Beranda

Player Instruction : Shoot More Often

Tinggalkan komentar

Player Instruction (PI)  ini akan menjadikan pemain yang diinstuksikan menjadi lebih sering melakukan tembakan ke gawang lawan jika dia melihat ada peluang untuk mencetak skor.

Lainnya

Player Instruction : Hold Up Ball

1 Komentar

Player Instruction (PI)  ini akan menjadikan pemain yang diinstuksikan menjadi lebih sering menahan bola atau bergerak lebih lambat dengan tujuan untuk agar rekan rekan tim dapat bergerak ke posisi yang lebih menguntungkan. Ketika menahan bola, dia akan mencoba untuk melindungi bola dari pemain lawan yang mencoba mengambilnya.

Lainnya

FM Download : Rekomendasi tempat download Facepack buat FMmu

5 Komentar

FMLovers,

Setelah sebelumnya sharing terkait Logo Pack, maka kali ini saya akan memberikan rekomendasi facepack yang lengkap. Adalah Cut Out Player FacePack yang memiliki total lebih dari 155.000 wajah pemain (dan staff !) untuk FMmu. Yang saya suka dari Facepack ini adalah selain dari jumlahnya yang sangat banyak, wajah yang ditampilkan hanya sebatas leher saja, jadi tidak ada attribut klub yang melekat. Sehingga kalaupun kamu transfer Messi ke Juventus misalnya, tidak akan terlihat attribut Barcelona.

FM2015 Cut Out Player Faces Facepack

Silahkan bagi yang berminat, bisa klik link kesini : Cut Out Player FacePack

Sayangnya kalau kamu ingin mendownload pack komplit (sekitar (7.3 GB), kamu harus mendaftar dulu, Tapi, kamu bisa melakukan perjuangan dengan cara mendownload setiap versi satu persatu. baik download biasa atau via torrent. Tetap diingat, nggak akan rugi kok, karena bisa dipakai untuk FM16 dan seterusnya. Anggap aja perjuangan sekali seumur hidup Smile

Semangaat !

========================================================

\\follow me @Rtupoke or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

IDFM Magazine : Edisi 10 LA DECIMA

Tinggalkan komentar

CovefIDFM10

FMLovers,

Mudahan mudahan kalian masih mau membaca persembahan dari @id_fm, yaitu IDFM Magazines ke 10. Sudah terlalu telat memang dari waktu yang kita harapkan, tetapi mudah mudahan edisi ini masih bisa melekat dihati kalian. Edisi kali ini termasuk edisi historis karena makin banyak kontributor yang mengirimkan artikelnya ke redaksi.idfm@gmail.com untuk dimuat di edisi kali ini. Seperti Cover Story kali ini, yang kami tujukan kepada kalian FMLovers khususnya karena ini adalah artikel dari Kontributor. Artikel tentang Garry Monk, yang di musim sebelumnya mampu mematahkan prediksi dengan membawa swansea terbang ke atas.

Ada juga artikel dari suhu @ryantank100 yang mengulas Team Mentality. jika kamu sudah tidak sabar. kamu bisa download dimari => IDFMMagazines10

Untuk edisi sebelumnya bisa dilihat dimari => IDFM Magazine 01-10

IDFM Magz selalu menerima dengan tangan terbuka apabila ada FMLovers yang ingin menyumbang artikel karyanya untuk ditampilkan di sini. Silahkan hubungi @rtupoke atau @id_fm atau tinggalkan komentar disini agar kami yang menghubungi mu.

ingat lho, kami juga sudah menerima artikelmu yang ingin kamu taruh ke IDFM Magz, silahkan kontak redaksi.idfm@gmail.com

Salam FM 😀

=======================================================================================================================================================

\\follow me @Rtupoke or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Team Talk : Kenali Gejala gejala berikut sebelum kamu mengambil kesimpulannya.

