Beranda

Dari FMLovers : Mengenal Liga Skotlandia, Liga yang Berisi Tim-Tim Tertua di Dunia by @Zaeywayn

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Sudah tiga artikel saya menulis mengenai liga-liga yang memiliki regulasi unik dan menarik, kini saya ingin menulis satu kompetensi sepakbola yang terdiri dari empat divisi yang memiliki sesuatu yang unik, bukan regulasinya tetapi tim-timnya yang unik. Tim-tim yang bertanding di kompetensi sepakbola Skotlandia ini memiliki keunikan, yaitu hampir 60% tim dibentuk pada abad ke-19. Salah satu klub tertuanya yaitu Queen’s Park yang berdiri di tahun 1867 atau 157 tahun yang lalu. Sementara itu, di divisi teratas kompetensi sepakbola Skotlandia, Kilmarnock menjadi tim tertua yang berdiri di tahun 1869. Dengan penyataan tersebut, tentu membuat kita penasaran kenapa sepakbola Skotlandia memiliki tim-tim yang berdirinya sudah sangat lama, yuk kita berkenalan dengan kompetensi sepakbola Skotlandia ini.

Jika bermain gim Football Manager, Liga Skotlandia bisa menjadi pilihan anda dikala ingin mencari tantangan baru, tetapi tidak mau pusing bermain dengan liga yang regulasinya rumit. Liga Skotlandia menawarkan hal yang baru bagi permainan Football Manager anda, yaitu klub-klub yang akan anda latih rata-rata berdiri pada abad ke-19, ada nilai historis yang dijual masing-masing klub. Tidak hanya divisi teratas Liga Skotlandia, bahkan Liga divisi keempat Skotlandia masing-masing memiliki nilai historis dari tahun dibentuk tim.

  1. Sejarah

Sejarah sepakbola di Skotlandia bisa dilihat dari salah satu referensi awal pada tahun 1424 ketika Raja James I melarang permainan itu dalam Football Act 1424. Untuk bukti awal sepakbola di Skotlandia terjadi ketika “Foot Ball Club” berdiri di Edinburgh pada tahun 1824. Beberapa tahun berlalu, Skotlandia menjadi salah satu negara yang mulai mengadopsi sepakbola modern. Ketika peraturan pertama Assosiasi Sepakbola didirikan oleh The Football Association di London. Klub-klub Skotlandia mulai dibentuk pada akhir tahun 1860-an sampai 1870, dan Queen’s Park menjadi klub profesional pertama Skotlandia yang berdiri sampai sekarang.

Piala Skotlandia, Kompetensi Sepakbola Tertua Kedua di Dunia

Kompetensi pertama yang diselengarakan di Skotlandia adalah Piala Skotlandia yang berdiri pada tahun 1873 dan dimenangkan oleh Queen’s Park. Ini adalah kompetensi tertua kedua di dunia setelah Piala FA. Sementara itu, Liga Skotlandia didirikan pada tahun 1890 dengan salah satu pendirinya William McGregor seorang yang juga mendirikan The Football League di Inggris pada tahun 1880. Pemenang edisi pertama Liga Skotlandia dimenangkan oleh Rangers dan Dumbarton sebagai juara bersama.

Ada hal yang menarik yang mungkin menjadi alasan kenapa kompetensi sepakbola Skotlandia masih tertinggal jauh dengan kompetensi sepakbola Inggris, salah satunya dalam permasalahan profesionalisme. Pada akhir tahun 1880-an lumayan banyak klub-klub Skotlandia berdiri, begitu pula dengan klub-klub Inggris. Namun, banyak pemain sepakbola Skotlandia berpatisipasi dalam kompetensi sepakbola Inggris, salah satu alasannya adalah pembayaran pemain yang telah dibuat legal di Inggris di tahun 1885. Inilah yang menyebabkan pemain-pemain dari Skotlandia pindah ke Inggris. Sementara di Skotlandia, permainan tetap amatir sampai tahun 1893 ketika FA Skotlandia mencabut larangan profesional. Well, mungkin inilah alasan kenapa kompetensi sepakbola Inggris sampai sekarang terorganisi dengan baik, dibandingkan dengan kompetensi sepakbola Skotlandia.

  • Kenapa Liga Skotlandia?

Kenapa Liga Skotlandia menjadi salah satu pilihan untuk memulai karir di Football Manager berikut alasannya :

  1. Banyak Klub-klub Tertua

Ini adalah alasan mendasar kenapa kita memilih Liga Skotlandia, yaitu terdiri dari banyak klub-klub tertua di dunia. Mulai dari divisi keempat ada Queen’s Park (1867), divisi ketiga ada Dumbarton (1872), divisi kedua ada Hearts of Midlothian dan Greenock Morton (1874), dan divisi utama ada Kilmarnock (1869)

Di divisi pertama ada 8 dari 12 tim yang berdiri sejak abad ke-19. Di divisi kedua ada 7 dari 10 tim yang berdiri sejak abad ke-19. Begitu pula dengan divisi ketiga ada 8 tim dan divisi keempat ada 6 tim. Dengan klub termuda dari setiap divisi ada Livingston (1974), Inverness Caledonian Thistle (1994), Cove Rangers (1922), dan Stirling Albion (1945).

