Beranda

Dari FMLovers : Overload and Switch! #RHFM21

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : rchkm
Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Hai IDFM!

Jadi out of nowhere YouTube suggestion gue lagi banyak taktik sepakbola terus ada analisa taktik Ajax di tahun 2019. Momen dimana ajax bisa sampai di semifinal liga champions, kemudian jadi terinspirasi buat nerapin taktik ini di FM 21. Untuk timnya sendiri gue akan pakai AC Milan, kenapa Milan?

  1. Gue fans Milan,
  2. Theo Hernandez kayaknya cocok banget nih kalo dikasih ruang dengan metode switch play ini

Ajax 2019 dibawah asuhan Erik Ten Hag memainkan skema possession football, play from the back. Hal yang paling menarik dari skema ajax pada 2019 adalah ketika sedang mengontrol bola mereka akan melakukan overload pada salah satu area sayap. Overload pada sisi kanan bertujuan untuk menarik pemain lawan sehingga menciptakan ruang di sisi kiri atau jika musuh tidak terpancing bermain ke kanan mereka mengoptimalkan keunggulan jumlah pemain di area kanan. Build up play tersebut yang akan gue coba terapkan di FM 21 ini. Untuk sampai level replikasi mungkin sulit diterapkan karena ada beberapa movement pemain yang kayaknya belum bisa di akomodasi sama match engine dari FM. Contohnya ketika Frenkie De Jong drop ke sisi CB, awalnya ia akan drop ke posisi tengah dan bergeser ke kiri atau kanan membentuk formasi 3 CB, kemudian ia beroperasi sebagai left / right center back. Jadi gue cuman ambil core how ajax play kemudian gue terjemahin jadi sebuah taktik di FM 21 ini. Lebih tepatnya ini taktik yang terinspirasi dari bagaimana Ajax bermain dan kemudian disesuaikan dengan tim

Formation

Foto 1 : Formasi

Setelah riset sana sini, nonton replay ajax mereka banyak bermain dengan skema 4-2-3-1 tapi kayaknya cukup sulit menemukan role yang possible di CM yang kemudian turun ke bawah hingga membentuk skema 3 CB. Karena keterbatasan Match engine jadi gue memutuskan untuk menggunakan skema 4-3-3 Cautious mentality gue gunakan disini, karena gue mau main dengan skema possession football. Mungkin ada yang bertanya kenapa cautious mentality dipakai. Jadi di FM gue lupa mulai dari seri berapa team mentality act as a whole mentality guideline buat tim kalian, tapi mentality juga dipengaruhi oleh masing2 role yang kalian pilih. Contoh, untuk role DLF ada support dan attack ketika kita set DLF Support maka mentality DLF tersebut akan ada di cautious sementara ketika kita set DLF Attack maka mentality DLF tersebut akan ada di Positive. Kalau gue pakai positive mentality pada overall tactic maka DLF support akan ada di Attack dan DLF Attack akan ada di Very Attack. Pengaruhnya gimana sih ke taktik secara keseluruhan? Dengan goals gue pengen bermain possesion football, sabar dalam build up maka gue butuh pemain defense berada di mentality very defensive, support di cautious dan pemain dengan role attack ada di mentality positive. Sekilas terlihat kaya taktik yang bertahan banget tapi in a fact no, it is an attacking. Mari bahas bagaimana menerjemahkan skema build upnya

Build up play

Attacking width very narrow jadi pilihan gue (Lihat foto no.2) kenapa narrow? Gue pengen meminimalisir salah passing, so i can control the game more. Approach play, kaya yang diatas udah gue mention play from the back, focus play on the right untuk melakukan overload di satu sisi dan overlap on the left jadi CWB gue memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri pertahanan lawan menunggu switch play karena lawan sedang fokus bertahan di area kanan.