6 Komentar

Artikel ini sebenarnya sudah saya buat kurang lebih sekitar 2 bulan yang lalu, dan entah kenapa setelah artikel ini selesai, saya enggan langsung mempublishnya. Saya lupa kapan tepatnya, di suatu sore yang membosankan, saya iseng iseng membuat new game, memilih Juventus sebagai klub saya, dan hasilnya ? saya kembali terjebak dalam game setan ini (Tidaaaaaaak….!), dan sekarang sudah masuk musim ke tiga.

Yah tapi, saya tetap publish artikel ini setidaknya untuk berbagi dengan kalian para FMLovers, siapa tahu kalian punya cerita yang berbeda dengan saya. Enjoy 🙂

FM Lovers,

“Berapa lama kalian tidak main Football Manager ?”

Sebuah pertanyaan simple yang tidak sengaja saya baca saat bertandang di sebuah forum football manager indonesia di facebook. Yang sepertinya menjadi pertanyaan antitesis di sebuah forum yang isinya melulu bicara tentang taktik, barisan para wonderkid, hasil pertandingan timnya di FM, dan kisah lainnya selama bermain di FM.

Saya sendiri saat membaca pertanyaan tersebut, berada di kondisi dimana saya tidak cukup lama tidak memainkan Football Manager. Savean terakhir saya hanya sampai musim 2020-2012. Hanya 6 musim dari pertama kali membuat savean tersebut di FM15 beta di bulan Agustus. Sebuah rekor untuk savean perjalanan karir tersingkat saya di sebuah edisi FM sedjak FM edisi pertama.

“Ya Tuhan, apakah ini pertanda saya sudah mulai sembuh dari kecanduan ini ? apakah saya sudah dapat kembali ke jalan yang benar ?” batin saya.

Saya jadi ingin membuat analisa, dari kondisi apakah hidayah ini bisa turun ke muka bumi.

Gejala #1 : Sudah sadar usia.

Klise ? Pasti. Tapi fase dimana saya bisa dan tahan menghabiskan waktu berjam jam di depan laptop untuk bermain football manager sudah mulai saya tinggalkan dengan kondisi sadar dan tanpa paksaan. Tidak serutin dan semilitan di masa masa saya keluar kamar hanya buat beli makan, itupun dibungkus dan makannya juga sama, di depan monitor FM.

Gejala #2 : Tanpa mainpun saya sudah kenyang.

image Bukan kenyang seperti menyantap segarnya es campur di atas, bukan. Kenyang disini diartikan pada kondisi seperti ini. Saat buka twitter, timeline pun tidak jauh dari FM. Saat buka Facebook, notifikasi hanya dari group FM. Sms di handphone pun, selain tentang kerja juga sama saja : antara game dan order FMRTE. Istri saya pun jadi enggan mengintip akun medsos saya karena isinya melulu tentang Football Manager. Tidak menarik katanya. Kondisi ini sudah membuat hari saya penuh dengan FM walau tanpa sekalipun klik icon imut Steam dan mengarahkan kursor ke arah tulisan “Football Manager 2015”

Gejala #3 : Dan saya pun Jenuh.

Jenuh. Jenuh adalah disaat kamu mulai merasa franchise Football Manager dari tahun ke tahun tak ubahnya hanya perubahan database pemain dengan musim baru saja. Jenuh adalah disaat kamu lebih merasa nyaman (atau malas mencari tantangan?) memainkan Full Career Mode dari tahun ke tahun, dari FM 2006 sampai FM15. Yang padahal sudah ada FM Challenge yang tidak kamu sentuh. Iya, jenuh yang seperti itu.

Hanya 3 kondisi di ataslah yang saya dapat dari hasil perenungan saya. Apakah gejala ini sudah ada dalam diri kalian ?

========================================================

\\follow me @Rtupoke or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Team Talk : FM15 + FMRTE, Experiment 02 – Konklusi ! (part 03/03)

Tinggalkan komentar

FMLovers.

