiliki darah Eropa, misalnya merekrut pemain berkebangsaan Kamerun tapi memiliki darah Prancis.

Lalu pertanyaanya lainya misalnya apakah pemain yang direkrut boleh di berstatus di bukan asli Italia? Jawabannya boleh karena syarat 4 pemain trained at club dan 8 pemain trained at nations sudah terpenuhi bila menilik dari keterangan di atas. Bahkan tim Victor San Marino melebihi target minimum di mana terdapat 9 pemain asli didikan klub atau trained at nations dan 14 pemain berstatus trained at nations.

Semoga penjelasan di atas dapat dimengerti. Untuk tambahan bisa ditonton video berikut untuk lebih jelasnya

Video penjelasan soal Registrasi pemain di channel Manajer Virtual

Kapan Waktu yang Tepat Membeli Gim Football Manager?

Tinggalkan komentar

Sumber: sigames.com

Bagi penggemar setia gim simulasi sepak bola terbaik, Football Manager (FM) di setiap tahunnya pasti menunggu rilisan terbaru gim besutan Sport Interactive ini. Gim yang berada di bawah Sega Publisher ini biasanya rilis pada bulan Oktober setiap tahunnya itu.

Namun, demikian apabila rilis harga yang tersedia cukup mahal bagi sebagian gamers di Indonesia. Dalam tiga edisi terakhir (FM 2021, 2022, dan 2023) harga gim adalah Rp499,999. Hal ini cukup menguras kantong bagi sebagian besar gamers. Maka banyak juga yang bermain gim ini biasanya membeli hanya di tahun ganjil atau tahun genap. Misalnya seseorang membeli FM edisi 2019, 2021, 2023 alias di tahun ganjil saja dengan melewatkan edisi 2020 dan 2022.

Sebenarnya, ada cara agar mendapatkan gim FM secara murah. Cara pertama yang paling umum adalah membeli di saat pre order. Biasanya, bisa lebih murah 30 ribu sampe 50 ribu. Bahkan di FM edisi sebelumnya pada versi PC biasanya sudah termasuk versi FM Touch yang biasanya dijual terpisah. Sehingga beli satu dapat dua.

Cara kedua adalah dengan membeli pada saat diskon. Steam selaku platform yang menyediakan ribuan gim PC original, termasuk FM kerap memberikan diskon. Paling tidak Steam memberikan diskon yang gila-gilaan biasanya pada tiga event, yakni Summer Sale, Autumn Sale dan Winter Sale.

Dilansir dari steamdb.info FM selalu dapat diskon 50% dalam empat edisi FM terakhir, bahkan FM 19 diberikan diskon sampai 66%. Tepatnya pada 29 Juli 2019. Di luar itu diskon yang sama dilakukan pada 21 Juli 2019 atau sebulan sebelumnya

Harga jual FM2019 Rp142,800

Untuk FM edisi 2020 FM didiskon sebesar 66% Rp152,999 pada tanggal 10 Agustus 2020. Pada bulan Juni, tepatnya 23 Juni 2020 juga didiskon seharga Rp224,999 atau 50%.

Harga jual FM2020 Rp152,999

Untuk edisi FM2021, harga termurah jatuh pada 12 Agustus 2021 dengan harga Rp199,999 atau diskon sebesar 60%. FM2021 juga pernah diberikan setengah harga pada bulan Juni.

Harga jual FM2021 Rp199,999

Pada edisi FM2022 juga tidak ketinggalan memberikan diskon. Pada 23 Agustus 2022 FM hanya dijual seharga Rp219,999 atau dipotong sampai 60%. Di bulan Juni sampai Juli didiskon setengah harga.

Harga jual FM2022 Rp219,999

Terakhir, pada edisi FM2023 harga juga dipotong, namun baru setengah harga atau 50% alias Rp309,999 pada 22 Juni 2023

harga jual FM2023 Rp309,000

Dengan demikian, bila kita simpulkan bahwa bulan terbaik untuk membeli FM adalah pada bulan Juni atau Agustus.