Queen’s Park, Klub Tertua di Skotlandia

So, jika anda yang suka mencari latar belakang klub berdasarkan tahun berdirinya, Liga Skotlandia bisa menjadi pilihan.

  • Derby
Dundee United, Klub Skotlandia yang memilki derby terbanyak

Dari divisi pertama hingga divisi keempat bisa terhitung ada 13 derby yang terjadi, dengan derby old firm sebagai derby terbaik di daratan Skotlandia. Dari 13 derby di Skotlandia, 11 diantaranya dinamai berdasarkan wilayah (Fife, Angus, Ayrshire, Dundee, Tayside, Edinburgh, Lanarkshire, dan Renfrewshire). Dua derby dinamai berdasarkan rivalitas kedua tim yaitu Old Firm Derby (Celtic vs Rangers) dan New Firm Derby (Aberdeen vs Dundee United).

Selain itu, ada 3 derby yang memiliki nama sama tetapi berbeda tim, yaitu Fife Derby (Cowdenbeath vs East Fife dan Dunfermline Athletic vs Raith Rovers), Angus Derby (Forfar Athletic vs Arbroath dan Arbroath vs Montrose), dan Tayside Derby (Dundee vs St. Johnstone dan Dundee United vs St. Johnstone)

Dundee United memiliki derby terbanyak yaitu 3 kali, (New Firm Derby, Dundee Derby, dan Tayside Derby)

  • Prestasi

Rangers merupakan salah satu tim di Eropa bahkan di dunia yang memiliki gelar terbanyak dengan jumlah 116 gelar (55 Liga Skotlandia, 33 Piala Skotlandia, 27 Piala Liga, 1 UEFA Cup Winner’s Cup). Celtic menyusul rivalnya dengan mencatatkan gelar sebanyak 111 (51 Liga Skotlandia, 40 Piala Skotlandia, 19 Piala Liga, 1 UEFA Champions League). Dan Aberdeen yang sudah mengumpulkan gelar sebanyak 19 kali (4 Liga Skotlandia, 7 Piala Skotlandia, 6 Piala Liga, 1 EUFA Cup Winner’s Cup, dan 1 UEFA Super Cup).

Rangers, Klub Skotlandia dengan gelar Terbanyak

Jika anda adalah tipe yang ambius untuk membawa trofi, cobalah Liga Skotlandia, kalahkan jumlah gelar Celtic atau Rangers, maka akan menjadi tantangan baru bagi anda.

  • Rekomendasi Klub Liga Skotlandia

Jika anda tertarik dengan Liga Skotlandia, ada beberapa tim rekomendasi saya untuk memulai karir, berikut rekomendasi klub Liga Skotlandia.

Aberdeen (Divisi Utama)

Aberdeen, Klub Skotlandia yang memiliki masa kejayaan di era Sir Alex Ferguson

Aberdeen pernah merasakan masa kejayaan bersama Sir Alex Ferguson di dekade 80-an. Bersama Sir Alex Ferguson, Aberdeen menjadi kampiun Liga Skotlandia 3 kali, Piala Skotlandia 4 kali, Piala Liga 1 kali, Piala Winner’s 1 kali, dan Super Cup 1 kali. Aberdeen juga tercatat sebagai klub tersukses di Skotlandia peringkat ketiga dengan 19 gelar. Jika anda tertarik untuk mengacaukan dominasi Celtic atau Rangers, Aberdeen bisa anda coba.

Dundee United (Divisi Utama)

Rival dari Aberdeen ini juga memiliki masa kejayaan di dekade 80-an, bersama-sama Aberdeen kedua tim ini mengacaukan dominasi dua tim Old Firm. Akibatnya rivalitas antara Dundee United dengan Aberdeen dinamai New Firm. Selain itu, Dundee United adalah salah satu tim di Skotlandia yang memiliki derby sebanyak 3 kali. Dan untuk anda yang suka mencari latar belakang tim berdasarkan derby, Dundee United bisa dicoba

Kilmarnock (Divisi Utama)

Sulit rasanya kalau tidak memasukkan nama Kilmarnock kedalam list. Kilmarnock merupakan salah satu tim di Skotlandia dan juga dunia yang tertua. Dibentuk pada 1869 tiga tahun setelah Queen’s Park, Kilmarnock bisa menjadi tim untuk anda latih di karir baru anda dengan Liga Skotlandia. Prestasi Kilmarnock juga bisa dibilang biasa-biasa saja, hanya memiliki 7 gelar saja. Nah, misi anda adalah membawa klub tertua ini bersaing dengan klub-klub lainnya di Liga Skotlandia, tertarik untuk mencoba.

