Beranda

Dari FMLovers : Meningkatkan Budget Transfer / Transfer Budget Booster by Audikul

2 Komentar

Ditulis oleh : Audikul

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Hai semua, apa kabar? Semoga sehat selalu.

Pada kesempatan ini saya ingin sharing lagi mengenai Gim kesayangan kita semua, tak lain dan tak bukan, yaitu Football Manager. Di artikel sebelumnya, saya sudah membahas secara lengkap bagaimana kita sebagai manager dapat memaksimalkan potensi pemain muda atau wonderkid yang kita miliki. Mungkin belum bisa dipahami sepenuhnya, pelan tapi pasti hal itu akan terjadi.

Sekarang ini saya ingin membagikan Tips and Tricks untuk dapat meningkatkan nilai budget transfer pemain sehingga kalian para manager bisa mempunyai cukup banyak dana untuk keperluan-keperluan kalian manager sehingga tujuan kalian atau target kalian dapat segera tercapai, bisa jadi auto sultan kalau gitu, hehe, mungkin agak tricky tetapi masih bermartabat dibandingkan dengan save load game, hahaha. Tapi percayalah suatu saat budget besar kalian nantinya juga tidak akan terpakai.

Dibawah ini contoh Budget transfer saya yang sudah saya simpan, malah tidak ada kegiatan transfer yang signifikan.

Sebenarnya hal ini yang mungkin kalian semua pernah lakukan, namun kalian tidak menyadarinya. Sebenarnya sudah ada fitur unlockable di Football manager mengenai budget transfer booster, yaitu sugar daddy dan budget transfer. Tetapi kalian harus mempunyai sebuah achievement tertentu yang harus kalian lakukan, semacam challenge feature. Ya pastinya butuh jam terbang untuk melakukannya.

Untuk yang masih pemula atau baru mencoba bermain gim ini boleh mencoba menerapkan tips yang saya bagikan ini. Cocok untuk kalian yang sedang mencoba melatih klub-klub divisi bawah maupun liga antah berantah yang pastinya punya dana yang sangat terbatas. Dan yang paling utama adalah tips yang saya bagikan ini murni hasil dari pengalaman saya bermain gim favorit sejak SMA, jikalau ada persamaan kata, pembahasan, mohon maaf sebelumnya. Dan, hal ini adalah murni hanya ditujukan untuk sharing ke sesama football manager lovers, jika ada perbedaan pendapat atau tambahan, monggo bisa didiskusikan.

Oke yang pertama tips untuk dapat meningkatkan budget transfer kalian:

1. Ternak Wonderkid

Yaaaaah wonderkid lagi, heheehe 🤣. Yaa mau gimana ya, saya termasuk ke dalam wonderkid lovers jadi apapun selalu berkaitan dengan bocah ajaib ini. Banyak sekali manfaat yang dirasakan jika kalian mempunyai prinsip opa wenger dalam membangun sebuah klub sepak bola di dunia fantasi ini, yaitu sebagai berikut:

Lagi

Dari FMLovers : Wonderkid Murah Di bawah €1 Juta (Football Manager 2021) by RandiB

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : RandiB

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Melakukan pembelian cerdik dengan harga murah merupakan kebiasaan para gamer Football Manager (FM). Pemain-pemain yang dibeli biasanya memiliki potensial yang tinggi.

Hal ini bertujuan selain harga yang murah, sang pemain mampu berkontribusi besar dalam kiprahnya di klub.

Kebiasaan membeli pemain murah umum dilakukan. Pasalnya, kebanyakan gamer FM mengambil peran sebagai manajer di klub-klub kecil. Hal itu selaras dengan bajet transfer yang pas-pasan.

Nah, untuk kamu manajer FM 21 bertipe seperti di atas, ada baiknya membaca artikel ini. Di sini kami akan memberikan daftar wonderkid dengan potensial ability yang menjanjikan dan memiliki harga di bawah 1 juta euro.

Pemain-pemain ini cocok untuk klub kecil dengan anggaran transfer terbatas atau manajer yang suka membeli murah dan menjual mahal.

Deretan wonderkid murah di FM21 ini sangat cocok untuk semua manajer yang suka berburu talenta dengan harga ‘terjangkau’ dan mempunyai potensi besar, serta dapat ditebus murah.