Ini Cara Mendapatkan Anak di Gim Football Manager

Tinggalkan komentar

Gim Football Manager sudah tak dapat disangkal bahwa gim besutan Sport Interactive ini merupakan permainan simulasi sepak bola terbaik saat ini. di luar berbagai fitur yang tersedia seperti taktik, pola latihan, sampai sengitnya perburuan di bursa transfer itu terdapat satu fitur yang sangat menarik sekaligus menjadi fitur yang paling langka yakni mendapatkan anak di Football Manager.

Seperti halnya di dunia nyata, banyak pesepak bola yang anaknya menjadi pesepak bola juga. Contohnya adalah mantan pesepakbola asal Belanda, Danny Blind yang memiliki anak Daley Blind. Menariknya, ketika Danny Blind melatih Timnas Belanda, anaknya pun juga dipanggil untuk memperkuat negaranya itu.

Di gim Football Manager memiliki anak itu bisa terjadi, walau Miles Jacobson yang merupakan studio director dari Sports Interactive, tim yang berada di balik seri game Football Manager mengklaim bahwa kemungkinan punya anak adalah 1 banding 10000.

Walau demikian, ada kisi-kisi yang bisa digunakan apabila ingin memiliki anak. Bahkan persentasinya menjadi lebih besar. berikut adalah langkah-langkahnya

Mulai Minimal dari Usia 34 Tahun

Ketika memulai karir harus mengawali usia di angka 34 tahun. Sehingga kalau Kamu bermain gim Football Manager 2023, berarti minimal kamu lahir di tahun 1988. Saran, kalo lebih tua lagi kemungkinan besar juga lebih besar peluangnya.

Setia Bersama Satu Klub Selama 10 Tahun

Ini cocok bagi Kamu yang betah bermain lama-lama di sebuah klub. Untuk mendapatkan seorang anak, Kamu hanya butuh bertahan di satu klub yang sama minimal 10 tahun. Itu berarti apabila kamu memulai dari tahun 2022 maka anak Kamu baru akan masuk dalam list Youth Intake minimal di tahun 2032.

Status atau Reputasi Kamu di Klub

Adapun maksud status Kamu di Klub juga menjadi poin penting di mana apabila Kamu dicintai oleh penggemar klub atau bahkan pemilik klub itu sendiri–yang mana bisa dilihat dari status apakah menjadi Favorite Personal, Icon atau bahkan Legenda–menjadikan Kamu membuat dinasti di klub yang kamu latih yang memperbesar peluang adanya anak yang muncul dalam Youth Intake.

Load-Save Berulang-ulang

Ini cara terbilang extreme namun memiliki kemungkinan efektivitas yang lebih besar. Caranya sederhana dan tradisional; load save satu hari menjelang Youth Intake muncul. Contoh misalnya di Liga Italia biasanya Youth Intake akan muncul di bulan Maret, anggaplah tanggal 13 Maret, maka siap-siap di save di tanggal 11 atau 12 lalu lanjutkan game. Ketika gak muncul ulangi langkah yang sama sampai akhirnya muncul.

Penting Diperhatikan

Mungkin pada akhirnya anak yang Kamu dambakan akan muncul, namun stat atau kemampuannya bukanlah pemain superstar. Itu harus kamu hadapi. Artinya, apakah akan kamu pertahankan atau lepas. Atau misalnya bahwa anak Kamu adalah pemain bintang yang bisa melahirkan kebahagiaan.

Berikut ini adalah contoh bagaimana kegembiraan sebagai Ayah Virtual ketika anaknya berprestasi menjadi wonderkids.

Punya anak dan masuk list wonderkids

Dari FMLovers: Melihat Role Terbaik di Football Manager Sesuai Posisi di Line Up by @fathoerhelmi

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Fathurrahman Helmi

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Role atau tipikal permainan dalam sebuah taktik sangat diperlukan dimana pemain akan melakukan tugas sesuai dengan role yang diberikan. Pemain yang mendapatkan role sesuai dengan atribut dan gaya mainnya akan membuat dia menjadi maksimal. Bahkan jika tepat kita bukan saja punya pemain yang bagus akan tetapi bisa menjadikan potensi pemain semakin berkembang ke level selanjutnya.