Foto 2

Passing gue set di standard, I let my creative player to decide long or short passes. Berikut gambaran hasil setup dari build pertama, overload di sisi kanan kalian bisa lihat foto no.3 dan 4. Overload di area kanan berbuah gol. Gambaran build up play kedua dari switch play dari kanan ke kiri bisa kalian lihat di foto ke 5 sampai 8

Transition & Defense

Counter press? Definitely. Gue pengen control permainan, walaupun tidak sampai level gegenpressing dimana pemain ketika kehilangan bola langsung melakukan pressing dengan intensitas yang tinggi. Distribute to center back juga gue aktifkan, sejalan dengan konsep play from the back yang sudah dibahas di atas (lihat foto 9).

Foto 9

Much higher defensive line dan higher line of engagement jadi opsi gue dalam defensive shape dengan standard width. Offside trap juga gue gunakan karena gue bermain dengan garis pertahanan yang tinggi (lihat foto 10).

Foto 10

Untuk line of engagement sendiri gue cukup fleksibel jika gue ngerasa tim lawan terlalu sering mendapatkan through pass atau offside trap gue sering gagal bekerja maka offside trap dan defensive line akan gue turunkan.

Roles

Sekarang mari kita bahas role per role dari formasi 4-3-3 ini. Mari kita mulai dari Attacker.

Attack IF DLF W

Trio Inside Forward, Deep Lying Forward dan Winger akan jadi juru gedor gue. Pada posisi striker gue membutuhkan seorang striker yang bisa turun ke bawah ke area AM sekaligus membuka ruang untuk IF atau Winger. PPI Roam from position gue nyalain dengan tujuan untuk membantu overload di sisi kanan. Untuk di sisi sayap gue butuh seorang classic no. 7 seseorang yang bisa melepaskan crossing untuk ke tengah atau area far post dimana IF gue berada. Role attack gue kasih dengan tujuan agar winger gue lebih agresif. Sisi berlawanan dari winger, gue kasih role Inside Forward Attack. Sesuai dengan role naturalnya IF akan bermain cut inside ke dalam. PPI Sit Narrower juga gue nyalain, gue pengen IF gue ini bermain lebih ke tengah, dan mengisi ruang di antara LB dan LCB.

Midfield B2B/RPM Half Back Mezzala

Mezzala akan menjadi motor serangan dalam taktik ini, pemain kreatif yang akan mengisi half space pada sisi kanan. Role ini sejalan dengan skema build up play yang sudah dibahas sebelumnya, overload pada sisi kanan atau melakukan switch play ke sisi kiri. Box to Box salah satu Role favorit gue di FM, mr. do it all dalam taktik gue dia akan berfungsi sebagai supporting mezzala dan juga dalam bertahan untuk supporting Half Back dalam bertahan. Sometimes role ini akan gue rubah ke role Roaming Playmaker untuk memecah kebuntuan atau ketika mezzala gue di marking keras oleh tim lawan. Kemudian masuk ke role paling core dari taktik gue, Half back dalam taktik ini akan gue isi dengan pemain yang kreatif dengan PPI Take more risk pass. Half back ini akan berperan layaknya seorang DLP, PPM seorang playmaker dibutuhkan pada posisi ini seperti dictate tempo, killer balls, long pass etc. Kenapa gue pilih half back dibandingkan DLP defense karena setelah gue coba DLP bermain terlalu agresif ke depan sehingga ketika lawan berhasil merebut seringkali DLP berada pada out of position.