Lagi

Dari FMLovers : [Essai] Sejarah, Kultur, dan Pengalaman Pribadi Menjadi Latar Belakang Manajer FM Memilih Klub by @Zaeywayn

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Beberapa hari yang lalu, akun Twitter Artupoke ramai dengan respon dari para manajer FM mengenai tweet menanyakan latar belakang yang menjadi inspirasi melatih suatu klub.

Saya membaca satu persatu respon mengenai inspirasi mereka dalam memilih klub di Football Manager, mulai dari alasan mengenai kultur sampai pengalaman pribadi. Hal ini mengispirasi saya untuk menulis esai mengenai latar belakang yang menjadi inspirasi para manajer FM memilih klub.

Setiap manusia pasti memiliki motif dibalik semua perbuatannya, termasuk dalam bermain gim Football Manager. Memilih klub tentunya harus dibarengi dengan alasan kuat kita kenapa memilih klub ini, bisa karena sejarah klub ini yang mentereng, kultur sepakbola suatu klub yang menarik, atau sesuatu yang berdasarkan pengalaman pribadi yang menjadi alasan kuat dalam memilih suatu klub, tulisan saya akan dimulai dengan motif sejarah dalam memilih klub.

Lagi

Dari FMLovers : Barrow-celona: Inspirasi, Target, dan Kisah by Naufal Husain

1 Komentar

Ditulis oleh : Audikul

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Hah, Barrow-celona? Apa itu? Barcelona kali maksudnya? Atau ini klub yang main kayak Barca? Yup, benar sekali, klub ini bermain seperti Barcelona, namun berada di kasta kelima Liga Inggris (pada saat itu), dan klub ini memiliki nama resmi Barrow AFC.

Cerita ini bermula ketika Tifo Football merilis sebuah video baru yang cukup menarik perhatian (link: https://www.youtube.com/watch?v=yjJkv2ZsiJ4). Video tersebut bercerita tentang sebuah klub di kasta kelima piramida Liga Inggris bernama Barrow AFC yang disebut-sebut bermain sepak bola seperti Barcelona. Pada saat itu, mereka tengah memimpin klasemen sementara Vanarama National League dan berpeluang besar untuk promosi ke kasta professional terendah Liga inggris, League Two.

Tak berselang lama, muncul video baru dari Tifo membahas hal yg serupa, kali ini Bersama Ian Evatt, manajer sekaligus pelatih Barrow saat itu (link: https://www.youtube.com/watch?v=G0f1g2693mU&pp=ugMICgJpZBABGAE%3D). video tersebut berisi wawancara tim Tifo dengan Ian Evatt tentantg gaya main timnya dan pengaruh apa yang membuat ia menginginkan timnya bermain seperti itu.

Kedua video tersebut memberi saya tantangan tersendiri: ketika saya bermain FM 21 nanti, ini adalah challenge saya. Sekedar informasi, pada saat itu, awal-awal pandemi, saya tengah menyusun tugas akhir saya yang memaksa saya menahan nafsu bermain FM saya. Ketika FM21 rilis pun, saya masih berurusan dengan tugas akhir saya (yang terpaksa ganti judul *malah curhat :p). pada akhirnya, saya memang membeli FM21 ketika tugas akhir belum selesai, namun sudah di tahap akhir (atau sudah revisi ya? Lupa saya wkwkw), tapi saya baru benar-benar bermain “Barrow-celona Challengen” ini ketika tugas akhir saya sudah selesai, sekitar Maret-April 2021

Dari sinilah cerita saya dimulai…

Sebuah challenge tentu tidak lengkap tanpa target tertentu, maka saya menentukan beberapa target saya:

  1. Bermain seperti Barcelona: Tentu saja ini berarti mendominasi penguasaan bola. Pressing intensitas tinggi? Kita pikirkan nanti :p
  2. Membangun “La Masia”-nya sendiri: Artinya memaksimalkan youth intake yang muncul. Tentu ini sulit karena kualitas youth coaching dan youth recruitment Barrow sangat terbatas. Bahkan, pada saat rapat, petinggi klub menyarankan saya untuk memaksimalkan bursa transfer untuk mendapatkan pemain.
  3. Meraih kesuksesan, baik nasional maupun internasional: Sepertinya cukup jelas.