Selain akan membuat pemain jadi bermain baik juga ketika dia bagus akan membuat tim semakin kuat serta jika memang kita memperlukan uang bujet mulai dari transfer ataupun untuk menyeimbangkan nerasa pengeluaran gaji mereka akan menjadi pemain yang menghasilkan secara materi.

Berikut role pemain yang saya gunakan sesuai dengan pemain yang bermain di savean saya, Manchester united di musim kedua saya.

Inside Forward

Mengapa sosok seperti Mo Salah, Sadio Mane, Riyad Mahrez hingga Vini Junior menjadi pemain dengan rating tinggi dan permainan apik. Menurut saya mereka dimainkan menjadi posisi inside forward. Inside forward adalah role dimana kita akan punya penyerang tambahan disisi flank. Jadi selain punya striker murni di tengah baik digunakan dengan plot sebagai advance forward maupun false nine maka kita punya penyerang sayap yang bisa membantu mendulang gol.

Ini sebenarnya mirip inverted winger. Bedanya inside forward ditekankan pada aspek mencetak gol. Mereka akan menjadi alternative dari penyerang tengah. Dengan begini penyerangan tidak hanya terfokus kepada sisi tengah di kotak penalty. Tapi, inside forward bisa masuk cut inside dari byline.

Lainnya

Dari FMLovers: Tips Pilih Klub Indonesia (part 1) by @thekikukboy

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : @thekikukboy

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Liga 1 dan Liga 2 2021/2022 telah berakhir. Bali United keluar sebagai juara dan mengukir sejarah sebagai tim Indonesia pertama yang berhasil mengangkat trofi divisi teratas secara back to back. Bali United baru saja berdiri pada tahun 2015 setelah Pieter Tanuri mengakuisisi lisensi Persisam Samarinda. Meski berumur kurang dari 10 tahun, Bali United telah menjelma menjadi salah satu raksasa baru di kancah sepak bola nasional.

Bali United merayakan gelar juara Liga 1 2021/2022,
Source: Twitter Bali United

Serdadu Tridatu, julukan Bali United, rutin bersaing di papan atas. Di luar lapangan klub kebanggaan Semeton Dewata itu juga memiliki pencapaian yang membanggakan. Bali United adalah tim ASEAN pertama yang melantai di bursa efek. Bali United juga baru saja selesai membangun kompleks latihan mewah untuk menunjang kegiatan operasional klub. Serdadu Tridatu sejauh ini juga menjadi salah satu tim Indonesia yang tidak pernah diterpa isu kesulitan keuangan.

Di kutub berseberangan, Persipura Jayapura, Persela Lamongan, dan Persiraja Banda Aceh harus menerima kenyataan bahwa mereka gagal bertahan di divisi teratas. Padahal Persipura Jayapura adalah tim tersukses dalam sejarah sepak bola nasional. Mutiara Hitam, julukan Persipura, telah merengkuh 5 gelar juara divisi teratas liga Indonesia.

Fenomena yang terjadi musim ini memang sering terjadi di persepak bolaan Indonesia. Setiap tim memiliki peluang yang sama untuk dapat menjadi juara atau terdegradasi ke Liga 2. Sedikit saja tersandung, tim pesaing dapat segera menyalip. Kejutan dapat hadir tiap pekannya.

Bagi pemain Football Manager asal Indonesia terutama yang memang mengikuti perkembangan sepak bola nasional, melatih tim Liga 1 (atau Liga 2) dapat menjadi alternatif tantangan yang menarik. Kompetisi yang begitu ketat, bursa transfer yang sangat berbeda dari liga-liga besar Eropa, nama-nama yang begitu familiar, sampai pasar pemain yang tidak begitu luas (karena kecil kemungkinan sebuah tim Indonesia dapat berbelanja dengan mudah di liga-liga besar Eropa, Amerika, atau bahkan Asia) merupakan daya tarik tersendiri.