Queen’s Park (Divisi Keempat)

Ini dia sesepuh dari Liga Skotlandia, Queen’s Park. Dibentuk pada tahun 1867, Queen’s Park malah terdampar di divisi keempat. Klub yang sudah meraih gelar sebanyak 14 kali, membutuhkan anda yang memiliki karakter penyelamat. Jika anda tertarik untuk menyelamatkan sesepuh Liga Skotlandia ini dan bersaing dengan klub-klub lainnya di divisi teratas, maka anda akan merasakan kehormataan untuk diri anda sendiri

Heart Of Midlothian (Divisi Kedua)

Heart Of Midlothian, salah satu klub Skotlandia yang memiliki fasilitas lumayan bagus

Klub yang berada di divisi kedua ini memiliki fasilitas latihan dan fasilitas pemain muda yang lumayan bagus untuk tim Divisi kedua. Selain anda memiliki misi untuk mengembalikan Heart Of Midlothian ke divisi keatas, fasilitas klub yang memadai bisa membantu anda untuk merealisasikan hal tersebut.

Itulah pembahasan saya mengenai Liga Skotlandia, tertarik untuk mencoba?


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Mengenal Hyundai A-League, Liga yang Sulitnya Hampir Setara MLS by @Zaeywayn

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Setelah saya menulis artikel mengenai MLS dan CPL, kurang rasanya jika tidak melengkapi liga-liga dengan peraturan yang unik, sampai akhirnya saya mencoba Hyundai A-League, liga dengan peraturan gabungan antara MLS dan CPL. Kita setuju bahwa MLS merupakan liga dengan peraturan paling sulit di Football Manger mungkin karena salary cap, jenis-jenis kontrak, atau trade dan draft. Kalau CPL mungkin sulit di jumlah maksimum pemain registrasi, dan salary cap. Tetapi dari kedua klub asal Amerika Utara tersebut, CPL lebih mudah saya kuasai. Bosan dengan CPL, saya akhirnya mencoba save-an baru yaitu bermain di Hyundai A-League, liga teratas Australia. Saya mencoba dengan klub Sydney FC, dan setelah membaca peraturannya, bisa dibilang ini adalah campuran antara peraturan MLS dan CPL. Saya tidak bohong, peraturan Hyundai A-League menurut saya setara dengan MLS rumitnya. Oleh karena itu, saya akan menceritakan pengalaman saya bermain di Hyundai A-League juga mengajak anda untuk berkenalan dengan Hyundai A-League sebagai liga dengan peraturan yang setara MLS.

  1. Struktur Liga
Struktur liga Hyundai A-League

Hyundai A-League terdiri dari 11 tim untuk Football Manager 2020, sementara untuk Football Manager 2021 jumlah tim yang bertanding di Hyundai A-League ada 12 tim (ditambah Macarthur FC). Jumlah pertandingan yang dimainkan adalah 26, masing-masing tim akan bermain paling sedikit 2 kali, dan 3 kali bagi beberapa tim (peraturan ini sama seperti peraturan CPL). Hyundai A-League juga tidak ada degradasi dan promosi. Setelah regular season selesai, 6 tim teratas akan lolos ke fase Hyundai A-League final series, untuk peringkat 1 dan 2 lolos ke babak semifinal, dan peringkat 3,4,5, dan 6 akan dipertandingan di babak eliminasi. Peringkat 3 akan melawan peringkat 6, dan peringkat 4 akan melawan peringkat 5, masing-masing pemenang akan masuk ke babak semifinal. Di babak semifinal, pemenang babak eliminasi yang memiliki peringkat lebih rendah di regular season akan melawan peringkat 1, dan peringkat yang lebih tinggi di regular season akan melawan peringkat 2 (Contoh: ketika peringkat 3 vs 6 dan 4 vs 5, peringkat 6 dan 5 menang, maka peringkat 5 akan melawan peringkat 2 di semifinal dan peringkat 6 melawan peringkat pertama ). Pemenang di babak semifinal akan bertanding di babak Grand Final, dan pemenang dari Grand Final ini mendapatkan tempat fase grub di ACL.

Dari struktur liga diatas memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan, bahkan jika anda mengatur jadwal pertandingan hanya Rabu dan Sabtu, Hyundai A-League akan bermain setiap hari Sabtu (kecuali pertandingan tunda). Jadi anda ada waktu minimal seminggu untuk pertandingan selanjutnya (dan itu jika tim anda tidak bermain di ACL atau FFA Cup). Peraturan yang memainkan tim lebih dari dua kali mengingatkan saya dengan peraturan CPL, begitu pula penentuan juara yang dilakukan melalui babak playoff yang mirip seperti CPL dan MLS. Hyundai A-League tidak ada degradasi dan promosi, sama seperti CPL dan MLS.

