Beranda

Dari FMLovers: Player Attributes di FM 22 Mobile by BolaGawai.com

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : BolaGawai.com

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers, untuk pembahasan artikel kali ini, saya akan membahas mengenai Player Attributes atau Atribut Pemain yang ada di Football Manager 2022 Mobile.

Tentunya artikel yang saya tulis ini bertujuan untuk memudahkan FM Lovers (terutama pengguna Mobile) dalam mengetahui serta memahami arti dari kemampuan atribut yang dimiliki oleh pemain.

Atribut Pemain/Player Attributes merupakan salah satu faktor penting yang perlu Anda ketahui karena dengan adanya gambaran nilai atribut pemain, maka kita bisa menilai seberapa bagusnya kemampuan yang dimiliki oleh pemain tersebut. Baik itu dari segi teknik, kecepatan, fisik, dan lain-lain.

Dengan mengetahui kemampuan atribut pemain, Anda juga akan bisa menilai seberapa cocoknya pemain tersebut terhadap taktik yang Anda terapkan di FM 22 Mobile. Jika, sudah mengerti dan memahami kemampuan atribut dari pemain, maka Anda menghindari kesalahan dalam membeli pemain di bursa transfer nantinya.

Untuk itu, saya akan menjelaskan Player Attributes pada artikel ini dengan memberikan arti/maksud dari masing-masing atribut yang terdapat pada pemain nantinya.

Langsung saja, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Penjelasan Mengenai Player Attributes

Player Attributes ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu Technical, Mental, dan Physical.

  1. Player Attributes (TECHNICAL)

Atribut Technical ini menggambarkan kemampuan teknik yang dimiliki oleh pemain dengan bola. Atribut Technical ini sangat penting karena atribut ini akan berpengaruh terhadap kualitas serta performa pemain Anda di lapangan dalam menguasai bola serta mempertahankan bola.

Dan perlu diketahui bahwa Atribut Technical pemain yang berposisikan sebagai kiper dan non-kiper tentunya memiliki perbedaan.

Adapun atribut-atribut dari pemain non-kiper adalah  Aerial, Crossing, Dribbling, Passing, Shooting, Tackling, dan Technique. Sedangkan untuk atribut kiper yaitu Agility, Communication, Handling, Kicking, Reflexes, dan Throwing.

Attributes Technical (Non-Goalkeeper)

Berikut di bawah ini penjelasan dari atribut-atribut Technical dari pemain non-kiper.

1. Aerial

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya seorang pemain ketika menghadapi situasi dalam duel-duel udara, baik itu ketika menyerang maupun bertahan.

Kemampuan Heading yang dimiliki oleh pemain juga termasuk ke dalam atribut ini sehingga semakin tinggi nilai atribut Aerial yang dimiliki oleh pemain maka kemampuan Heading dari pemain tersebut semakin bagus.

Dengan pemain yang memiliki atribut Aerial yang tinggi, maka peluang Anda untuk mencetak gol dari sebuah Set Piece akan semakin besar.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Strength yang bagus.

2. Crossing

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain ketika melakukan Crossing/Umpan Silang dari sisi lapangan.

Atribut ini merupakan salah satu faktor penting terhadap keberhasilan  pemain Anda dalam memanfaatkan situasi Corner Kick maupun Free Kick. Semakin tinggi nilai atribut Crossing yang dimiliki oleh pemain, maka pemain tersebut akan semakin mahir dalam melepas umpan-umpan silang, baik itu umpan silang rendah maupun umpan silang panjang.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Creativity serta Decisions yang bagus.

3. Dribbling

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain dalam mengontrol dan mengolah bola ketika berlari dengan menggiring bola tersebut.

Semakin tinggi nilai atribut Dribbling yang dimiliki oleh pemain, maka pemain tersebut akan semakin mahir dalam menggerakkan bola dengan kakinya.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Pace yang bagus.

4. Passing

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain dalam mengoper bola ke rekan setimnya.