Pernah terbayang nggak : “Bagaimana bila semua klub peserta ISL mempunyai neraca keuangan senilai 1 Milyar Euro”. Nah dalam artikel kali ini adalah sebuah kisah tentang #FMexperiment yang telah saya lakukan di savean FM game saya.

A. Parameter-Parameter

· Artikel ini adalah hasil simulasi dari perpaduan FMRTE dan FM2015 dengan patch 15.3.2.

· Terdapat 17 Negara dengan 27 Kompetisi, dan database Large.

· Semua negara kita setting Playable sehingga estimasi pemain yang dimuat di awal adaah 72000 pemain.
image

· Keuangan semua klub ISL tetap diedit dengan FMRTE menjadi 1 Milyar Euro. Jreeng Jreeeng ! Lainnya

Team Talk : FM15 + FMRTE, Experiment 02 – Akhirnya, satu musim selesai ! (part 02/03)

3 Komentar

FM Lovers,

Nggak disangka ternyata satu musim di savean ini memakan waktu yang sangat lama. Walau sudah go on holiday semalaman. Hanya mampu berjalan 3 bulan saja di waktu selama itu. Well, sepertinya opsi dengan menjadikan semua liga menjadi “Playable” berdampak juga dengan beratnya sang laptop untuk mengolah permainan. Jika lupa, savean kali ini memainkan 27 liga dari 17 negara dengan database large. Hal ini menjadikan estimated game speed menjadi hanya 1.5 bintang saja. Fiiuh !

Skenario di FMExperment kali ini bila kita rangkum adalah :

  1. Menjadikan keuangan semua klub ISL memiliki neraca keuangan 1 milyar Euro. Pure tanpa pajak :D.
  2. Meningkatkan reputasi semua klub dengan menambah attribute reputasi senilai 2000. Sebagai informasi, nilai dasar reputasi klub ISL memiliki rata-rata 2600an.
  3. Meningkatkan reputasi dari ISL itu sendiri. Atribut reputasi ISL menjadi 100. Perbandingannya kalau kita lihat MLS, memiliki nilai reputasi sebesar 120an.
  4. Membuat attribut Chairman semua klub ISL meningkat pesat, dengan rata-rata 15-20. Karena kejarannyannya semua klub bisa di kelola dengan baik dari sisi bisnisnya.

Oke, satu musim sudah selesai, mari kita lihat apa yang terjadi di Experiment ini. Lainnya

Team Talk : FM15 + FMRTE, Experiment 02 – Lebih besar, Lebih wah ? (part 01/03)

3 Komentar

FMLovers,

Setelah mencoba 5 musim #FMExperiment 01, dimana skenarionya adalah “Bagaimana bila semua klub peserta ISL mempunyai neraca keuangan senilai 1 Milyar Euro”, kali ini kita mencoba membuat #FMExperiment 02. Secara garis besar, Experiment ini adalah perbaikan dari Experiment 01. Skenarionya antara lain : Lainnya

Team Talk : FM15 + FMRTE, Experiment 01 – Season 05 dan Konklusi, Next Project Maybe ?

13 Komentar

FMLovers,

Ini adalah artikel terakhir dari trilogi artikel : Team Talk : FM15 + FMRTE, Experiment 01, yaitu sebuah Experiment di FM15 menggunakan FMRTE, dimana eksperimen ini adalah simulasi untuk skenario :

WHAT IF : semua klub di ISL kekayaannya sebesar 1.000.000.000 Euro ?

Target dari eksperimen ini, tentunya ingin melihat hasil simulasi dari apa yang akan dilakukan para klub dengan uang sebesar itu, terutama tentu saja di bursa transfer, dan ditambah aspek lainnya seperti perkembangan klub itu sendiri secara organisasi atau dampaknya terhadap liga indonesia dan timnasnya.

