Ditulis oleh : Zaeywayn

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Beberapa hari yang lalu, akun Twitter Artupoke ramai dengan respon dari para manajer FM mengenai tweet menanyakan latar belakang yang menjadi inspirasi melatih suatu klub.

Saya membaca satu persatu respon mengenai inspirasi mereka dalam memilih klub di Football Manager, mulai dari alasan mengenai kultur sampai pengalaman pribadi. Hal ini mengispirasi saya untuk menulis esai mengenai latar belakang yang menjadi inspirasi para manajer FM memilih klub.

Setiap manusia pasti memiliki motif dibalik semua perbuatannya, termasuk dalam bermain gim Football Manager. Memilih klub tentunya harus dibarengi dengan alasan kuat kita kenapa memilih klub ini, bisa karena sejarah klub ini yang mentereng, kultur sepakbola suatu klub yang menarik, atau sesuatu yang berdasarkan pengalaman pribadi yang menjadi alasan kuat dalam memilih suatu klub, tulisan saya akan dimulai dengan motif sejarah dalam memilih klub.

Sejarah

Semua klub memiliki sejarah yang membesarkan namanya masing-masing. Tim tertua, gelar terbanyak, atau sejarah unik lainnya yang berkaitan dengan klub. Saya pernah membuat infografis untuk Artupoke dengan judul ‘Grande Torino’ yang berkaitan dengan sejarah klub Torino yang menjadi inspirasi saya dalam memilih klub tersebut di save-an Football Manager saya, anda bisa melihatnya di link berikut https://twitter.com/Rtupoke/status/1421455612991389701?s=20 .

Kilmarnock salah satu klub tertua di dunia

Sejarah bisa dibilang dominan sebagai motif para manajer FM untuk melatih suatu klub, termasuk saya. Beberapa klub yang menjadi pilihan saya dalam bermain Football Manager karena latar belakang sejarah klub tersebut. Sebut saja Pro Vercelli, kampiun tujuh kali liga Italia; Kilmarnock, salah satu klub tertua di dunia; atau Torino, klub dengan generasi emas ‘Grande Torino’. Saat melatih ketiga klub tersebut, ada rasa kebanggaan terhadap diri saya sendiri kepada klub. Suatu rasa yang memberikan saya motivasi untuk memberikan gelar demi menghargai sejarah klub tersebut. Mungkin anda juga merasakan hal yang sama atau hal lainnya ketika melatih klub dengan latar belakang sejarah.

Jika anda tertarik dengan latar belakang sejarah dalam memilih klub, berikut saran tim yang bisa anda pilih : Sevilla, Pro Vercelli, Torino, Nottingham Forrest, Bolton Wanderers, Notts Country, Kilmarnock, Rangers, Reims, Le Harve, BK Frem, Hamburger SV, atau Hertha Berlin

Kultur

Selain sejarah, kultur juga menjadi salah satu bentuk identitas suatu klub. Sebuah kultur juga bisa jadi alasan kenapa manajer memilih suatu klub. Bentuk-bentuk kultur dalam suatu klub bisa seperti, seni dan makna dalam logo klub, loyalitas supporter, atau bentuk lainnya yang berkaitan dengan identitas klub. Contoh kultur yang menjadi alasan kuat manajer FM dalam memilih klub adalah loyalitas supporter

Lyon di salah satu save Football Manager saya dengan derby yang dikenal ‘Rhone Derby’

Ketika kita menonton film seperti Green Street Hooligan, Ultras, atau Romeo dan Juliet, kita melihat bagaimana fanatik suatu supporter terhadap suatu klub. Kadang, hal tersebut menjadi inspirasi kita dalam memilih tim di Football Manager. Selain supporter, suatu derby menjadi alasan kuat dalam memilih klub di Football Manager. Melatih suatu klub rasanya hambar tanpa adanya suatu rival, entah mengapa memilih klub dengan derby terpanas bisa menjadi alasan dalam bermain Football Manager. Suatu derby dan supporter yang fanatik menjadikan anda termotivasi dalam melatih klub.