Semakin tinggi nilai atribut Passing yang dimiiki oleh pemain, maka pemain tersebut akan semakin bagus akurasi teknik Passing-nya, baik itu akurasi dalam melakukan umpan pendek ataupun umpan panjang.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Creativity dan Technique yang bagus.

5. Shooting

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain dalam melakukan tendangan ke arah gawang lawan serta menyelesaikan peluang yang di dapat untuk mencetak sebuah gol.

Kemampuan pemain dalam melakukan Long Shots atau tendangan jarak jauh juga termasuk ke dalam atribut ini, sehingga semakin tinggi nilai atribut Shooting yang dimiliki oleh pemain, maka akan semakin bagus akurasi dari tendangan jarak jauhnya.

Dengan memiliki pemain yang mempunyai atribut Shooting yang bagus, maka pemain tersebut akan mempunyai kemampuan Finishing yang baik di depan gawang lawan.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Decisions yang bagus.

6. Tackling

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain dalam mengambil bola dari pemain lawan dengan bersih tanpa melakukan pelanggaran.

Semakin tinggi nilai atribut Tackling yang dimiliki oleh pemain, maka pemain akan semakin baik dalam melakukan Tackle-Tackle bersih terhadap pemain lawan.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Positioning serta Decisions yang bagus.

7. Technique

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya teknik pemain dalam mengolah serta menguasai bola.

Dengan memiliki nilai yang tinggi terhadap atribut ini, maka pemain akan mempunyai teknik tinggi dalam mengolah bola baik itu ketika Dribbling, Passing, ataupun Crossing. Jadi, jika pemain Anda mempunyai teknik yang bagus, maka pemain tersebut akan lebih mudah melewati hadangan dari pemain lawan dalam situasi apapun.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Dribbling, Crossing, serta Passing yang bagus.

Attributes Technical (Goalkeeper)

Selanjutnya, berikut di bawah ini penjelasan dari atribut-atribut Technical dari pemain yang berposisikan sebagi kiper atau penjaga gawang.

1. Agility

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan penjaga gawang dalam melakukan pergerakan di dalam kotak.

Jadi, penjaga gawang yang memiliki nilai atribut Agility tinggi akan memiliki kemampuan berupa kelincahan yang bagus dalam keputusan melakukan pergerakan di dalam kotak penalti seperti kapan ia harus keluar dari kotak penalti atau kapan ia harus bergerak di kotak penalti.

2. Communication

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan penjaga gawang berkomunikasi terhadap rekan setimnya dalam memberikan instruksi satu sama lain untuk menjaga stabilitas pertahanan.

3. Handling

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya penjaga gawang dalam melakukan penanganan terhadap bola seperti menangkap bola atau mengambil bola liar.

Dengan atribut Handling yang baik, maka penjaga gawang akan lebih bagus dalam melakukan penyelamatan yang aman. Sehingga, kesalahan-kesalahan seperti terjadinya bola Rebound yang didapatkan oleh tim lawan bisa diamankan dengan baik oleh seorang penjaga gawang.

4. Kicking

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan penjaga gawang dalam mendistribusikan bola, baik itu berupa umpan jauh ataupun umpan pendek.

Dengan kemampuan Kicking yang bagus, maka penjaga gawang akan lebih baik dan efektif dalam membaca situasi untuk memutuskan kapan ia harus mendistribusikan bola kepada rekan setimnya di lapangan permainan.

5. Reflexes

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan penjaga gawang dalam melakukan reaksi yang cepat ketika menyelamatkan bola.

Semakin bagusnya nilai atribut Reflexes yang dimiliki oleh penjaga gawang, maka ia akan lebih mempunyai naluri untuk melakukan reaksi yang cepat dalam melakukan penyelamatan terhadap gawangnya sekalipun itu berupa penyelamatan-penyelamatan yang mustahil untuk dilakukan.

6. Throwing

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya akurasi kemampuan penjaga gawang dalam melempar bola dengan cepat ke rekan setimnya yang memiliki ruang kosong.

Semakin bagus nilai atribut ini, maka penjaga gawang akan memiliki akurasi lemparan yang sangat baik dan efektif untuk diberikan kepada rekan setimnya.