Defense CWB BPD CD FB

Masuk ke area pertahanan pilihan gue untuk di posisi kanan adalah full back support, gue gak mau pemain yang terlalu agresif buat membantu serangan. Tugas dari FB ini as a supporting unit di belakang winger dan mezzala kemudian sesekali melepaskan crossing dari deep area ke arah far post dimana IF gue beroperasi. Duet BPD di kiri dan CD di kanan bertugas jadi pilihan gue untuk garis pertahanan, PPI stay wider untuk kedua defender gue aktifin untuk ngepush duo CWB dan FB gue supaya bermain lebih ke atas. Dengan role half back di posisi DM secara formasi ketika tim gue memegang bola akan membentuk skema 3 bek di area pertahanan. BPD Stopper gue pilih untuk beroperasi di sisi kiri, dengan tujuan untuk melakukan cover CWB gue yang akan bermain sangat agresif. Ketika CWB naik maka BPD stopper dengan PPI stay wider akan berada di area sebelah kiri, area yang ditinggalkan oleh BPD ini kemudian diisi oleh half back. Role terakhir sweeper keeper, dengan defensive line yang tinggi gue butuh seorang kiper yang siap untuk maju man to man dengan striker lawan ketika striker lawan bisa lepas dari offside trap.

Result (Half Season)

Untuk hasilnya baru setengah musim dulu ya, berhubung masih cukup sibuk dengan kerjaan . Hasil pre-season yang cukup baik, 6W 1D 1L, dua hasil anomali melawan tim kecil 1 draw dan 1 lost efek dari pemain di ganggu oleh international match selama 2 minggu ketika pre-season. Serie A? Easy AF 18W 1D 0L, cukup mengejutkan sih buat gue bisa mendapatkan hasil kaya gini. Dari sisi agresivitas Total 43 gol dalam 19 pertandingan average 2.26 goal per game definitely a really good sign from this tactic. Yang lebih seru lagi dari sisi defensive tim gue baru kebobolan hanya 8 gol dari 19 pertandingan! Rock solid baby! (lihat foto 11-14).

Europa league, tim gue kebagian lawan yang cukup menantang di fase grup ada Villarreal dan PSV. We are still unbeaten also in europe dengan 4 win dan 2 draw pada fase grup. 16 gol dari 6 pertandingan yes kita agresif, di sisi pertahanan cukup leaky kalau dibandingkan dengan statistik di serie A yang hanya kebobolan 8 gol. 6 pertandingan kebobolan 7 gol dimana 90% gol tersebut berasal dari PSV, 2 kali bertemu PSV selalu end up dengan goal galore pertandingan pertama di san siro berakhir dengan skor 5-3 sementara di pertandingan kedua di philips stadion berakhir dengan skor 3-3. Hasil yang cukup impresif di Serie A dan Europa League tidak menjamin tim gue bakalan sukses di ajang piala lokal Coppa Italia, sukses menang dengan skor yang 3-1 pada first round menghadapi Torino. Lolos dari first round kemudian masuk ke quarter final, di quarter final gue harus menghadapi pil pahit setelah 120 menit bermain kemudian kalah penalty shootout oleh Sassuoulo. Masuk ke statistik pemain, Zlatan berada di posisi terdepan dalam hal produktivitas gol dengan 12 Gol, diikuti oleh Leao dan Saelemaekers dengan 8 dan 7 Gol. Untuk Assist Calhanoglu memimpin dengan 9 assist, diikuti oleh Zlatan dan Theo/Tonali dengan 6 dan 5 Assist. Total key passes dipimpin oleh Calhanoglu dengan 106 diikuti oleh Tonali dan Zlatan dengan 42 dan 39. Melihat dari statistik hal ini sudah sesuai dengan skema yang gue terapkan dimana Mezzala gue menjadi motor serangan.

Room for improvement

Setelah setengah musim salah satu area yang gue lihat perlu di improve ada di area AML berdasarkan data statistik baik hauge dan rebic terlihat sangat buruk dengan average rating yang hanya ada di kisaran angka 6.7 dan statistik lainnya juga cukup buruk. Mungkin warga sini bisa kasih suggestion harus di apain ini area AML gue. Sekian kira2 bacotan gue mengenai taktik FM21, semoga warga IDFM pada suka ya


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

FM Podcast : Pakai Klub ini untuk Romadhon Challenge tahun ini FM21#07

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

FM Lovers, Episode ini dibuat di malam 1 Romadhon, besok sudah mau sahur. Ngomongin FM21, kalau misalnya kalian ingin mencoba new game khusus untuk Romadhon tahun ini, coba dengerin ini deh. siapa tahu ikut terinspirasi pakai Klub ini 😀