Dalam respon yang beberapa hari yang lalu saya baca di tweet Artupoke, ada salah satu respon yang menarik, yaitu memilih klub berdasarkan logo yang unik. Logo atau emblem adalah salah bentuk untuk menggambarkan identitas atas sesuatu entitas. Suatu klub memiliki logo tentunya memiliki makna tertentu, kita ambil logo dari S.S Lazio dengan latar warna biru muda dan putih serta gambar elang berwarna kuning diatas logo. Filosofi dari logo Lazio yaitu, warna putih dan biru muda terinspirasi dari bendera Yunani, karena awalnya Lazio didirikan tidak hanya fokus ke satu cabang olahraga seperti sepakbola tetapi cabang olahraga lain, dan Yunani sebagai tanah kelahiran olimpiade menjadi inspirasi lazio menggunakan warna dasar putih dan biru. Sementara gambar elang memiliki filosofi dari binatang sakral Dewa Jupiter, dan warna kuning mengacu pada kekuasaan dan kekuatan. Begitu pula logo-logo klub lain yang tidak mungkin sembarangan tetapi juga memiliki makna dan filosofi didalamnya.

Sangju Sangmu FC/ Gimcheon Sangmu dengan transfers policy yang unik

Ada kultur sepakbola lain yang terdapat pada klub, misalnya klub dengan kultur sepakbola yang hanya diperkuat pemain khusus seperti kasus Athletic Bilbao, klub yang hanya diperkuat pemain muda seperti Indian Arrows, atau klub dengan yang melarang pemain asing seperti Sangju Sangmu/Gimcheon Sangmu. Sebuah kultur sepakbola diatas dikenal juga di Football Manager sebagai transfers policy.

Jika anda tertarik dengan kultur sepakbola suatu klub ada beberapa rekomendasi klub yang bisa anda pilih di Football Manager : Lyon, Saint-Etienne, Boca Juniors, River Plate, Celtic, Rangers, Fernerbahce, Galatasaray, Gremio, Internacional, Borussia Dortmund, Schalke, Chivas, Club America, Newcastle United, West Ham, Millwall, AS Roma, FC Koln, Flumninense, CSKA Moscow, Athletic Bilbao, Indian Arrows, atau Sangju Sangmu/Gimcheon Sangmu.

Pengalaman Pribadi

Pengalaman pribadi terhadap sesuatu yang berkaitan dengan salah satu klub, bisa menjadi motif dalam memilih suatu klub. Pengalaman pribadi sifatnya unik, tidak bisa disamaratakan dengan orang lain, oleh karena itu khusus pembahasan ini tidak ada rekomendasi, tetapi anda yang bisa merekomendasi. Pengalaman pribadi bisa beranjak dari hal-hal seperti kota yang pernah dikunjungi, menonton pertandingan lansung, buku, film, musik, atau apapun yang pernah anda rasakan membuat anda penasaran dengan sesuatu klub yang berkaitan dengan pengalaman pribadi anda.

Kalau saya, ada salah satu klub yang terinspirasi dari pengalaman pribadi saya, yaitu ketika menonton film. Terkadang ada film yang mengambil latar tempat di suatu daerah yang asri dan indah, atau salah satu klub disinggung di klub tersebut. Calvary FC, Bodo/Glimt, Sligo Rovers, atau Atletico Mineiro terinspirasi dari film, buku, atau sesuatu yang berdasarkan pengalaman pribadi saya terhadap salah satu negara. Saya memilih Calvary FC karena kota Alberta di Canada. Bodo/Glimt saya pilih karena kota Bodo di Norwegia. Sligo Rovers saya pilih karena series Normal People, dan Atletico Mineiro karena buku dari Pandit football yang saya baca mengenai sepakbola Brazil. Banyak hal-hal personal yang menginspirasi kita untuk memilih suatu klub. Karena apapun yang berkaitan dengan pengalaman pribadi kita memberikan rasa puas, termasuk ketika memainkan Football Manager.

Penulis : @zaeywayn


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//