Sejauh ini saya bermain bersama tim Sydney FC, struktur liga tidak membingungkan saya. Mungkin saja karena saya pernah bermain di MLS dan CPL, membuat saya terbiasa untuk bermain di liga yang berbeda, dibanding liga di Eropa yang menggunakan sistem regular season serta promosi dan degradasi yang menuntut tim untuk kompetitif. Sementara liga-liga yang menggunakan sistem playoff serta tidak ada promosi dan degradasi tetapi memiliki peraturan yang ruwet, lebih menuntut tim lebih cermat. Taktik boleh utama, tetapi bagi liga-liga tersebut cermat lebih utama. Buat apa anda mengerti taktik tetapi terganjal salary cap, atau pemain terbuang sia-sia karena lupa diregistrasi. Liga-liga semacam MLS, CPL dan Hyundai A-League merupakan sarana yang tepat jika anda ingin menjadi seorang manajer yang hebat. Cobalah sekali-kali liga tersebut, jika anda ingin mengukur kemampuan manajemen anda sendiri.

FFA Cup

FFA Cup, kompetensi cup di Australia

Piala Australia ini digelar sebanyak 5 ronde, yang diikuti dari semua tim asal Australia. Tim yang berasal dari Hyundai A-League terkadang bermain dari ronde pertama, sehingga tidak ada peraturan istimewa seperti Amway Canadian Championship. Tim yang berada di divisi bawah, akan bermain sebagai tuan rumah. Tidak ada peraturan khusus selain tuan rumah. Untuk pemenang FFA Cup akan mendapatkan tiket fase grub ACL.

  • Peraturan Hyundai A-League

Setelah mengenal struktur Hyundai A-League, mari kita menyelam lebih dalam ke peraturan Hyundai A-League. Peraturan Hyundai A-League bisa dibilang gabungan antara CPL dan MLS. Selama saya bermain dengan tim Sydney FC, peraturan ini bikin kaget. Kalau CPL bisa saya akali,  Hyundai A-League tidak bisa saya akali. Berikut peraturan-peraturan Hyundai A-League yang bisa bikin anda kaget.

Salary Cap

Salary Cap di Hyundai A-League adalah $267,000 AUD p/w

Jangan berharap anda bisa belanja sepuasnya demi merombak tim seperti yang anda lakukan di tim-tim Eropa, salary cap menjadi tantangan anda. Liga dengan salary cap itu semacam anda makan di all you can eat tetapi ada batas waktu, jadi tidak puas. Tetapi tenang, jika anda jago negosiasi kontrak, dipastikan anda bisa terhindar dari salary cap ini. Salary cap diHyundai A-League memiliki batas $267,000 AUD p/w. Ada 4 tipe pemain yang gajinya tidak dimasukkan kedalam salay cap, yaitu Marquee Player*, Guest Players*, Mature Aged Rookie* dan Scholarship Player*

Selama bermain di Sydney FC, saya belum pernah terjebak salary cap. Karena saya masih memainkan beberapa pemain bawaan, sehingga tidak merusak tim serta hanya terlibat dalam satu transfer yang gajinya tidak menyentuh salary cap.

Pemain khusus

*Marquee Players akan dijelaskan khusus di registrasi pemain

*Guest Playes adalah pemain yang terbebas dari registrasi pemain serta salary cap. Pemain ini hanya boleh memainkan maksimal 10 pertandingan saja. Biasanya digunakan untuk mengisi posisi yang kosong ketika salah satu pemain cedera panjang.

*Mature Aged Rookie adalah pemain khusus yang terbebas dari registrasi pemain serta salary cap. Syarat utamanya adalah, dia berasal dari tim non-profesional Australia yang belum sama sekali bermain di Hyundai A-League. Pemain hanya boleh direkrut hanya satu kali.

*Scholarship Player adalah pemain lokal berusia dibawah 20 tahun yang tidak perlu diregistrasi dan terbebas dari salary cap.

Registrasi Pemain

Registrasi pemain di Hyundai A-League

Ah, ini peraturan yang paling rumit, yang bikin saya pusing, sebab registrasi pemain maksimal 23 pemain (sama seperti CPL). Ada pemain khusus yang terbebas dari registrasi pemain yaitu Guest Players, Mature Aged Rookie dan Scholarship Player.

Jika saya bisa mengakali peraturan CPL dengan merekrut pemain cadangan, Hyundai A-League saya tidak bisa. Pada bursa transfer pertama, saya ingin merekrut seorang bek kiri yang bisa saya gunakan untuk memback-up pemain seperti yang saya lakukan ketika di CPL. Namun, karena squad saya sudah penuh 23 pemain, salah satu pemain harus rela di mutual termination, ternyata pemain diluar registrasi otomatis akan di mutual termination, tentu membuat saya frustasi, sebab tidak ada pemain back-up ketika salah satu pemain saya misalnya akumulasi kartu, cedera, atau butuh rotasi. Jadi, hati-hati ya bagi anda yang lupa meregistrasi pemain, otomatis pemain anda akan mutual termination. Jumlah maksimum 23 pemain dan wajib diregistrasi memang membuat anda stress. Anda hanya bisa memback-up pemain, hanya dari tim B anda, salah satu tipsnya adalah, merekrut pemain tetapi terdaftar sebagai pemain B jangan sebagai pemain tim utama.