Untungnya, ketika saya memulai save ini, board Barrow tidak mematok style bermain tertentu. Ini cukup meringankan beban saya mengingat Barrow berstatus tim promosi. Bagaimana saya menjalaninya? Agar tidak terlalu Panjang, saya akan merangkum perjalanan saya per musim hingga posisi saya saat ini di musim ke-6.

Sebuah challenge tentu tidak lengkap tanpa target tertentu, maka saya menentukan beberapa target saya:

  1. Bermain seperti Barcelona: Tentu saja ini berarti mendominasi penguasaan bola. Pressing intensitas tinggi? Kita pikirkan nanti :p
  2. Membangun “La Masia”-nya sendiri: Artinya memaksimalkan youth intake yang muncul. Tentu ini sulit karena kualitas youth coaching dan youth recruitment Barrow sangat terbatas. Bahkan, pada saat rapat, petinggi klub menyarankan saya untuk memaksimalkan bursa transfer untuk mendapatkan pemain.
  3. Meraih kesuksesan, baik nasional maupun internasional: Sepertinya cukup jelas.

Untungnya, ketika saya memulai save ini, board Barrow tidak mematok style bermain tertentu. Ini cukup meringankan beban saya mengingat Barrow berstatus tim promosi. Bagaimana saya menjalaninya? Agar tidak terlalu Panjang, saya akan merangkum perjalanan saya per musim hingga posisi saya saat ini di musim ke-6.

Musim pertama, sebagai tim promosi, tentu Barrow bukan merupakan candidat untuk promosi. Asal tidak degradasi, saya sudah senang. Faktanya, tidak semudah itu wkwkwk. Saya bahkan harus mengulang challenge ini karena pada percobaan pertama, saya dipecat karena tim berada di zona degradasi. Untungnya, ketika mengulang, prestasi tim membaik. Bahkan, hingga memasuki akhir musim, kami masih berada di zona 7 besar yang merupakan zona play off promosi. Namun sayang, tidak tajamnya lini serang saya tidak hanya membuang peluang emas gagal menjadi gol, namun juga membuang kesempatan tim saya masuk zona play off karena harus mengakhiri musim di posisi 9.

Di musim kedua, saya memutuskan berbenah. Tidak terlalu drastic memang karena keterbatasan budget, namun cukup untuk mendongkrak performa tim. Salah satu rekrutan tersukses saya di musim ini adalah seorang pemuda (regen) bernama Ruben Etxeberria.

Pemuda ini (saya biasa panggil Etxe) menyelesaikan problem saya berupa finishing. Di musim pertamanya, ia mencetak 16 gol dari 40 penampilan di League Two. Sebagai perbandingan, Luke James hanya mencetak 10 gol di musim sebelumnya dan sudah berstatus top skor klub.

Dampak instan dari kehadiran Etxe adalah tim kami berhasi menyelesaikan musim di posisi ke-4 yang merupakan zona play off. Saying, kami masih gagal promosi karena kalah di semifinal play off melawan Harrogate Town.

Memasuki musim ke-3, tim kami menggila, termasuk Etxe. Kamim memuncaki klasemen hingga pekan 44 liga, sebelum harus tergelincir di pekan 45 dan menyerahkan title juara kepada AFC Wimbledon di pekan terakhir. Namun itu tidak penting bagi saya, karena saya lebih mengutamakan promosi daripada juara. Bagaimana dengan Etxe? Dia mencetak 26 gol dari 31 penampilan di liga! Sekedar informasi, Etxe pindah pada hari terakhir winter transfer karena Wolves menebus release clausenya. Saat itu liga baru berjalan 32 laga dan Etxe memimpin daftar top skor liga. Hingga musim berakhir, tidak ada pemain lain yang mampu melewati torehan gol Etxe, sehingga ketika musim berakhir, Etxe berhak atas gelar top skor liga. Wow, just wow.

Kepergian Etxe seperti membuka lagi masalah saya di musim pertama, yakni finishing. Sisa 14 laga itu kami lalui dengan kepayahan hingga harus tergusur dari Pundak. Top assist kami, Matty Wolfe, ketika Etxe pergi, berhasil menorehkan 10 assist, yang cukup banyak dikonversi oleh Etxe menjadi gol. Seteleh Etxe pergi, ia hanya berhasil menambah assistnya sebanyak 1 (SATU0 biji saja. Kebodohan saya adalah ketika tawaran awal dating untuk Etxe, saya terlalu mematok harga tinggi, sehingga tim penawar mundur selangkah untuk kemudian menebus release clausenya pada hari terakhir. Padahal, jika saya cukup jeli dalam bernegosiasi, saya bisa setidaknya mengamankan jasa Etxe hingga musim berakhir dan tidak perlu terseou-seok menjalani sisa musim. Hingga musim ke-6 ini, saya masih mengalami masalah dalam hal finishing, sementara Etxe juga belum berhasil menembus tim utama Wolves.