Tentunya bagi sebagian orang, memilih tim Indonesia dapat dilakukan sambil menutup mata karena kebanyakan dari mereka telah memiliki tim favoritnya masing-masing. Alasan ketidakpuasan terhadap kinerja tim favorit di dunia nyata sudah cukup bagi mereka untuk dapat membalikan keadaan di universe FM. Namun bagi sebagian yang lain, terutama mereka yang tidak mengikuti sepak bola nasional, sulit untuk dapat menentukan tim mana yang cocok untuk ditangani.

Oleh karena itu, penulis tertarik untuk memberikan sedikit referensi bagi Anda dalam memilih tim Liga 1 (atau Liga 2) mana yang dapat menjadi tantangan yang menarik. Berikut 7 kategori klub Indonesia paling menarik menurut penulis.

1. Klub “Siluman” (RANS Cilegon FC, Dewa United, AHHA PS Pati)

Source: Twitter RANS Cilegon FC, Dewa United, dan AHHA PS Pati

Sepak bola Indonesia terkenal dengan mudahnya kepemilikan sebuah klub berpindah tangan. Memang di liga luar negeri pun perpindahan kepemilikan bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan. Namun kebanyakan, perpindahan kepemilikan klub luar negeri terjadi melalui jual-beli kepemilikan saham klub yang bersangkutan. Rata-rata klub sepak bola yang memiliki pemilik baru tidak akan berpindah homebase, merubah logo, ataupun mengganti nama klub. Ketiga unsur di atas adalah identitas penting dari sebuah klub olahraga.

Berbeda halnya dengan industri sepak bola Indonesia. Pergantian kepemilikan klub dapat terjadi dengan intensitas yang cukup sering. Pergantian kepemilikan klub juga berarti terancamnya identitas klub yang lama. Sebab di Indonesia, pergantian kepemilikan klub identik dengan jual-beli lisensi bukan saham.

Fenomena ini sudah dimulai sejak lama. Sebut saja Pemda Sumatera Selatan yang membeli lisensi Persijatim Jakarta Timur pada 2004 dan merubah nama klub menjadi Sriwijaya FC serta memindahkan homebasenya ke Palembang atau Pieter Tanuri yang mengakuisisi lisensi Persisam Samarinda pada 2015 dan merubah nama klub menjadi Bali United serta memindahkan homebasenya ke Bali. Sejak saat itu, baik Sriwijaya FC maupun Bali United seringkali disebut sebagai Klub Siluman.

Klub siluman pada dasarnya adalah sebuah tim instan yang muncul ke permukaan secara tiba-tiba setelah mengakuisi lisensi klub lain. Yang paling terbaru pada awal musim kompetisi 2021/2022 adalah munculnya beberapa klub siluman anyar macam RANS Cilegon FC, Dewa United, dan AHHA PS Pati.

RANS Cilegon FC dimiliki oleh Raffi Ahmad di bawah naungan RANS Entertainment. Raffi mengakuisisi Cilegon United pada 31 Maret 2021 dan langsung merubah nama klub menjadi RANS Cilegon FC yang lalu disahkan dalam kongres PSSI pada 29 Mei 2021.

Dewa United dimiliki oleh Tommy Hermawan Lo, Rendra Soedjono dan Kevin Hardiman. Mereka mengakuisisi Martapura FC pada 22 Februari 2021 dan menganti nama klub menjadi Dewa United sekaligus memindahkan homebase-nyake Tangerang.

Sedangkan AHHA PS Pati dimiliki oleh duo Atta Halilintar dan Putra Siregar. Keduanya mengakuisisi PSG Pati pada 2021. Menariknya Atta dan Putra memutuskan untuk tidak memindahkan domisili klub mereka dengan alasan PSG Pati sebelumnya telah memiliki fasilitas yang mumpuni di Pati.

Nah mengapa klub siluman menarik untuk ditangani di FM 2022? Melatih klub siluman artinya membangun sebuah klub dari titik 0. Apalagi pada update terbaru, para pemain dan staff pelatif tim Liga 2 kebanyakan sudah diboyong klub Liga 1 sebab di dunia nyata kompetisi Liga 2 sudah berakhir.