Registrasi pemain selanjutnya adalah maksimal pemain asing 5, lebih sedikit dari MLS, tetapi cukup untuk kompetensi di Asia. Hyundai A-League mungkin memiliki reputasi yang tidak sebaik MLS, jadi sulit untuk merekrut pemain asing, salah satunya adalah merekrut pemain asing yang pernah bermain di kompetensi Asia, sehingga selain sudah mengenal kompetensi Asia, juga memudahkan dalam transfer.

Registrasi selanjutnya adalah maksimal 20 pemain diatas 20 tahun. Hyundai A-League bisa dianggap sebagai liga yang mau memaksimalkan pemain mudanya. Salah satu buktinya ini. Anda tidak bisa merekrut pemain tua sebanyak-banyaknya, Hyundai A-League memiliki limitnya. Maksimal 20 pemain menurut saya cukup untuk mengembangkan pemain muda, jadi peraturan ini tidak membuat saya bingung.

Ada diperbolehkan memiliki Marquee Player, maksimal 2 pemain. Marquee Player ini gajinya tidak akan masuk ke salary cap, sehingga anda bisa memaksimalkan kouta ini untuk membeli pemain yang mampu berperan besar untuk tim anda.  

Peraturan yang berkaitan dengan registrasi selanjutnya adalah Players allowed to play with B club registration. Sebuah registrasi yang mewajibkan 3 pemain utama untuk diperbolehkan membela tim B. Anda sudah pusing dengan maksimal pemain, ditambah dengan pemain yang diperbolehkan untuk membela tim B. Sebenarnya yang ditakutkan dari kewajiban registrasi ini adalah pemain yang rawan cedera, sehingga tidak bisa membantu tim utama.

Transfer Antar Tim Hyundai A-League

Transfer antar tim Hyundai A-League bisa dibilang unik, peraturannya sama seperti MLS yaitu hanya bisa trade, tetapi trade yang bisa ditukar hanya pemain. Jadi bisa dibilang transfer antar tim Hyundai A-League hanya bisa melalui exchange pemain.

Tips

Seperti biasa, artikel ini akan ditutup dengan tips yang berdasarkan pengalaman pribadi serta dari situs internet, berikut tips buat anda untuk bermain di Hyundai A-League.

  • Tips yang sama seperti MLS, jangan terburu-buru merombak tim. Kenali dulu peraturan Hyundai A-League, dan mainkan paling tidak setengah musim atau sampai transfer windows kedua dibuka. Ini paling penting sebab jika anda masih baru dengan Hyundai A-League, anda bisa terjebak dalam registrasi pemain.
  • Walaupun anda ditargetkan oleh board, untuk pemain yang pertama kali bermain di Hyundai A-League, tawarkan target yang masuk akal. Sebab, jika anda sembarangan menerima target board dan anda kebingungan dengan peraturan Hyundai A-League, maka anda akan setengah hati dalam memainkan tantangan ini.
  • Jangan asal transfer, jika kouta tim utama sudah penuh. Jika anda melakukan ini dipastikan salah satu pemain anda akan kena mutual termination. Salah satu tips saya adalah khusus pemain yang memiliki peran sebagai pemain back-up, saat transfer jadikan dia pemain tim B (anda harus mengontrol transfer dan kontrak tim B terlebih dahulu). Sebab, pemain tim B tidak masuk kedalam registrasi pemain.
  • Negosiasi kontrak penting untuk menghindari salary cap. Salah satunya hindari dalam memberi bonus seperti penambahan gaji ketika melewati beberapa penampilan atau persentase gaji naik setiap tahunnya. Jika ingin memberikan bonus, lebih baik dimasukkan kedalam cash, seperti jika membawa tim juara akan mendapatkan bonus cash.
  • Guest Players dan Mature Aged Rookie sepertinya penting, sebab keduanya terbebas dari salary cap dan registrasi pemain. Namun, yang paling penting sepertinya Mature Aged Rookie karena tidak ada peraturan khusus. Bisanya Mature Aged Rookie didapatkan di musim baru, ketika youth intake dimulai dan pemain regen lahir.
  • Dari kedua jenis pemain tersebut Scholarship Players lebih penting, sebab selain terbebas dari salary cap dan registrasi pemain, pemain muda lokal bisa menjadi calon-calon pemain bintang. Jadi, maksimalkan pemain muda anda.
  • Hindari transfers antar tim Hyundai A-League, karena pengalaman berdasarkan pengalaman saya, transfer antar tim Hyundai A-League hanya buang-buang waktu saja, susah memang dengan transfer yang menggunakan sistem zaman purba.