Bisa kamu dengarkan di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

FM Podcast : Bercerita bersama Farraz, Ketua IDFM League musim ke 6 FM21#06

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Gua sama Mas Ridwan dapat kesempatan ngobrol dengan Bung Farraz, Ketua IDFM League yang di musim ke 6 ini resmi bernama NORM IDFM LEAGUE, apa yang berbeda di musim ini ? dan apakah memungkinkan ada Liga Champions untuk Asia Tenggara kedepannya ?

Bisa kamu dengarkan di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

FM Podcast : Bercerita sama Mas Ridwan, salah satu member IDFM FB Group

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Episode pertama di tahun 2021 ini dibuka obrolan gua dengan Mas Ridwan, salah satu member IDFM Facebook Group, cerita dari perkenalan dia dengan FM sampai keinginannya ambil lisensi pelatih. Kedepannya kita akan sering mengobrol loh …. 😀

Bisa kamu dengarkan di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

FM Podcast : Review FM21 – saya kasih skor 8 ! beneran kah ? #FM21

Tinggalkan komentar

Episode FMPC Podcast terbaru sudah rilis !

FM Lovers,

Episode ini sebenarnya versi audio dari review gua di Gamereactor di sini. dan gua kasih skor 8/10 untuk FM21. Dengerin jika kalian perlu meyakinkan apakah wajar keluarin duit 500rb untuk FM21 kali ini.

Bisa kamu dengarkan di :

Happy Listening !


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Review IDFM League edisi Oktober 2020

1 Komentar

Update IDFM League

Oktober 2020

REVIEW IDFM SUPER LEAGUE

Bulan Oktober merupakan bulan penghujung penyelenggaraan IDFM League, mulai dari IDFM Super League, IDFM Championship dan IDFM Cup. Semua turnamen menyajikan pertarungan yang menarik hingga akhir musim. FC Wow yang berjarak 5 poin di 3 pekan terakhir harus mengunci semua kemenangan dan berharap de Facolda terpeleset agar mendapatkan title juara IDFM Super League. Kemenangan atas Ratvan Navy, Firumy FC dan Songhek tidak cukup untuk menggeser de Facolda dari puncak klasmen karena tim asuhan Bakti Ilham Akbar itu berhasil mengunci kemenangan atas Mbelitar FC dan Belzta. Sedangkan pesaing lain, Benchwarmers sebenarnya berpeluang menyalip de Facolda di menit-menit akhir IDFM Super League namun kekalahan atas Sehai United di pekan terakhir membuat tim asal Jakarta ini harus puas berada di peringkat 3 dan gagal meraih gelar IDFM Super League ke tiga sepanjang sejarah. Gelar juara akhirnya mendarat kepada tim promosi musim ini, de Facolda.

Sementara itu dari zona degradasi harus menurunkan Uncle John, Omegu FC, Firumy FC dan Songhek dari IDFM Super League musim depan. Inkonsistensi 4 tim ini sepanjang 8 bulan ini gagal diperbaiki dan harus puas berada di zona terbawah IDFM Super League. Sedangkan Songhek yang berada di zona playoff harus menelan pil pahit kalah oleh peringkat 5 IDFM Championship, 404 Nout Found dengan agregat 4-2. Dengan begitu, ada 5 tim IDFM Super League dan 5 tim IDFM Championship yang bertukar posisi  musim depan. The greatest escape show berhasil ditampilkan oleh Ratvan Navy. Setelah sepanjang musim berkutat di zona merah dan zona playoff, kemenangan penting atas Omegu FC berhasil menjauhkan tim asal Jogja ini dari zona merah dan berhasil bertahan di IDFM Super League musim depan.