Mari ambil contoh RANS Cilegon FC. Pada dunia nyata pelatih kepala mereka selama menjalani kompetisi adalah Rahmad Darmawan, namun ketika kompetisi selesai coach RD memutuskan untuk kembali ke Liga 1 bersama Barito Putera. Hal tersebut menyebabkan RANS Cilegon FC kehilangan pelatih utamanya sehingga jabatan tersebut menjadi lowong di FM 2022.

Selain itu melatih klub siluman juga berarti membuat sejarah sejak awal klub tersebut berdiri. Bagi Anda yang menjadikan mengukir sejarah sebagai patokan keberhasilan, melatih klub siluman sangat menarik sebab standar yang ada begitu rendah. Beda halnya dengan melatih klub tradisional macam Persija, Persib, Persebaya, atau Persipura. Disamping itu Anda juga dapat membuat kejutan layaknya Bhayangkara FC yang menjadi juara divisi teratas hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun setelah berdiri.

2. Klub Raksasa yang Tertidur (Persipura, PSM)

Source: Twitter Persipura Jayapura dan PSM Makassar

Persipura Jayapura dan PSM Makassar pada dasarnya adalah da klub tradisional dengan segudang prestasi yang membanggakan. Namun entah kenapa kedua tim kini layaknya raksasa yang tengah tertidur. Pada musim ini, baik PSM ataupun Persipura terlihat kesulitan untuk dapat bersaing di level teratas. Tidak seperti musim-musim sebelumnya, kedua klub berada di papan bawah sepanjang musim alih-alih bersaing memperebutkan gelar juara.

Dalam 5 musim terakhir, PSM dan Persipura hampir selalu mampu bersaing di papan atas. PSM Makassar menempati peringkat 3 pada musim 2017 serta sukses menjadi runner-up pada musim 2018. Sedangkan Persipura menempati peringkat 3 pada musim 2019 dan peringkat 4 pada musim 2020/2021.

Mengangkat prestasi kedua tim dan membalikan keadaan dari dunia nyata rasanya dapat menjadi tantangan yang menarik. PSM terakhir kali mengangkat piala Liga Indonesia adalah pada musim 1999/2000. Sedangkan Persipura terakhir kali merajai Liga Indonesia adalah pada musim 2016 ketika kompetisi sedang bertajuk ISC.

Mengembalikan kejayaan tim asal wilayah timur Indonesia tersebut merupakan sebuah tantangan ideal bagi mereka yang suka membangkitkan para raksasa yang tengah tertidur. Apalagi Persipura musim ini skuadnya cenderung berusia muda dan belum punya nama di percaturan sepak bola nasional. Nama-nama seperti Theo Numberi, Braif Fatari, Imanuel Rumbiak, Ricky Cawor, Patrick Womsiwor, dan Joshua Isir merupakan aset berharga bagi Tim Mutiara Hitam. Belum lagi nama-nama muda yang mulai terdengar namanya macam Ramai Rumakiek, Gunansar Mandowen, dan Todd Ferre.

Sedangkan skuad PSM musim ini dihuni pemain-pemain senior yang sepertinya sudah mulai habis. Nama-nama seperti Zulkifli Syukur, Hasim Kipuw, Abdul Rahman, Ferdinan Sinaga, dan Rasyid Bakri masih menjadi andalam Tim Juku Eja untuk mengarungi musim.

Ferdinand Sinaga, Penyerang Senior Andalan PSM
Source: Twitter PSM Makassar

Merombak skuad PSM sepertinya merupakan tugas yang cukup menarik. Jika memilih PSM, penulis menyarankan untuk membangun tim di sekitar Wiljan Pluim dengan support dari Muhammad Arfan, Yakob Sayuri, Hilman Syah, dan Julyano Pratama yang memiliki kemampuan cukup bagus dan layak untuk dipertahankan terutama untuk proyek jangka panjang.