Penulis : zaeywayn

Sumber :


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Canadian Premier League, Liga Bungsu di Amerika Utara Sebuah Tantangan Baru di Football Manager 2020 dan 2021 by @Zaeywayn

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Tulisan saya sebelumnya membahas mengenai MLS, liga paling rumit di Football Manager. Ternyata semua setuju dengan tulisan saya, bahwa liga MLS memang sulit untuk dicoba. MLS memang sangat rumit peraturannya dan asing bagi para manajer FM. Draft, Trade, Designated Player, atau Salary Cap merupakan nama-nama yang asing bagi para manajer FM yang sering melatih klub Eropa. Beranjak dari MLS, ada sebuah liga yang masih ‘bungsu’ dalam kompetensi di Amerika Utara, yaitu Canadian Premier League, liga tetangga MLS. Dibandingkan Liga MX (Mexico) yang berdiri pada 17 Oktober 1943, Liga FPD (Costa Rica) yang berdiri pada 13 Juni 1921, atau Major Premier League (USA) yang berdiri pada 17 Desember 1993, sementara Canadian Premier League berdiri pada 6 May 2017. Liga ‘bungsu’ di Amerika Utara ini bisa anda coba di Football Manager 2020 dan 2021. Untuk Football Manager 2020 anda bisa men-download secara official via DLC di Steam Workshop melalui link berikut https://steamcommunity.com/sharedfiles/filedetails/?id=1934950893/. Sementara untuk Football Manager 2021 sudah secara official menjadi League Default. Dengan pengalaman saya bermain di Canadian Premier League di Football Manager 2020 bersama klub Forge FC dan Calvary FC, saya akan berbagi informasi, cerita dan juga tips dalam bermain liga ‘bungsu’ di Amerika Utara.

  1. Struktur Kompetensi
Canadian Premier League

Struktur liga terdiri dari 7 tim yaitu Calvary FC (Alberta), Edmonton (Alberta), Forge FC (Ontario), HFX Wanderers FC (Nova Scotia), Pasific FC (British Columbia), Valour FC (Manitoba), dan York9 United (Ontario). Sama seperti liga Meksiko dan beberapa liga di Amerika Tengah dan Selatan, kompetensi terbagi dua bagian yaitu Spring Campaign dan Fall Campaign. Spring Campaign dimulai dari April sampai Juli dengan 10 Pertandingan, 5 away dan 5 home. Sementara Fall Campaign dimulai dari Juli sampai November dengan 18 pertandingan 9 away dan 9 home. Diakhir kompetensi jumlah pertandingan yang dimainkan 28, dengan 5 kali bermain melawan 4 klub, dan 4 kali bermain melawan 4 klub. Pemenang dari Spring Campaign akan melawan pemenang Fall Campaign dalam Final dalam 2 leg. Pemenang dari Final akan menjadi pemenang utama dari Liga Canada, dan mendapat tiket ke North America League (liga kasta kedua di Amerika Utara setelah NACL). Tambahan, tidak ada degradasi sama seperti MLS.

  • Peraturan Liga
Peraturan Liga dalam Registrasi Pemain

Peraturan di Liga Kanada tidak serumit dari MLS, yang sama hanyalah adanya peraturan pemain asing dan salary cap. Pemain yang harus diregistrasi dalam skuat maksimum 23 pemain, ingat maksimum bukan minimum, sementara minimal pemain yang diregistrasi 15 pemain. Maksimal 7 pemain asing dan salary cap maksimal $83,500 CAD. Tidak boleh lebih dari 5 pemain asing dalam satu pertandingan. Pemain lokal U-21 harus bermain minimal total 1.000 menit dalam 28 pertandingan, jika kurang akan didenda sebesar $10,000 CAD. Transfer window dibuka dua kali, transfer window pertama dimulai dari 7 Juli sampai 5 Agustus, transfer window kedua dimulai dari 1 Januari sampai 1 April.

Dari peraturan liga tersebut, hampir keseluruhan bisa diterima. Tetapi ada satu peraturan yang sangat sulit, yaitu registrasi pemain maksimal 23. Saya saat melatih Calvary FC satu musim hal ini biasa saja, karena kompetensi regional hanya bermain di Amway Canadian Championship dan itu gugur di babak ketiga melawan Montreal Impact.

Yang paling sulit adalah ketika saya menjadi manajer klub Forge FC yang menjalani 4 kompetensi di musim ketiga yaitu, Canadian Premier League, Amway Canadian Championship, North America Champions League, dan North America League (saya memainkan liga NAL kembali padahal sudah lolos liga NACL. Saya kurang paham juga kenapa bisa begini, apakah peraturan karena saya menang liga atau bug). Dengan empat kompetensi dan jarak waktu yang berdekatan, tidak jarang pemain saya cedera dan meninggalkan posisi terpenting. Jumlah pemain maksimum ini juga berpengaruh terhadap penomoran pemain (entah bug atau peraturan dari sana).

Penomoran hanya maksimal sampai 23 pas seperti jumlah maksimum pemain. Musim berikutnya saya belajar dari kesalahan ini, walaupun jumlah pemain maksimum 23 tetapi itu untuk liga. Untuk kompentensi regional seperti Amway Canadian Championship, North America Champions League, atau North America League tidak ada registrasi pemain. Sehingga saya membeli 3 pemain cadangan untuk dimainkan di liga regional seperti diatas, mereka tidak dimainkan di liga tetapi sebagai pelengkap untuk merotasi pemain atau menutupi posisi yang ditinggal karena cedera. Pemain cadangan ini tidak mempunyai nomor punggung karena peraturan liga yang hanya menomorkan pemain maksimal 23. Mereka ‘meminjam’ nomor pemain yang tidak dimasukkan kedalam starting line-up atau bangku cadangan.

