Oleh : Muhammad Sifa’ul Rizky

Karya ini dibuat untuk mengikuti #FMLoversStory. Dari Komunitas FM Indonesia untuk FMLoversIndonesia. disponsori oleh Blognya FMLovers(artupoke.com), Aremania(darmakusuma.wordpress.com) dan Blognya Football Manager(blognyafootballmanager.com).

Assalamualaikum wr.wb. Nama saya Muhammad Sifa’ul Rizky, biasanya dipanggil Faul, usia saya 19 tahun dan sekarang sudah semester 3 di salah satu universitas ternama di Surabaya. Berbicara tentang FM sendiri sebenarnya saya baru mengenal saat waktu di bangku sekolah, SMA maksudnya. Waktu itu di kelas 1 SMA saya penasaran dengan game yang dimainkan oleh teman-teman saya. Waktu itu pula saya bingung mengapa hanya dengan menonton saja bisa sampai histeris, bahkan hingga menyamai game bola lainnya seperti PES. Oleh karena itu saya penasaran dan mulai mencoba, dan akhirnya benar benar ketagihan. Waktu itu lagi booming boomingnya timnas Indonesia, jadi saya memakai tim itu. Walaupun pada awalnya sangat sulit untuk menjalankan strategi untuk Boaz dkk.,namun lama kelamaan sudah mulai menemukan taktik yang ideal, walaupun hasil akhirnya belum memuaskan.

Sejak saat itu di setiap edisi Football Manager saya selalu mencoba menggunakan timnas Indonesia, walaupun hasil belum memuaskan tapi selalu ada hasrat untuk tetap memberikan yang terbaik untuk Indonesia walaupun hanya dalam game.

Untuk saat ini, karena baru memiliki laptop jadi saya benar benar memulai petualangan dengan timnas Indonesia, karena sebelumnya saya selalu bermain dengan laptop teman saya. Jadi makin benar benar terasa euforianya, apalagi ketika bertanding di Piala AFF.

Untuk FM yang saya mainkan ini hingga tahun 2020, sudah 6-7 tahun game time sih ( kan baru punya laptop hehe) walaupun masih belum bias memberikan gelar juara bagi timnas Indonesia namun saya memliki kebanggaan tersendiri karena dalam ujicoba yang dilakukan oleh timnas , walaupun selalu kalah namun dapat bertarung dengan tim-tim Eropa yang levelnya memang diatas timnas Indonesia. Saya menyadari bahwa kemampuan timnas Indonesia masih belum berada di level tersebut. Padahal saya yakin bahwa suatu saat akan bisa bersinar nantinya.

Tidak perlu berlama lama kita langsung berangkat ke perjalanan saya dengan timnas Indonesia:

Untuk sekarang posisi timnas Indonesia berada di peringkat 104 dunia, peringkat yang bias dikatakan cukup tinggi karena memang sejak saya tangani di tahun 2013 peringkat Indonesia memang cukup memprihatinkan dengan berada di posisi 168 dunia. Untuk peringkat tertinggi sepanjang saya bersama timnas berada di peringkat 98 dunia, akhirnya impian saya terwujud bias berada di peringkat 100 besar dunia.

clip_image002

Pergerakan peringkat Timnas Indonesia

Lalu melatih selama itu apa yang saya dapatkan? Hingga saat ini timnas Indonesia memang masih belum menjuarai Piala AFF(ternyata beneran sulit bro) apalagi sekarang Australia masuk ke turnamen, otomatis semakin berat untuk menjuarai turnamen tersebut, selama saya latih Indonesia berhasil masuk ke final sekali, namun sekali lagi ditaklukan oleh tim debutan dari Oceania yang memang sudah mumpuni, Australia.

clip_image004

Kemudian di tahun 2018 Indonesia kembali lolos dari fase grup, namun dikalahkan oleh Thailand,lawan terberat juga di Asia Tenggara.

Terus trofi apa yang saya dapatkan? Alhamdulillah di tahun 2016 juga saya mendapat…

clip_image006

Asian Challenge Cup!!! Mungkin turnamen ini tidak semegah Piala Asia namun memenangkan kompetisi ini sangat penting untuk memompa mental pemain untuk Piala AFF walaupun kalah di final. Turnamen ini berhasil saya menangkan dengan mengalahkan Singapura 3-0, salah satu lawan terberat di Asia Tenggara.

Lalu prestasi apalagi yang saya dapatkan? Di tahun 2019 bukan trofi yang saya dapatkan tapi prestasi yang cukup membanggakan karena berhasil…

clip_image008

Lolos ke perempat Piala Asia 2019!!! Menjadi lebih special karena diantara 16 kontestan, Indonesia menjadi Negara pertama yang memastikan lolos ke perempat final, dan menjadi tim yang belum pernah kebobolan di fase grup.

clip_image010

Sayangnya di perempat final harus bertemu dengan runner up grup B, Australia, lagi lagi Australia dan dikalahkan dengan skor telak 0-4. Cukup mengecewakan tapi saya sudah bangga kepada anak asuh saya karena berhasil lolos hingga sejauh ini, sebuah prestasi yang membanggakan.

clip_image012

Dari sini saya dapat mengambil pelajaran bahwa sebenarnya timnas kita itu mampu berbicara banyak di dunia, saya optimis timnas kita bias lebih maju lagi asal dikelola dengan sungguh sungguh, jangan hanya karena uang lalu prestasi diabaikan. Keep fighting Indonesia. Sekaian cerita saya, terima kasih apabila ada salah kata mohon dimaafkan, Wassalamualaikum wr.wb.