Kali ini, saya ingin membahas satu-persatu #FM19Features yang telah menjadi Headline di pengumuman SIGames sebelumnya. Btw, yang digadang-gadang sebagai perombakan besar-besaran adalah di Training dan Tactics. Tapi kali ini kita bahas Tactis dulu yaa. Artikel ini juga ada di tweet saya semalam 🙂
Tactic Innovation
Sepertinya agar FM kembali lebih fokus ke bagian yang sudah menjadi andalannya. TAKTIK. Karena kalau mau nyari game bola dengan grafis dan gameplay cepet ? Udah ada FIFA atau PES kan ? 😀 Lainnya
Beberapa jam yang lalu, SIGames melalui akun twitter resminya @footballmanager telah mengeluarkan rilis resmi mengenai fitur-fitur baru dengan menggunakan tagar #FM19Features.
Training Overhaul
Perombakan besar-besaran terjadi di bagian Training. Training akan menjadi lebih dalam dan detail, semata mata untuk lebih tajam dalam meningkatkan attribut pemainmu. Contoh : satu hari training sekarang terbagi menjadi 3 sesi, kamu bisa membagi menjadi pagi latihan fisik, sesi ke dua istirahat, sisanya menyerang direct.
Yup, akan lebih banyak pilihan materi training, seperti match tactics, aerial defense, attacking wings, dst.
Bundesliga, Tactical Innovation
Have even more tactical control by creating a brand new philosophy that incorporates a strategy when attacking, in transition and when defending #FM19Features
Lisensi penuh Liga German, logo klub, nama pemain timnas, foto wajah, semua yang kamu bisa dapatkan karena lisensi ini. Mantap nih buat yang suka maen Liga Jerman.
Inovasi Taktiknya seperti apa ? akan banyak instruksi baru saat memberikan team instructions, artinya, akan banyak kebebasan untuk menciptakan variasi tactic khas milikmu sendiri, selain taktik default gegenpressing, catenaccio, tiki taka, dst.
ada posisi baru seperti Pressing Forward, No-Nonsense Full-backs, dan No-Nonsense Centre-back. Serem yak namanya ? 😀
VAR & Goal Line Technology
Biarlah video di atas yang menjelaskan semuanya 🙂
Tampilan baruuu
Lots of love under the hood… reflected in a fresh new look #FM19Features
Tampilan baru dengan corak Ungu dimana-mana. Kenapa harus ungu ? well, ini kata dari omMiles sih, katanya pemilihan warna ini sudah dipertimbankan masak-masak karena akan terlihat sepadan dengan fitur-fitur baru #FM19Features ini.
Seperti yang kita tahu, kita tidak akan pernah mendapatkan update transfer resmi untuk summer transfer windows update 2018/19, karena pastinya transfer update ini akan dibawa ke dalam Football Manager 2019.
Tapi jangan khawatir, kalau mau memainkan update database terbaru di FM18 kalian, FMscout bekerjasama dengan pr0 kembali hadir kali ini dengan menghadirkan Football Manager Transfer Update (FMTU).
Fyi, FMTU kali ini menggunakan online platform dari FMscout.com yaitu https://fmtransferupdate.com/ yang sudah memasuki tahun kedua, dan saat ini sedang digarap bahasa indonesianya oleh rekan-rekan IDFM. Platform ini memungkinkan database ini terupdate setiap hari karena berbasis online dan dari masukan komunitas, yang tentunya disupervisi langsung oleh pr0 dan timnya.
silahkan klik gambar dibawah untuk mendowloadnya :
Apakah sekarang saatnya mainkan save baru diFM18 mu ? Enjoy FMLovers.
Kemarin, tanggal 6 Agustus 2018, SIGames lewat media sosialnya mengeluarkan video trailer untuk FM19. Manager Man dan logo Football Manager yang ikonik itu, yang sudah muncul pertama kali di FM 2005 akhirnya digantikan dengan tampilan baru. End of Era, begitulah tagline yang disematkan di peluncuran pengumuman pertama FM19 ini.
Â
Berikut yang menjadi catatan untuk Football Manager 2019 ini :
Tanggal Rilis, 2 November 2019
Untuk pertama kalinya, Liga Jerman akan mendapat lisensi sehingga bisa dimainkan tanpa german fix name lagi.
Tidak ada versi LINUX untuk FM19
Minimum Spec Requirementnya akan SAMA dengan FM18, berita bagus nih.
Untuk fitur fitur terbaru akan diumumkan mulai akhir September. Masih lama ya.
FM19 sudah bisa di pre-order via steam. Harganya originalnya sama dengan FM18, tetapi untuk preorder ini akan diberikan diskon senilai 10 %. Harganya menjadi 378rb rupiah. Nggak ada kartu kredit ? tenang, via Artupoke’s Store jadi 385rb rupiah, japri aja 😀
Demikian informasinya FMLovers
\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//
Bagi kamu yang masih bingung cara pasang Logo Pack di Football Manager ini tutorial lengkapnya dijamin work 100 %. Video Tutorial ini credit to Handy Fernandy sebagai creatornya.