Lanjut ke musim keempat. Kami untuk pertama kalinya bermain di League One sepanjang sejarah klub ini berdiri. Untungnya, pihak manajemen tidak mematok target yang muluk, cukup dengan bertahan di League One dan tidak terdegradasi. Kami menjalani  musim yang cukup fantastis dengan sempat bertahan di papan tengah klasemen sebelum kehabisan bensin menjelang akhir musim dan harus puas mengakhiri musim di posisi 15.

Memasuki musim kelima… aahhh, musim tersulit. Saya kesulitan dalam merombak skuad. Bukan karena saya tidak punya dana, tetapi reputasi tim saya tidak cukup menarik bagi pemain untuk bergabung. Bahkan sekedar klub pemilik berkenan melakukan negosiasi pun sulitnya minta ampun. Kami berkutat di zona degradasi selama lebih dari setengah musim. Posisi tim mulai membaik ketika saya terpaksa meninggalkan gaya bermain possesion-oriented dan beralih menggunakan taktik milik orang lain, yang cukup manjur. Puncaknya terjadi di bulan Maret dimana kami tidak terkalahkan untuk pertama kalinya sepanjang musim itu dalam 1 bulan dan berhasil menghindari degradasi. Meskipun demikian, kami harus puas mengakhiri musim di posisi 18 karena performa yang tidak konsisten di bulan berikutnya.

Saat ini kami tengah menjalani musim keenam atau musim ketiga di League One. Kami sempat bertengger di posisi puncak klasemen selama beberapa pekan sebelum penyakit inkonsistensi kambuh dan memaksa kami turun hingga posisi 8. Liga masih Panjang, bahkan belum mencapai separuhnya, namun sebuah keputusan terpaksa saya ambil: saya akan mengakhiri petualangan saya di Barrow dan tidak akan melanjutkan save ini. Kenapa?

Sepertinya agar lebih nyaman dibaca, ceritanya saya cukupkan sampai di sini. Bagian selanjutnya akan membahas alas an saya tidak melajutkan save serta rekapitulasi target dan sedikit tips bagi para pejuan LLM. Bagaimana kelanjutan cerita saya? Nantikan di part 2 yaaaaaa. Salam FM!


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Mengenal Peraturan Liga MLS, Liga Dengan Peraturan Tersulit di Football Manager by @Zaeywayn

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Saya pernah membaca suatu berita ketika Ruud Gullit mengeluarkan statement kalau liga MLS sangat berat bagi manajer asing dan peraturannya sangat sulit, hal ini pula yang menginspirasi saya untuk mencoba liga MLS di Football Manager 2018, ketika registrasi pemain untuk bertanding di MLS, saya terjerat salary cap sehingga merelakan beberapa pemain tidak dapat diregistrasi dan tidak melanjutkan liga.

Di Football Manager Mobile 2020 saya mencoba kembali rasa penasaran saya dengan MLS. Melatih klub asal Kanada Montreal Impact, uniknya peraturannya tidak serumit di Football Manager versi deskop. Karena rasa penasaran dengan liga ini saya memainkan kembali di Football Manager 2020, lagi-lagi saya terjerat salary cap dan pemain internasional. Dengan pengalaman dan kesulitan saya ini, saya ingin berbagi informasi dan juga tips bermain di liga MLS dengan mengenali peraturan dan sistem di dalam liga MLS berdasarkan tulisan-tulisan yang saya baca.

Struktur Liga MLS

  1. Eastern Conference, Western Conference, dan MLS Suppoter’s Shield
Lagi

Dari FMLovers : Memaksimalkan Potensi Wonderkid/high potential young player di Football Manager (Part 3-end) by Audikul

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Audikul

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !
Tulisan ini adalah bagian ke ketiga dari artikel INI. Untuk bagian pertama artikel nya DI SINI

Halo semua, apa kabar kalian? Semoga baik-baik saja. PPKM diperpanjang semoga membawa dampak positif bagi kita semua, terutama pejuang WFH, enjoy your time main FM sampai gila. Hahaha.