3. Klub Kutub Baru (Bali United & Bhayangkara FC)

Source: Twitter Bali United dan Bhayangkara FC

Dalam beberapa tahun terakhir, lahir tim-tim anyar yang menjelma menjadi kekuatan baru di kancah sepak bola nasional. Bali United dan Bhayangkara FC jadi 2 tim muda terdepan yang mampu menantang para tim tradisional. Kedua tim anyar tersebut seperti membentuk suatu kutub persaingan baru. Keduanya sudah pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Indonesia, suatu hal yang bahkan beberapa tim tradisional saja belum pernah merasakannya.

Tentu saja kemunculan ketiga tim tersebut memberikan warna baru. Meski banyak mendapatkan cibiran dari para penggemar klub lain, kedua tim tersebut terus memperbaiki diri agar bisa terus bersaing di papan atas. Bali United baru saja merampungkan pembangunan kompleks latihannya, selain tentunya mencatat rekor sebagai tim Indonesia pertama yang berhasil merengkuh gelar juara Liga Indonesia secara beruntun. Bali United juga terus meningkatkan kualitas skuadnya sembari memperbaiki program youth developmentnya sehingga nantinya akan menghasilkan bakat-bakat muda yang dapat menjadi tulang punggung tim di masa depan.

Menariknya di FM22, fasilitas klub Bali United masih sebatas adequate. Bahkan training facilitiesnya masih dinilai below average. Hal ini mungkin terjadi karena update mengenai kompleks latihan Bali United yang baru belum diperbarui di FM22. Perbaikan fasilitas bisa menjadi salah satu objective bagi Anda.

Namun objective terbesar menjadi manager Bali United adalah bagaimana Anda dapat mempertahankan status sebagai salah satu penantang gelar di setiap musimnya. Objective lain yang dapat menjadi tantangan tersendiri ketika Anda memutuskan untuk menangani Bali United adalah meregenerasi skuad sebab sebagian besar pemain kunci Serdadu Tridatu sudah memasuki usia senja. Meskipun bertabur bintang dan memiliki manajemen yang suportif, menjadi manager Bali United bukanlah perkara mudah dan dapat menjadi suatu tantangan yang sungguh menarik.

Bhayangkara FC pun tidak mau kalah. Bhayangkara FC memiliki tim scouting yang sangat bagus. Seringkali mereka mampu menemukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Faktor tersebut yang melanggengkan kekuatan Bhayangkara FC di papan atas dalam beberapa musim terakhir walaupun sering ditinggal para pemain kuncinya. Skuad Bhayangkara FC di musim 2021/2022 merupakan skuad yang mewah dengan deretan bintang macam Evan Dimas, Hansamu Yama, Muhammad Hargianto, Andik Vermansyah, Awan Setho, sampai Eze N’Douassel dan Melvin Platje. Bhayangkara FC praktis mungkin merupakan salah satu klub Indonesia termudah untuk ditangani di FM22 jika melihat skuad, manajemen, dan fasilitasnya. Sepertinya tantangan terbesar Bhayangkara FC adalah bagaimana cara merebut gelar dari Bali United dan meraih kesuksesan di kancah Asia.

Jika Anda memilih untuk menangani Bali United atau Bhayangkara FC, hal tersulit yang harus Anda lakukan sepertinya adalah menyingkirkan Paul Munster atau Stefano Cuggura dari kursi kepelatihan.

Paul Munster dan Stefano Cuggura
Source: Twitter Bali United dan Bhayangkara FC

Kategori lain akan dibahas di part selanjutnya ya, terima kasih banyak!!!!!!


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Artupoke @IDFMLeague 2022 – Review Tactic ZaZ Blue, Taktik Paling Terkenal di FM22

Tinggalkan komentar

ZaZ Blue adalah taktik yang cukup terkenal digunakan untuk Career Mode. Tidak hanya Career Mode, beberapa peserta IDFM League pun pernah menggunakan nya, taktik ini sangat unik, dengan shape 4-1-3-2 tetapi 3 midfield didepannya menggunakan posisi AML, AMC, dan AMR. Menjadikan taktik ini dengan gaya taktik “Gung Ho”, dimana gaya bermain Gung Ho tersebut adalah gaya bermain yang mengutamakan penyerangan secara massif. Bahkan Gung Ho sendiri menurut Artupoke memiliki intensitas serangan melebihi taktik Total Football.