B. Player Atttibutes (MENTAL)

Atribut Mental ini menggambarkan karakteristik serta pendekatan mental dari pemain ketika sedang menguasai bola.

Tentunya atribut ini sangat penting sekali bagi seorang pemain, karena dengan pemain yang memiliki mental yang kuat maka ia akan lebih mampu dalam menangani tekanan dari lawan secara konsisten.

Adapun atribut-atributnya adalah  Aggressions, Creativity, Decisions, Leadership, Movement, Positioning, dan Teamwork.

Berikut di bawah ini penjelasan dari atribut-atribut Mental.

1. Agressions

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain untuk terlibat dalam permainan di lapangan.

Dengan pemain yang memiliki nilai atribut Agressions yang tinggi, maka pemain tersebut akan mempunyai kecenderungan mentalitas yang tinggi dalammenangani pemain lawan, bersaing dengan pemain lawan dalam hal fisik, serta menekan dan merebut bola dari pemain lawan tersebut.

Nilai agresi yang tinggi terhadap pemain Anda tidak selalu membuat pemain Anda melakukan hal-hal kotor di lapangan tentunya. Dengan pemain yang memiliki nilai Agressions yang baik, maka pada saat Anda menerapkan permainan dengan intensitas yang cepat seperti mengandalkan taktik Counter Attack, maka taktik tersebut akan sangat efektif untuk diterapkan ke dalam permainan di lapangan nantinya.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Tackling, serta Decisions yang bagus.

2. Creativity

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan pemain dalam mengamati dan melihat opsi peluang yang berpotensi menguntungkan di dalam permainan lapangan.

Dengan pemain yang mempunyai nilai atribut Creativity yang tinggi, maka pemain akan lebih baik dalam memanfaatkan suatu peluang yang telah diamati. Sehingga pemain tidak akan sembarangan dalam melakukan suatu Passing, Crossing, Shooting, maupun Dribbling.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Technique dan Decisions yang bagus.

3. Decisions

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain dalam mengambil dan membuat suatu keputusan terhadap opsi yang sudah diamati sebelumnya, baik itu ketika pemain tersebut sedang bertahan maupun menyerang.

Pemain yang mempunyai nilai tinggi terhadap Decisions ini akan membuat pemain tersebut dapat mengambil keputusan dengan baik dan efektif sekalipun pemain tersebut sedang ditekan oleh pemain lawan dalam permainan di lapangan.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Movement yang bagus.

4. Leadership

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain dalam memiliki kemampuan sebagai seorang pemimpin bagi rekan-rekan setimnya.

Pemain dengan atribut Leadership yang bagus akan membuat pemain tersebut bisa mempengaruhi serta memberi motivasi terhadap rekannya, baik itu di lini belakang, lini tengah, atau lini depan. Dengan kemampuan motivasi yang telah diberikan tersebut maka rekannya akan cenderung tampil baik dengan pemain yang mempunyai nilai atribut yang tinggi terhadap Leadership tadi.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Teamwork yang bagus serta Usia dari si pemain.

5. Movement

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan pergerakan pemain ketika sedang tidak menguasai bola.

Dengan pemain yang memiliki nilai atribut Movement yang tinggi, maka pemain tersebut akan mempunyai pergerakan tanpa bola yang sangat bagus. Pemain dapat membuat dirinya terlibat dengan baik dalam hal segi pemosisian maupun pergerakan untuk membantu rekan setimnya di lapangan.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Decisions, Teamwork, serta Positioning yang bagus.

6. Positioning

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan pemain dalam memposisikan dirinya dalam permainan tim di lapangan, baik itu ketika bertahan maupun menyerang.

Pemain yang memiliki nilai tinggi terhadap atribut ini akan membuat pemain tersebut mampu mengarahkan dirinya dengan baik dalam menempatkan posisinya di dalam taktik permainan.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Decisions dan Teamwork yang bagus

7. Teamwork

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain untuk bekerja sama dengan rekannya secara tim dalam mengikuti instruksi taktik yang telah diberikan.