Yup, kita lanjutkan artikel memaksimalkan potensi wonderkid, sekarang sudah masuk ke Part ketiga, saya tuntaskan semua di Part ketiga ini ya.

Oke, sebelumnya saya rangkum dulu Part I dan II, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses youth development:

  1. Coach
  2. Training Facilities
  3. Metode Pelatihan
  4. Training Attributes

Sekarang kita masuk ke point ke lima adalah:

Lagi

Dari FMLovers : Memaksimalkan Potensi Wonderkid/high potential young player di Football Manager (Part 2)

1 Komentar

Ditulis oleh : Audikul

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !
Tulisan ini adalah bagian ke dua dari artikel sebelumnya DI SINI

Halo guys, glad be back to this, kondisi sekarang sangat berat karena pandemi yang membuat seluruh aktifitas kita terhambat, but i hope everything is okay and kalian be safe and healthy. Semoga pandemi ini segera berakhir ya guys.

Yak, saya mau melanjutkan apa yang menjadi hutang kemarin ya, hahaha. Baru ada lagi waktu luang untuk sharing ke kalian, motivasi kuat untuk keep sharing knowledge game yang kita sayangi ini (kurang sayang gimana lagi, kalau udah main sampe lupa waktu, hahaha)

Okay let’s get started. Di part pertama kita sudah membahas bagaimana pelatih dan training facilities amat sangat penting dalam proses youth development. Masih ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan, kita lanjutkan di part kedua ini.

Lagi

Dari FMLovers : TIPS: Cara Melakukan Personalisasi FOTO pada Press Officer dan Player Liaison Officer di gim Football Manager. By @FMGaruda

1 Komentar

Ditulis oleh : @FMGaruda / @matteomyth

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Kalau di artikel sebelumnya kita bahas bagaimana meng-edit karakternya, Pada laman ini, kita akan membahas bagaimana cara mengganti foto Press Officer dan Player Liaison Officer klub. Bagi para manager yang sebelumnya sudah melakukan personalisasi karakter Press Officer dan Player Liaison Officer, hal ini tentu menyempurnakan sensasi yang menambah semangat dalam bermain gim Football Manager.

Terdapat dua tahapan dalam melakukan personalisasi foto Press Officer dan Player Liaison Officer yaitu tahap mempersiapkan foto karakter dan tahap menetapkan no ID karakter tersebut agar foto yang kita pilih dapat muncul sesuai dengan karakter yang tepat.

Sebagaimana telah saya tampilkan di tips sebelumnya, avatar atau foto Press Officer dan Player Liaison Officer diset secara random oleh Sports Interactive. Hal inilah yang akan kita personalisasikan dalam tips kali ini.

Press Officer

Player Liaison Officer

Tahap Pertama

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menentukan foto sesuai dengan karakter. Foto tersebut kita crop di bagian wajah saja dengan ukuran 250 x 250 pixel dengan menggunakan aplikasi Paint bawaan Windows sebagai contoh di bawah ini:

Kemudian kita ke situs https://www.remove.bg/uploaduntuk menghilangkan latar belakang pada foto agar menjadi transparan. Upload foto yang sudah berukuran 250 x 250 pixel seperti contoh di bawah ini kemudian klik Download:

Sampai disini, tahap mempersiapkan foto karakter telah selesai kita lakukan.

Tahap Kedua

Press Officer dan Player Liaison Officer memiliki no ID yang tersembunyi karena profil karakter tidak dapat dibuka oleh para manager. Untuk itu kita perlu melakukan pengecekan no ID yang caranya akan saya jelaskan di bawah ini.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan download file untuk melakukan pengecekan no ID. Silakan download file yang originalnya milik akun RowRow78 di website https://community.sigames.com/ dengan sedikit penyesuaian dan pembaruan yang saya upload di link di bawah ini:

https://www.mediafire.com/file/xmojyvigcnswh01/Regen_UID_Finder.rar/file

Kemudian unzip filenya dan lokasikan folder “Regen UID Finder” ke C:\Users\user\Documents\Sports Interactive\Football Manager 2021\graphics. Terdapat 15,000 foto untuk mengecek no ID Press Officer dan Player Liaison Officer di klub kita.