Bagaimana tidak, kita lihat struktur dari formasi tersebut. Dengan posisi-posisi yang cukup aneh, secara teori sebenarnya kombinasi-kombinasi nya dapat bekerja dengan baik. Dimulai dari role SK-Su, role Sweeper Keeper-Support ini akan menjangkau area yang cukup luas, dimana kedua Ball Playing Defender akan bergerak melebar untuk mengisi kekosongan dari kedua bek sayap yang menjadi Inverted Wing Back-Attack. Kedua IWB-Attack akan mengisi kekosongan jarak dari posisi DMC ke posisi AMC, dari gambar diatas, jarak posisi DMC ke posisi AMC terlihat sangat jauh. Di posisi DMC menggunakan role Roaming Playmaker, Roaming Playmaker akan sangat bebas bergeraak karena dia tidak punya midfielder pendamping. Memang ketika fase menyerang, RPM akan berdekatan dengan kedua IWB, tetapi transisi tersebut akan memakan waktu yang cukup lama, sehingga RPM memiliki kreativitas tinggi untuk inisiasi build-up. AML AMR menggunakan role Winger-Support untuk menjaga kelebaran formasi, karena pemain-pemain lain berfokus pada overload dari tengah, maka kedua W-Su ini akan menarik bek sayap lawan untuk melebar. Shadow Striker-Attack akan mencari salah satu celah dari half-space lawan, bergerak lebih bebas dan tidak akan menahan posisi. Kedua Advanced Forward akan memaksa Center Back lawan untuk memaksa Man-Marking dan menguras stamina.

Untuk instruksi in possession, ZaZ Blue ini menggunakan attacking width fairly wide, ini cukup masuk akal karena 8 pemain akan bermain overload di area tengah. Approach play menggunakan play out of defense, dimana nanti Keeper dan kedua Center Back akan bermain bola-bola pendek. Crossing type menggunakan low crosses, karena kedua role Advanced Forward biasanya mengutamakan kecepatan dibanding fisik. Work ball into box efektif karena permainan berbasis overload dari tengah. Passing directness menggunakan slightly shorter dengan extremely high tempo, menggunakan sistem one touch pass seperti taktik-taktik download an lain yang biasa menjadi META (Most Effective Tactic Available), karena extremely high tempo sangat cocok untuk Match Engine Football Manager dengan kombinasi pemain-pemain yang tepat.

            Untuk bagian in-transition, ketika kehilangan possession, maka taktik ini akan melakukan counter-press, dimana sesuai dengan filosofi nya Gung Ho dari taktik ZaZ Blue ini. Ketika possession menang, taktik ini akan langsung menginstruksikan untuk melakukan counter, memaksa lawan untuk adu kecepatan lari dan ketahanan stamina. Kiper tidak ada instruksi spesifik untuk distribusi ke posisi tertentu, tetapi kiper di prioritaskan untuk distribusi bola dengan menggelindingkan bola tersebut (Roll it out).

            Ketika sedang kehilangan possession, line of engagement pemain depan akan sangat tinggi, sehingga pemain-pemain depan menempel sedekat mungkin ke pemain bertahan lawan. Namun, garis pertahanan taktik ini hanyalah standar saja, menjadikan jarak antara lini depan dan lini tengah menjadi sangat jauh, ini adalah salah satu kelemahan taktik ZaZ Blue, karena dari jarak yang terlampau jauh, sehingga lawan bisa menguasai posisi kosong tersebut. ZaZ Blue memiliki instruksi use offside trap, dimana ini bisa menutup kelemahan dari kekosongan lini tengah tersebut, penyerang lawan akan sulit mengatur timing sprint agar bisa lolos dari jebakan offside. Trigger press much more often disertai dengan instruksi prevent short GK distribution, kedua instruksi ini adalah paket lengkap filosofi gegenpress.

Demikian ulasan dari analisa taktik ZaZ Blue – Taktik Paling Terkenal di FM22 ini, jangan lupa untuk dengarkan podcast episode terbaru dari Artupoke: Football Manager Punya cerita disini!

========[link]=========

Older Entries Newer Entries