REVIEW IDFM CUP

Selain IDFM Super League dan IDFM Championship yang sangat menarik, IDFM Cup juga menyajikan pertandingan yang amat seru. Banyak tim-tim unggulan dan tim tradisional yang berguguran di round 2 ini. AC Dark Knight terus melanjutkan tren positifnya di IDFM Cup. Seolah tak cukup dengan sapu bersih di liga, AC Dark knight membantai tim IDFM Super League, SSB Kapal Api dengan aggregat 10-2. Tim IDFM Super League lainnya, Beltza mengikuti jejak SSB Kapal Api dan keok di round 2. Beltza secara mengejutkan keok oleh tim yang merangkak dari kualifikasi, AND’s 25 FC. Jejak SSB Kapal Api dan Belzta diikuti oleh Kurowo FC dan Lich King FC yang juga keok di round 2 ini. Ale Club de Futbol menjadi perhatian khalayak penikmat IDFM League. Setelah menaklukkan Maung London di round 1, keganasan Ale Club de Futbol kembali memakan korban yakni Lich King FC. Sebagai tim kualifikasi, Ale Club de Futbol layak dilabeli sebagai tim kuda hitam.

Total ada 16 tim yang memenangkan round 2 ini, termasuk PS Segut Soson Soson yang menang lewat bye. 16 tim tersebut terdiri dari 5 klub dari IDFM Super League yakni Boxer FC, Bakul Lumpia FC, Asgar pride, Benchwarmers dan Sehai United. Kemudian 6 tim IDFM Championship yakni AC Dark Knight, PS Segut Soson Soson, Garuda Nazionale,  Makelar Beras FC, Boyz Sans 07 Jr dan Gotir FC. 5 tim sisanya merupakan tim IDFM Championship yang merangkak dari kualifikasi yakni AND’s 25 FC, Gophan Sentod City, Ale Club de Futbol, Kasamu FC, Ventrax FC