Pemain dengan atribut Teamwork yang bagus akan memberikan dukungan yang baik terhadap rekan-rekannya dalam permainan di lapangan. Hal ini dikarenakan adanya rasa saling percaya satu sama lain dari pemain tersebut terhadap rekan setimnya.

C. Player Attributes (PHYSICAL)

Atribut Physical ini menggambarkan kemampuan pemain yang berkaitan dengan fisik.

Dengan fisik yang bagus, maka pemain dapat bermain dengan secara konsisten dan memberikan performa yang baik di lapangan dalam jangka waktu permainan yang lama.

Adapun atribut-atributnya adalah  Pace, Stamina, dan Strength.

Berikut di bawah ini penjelasan dari atribut-atribut Physical.

1. Pace

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya kemampuan pemain untuk mencapai kecepatan tertingginya ketika melakukan akselerasi di lapangan.

Pemain dengan atribut Pace yang tinggi akan membuat pemain tersebut mampu berlari hingga mencapai kecepatan tertinggi yang ia miliki, baik itu ketika sedang membawa bola ataupun tidak.

Atribut ini akan lebih efektif lagi kinerjanya jika pemain mempunyai nilai atribut Stamina yang bagus

2. Stamina

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain mempunyai ketahanan fisik yang tinggi di lapangan permainan untuk jangka waktu yang lama.

Pemain dengan atribut Stamina yang tinggi akan membuat pemain tersebut bisa tampil sesuai dengan level permainannya di atas lapangan pada level kebugaran terbaik dengan waktu yang lama di sepanjang musim.

Namun, jika pemain mempunyai atribut Stamina yang rendah maka pemain tersebut akan menjadi cepat lelah ketika tampil menjalani pertandingan di lapangan.

3. Strength

Atribut ini menggambarkan seberapa baiknya pemain memiliki kemampuan dalam mengerahkan fisiknya terhadap pemain lawan.

Kemampuan atribut Strength yang tinggi akan membuat pemain mendapatkan keuntungan ketika bermain menghadapi lawan yang lebih lemah.

Selesai sudah pembahasan artikel kali ini. Saya berharap semoga FM Lovers dapat lebih memahami apa saja atribut-atribut yang ada pada pemain di game FM 22 Mobile. Sekian dan terima kasih.

Semoga bermanfaat Penulis : @bolagawai


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Dari FMLovers: Panduan Training di FM 22 Mobile by BolaGawai.com

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh : BolaGawai.com

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Halo FM Lovers, kali ini saya berkesempatan untuk membuat artikel mengenai fitur Training yang ada di game Football Manager Mobile 2022.

Apakah FM Lovers di sini seringkali menyerahkan tanggung jawab Training kepada Assistant Manager?

Jika IYA, pasti ada alasannya bukan?

Kalau alasannya karena tidak tahu bagaimana cara mengatur Training secara manual sehingga FM Lovers akhirnya memutuskan untuk menyerahkannya kepada Assistant Manager, maka artikel ini saya rasa sangat berguna untuk FM Lovers gunakan sebagai panduan dalam mengatur Training di FMM 22.

Mengapa?

Karena dalam artikel ini, saya akan membahas penjelasan mengenai apa saja bagian-bagian yang terdapat pada menu Training beserta fungsinya di Football Manager Mobile 2022. Dan saya berharap FM Lovers bisa langsung mengatur Training di FMM 22 dengan sendirinya tanpa menyerahkannya kepada Assistant Manager lagi.

Langsung saja, berikut pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Training di FMM 2022

Seorang manajer sepakbola tentunya sangat menginginkan skuad yang memiliki kemampuan bermain sepakbolanya sangat bagus. Tujuannya agar performa timnya ketika bertanding di lapangan bisa menjadi lebih baik sehingga peluang untuk mendapatkan kemenangan menjadi lebih besar dan prestasi pun akan didapatkan.

Oleh karena itu, seorang manajer tentunya harus memiliki cara agar kemampuan bermain bola yang dimiliki oleh seluruh pemain di dalam skuadnya bisa menjadi bagus.