Cek link berikut untuk melihat Tips Football Manager lainnya :Â Football Manager Tips
\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//
Jika kamu salah satu “veteran” dalam dunia per FM-an di Indonesia, kamu seharusnya kenal, minimal sudah baca salah satu artikel maestro ini. Bung @ryantank_ . Beliau dikenal dengan ulasan-ulasan detail dengan taktik di dunia nyata yang coba dia terapkan di dunia FM. Percayalah saat saya bilang kata “detail” di kalimat sebelumnya, levelnya itu jauh di atas rata-rata 🙂
Mungkin, beliau adalah salah satu dari segelintir pemain Football Manager yang jengah dengan FMÂ yang penuh dengan keterbatasannya untuk menerapkan taktik yang diinginkan atau diketahuinya, LALU TERJUN LANGSUNG ke dunia taktik dan pelatihan bola di dunia nyata.
Dan, akhirnya, bekerjasama dengan @Fandom_IDÂ , maestro kita ini menerbitkan buku tentang pengetahuannya (yang luas itu) akan taktik sepakbola. THE INSIDE WING.
PRE-ORDER!
Buku baru @Fandom_ID: THE INSIDE WING karya @ryantank_. Masa PO hingga 8 Juli 2018.
Buku ini mengajak kita menyaksikan sepak bola dengan kacamata taktik; hirarki tertinggi permainan si kulit bulat.
Saya kutip dari artikelnya Sirajudin Hasbi di Fandom. Btw, artikel ini bacaan WAJIB ya agar kamu ingin tahu mengapa kamu harus membeli buku ini.
“The Inside Wing bisa menjadi penanda penting dalam daftar buku sepakbola yang terbit di Indonesia. Buku ini mengupas mengenai taktik sepakbola seutuhnya. Ia serupa kamus pegangan untuk siapa pun yang bekerja di sepakbola maupun para penikmatnya.”
Nah, apa nggak bergetar tuh hatimu yang haus akan buku sepakbola indonesia ? 😀 saya SUDAH preorder bukunya. Kamu ?
\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//
“Dari FMLovers” merupakan satu tempat yang diciptakan khusus bagi para FMLovers yang ingin menyumbangkan artikel miliknya dalam satu tema yang sama, Football Manager. Tidak ada batasan khusus topik yang harus diambil, jadi apabila kamu tertarik untuk memasukkan ceritamu ke artupoke.com. Silahkan email karyamu dalam bentuk microsoft word ke admin@artupoke.com
Salam FM 😀
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya di sini.
Sebenarnya, hal yang membuat Joe Hart tidak masuk dalam strategi Guardiola adalah karena ia tidak bisa menjadi seorang Sweeper Keeper seperti yang diinginkan Pep. Apalagi, sebelum menukangi The Citizens Pep memiliki nama Manuel Neuer di Bayern Munchen.
Dalam pertandingan pra musim menghadapi AS Roma, berkali-kali Joe Hart menjadi penyebab gagalnya serangan balik dan build-up Man City asuhan Pep, hal ini disebabkan karena ketika Hart memegang bola dan ada di posisi tanpa pressing pemain lawan ia masih kebingungan harus diberikan kepada pemain di posisi mana bola tersebut, hal inilah yang membuat Pep harus mencari opsi kiper lain yang bisa melancarkan rencana permainan sesuai yang ia inginkan.
Pilihan Pep untuk menjadi kiper utama Manchester City akhirnya jatuh kepada Ederson Moraes, walaupun masih berumur 24 tahun ia bisa menyingkirkan Claudio Bravo yang notabene adalah kiper utama sekaligus kapten Timnas Cile dengan banyak prestasi bersama klub sebelumnya, Barcelona maupun timnas Cile sendiri.
Apa yang membuat Pep lebih memilih Ederson? Hal ini karena Ederson sudah mahir untuk mengisi pos Sweeper Keeper yang diinginkan Pep. Hasilnya, pada akhir musim 2017-2018 Ederson berhasil membantu City keluar sebagai kampiun Liga Inggris.
PENUTUP
Memang tak mudah menjadi seorang Sweeper Keeper, banyak syarat yang harus dimiliki terutama keahlian dalam melakukan short pass maupun long pass, karena hal ini menjadi faktor utama dalam memulai suatu build-up play. Keberanian dan ketepatan mengambil keputusan juga tentunya menjadi peran pendukung dalam berhasilnya seorang penjaga gawang memainkan role Sweeper Keeper.
Ada banyak nama besar lain yang sekarang dinilai hebat dalam mengisi role Sweeper Keeper ini, seperti Marc-Andre Ter Stegen, Jasper Cillessen, dan juga David de Gea. Mereka bukan hanya penjaga gawang yang mampu memberikan komando untuk mengorganisir pemain belakang, tapi juga lihai dalam mengalirkan bola kedepan untuk membantu timnya menciptakan gol.