E. Season 05, Apakah sudah memenuhi Ekspektasi ?

Bila sebelumnya kita membahas apa yang terjadi di season 01 karena ingin melihat apakah impact bila dilihat dari sisi Jangka Pendek, nah kita coba melompat langsung ke season ke 5 untuk melihat apa saja yang terjadi secara jangka panjang. Akan kita bagi menjadi :

  1. Regen, apakah ada wonderkid yang muncul karena mungkin ada peningkatan di fasilitas training atau youth recuitment di klub ini.
  2. Transfer, Apakah ada pemain asing yang masuk ke ISL dan menjadi marqueeRegen, apakah ada wonderkid yang muncul karena mungkin ada peningkatan di fasilitas training atau youth recuitment di klub ini.
  3. Fasilitas, apakah ada investasi yang digelontorkan oleh management klub ? di sisi training facilities atau stadion ?

Ketiga hal tersebut yang akan dibahas.

E.1 Regen

Jika musim sudah berjalan selama 5 musim, sudah menjadi hal yang wajar apabila wajah pemain di masing masing klub di pemain sudah mulai diisi dengan wajah para regen. Tetapi apakah kualitas dari regen ini ada peningkatan ? Sebelum kita melihat regen, yang kita pahami adalah kualitas regen yang dihasilkan menggambarkan kualitas youth recruitment network masing masing klub, ayng artinya hal ini tentu bisa ditingkatkan lewat Board request. Tetapi apakah di simulasi ini ada peningkatan ?

Menurut saya, paling mudah untuk melihat kualitas pemain di liga ini adalah dengan melihat kualitas pemain timnasnya. Dimana pemain terbaik dari suatu bangsa akan tercermin di timnas. Untuk regen, kita lihat kualitasnya di timnas U19 nya, baik dari segi CA dan PA. Yang paling akurat, tentu kita lihat dari FMRTE 😀

EXP-01-A-S05 - Timnas U19

Regen paling tinggi dengan Potential Ability (PA) paling tinggi hanya bernilai 95, sedangkan pemain regen dengan nilai CA paling tinggi adalah 61. Sejauh dari pengalaman saya yang tidak seberapa dalam melatih tim indonesia di FM. Angka PA dan CA tersebut tergolong wajar untuk sekelas Indonesia, tetapi apakah masih wajar kalau keuangan klub tingkat dewa dalam 5 tahun masih belum ada peningkatan ?

Mungkin kamu juga sama seperti saya, punya pikiran kalau jangan jangan ada satu atau dua pemain regen yang memang punya kemampuan ajaib yang sudah tembus di Timnas Senior. Mari kita lihat :

EXP-01-A-S05 - Timnas Senior

Tidak ada, tidak perlu dibahas lebih jauh lagi. Evan Dimas kemana ? nanti kita bahas ya. Jadi kesimpulan yang saya dapat dari sisi Regen : uang tidak berkorelasi dengan peningkatan youth recruitment.

E.2.Transfer

Seiring berjalannya waktu, rekor demi rekor transfer pun setiap musimnya dipecahkan oleh klub klub ISL secara bergantian. Sesuatu yang wajar mengingat memang kekuatan keuangan semua klub di set di awal memiliki kemampuan tingkat surga. dan semakin berjalannya waktu, di musim musim berjalan, makin banyak regen yang memenuhi berita transfer klub serta rekor.

EXP-01-A-Major Transfer TW01S05

5 pemain terbesar dengan nilai transfer terbesar dimiliki oleh regen semua. yup, tetapi kalau berbicara kualitas regen, bisa dibilang tidak jauh dengan yang disebeut di atas, dari sisi PA maupun CA. Bagaimana dengan untuk pemain non regen. Pemain dengan nilai transfer tertinggi dimiliki oleh A. Rahman Lestaluhu, di savean saya sebelumnya menjadi pemain favorite saya di FM untuk bermain di ISL karena sangat rajin mencetak gol.

Artinya, tetap tidak ada pemain asing yang masuk ke ISL. Kesimpulan : Uang banyak tidak serta merta mampu menarik pemain bintang.

E.3 Fasilitas.