Sedangkan di papan tengah, tim promosi lain seperti Mbelitar FC dan Asgar Pride bisa memberikan kejutan dengan berada di peringkat 8 dan 6. Kedua tim promosi tersebut berhassil mengungguli juara bertahan IDFM Super League yang hanya sanggup bercokol diperingkat 12.

Cek detailnya di halaman selanjutnya :

Team Talk : FM21 Beta sudah rilis hari ini ! Download segera !

Tinggalkan komentar

FM Lovers,

FM21 versi Beta sudah dirilis pagi ini tanggal 11 November 2020. memang ada delay dari biasanya 2 minggu pas dari tanggal rilis fullnya, yaitu 24 November 2020. Jadi yang sudah preorder FM21 dan sudah ajukan cuti di hari kemaren, hari ini silahkan ajukan cuti lagi 😀

Download Sizenya sekitar 4.4 GB ya.

Dan untuk FM21 Touch, mengutip dari staffnya SIgames di forum . FM21 Touch tidak akan dirilis versi betanya dan versi fullnya akan mundur menjadi 1 Desember 2020.

Well, mudah2an gameplaynya FM21 memuaskan ya. Enjoy the game !


\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

IDFM LEAGUE : Tentang Adaptasi, Tekanan dan Bicara Masa Depan

Tinggalkan komentar

Delapan bulan telah dilalui oleh seluruh tim yang berkompetisi di Artupoke IDFM League. Tetapi setidaknya ada dua tim yang patut disorot, dan tim tersebut adalah: Boxer FC dan Gotir FC.

Boxer adalah salah satu tim legendaris di liga online Football Manager terbesar di Asia Tenggara dengan segudang prestasi selama tiga musim bernaung. Sementara itu Gotir, menjalani musim keduanya di kasta kedua IDFM League yaitu Artupoke Championship. Menarik untuk melihat kiprah kedua tim ini mengingat kedua manager kerap melontarkan psy-war satu sama lain.

Dan musim depan, baik Boxer yang dimanajeri oleh Adam Khassaugi dan Gotir yang dimanageri oleh Mahatir, akan bermain di kasta utama yaitu Super League.

“Ini yang sudah saya nantikan,” tegas Mahatir, manager Gotir yang kami interview dengan secepat kilat. “Kami mungkin tidak diunggulkan, tapi kami di sini – di Super League musim depan. Itu artinya saya punya kesempatan untuk mengalahkannya,” sambungnya.

Tentu apa yang disebutkan oleh Gotir tampak sangat jemawa, terlebih Boxer bukanlah tim sembarangan. Adam – sang manager, adalah salah satu generasi pertama yang berhasil promosi ke kasta tertinggi meskipun tim berlambang orang menggunakan sarung tinju dan boxer ini lebih lekat dengan predikat runner up.

Akan tetapi, musim ini Boxer menjalani musim terburuknya selama berkencah di Artupoke IDFM League selama empat tahun ke belakang. Ia berkata: “Musim ini aneh, benar-benar aneh. Persiapan yang tidak matang di awal musim mengakibatkan kami sempat berada di zona merah, meskipun akhirnya cukup nyaman di papan tengah,” tukas Adam sang manager.

“Sekarang saya paham betul seperti apa stress-nya seorang manager saat timnya tidak perform. Pressure-nya tinggi, tapi ini justru melecut anak-anak untuk tampil lebih baik, terutama di paruh kedua kompetisi,” sambungnya. “Kami berusaha sebaik mungkin musim depan, Benchwarmers – rival kami – tampil konsisten lagi dan saya pasti bisa kembali ke papan atas.”

Sementara itu Gotir, telah memastikan diri dengan predikat runner up Artupoke Championship setelah mencuri perhatian dengan muncul sebagai juara group C di fase group sepanjang 26 laga. “Kuncinya, saya bersungguh-sungguh. Dan siapa yang bersungguh-sungguh dia pasti berhasil,” sebut manager tim ini, Mahatir.