Anda juga harus mengawasi pemain asing, peraturan liga untuk pemain asing dalam satu pertandingan maksimum 5 pemain asing yang ikut, baik sebagai starting line-up atau bench. Ini harus diperhatikan, jangan sampai ketika pemain anda butuh back-up misalnya karena cedera, akumulasi kartu, atau butuh rotasi, jumlah pemain asing melebihi kouta. Selama ini saya tidak ada kendala dalam kouta pemain asing, karena saya tidak merata di bagian posisi pemain asing (3 Central Defender, 2 Midfielder Center, 1 Attacking Midfielder Right, dan 1 Attacking Midfielder). Kesalahan yang sering terjadi adalah membagi posisi ke pemain asing merata, misal 1 Kiper, 1 Central Defender, 1 Defender Left, dll. Pembagian yang merata menimbulkan potensi yang tinggi untuk bermain bersamaan, sangat sulit jika anda membutuhkan back-up untuk pemain yang absen karena cedera, akumulasi kartu, atau butuh rotasi, dan terpaksa memainkan pemain lain diposisi yang bukan natural, atau memainkan pemain ‘hantu’.

  • Amway Canadian Championship
Amway Canadian Championship

Amway Canadian Championship merupakan kompetensi regional yang diikuti oleh klub Canada, sebelumnya pernah disinggung di pembahasan saya mengenai MLS. Klub pasti ada 10 yaitu Calvary FC (Alberta), Edmonton (Alberta), Forge FC (Ontario), HFX Wanderers FC (Nova Scotia), Pasific FC (British Columbia), Valour FC (Manitoba), dan York9 FC (Ontario), Toronto FC (Ontario), Montreal Impact (Quebec), Vancouver Whitecaps (Vancouver), ditambah dengan 2 tim dari divisi bawah CPL. Pertandingan terdiri dari 4 ronde termasuk final (mulai 2021), dan dimulai dari bulan Juni. Peraturan khusus dalam kompetensi ini adalah maksimum pemain asing non-Canada dalam satu pertandingan yaitu 8. Pemenang Amway Canadian Championship mendapatkan tiket NACL.

  • Rekomendasi Tim CPL dan Tips Bermain CPL

Ada beberapa tim CPL yang bisa anda coba dalam memulai kompetensi ini. Berikut 3 tim rekomendasi saya.

Calvary FC

Calvary FC merupakan klub yang berbasis di Alberta, Canada. Diluar aspek sepakbola, Alberta merupakan provinsi di Kanada yang paling indah, anda bisa cari sendiri keindahan provinsi ini. Calvary FC mempunyai rival yaitu Edmonton dan memiliki derby yang dikenal dengan nama Al Classico Derby. Calvary FC di Football Manager 2020 memiliki finansial yang kurang, ketika saya melatih klub ini yang saya andalkan adalah ‘memungut’ pemain buangan berdarah Kanada dari liga MLS. Saking kurangnya finansial klub ini, setiap tahun laporan keuangan selalu minus, itulah yang menyebabkan saya pindah haluan ke klub Forge FC. Bagi anda yang suka tantangan yang berkaitan dengan finansial, Calvary bisa anda coba. Pemain bintang Calvary : Marco Carducci (Goalkeeper)

Forge FC

Di Football Manager 2020, Forge adalah juara bertahan dari CPL. Forge FC juga mendapatkan kesempatan bertanding di NAL. Selain itu, Forge FC mempunyai finansial yang bagus. Di musim kedua bersama Forge, saya dijojorkan transfer budget sebesar $2.60 M CAD dan wage budget sebesar $58.69 K CAD p/m. Jumlah yang lumayan untuk sebuah tim di liga yang baru ini. Training facilities juga diatas klub CPL lainnya. Klub ini cocok untuk anda yang ingin cepat sukses baik di Canada Premier League atau kompetensi regional di Amerika Utara. Pemain bintang Forge FC : Kyle Bekker (Defensif Midfielder)

HFX Wanderers FC

HFX Wanderers FC di kompetensi 2019 memiliki kehadiran penonton tertinggi. Ini merupakan tantangan bagi anda yang melihat suatu tim berdasarkan kultur sepakbolanya, salah satunya supporter. HFX Wanderers FC mungkin tidak sekuat finansial Forge FC, atau memiliki klub rival seperti Calvary FC. Tetapi, anda memiliki basis supporter yang kuat, ini yang menjadi poin penting. Dengan basis supporter yang kuat, anda punya motivasi yang lebih untuk membawa trofi, sebagai bentuk apresiasi terhadap supporter. Pemain bintang HFX Wanderers FC : Alex Marshall (Attacking Midfielder Left)