Cara untuk mendapatkan kemampuan bermain bola yang bagus adalah dengan meningkatkan kemampuan dari pemain tersebut melalui latihan/Training. Dengan adanya program latihan yang baik dan benar, maka pemain sepakbola bisa mendapatkan kemampuan bermain bolanya dengan lebih baik lagi serta hal tersebut akan mengangkat performa dari seluruh tim sehingga prestasi bisa di dapatkan di lapangan nantinya.

Di FMM 2022, ada sebuah fitur untuk melatih kemampuan dari seluruh pemain di dalam skuad. Fitur ini dinamakan dengan nama Training.

Anda bisa menemukannya dengan cara menekan Logo tim yang ada di panel sebelah kiri layar Mobile milik Anda, lalu pilih bagian ‘Training’. Setelah Anda memilih bagian Training, maka Anda akan diperlihatkan menu Training (Overview) seperti gambar yang saya berikan di bawah ini.

Bagian-Bagian Menu yang Ada di Training FMM 22

Ada 6 bagian menu yang terdapat di Training FMM 22 yakni:

  1. Overview
  2. Physical Attributes
  3. Mental Attributes
  4. Goalkeeper Attributes
  5. Technical Attributes
  6. Mentoring

Keenam bagian di atas tentunya mempunyai gambaran serta fungsi yang berbeda-beda. Maka dari itu, saya akan menjelaskannya dengan satu-persatu nantinya.

Langsung saja, berikut penjelasan lengkapnya di bawah ini.

OVERVIEW

Overview ini merupakan menu yang di mana Anda sebagai manajer bisa mengatur program latihan dari seluruh pemain di skuad, baik itu tim utama maupun tim cadangan.

Ada enam bagian yang terdapat di menu Overview ini, yaitu Name, Attr/Attribute, Focus Pos/Focus Position, Focus Role, Int/Intensity, serta Progress.

Anda bisa melihat penjelasan dari keenam bagian yang ada di menu Overview tersebut di bawah ini.

A. Name

Bagian ini merupakan nama dari pemain yang ingin Anda latih

B. Attr/Attribute

Bagian ini merupakan bagian yang di mana Anda bisa mengatur program latihan berupa peningkatan atribut dari kemampuan individu yang dimiliki oleh seorang pemain.

Dan di sini Anda juga bisa berfokus untuk mengatur atribut mana yang harus dilatih terhadap pemain Anda di skuad.

Ada 3 bagian utama Focus Attribute yang bisa Anda latih terhadap pemain Anda, yakni Technical, Mental, dan Physical

Ketiga bagian utama ini mempunyai sub Focus Attribute yang bisa Anda latih terhadap pemain Anda.

Untuk sub Focus Attribute Technical, Anda bisa melatih atribut-atribut seperti :

  • Aerial Ability
  • Crossing
  • Dribbling
  • Passing
  • Shooting
  • Tackling
  • Technique

Pengecualian untuk pemain yang berposisi sebagai Goalkeeper atau penjaga gawang, sub Focus Attribute-nya berbeda dengan yang di atas.

Adapun untuk sub Focus Attribute Technical bagi kiper yakni:

  • Aerial Ability
  • Agility
  • Communication
  • Handling
  • Kicking
  • Reflexes
  • Technique

Kemudian, untuk sub Focus Attribute Mental, Anda bisa melatih atribut-atribut seperti :

  • Aggression
  • Creativity
  • Decisions
  • Leadership
  • Throwing
  • Positioning
  • Teamwork

Lalu yang terakhir, untuk sub Focus Attribute Physical, Anda bisa melatih atribut-atribut seperti :

  • Pace
  • Stamina
  • Strength

C. Focus Pos/Focus Position

Bagian ini merupakan bagian yang di mana Anda bisa melatih posisi bermain yang ingin Anda latih terhadap pemain Anda.

Untuk gambaran Focus Position, Anda bisa melihat gambarnya di bawah ini.