Masuk kembali ke gim Football Manager kemudian pilih Preference dan pilih reload skin. Jika kita berhasil menemukan no ID Press Officer dan Player Liaison Officer, maka tampilannya akan menjadi seperti berikut ini:

Namun jika tidak, maka kita perlu melakukan penyesuaian no ID. Buka file config.xml dengan Notepad kemudian di menu bar pilih Edit > Replace, isikan no 2000067 di bagian “Find What” dan isikan no 2000109 di bagian “Replace With” kemudian pilih replace all. Lanjutkan dengan mengisi no 2000068 di bagian “Find What” dan mengisi no 2000110 di bagian “Replace With” dan seterusnya dengan pola sebagai berikut:

2000067 menjadi 2000082

2000068 menjadi 2000083

2000069 menjadi 2000084

2000070 menjadi 2000085

2000071 menjadi 2000086

2000072 menjadi 2000087

2000073 menjadi 2000088

2000074 menjadi 2000089

2000075 menjadi 2000090

2000076 menjadi 2000091

2000077 menjadi 2000092

2000078 menjadi 2000093

2000079 menjadi 2000094

2000080 menjadi 2000095

2000081 menjadi 2000096

Dalam satu kali percobaan, kita hanya dapat mengecek 15,000 no ID. Setelah selesai, klik simpan file config.xml. Kemudian ulangi tahapan untuk masuk kembali ke gim Football Manager kemudian pilih Preference dan pilih reload skin. Jika masih gagal, maka pola di atas dapat dilanjutkan untuk mencari no ID yang sesuai.

Berdasarkan pengecekan di atas, karakter Press Officer memiliki gambar no 3892 sedangkan Player Liaison Officer memiliki gambar no 3891. Kita dapat mengetahui no ID karakter tersebut dengan membuka file config.xml kembali dan mencari no record 3892 dan 3891 seperti berikut ini:

<record from=”3891″ to=”graphics/pictures/person/2000092567/portrait”/>

<record from=”3892″ to=”graphics/pictures/person/2000092566/portrait”/>

Dengan demikian no ID Press Officer adalah 2000092566 dan no ID Player Liaison Officer adalah 2000092567.

Selanjutnya, teman-teman dapat menghapus semua gambar dari gambar no 1 sampai dengan gambar no 15,000. Kemudian hapus semua baris di file config.xml dan sisakan hanya baris yang kita butuhkan tadi seperti di bawah ini:

Tahap Ketiga

Ganti nama file foto karakter Press Officer dan Player Liaison Officer sesuai dengan no kode yang kita dapatkan di atas yaitu 3892 untuk Press Officer dan 3891 untuk Player Liaison Officer. Kemudian lokasikan file foto tersebut di folder yang sama dengan file config.xml seperti di bawah ini:

Kemudian masuk kembali ke gim Football Manager lalu pilih Preference dan pilih reload skin untuk mendapatkan hasil seperti di bawah ini:

Press Officer

Player Liaison Officer

Demikian panduan cara melakukan Personalisasi pada foto Press Officer dan Player Liaison Officer di gim Football Manager. Dengan tingkat kerumitan standar, kita dapat memperoleh hasil yang membuat kegiatan bermain Football Manager terasa menjadi lebih menyenangkan khususnya jika kita ingin bermain dengan mode jangka Panjang, misalnya 10 atau 20 musim. Karena dengan sering munculnya foto orang-orang tersayang sebagai Press Officer atau Player Liaison Officer di kotak masuk atau inbox, maka kejenuhan akan hilang dengan sendirinya.

Selamat bermain Football Manager, stay safe, tetap sehat dan mari kita #dirumahaja .


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : TIPS Cara Melakukan Personalisasi Karakter pada Press Officer dan Player Liaison Officer di gim Football Manager. By @FMGaruda

2 Komentar

Ditulis oleh : @FMGaruda / @matteomyth

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Pada laman ini, kita akan membahas bagaimana cara mengganti karakter Press Officer dan Player Liaison Officer klub. Hal ini mungkin terlihat sebagai suatu hal yang remeh, tidak penting dan bukan menjadi kepentingan utama bagi banyak manager. Namun dengan personalisasi terhadap Press Officer dan Player Liaison Officer, kita para manager dapat memperoleh sensasi yang unik dalam bermain gim Football Manager. Kita dapat memilih untuk memasukkan nama bapak, ibu, kakak, adik, sahabat, artis, pasangan atau bahkan seseorang yang kita idam-idamkan ke dalam gim Football Manager.