Group C bisa disebut sebagai group paling oportunis dan merata kekuatan timnya. Terutama di paruh kedua kompetisi – setelah dominasi AC Dark Knight runtuh, peluang semua tim menjadi sangat merata. Total perolehan poin di group ini pun lebih kecil di banding milik Hexorcist dengan 50 poin di group A, Kasamu dengan 53 poin di group, Gotir sendiri “hanya” mengoleksi 47 poin!

“Saya melihat ada pergantian trend pada tengah musim, saat Batsy (julukan AC Dark Knight) menggunakan 4-4-1-1 yang begitu digdaya lalu melemah di tengah musim, saya mulai mengukuti trend hingga akhirnya kembali ke 4-4-2 saat justru banyak yang meninggalkan taktik tersebut,” sebut Mahatir yang diamini oleh Adam. “Itu benar beberapa tim turun drastis saat pertengahan musim.”

Mengenai Retropus IDFM Cup, manager Boxer pun mengakui bahwa ia berusaha untuk tampil baik di ajang tersebut hanya saja kurang beruntung: “Setelah hancur di liga, target saya berikutnya adalah Retropus IDFM Cup. Tapi kami harus bertemu dengan Bakul Lumpia, tim yang memiliki taktik sangat baik musim ini.”

Boxer yang mengakhiri musim di papan tengah klasemen memberikan satu kalimat yang cukup membuat Gotir harus waspada musim depan dalam mengarungi kasta tertinggi Artupoke IDFM League. Ia menegaskan, “Meskipun kami sering mengadakan latihan sparring, Gotir harus tahu bahwa Super League tidak bisa disamakan dengan divisi Championship. Di sini penuh tim yang berpengalaman dan ambisius. Dan saat kita berada di satu divisi yang sama, maka tidak akan ada lagi sparring.”


Pernyataan tersebut dibalas dengan cara yang tak kalah elegan oleh Gotir, “Saat melawan Boxer tim akan menurunkan performa yang terbaik. Karena setiap momen melawan Boxer, kemenangan jadi hal yang wajib.”


Derby dari dua tim ini patut ditunggu kehadirannya musim depan. Siapakah yang akan berada lebih tinggi? Sang tim promosi Gotir? Atau Boxer yang akan kembali bangkit musim depan?

Sebuah pepatah pernah disampaikan oleh mantan manager Liverpool FC yang lengendaris, Sir Kenny Dalglish: “Waktu adalah obat paling mujarab menghadapi penyakit (Cedera).” tapi di Artupoke IDFM Super League waktu adalah jawaban yang paling benar menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Sampai ketemu musim depan!

FM Role & Duties : No Nonsense Full Back / Wide Players

Tinggalkan komentar

No Nonsense Full Back (NNFB) adalah versi melebar dari No-Nonsense Centre Back. Jadi jangan harap pemain dengan Role ini akan membantu serangan tim kalian, Alih-alih mencoba membantu membangun serangan, NNFB tidak akan mengambil risiko dan hanya mengoper ke rekan setim lainnya, atau, ketika ditekan, sapu bersih. Intinya NNFB adalah Bek Murni.

Lainnya

IDFM LEAGUE : KETAT DI ATAS, KERAS DI TENGAH, PANAS DI BAWAH

Tinggalkan komentar

Judul diatas tepat untuk menggambarkan persaingan IDFM Super League 2020. Sampai dengan GW 34, masih belum memunculkan tim yang juara maupun tim yang terdegradasi. Semua manajer tim saling berlomba mengerahkan taktik dan pemain terbaiknya, untuk meraih hasil yang maksimal. Tidak ada yang ingin terdegradasi, begitupun semua juga ingin meraih gelar juara. Berikut klasemen sampai dengan GW36 :

PEREBUTAN GELAR JUARA

Hingga GW36 masih ada 3 tim yang berpeluang meraih juara. Adapun 3 tim tersebut adalah de Falcoda, FC Wow dan Benchwarmers. Mari kita utak atik peluang 3 tim tersebut.

Lainnya

Older Entries Newer Entries