Perkenalkan Adam Clerry, dimana malam saat dia memainkan Hiberniannya di UEFA CUP Final (yap, di layar FMnya), menjadi malam yang tak terlupakan olehnya.

Cerita bermula saat kedua orangtuanya sedang tidak berada dirumah, dan sebagai anak yang berkomitmen (kepada game Football Manager) dia berniat menghabiskan malamnya untuk membawa Hibernian Cupnya ke UEFA Final, dan dia berhasil. Bukan hanya itu. FMnya dicolokkan ke TV di ruang tengahnya, dan tanpa tanggung-tanggung saat tiba saatnya FInal pertandingan di adakan (di layar TV Football Managernya). Sang Adam Clerry memulainya dengan setelan jas lengkap !

Pertandingan berjalan sangat seru, betul betul suasana final. Di akhir babak pertama, pemain timnya dijatuhkan oleh tim lawan, tapi wasil memutuskan terus, dan Wolfsburg (tim lawan di finalnya) mencetak gol. Adam sangat marah (dan dia berteriak). Masuk ke team talk dia habiskan lima menit untuk marahin pemainnya satu persatu. (marah dalam artian pemilihan opsi ke individu saat team talk, tapi disertai dengan soundeffect dari luapan kemarahan sang Adam sendiri)

Babak ke dua dimulai, Makin seru ternyata. Tembakan mengenai tiang (Adam berteriak), tembakan melesat (berteriak kembali), PENALTY !! (yup, berteriak kembali) dan diberikan oleh wasit. Segala emosi makin naik, Si Adam pause permainan, ambil nafas dalam dalam, lanjutkan dan Gooool !!! YEAAAH ! pikir si adam, dia merasa inilah saatnya, air pasang sudah naik kawan, mental tim lawan hancur.

dan tiba-tiba……..

image (gambar ilustrasi)

Pintu rumahnya diketuk keras-keras (bayangkan seperti film film horror dimana si korban di rumahnya saat tengah malam yang gelap, sedang bersembunyi kejaran dari sesuatu mahkluk, tiba tiba ada suara ketukan pintu yang keras, ya bayangkan seperti itu). Saat pintu dibuka, siraman senter dari dua orang polisi masuk. Ternyata karena erangan, teriakan, dan suara aneh di ruangan tamu rumah si Adam, membuat seseorang tetangganya menjadi sangat khawatir dan memanggil polisi untuk memeriksa.

Dengan keringat dingin, si Adam menceritakan bahwa dia saat itu sedang memainkan game bernama Football Manager (dia hampir saja berkata bahwa dia sedang ribut dengan pacarnya di telepon, untungnya saja tidak) dan hasilnya, ceramah panjang dari pak polisi didapatnya. Tapi ada yang tidak dilupakannya. Satu polisi hanya diam dan memandang penuh empati seakan-akan berkata “i know mate”. Ternyata sang polisi tersebut juga pemain game 😀

Kisah di atas adalah sedikit kisah yang bisa kalian dapatkan dari buku "Football Manager Stole My Lifes". Hmmm… dari kalian ada nggak kisah seru gara gara FM ? Silahkan kirim ke kita ya di admin@footballmanagerindonesia.com
Buku Football Manager bisa dibeli di Amazon.com

\\Follow me @Rtupoke or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//

Iklan