Inilah sepakbola, semakin berkembangnya zaman sepakbola juga akan terus melahirkan evolusi baru baik dari pemain maupun taktikal. Dan setiap pemain yang ingin terus bersinar harus bisa mengikuti arus perkembangan zaman tersebut. Manuel Neuer menjadi contoh nyata lahirnya seorang kiper yang bisa melakukan multi-tugas diatas lapangan, dan Joe Hart pun menjadi contoh bahwa kiper tradisional perlahan mulai tergerus oleh perkembangan sepakbola yang semakin modern.
\\follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//
“Dari FMLovers” merupakan satu tempat yang diciptakan khusus bagi para FMLovers yang ingin menyumbangkan artikel miliknya dalam satu tema yang sama, Football Manager. Tidak ada batasan khusus topik yang harus diambil, jadi apabila kamu tertarik untuk memasukkan ceritamu ke artupoke.com. Silahkan email karyamu dalam bentuk microsoft word ke admin@artupoke.com
Salam FM 😀
Oleh Agam Averroes
PREAMBULE
Penjaga gawang merupakan posisi seorang pemain yang berada di garis paling belakang pertahanan sebuah tim sepakbola. Baik atau buruknya penampilan seorang kiper dibawah mistar gawang bisa menjadi penentu hasil sebuah pertandingan. Tak hanya itu, ketika seorang penjaga gawang bermain baik akan menimbulkan rasa aman bagi barisan pemain belakang sebuah tim.
Posisi penjaga gawang tak lagi bisa dianggap remeh dalam dunia sepakbola pada saat seorang pria  berkebangsaan Uni Soviet yaitu Lev Ivanovich Yashin meraih penghargaan pemain terbaik dunia pada Desember 1963. Sejak saat itu Yashin membuktikan bahwa penjaga gawang bukanlah seorang pelengkap dalam tim sepakbola.
Multi-Role Penjaga Gawang
Sama seperti Thomas Muller, pemain jerman lain yaitu Manuel Neuer mulai memperkenalkan kepada pecinta sepakbola dunia fungsi baru dari seorang penjaga gawang. Ia membuktikan kepada semua orang bahwa kiper yang modern tidak hanya dituntut untuk bisa menghalau semua serangan lawan, lebih dari itu seorang kiper ‘zaman now’ juga dituntut untuk bisa menjadi pemain pertama yang mengalirkan bola dalam build-up serangan tim yang dibelanya.
Neuer mulai bergabung bersama Bayern Munchen pada tahun 2011 hingga sekarang, mungkin salah satu alasan pelatih kiper Munchen saat itu merekomendasikan perekrutan Neuer selain karena ia berkewarganegaraan Jerman, Neuer juga punya potensi untuk menjadi kiper modern terbaik di dunia.
Dan benar saja, berada dibelakang sederet nama pemain belakang Munchen yang bisa membuatnya aman dalam melakukan aksinya seperti keluar jauh dari gawang, ataupun menjadi pemain yang merangkap ‘centre-back’ ketika timnya sedang menyerang habis-habisan, Neuer sukses menjadi pemain pertama yang mengalirkan bola saat timnya sedang melakukan build-up play. Dan sejak saat itu juga Neuer mulai memperkenalkan kepada dunia bahwa inilah Sweeper Keeper.
Tak Semua Kiper Bisa Jadi Sweeper Keeper
Bagaimana bisa Joe Hart tersingkir dari Manchester City? Mungkin ada sebagian orang bertanya mengenai hal ini. Tak bisa dipungkiri, 1 gelar Liga Inggris pada musim 2011-2012 serta penghargaan Golden Glove dari federasi sepakbola Inggris pada musim 2010-2011 dan 2011-2012 harusnya bisa menjamin posisi utamanya di Manchester City. Apalagi Joe Hart termasuk sosok senior di The Citizens.
Namun sejak kedatangan Pep Guardiola pada 2016 Joe Hart mulai tersingkir, bahkan sempat dipinjamkan ke Torino pada musim tersebut. Pep juga malah merekrut kiper baru untuk City, ada dua nama yaitu Claudio Bravo dan Ederson Moraes. Hal ini semakin menguatkan pendapat bahwa Joe Hart tak lagi memiliki masa depan bersama City.
Sebenarnya, hal yang membuat Joe Hart tidak masuk dalam strategi Guardiola adalah karena …………..
Pagi ini, saya mendapat informasi kalau salah satu penyedia facepack ternama, DF11, mengumumkan bahwa facepack edisi World Cup sudah tersedia di websitenya. Dan yang membanggakan lagi, bahwa creator facepack edisi World Cup ini adalah Bung Endang Aswari, aktivist FM indonesia sekaligus salah satu admin Facebook Group Football Manager yang terbesar di Indonesia – IDFM. Mantap !
Langsung saja ke halaman tersebut untuk detailnya, besaran filenya sekitar 88 MB kok. bagaimana cara installnya ? Lainnya
Para Komentator