Ada tiga bagian keterangan yang terdapat pada gambar di atas yakni Selected Position, Current Ability, dan Aptitude. Berikut penjelasannya di bawah ini.

  1. Selected Position

Selected Position merupakan keterangan dari pemilihan posisi bermain yang ingin Anda latih terhadap si pemain.

  • Current Ability

Ada enam keterangan yang terdapat pada Current Ability ini, yaitu :

  1. Natural

Pemain mampu bermain secara natural di posisi tersebut karena posisi tersebut merupakan posisi asli bermain dari si pemain.

  • Accomplished

Pemain mampu bermain dengan ahli di posisi tersebut dengan baik.

  • Competent

Pemain mampu bermain dengan meyakinkan di posisi tersebut berdasarkan kemampuannya yang ia miliki saat ini.

  • Unconvincing

Pemain mampu bermain di posisi tersebut namun pemain tidak meyakinkan jika ia dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika bermain di posisi tersebut.

  • Awkward

Pemain akan kesulitan jika bermain di posisi tersebut sehingga ia tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, namun ia masih bisa bermain di posisi tersebut.

  • Ineffectual

Pemain tidak bisa bermain pada posisi tersebut.

Jadi, Current Ability ini merupakan keterangan dari kemampuan yang dimiliki oleh si pemain ketika Anda ingin melatih si pemain pada posisi bermain tertentu.

  • Aptitude

Aptitude merupakan keterangan dari bakat yang dimiliki oleh si pemain jika ia bermain pada posisi bermain tertentu. Ada 5 keterangan yang terdapat pada Aptitude ini, yaitu :

  1. Ideal
  2. Reasonable
  3. Poor
  4. Very Poor
  5. None

Keterangan dari Ideal merupakan tingkatan paling atas dari segi bakat si pemain jika ia bermain pada posisi bermain tertentu.

D. Focus Role

Bagian ini merupakan bagian yang di mana Anda bisa mengatur role/peran dari masing-masing pemain yang ingin Anda latih berdasarkan posisi yang dimiliki oleh setiap pemain.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Goalkeeper (GK), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Goalkeeper atau Sweeper Keeper.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Centre Back (DC), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Central Defender, No-Nonsense Centre-Back, Libero, Ball Playing Defender, maupun Sweeper.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Right Back (DR) atau Left Back (DL), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Full Back, Wing-Back, Defensive Full Back, maupun Inverted Wing Back.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Right Wing-Back (WBR) atau Left Wing-Back (WBL), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Wing-Back atau Inverted Wing Back.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Defensive Midfield (DMC), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Defensive Midfielder, Ball Winning Midfielder, Roaming Playmaker, Deep Lying Playmaker, maupun Anchor.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Central Midfield (MC), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Central Midfielder, Ball Winning Midfielder, Advanced Playmaker, Deep Lying Playmaker, Box to Box Midfielder, maupun Roaming Playmaker.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Right Midfield (MR) atau Left Midfield (ML), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Wide Midfielder, Defensive Winger, Winger, maupun Inverted Winger.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Right Wing (AMR) atau Left Wing (AML), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Winger, Advanced Playmaker, Inside Forward, maupun Inverted Winger.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Attacking Midfield (AMC), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Attacking Midfielder, Trequartista, Advanced Playmaker, maupun Shadow Striker.

Jika posisi bermain dari si pemain adalah seorang Striker (ST), maka Anda bisa melatih rolenya dengan memilihnya sebagai Poacher, Deep Lying Forward, Complete Forward, Trequartista, Target Forward, Advanced Forward, maupun Pressing Forward.

E. Int/Intensity

Bagian ini merupakan bagian di mana Anda bisa mengatur intensitas latihan dari setiap pemain Anda dalam skuad. Ada 3 jenis intensitas yang bisa Anda atur sesuai dengan kebutuhan Anda sebagai seorang manajer dalam melatih pemain di tim Anda.

Adapun 3 jenis intensitas tersebut adalah Light, Normal, dan Intensive.