Nah disini kita baru berbicara evan dimas, saya ambil nama evan dimas karena saya anggap mewakili dari hasil pantauan beberapa pemain dan saya rasa kalau kita berbicara evan dimas di FM, kita seperti sepakat kalau evan dimas tergolong pemain non regen yang memiliki PA tertinggi untuk ukuran Indonesia.

Kenapa kita berbicara Evan Dimas padahal kita berbicara tentang fasilitas ? karena fasilitas training, adalah yang salah satu faktor yang berperan besar dalam meningkatkan CA sang pemain.

EXP-01-A-S05 - Evan DImas

Pada musim ke 05, Evan Dimas hanya memiliki CA 58. Kalau kita lihat PA nya yang di angka 129 yang artinya memili rentang yang besar untuk potensi perkembangan pemain ini. bis kita anggap fasilitas training yang ada di klubnya masih belum mampu mengakomodir perkembangan pemain. Sesuatu yang tetap menjadi tipikal klub di ISL di savean ini, walaupun sudah mempunyai uang 1 milyar Euro untuk dipakai. Pengecualian hanya di Persipura. menjadi satu satunya klub yang memilih investasi di fasiltias training sebagai improvementnya.

Persipura

oh iya, kalau ada yang ingin tahu, apakah ada klub yang membangun stadion baru karena memiliki keuangan kuat. Jawabannya ada, dan hanya 1 klub di savean dengan skenario ini yang membangun. Yaitu Pelita Bandung Raya dengan Pelita Stadiumnya. Dibangun pada tahun 2019 yang artinya dibangun di musim ke 5. Saya rasa, akan wajar juga apabila di musim musim yang akan datang akan ada lebih dari 1 klub yang ikut membangun stadion baru.

EXP-01-A-S05 - Pelita Stadion - 2019

E.4. Prestasi Indonesia, Klub dan Timnas.

Well, jika FMLovers sudah melihat perkembangan pada 3 bagian sebelumnya. Tidak salah kalau prestasi baik timnas maupun klub di savean ini tidak mumpuni. Karena dari sisi materi pemain, tidak ada yang bisa mengangkat prestasi secara keseluruhan.

EXP-01-A-S05 - Best Achievement di Asia Conf Cup

EXP-01-A-S05 - Best Achievement di Asia Champhions League

F. Konklusi dan Next Project

Bisa dibilang, dengan skenario hanya menaikkan keuangan semua peserta klub saja, tidak akan mempu mengangkat prestise dan prestasi sebuah liga. Banyak faktor yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan klub untuk berbicara baik di tingkat domestik maupun di tingkat internasional.

Untuk next project. Beberapa ide skenario yang saya pikirkan untuk diedit di FMRTE adalah :

Ide ide untuk Experiment 02 :

  1. Tetap meningkatkan keuangan semua klub ISL menjadi 1 milyar Euro.
  2. Meningkatkan reputasi Liga dan klub, Ide awalnya mungkin akan saya samakan dengan Level Liga Jepang atau Korea, atau minimal di liga Australia.
  3. Meningkatkan level database pemain yang di load di awal game. Kemungkinan minimal di angka 50.000 pemain. atau mungkin lebih dengan settingan liga dan negara yang di load tetap sama.
  4. Ada yang bisa menambahkan ?

Saya juga ada beberapa skenario yang ingin saya coba kedepannya ? seperti bagaimana kalau semua manager di ISL diganti dengan pelatih level worldclass seperti Mourinho di Persib, Ancelotti di Persija, atau Conte di Persipura. Apakah bisa memberi prestasi dengan pemain Indonesia ?

atau skenario seperti bagaimana apabila pemain yang sudah mau pensiun seperti mungkin ada Buffon, Di Natale, Gerrard, Drogba, atau Lampard yang mencoba karir di ISL 😀

Ide yang menarik bukan ?

Bagaimana pendapatmu FMLovers ? silahkan masukkan komentar di kolom ini ya.

========================================================

\\follow me @Rtupoke or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Older Entries Newer Entries