Jika teman-teman menyadari, ada tiga staf pendukung di luar jajaran staf pelatih, staf rekrutmen atau staf medis yang membantu keseharian kita sebagai manager. Peran ketiga staf pendukung tersebut diperoleh melalui pesan yang dapat kita baca di kotak masuk atau inbox. Ketiga staf pendukung tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Press Officer, yang bertugas menemani manager dalam konferensi pers, merangkum hasil konferensi pers, memberikan update informasi mengenai pemberitaan klub di liga, pemberitaan tentang pemain-pemain kita yang mengalami cedera atau berprestasi di tingkat internasional, rumor bursa transfer, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan media.
  2. Player Liaison Officer, yang bertugas memberikan informasi terkait pemain yang tidak bahagia, penerapan disiplin terhadap pemain yang mendapatkan kartu merah langsung atau akumulasi kartu kuning, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan situasi pemain-pemain yang ada di klub kita.
  3. Personal Assistant, yang bertugas untuk memberi informasi terkait pribadi manager, pemain-pemain yang dipanggil ke tim nasional, pemain atau staf yang telah menyelesaikan kursus Bahasa, dan hal-hal lainnya yang tidak berkaitan dengan media dan situasi pemain.

Berbeda dengan dua staf pendukung lainnya, Personal Assistant akan mengikuti kita kemanapun kita berpindah-pindah klub. Sementara itu, Press Officer dan Player Liaison Officer akan tetap berada di klub meskipun kita mengundurkan diri sebagai manager atau menerima tawaran dari klub lain. Disini kita tidak akan membahas Personal Assistant karena belum ditemukan cara untuk melakukan personalisasi atas karakter yang berada di posisi tersebut.

Ada dua hal yang dapat kita personalisasikan pada Press Officer dan Player Liaison Officer yaitu nama dan jenis kelamin. Para manager mungkin memiliki kecenderungan yang berbeda dalam memilih namun hal tersebut bersifat random pada pengaturan bawaan gim Football Manager.

Lagi

Dari FMLovers : Memaksimalkan Potensi Wonderkid/high potential young player di Football Manager

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Audikul

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Ini Artikel perdana saya dengan tujuan hanya untuk sharing ke sesama Football Manager Lovers di forum ini. Sebelumnya sudah dishare oleh diri sendiri melalui thread di Twitter. Mungkin melalui artikel bisa lebih baik lagi penjelasannya dibandingkan melalui thread karena memang keterbatasan kata dan juga ada penambahan yang sebelumnya belum dijelaskan.

Ini semua menurut sepengalaman saya bermain Football Manager dari 2007 (Kelas 2 SMA kalau tidak salah), jika ada
perbedaan, sanggahan, kekurangan mohon maaf dan dimaklumi. ditambahkan juga saya bersyukur sekali. Mungkin
masih banyak dari Football Manager Lovers yang punya pengalaman dan knowledge lebih dari yang saya punya saat ini.

Strategi atau Trik atau Tips ini bisa dipakai semua jenis Football Manager ya.

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Blognya Football Manager Lovers (Artupoke) yang mempunyai wadah atau forum sharing seputar Football Manager dan juga bisa memberikan kesempatan kepada saya atau Football Manager Lovers lainnya untuk berkontribusi didalamnya.

oke kita mulai aja ya. karena saya menggunakan Football Manager versi iPad 2020 jadi saya pakai contoh (display dll)
versi Football Manager ini. nanti akan dishare juga untuk Football Manager versi Desktop/Personal Computer. Mudah-mudahan saya punya waktu untuk membuatnya. Pertama-tama saya ingin memberikan penjelasan mengapa Youth Development ini sangat penting. Apakah kalian tipe pemain Football Manager yang gemar menggunakan “Youth Players” juga? Atau tipe “instant” menggunakan pemain “Jadi”. Jika kalian tipe yang fokus kepada “Youth Players” mungkin bisa cermati hal-hal ini agar youth developmentnya berjalan dengan baik.

Lagi

Older Entries Newer Entries