Intensity Light akan membuat pemain berlatih dengan intensitas yang rendah dengan peningkatan atribut yang dilatih tetap mengalami perkembangan namun tidak mengalami peningkatan dengan pesat. Intensitas ini akan cocok diterapkan pada pemain yang baru sembuh dari cidera.

Intensity Normal akan membuat pemain berlatih dengan intensitas yang normal dengan peningkatan atribut yang dilatih akan mengalami perkembangan dengan peningkatan secara konsisten.

Intensity Intensive akan membuat pemain berlatih dengan intensitas yang tinggi dengan peningkatan atribut yang dilatih akan mengalami perkembangan yang pesat, namun pemain akan lebih beresiko terkena cidera ketika latihan.

F. Progress

Dalam bagian Progress ini terdapat grafik yang memiliki 3 warna yakni Hijau, Kuning, dan Merah.

Tanda berwarna hijau dapat diartikan bahwa pemain Anda masih memiliki potensi untuk mengembangkan atribut kemampuan bermainnya dengan lebih baik lagi di masa depan.

Tanda berwarna kuning dapat diartikan bahwa pemain Anda sepertinya sudah tidak meyakinkan untuk mengembangkan atribut kemampuan bermainnya dengan lebih baik lagi di masa depan.

Tanda berwarna merah dapat diartikan bahwa pemain sedang cidera dan perkembangan dari atribut kemampuan yang sedang ia latih akan berhenti sementara.

Sehingga bagian ini bisa dikatakan merupakan bagian yang di mana Anda bisa melihat langsung perkembangan dari pemain yang Anda latih berupa keterangan yang diberikan oleh Assistant Manager Anda.

G. PHYSICAL ATTRIBUTES

Physical Attributes ini merupakan menu yang di mana Anda bisa melihat seluruh pengelompokan Atribut Fisik dari seluruh pemain yang berada di skuad baik itu First Team Squad maupun Reserve Squad.

H. MENTAL ATTRIBUTES

Mental Attributes ini merupakan menu yang di mana Anda bisa melihat seluruh pengelompokan Atribut Mental dari seluruh pemain yang berada di skuad, baik itu First Team Squad maupun Reserve Squad.

I. GOALKEEPER ATTRIBUTES

Goalkeeper Attributes ini merupakan menu yang di mana Anda bisa melihat seluruh pengelompokan Atribut Penjaga Gawang dari seluruh pemain berposisi sebagai kiper yang berada di skuad, baik itu First Team Squad maupun Reserve Squad.

J. TECHNICAL ATTRIBUTES

Technical Attributes ini merupakan menu yang di mana Anda bisa melihat seluruh pengelompokan Atribut Teknik dari seluruh pemain yang berada di skuad, baik itu First Team Squad maupun Reserve Squad.

K. MENTORING

Mentoring ini merupakan menu yang di mana Anda bisa melihat Progress dari seluruh perkembangan pemain yang sedang berlatih dengan mentornya masing-masing.

Adapun gambaran dari menu ini bisa Anda lihat pada gambar yang saya berikan di bawah ini.

Nah, selesai sudah pembahasan artikel mengenai Panduan Training di FM 22 Mobile ini.

Kalau FM Lovers ingin mendapatkan perkembangan dari kemampuan atribut pemain yang maksimal, maka alangkah baiknya jika FM Lovers mengatur program Trainingnya secara manual daripada menyerahkan tanggung jawab Training tersebut kepada Assistant Manager.

Karena Assistant Manager belum tentu membuat program latihan sesuai dengan kebutuhan dari formasi dan taktik yang FM Lovers terapkan bukan?

Maka dari itu, FM Lovers tentunya bisa membaca panduan ini secara berulangkali jika FM Lovers masih belum paham mengenai fitur-fitur yang terdapat pada menu Training.

Dengan adanya artikel ini, saya berharap FM Lovers bisa terbantu dalam mengatasi ketidaktahuan mengenai fitur Training yang ada di FM 22 Mobile sehingga FM Lovers bisa mengatur Training secara manual dengan baik dan benar. Sekian dan terima kasih

Semoga bermanfaat

Penulis : @bolagawai


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//