Tips Bermain di Canadian Premier League

  1. Bermain bersamaan dengan Liga MLS, MX atau Liga di Amerika Selatan di save-an baru. Bermain dengan Liga MLS memberikan kesempatan bagi anda untuk mendapatkan pemain asli atau keturunan Kanada untuk terhindar dari kouta pemain asing. Bermain dengan liga MX atau liga di Amerika Selatan memberikan anda peluang untuk mendapatkan pemain asing berkualitas tetapi juga bisa ditawar gaji dan transfernya sehingga cocok untuk memperkuat tim tanpa terkena tolakan atau salary cap. Tambahan, terkadang beberapa pemain muda potensial yang ‘unprotect’ di MLS terlindungi karena akan dimasukkan sebagai pemain draft di MLS. Atau pemain yang masih berstatus akademi suatu tim di MLS, walaupun ‘unprotect’ tetapi kontraknya dijaga karena berstatus pemain akademi.
  2. Mencari pemain yang versatility, bisa ditempatkan di berbagai posisi. Mencari pemain yang mempunyai kemampuan di berbagai posisi merupakan keuntungan bagi tim dengan peraturan liga yang hanya menerima maksimal pemain 23. Contoh, belilah pemain yang bisa berada di posisi seperti D(RLC); DM/MC/AM; AM(RLC)/ST. Pemain yang versatility bisa back-up tim ketika pemain yang absen karena cedera, akumulasi kartu, atau butuh rotasi
  3. Jangan mencoba meratakan posisi pemain asing, misalnya 1 Kiper, 1 Central Defender, 1 Central Midfielder, dll. Pembagian yang merata bisa saja menimbulkan potensi yang tinggi untuk bermain bersamaan. Ingat peraturan liga, jangan sampai anda kesulitan karena membutuhkan pemain back-up untuk pemain yang absen karena cedera, akumulasi kartu, atau butuh rotasi, dan terpaksa memainkan pemain lain diposisi yang bukan natural, atau memainkan pemain ‘hantu’.
  4. Lihat pemain lokal U-21 anda, awasi menit bermainnya, jangan sampai anda terlena dan lupa akan peraturan khusus liga. Anda akan kena denda, walaupun mungkin dendanya tidak seberapa, tetapi denda tersebut bisa mengaji pemain muda potensial setiap pekannya.
  5. Jika anda masuk ke kompetensi regional seperti NAL atau NACL, jadwal anda dipastikan sangat padat. Ditambah skuat yang minim, pemain menjadi rawan cedera dan akumulasi kartu. Untuk itu jika anda masuk kompetensi regional beli pemain ‘back-up’ yang tidak didaftarkan ke liga. Pemain ini dikhususkan untuk bermain di liga regional semacam Amway Canadian Championship, NAL atau NACL. Jika pemain merasakan kurang fair karena kurangnya waktu bermain, loan pemain. NACL dilaksanakan sebelum liga dimulai jadi anda bisa pakai pemain sepuasnya sebelum liga dimulai. Yang paling sulit tentunya NAL yang bermain ditengah kompetensi liga dan Amway Canadian Championship.
  6. Penomoran pemain mengikuti jumlah pemain yang diregistrasi yaitu 23. Ketika pemain ‘back-up’ dimainkan di liga regional dan tidak mendapatkan nomor, pinjam nomor pemain yang tidak masuk skuat. Hal yang sama jika pemain yang diregistrasi nomornya dipinjam pemain ‘back-up’ pinjam kembali. Peraturan ini yang saya kenal sebagai ‘Nomor Pinjaman’
  7. Maksimalkan di Amway Canadian Championship, sebagai celah anda untuk masuk kompetensi bergengsi NACL. Buat dominasi MLS dan Liga MX goyah dengan kehadiran klub anda. Memenangkan NACL berpeluang bagi anda untuk berkompetensi di FIFA World Club Cup, dan bertemu dengan tim besar Eropa. 

Penulis : @zaeywayn

Sumber:  – https://www.footballmanager.com/the-byline/guide-canadian-premier-league-fm20


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers : Mengenal Peraturan Liga MLS, Liga Dengan Peraturan Tersulit di Football Manager by @Zaeywayn

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Saya pernah membaca suatu berita ketika Ruud Gullit mengeluarkan statement kalau liga MLS sangat berat bagi manajer asing dan peraturannya sangat sulit, hal ini pula yang menginspirasi saya untuk mencoba liga MLS di Football Manager 2018, ketika registrasi pemain untuk bertanding di MLS, saya terjerat salary cap sehingga merelakan beberapa pemain tidak dapat diregistrasi dan tidak melanjutkan liga.

Di Football Manager Mobile 2020 saya mencoba kembali rasa penasaran saya dengan MLS. Melatih klub asal Kanada Montreal Impact, uniknya peraturannya tidak serumit di Football Manager versi deskop. Karena rasa penasaran dengan liga ini saya memainkan kembali di Football Manager 2020, lagi-lagi saya terjerat salary cap dan pemain internasional. Dengan pengalaman dan kesulitan saya ini, saya ingin berbagi informasi dan juga tips bermain di liga MLS dengan mengenali peraturan dan sistem di dalam liga MLS berdasarkan tulisan-tulisan yang saya baca.

Struktur Liga MLS

  1. Eastern Conference, Western Conference, dan MLS Suppoter’s Shield
Lagi