Kemaren baru dapat di kuliah, tentang paten di indonesia. Tahu gak kalo ada orang Indonesia yang nemuin alat, dan setelah beres patennya, dipasarkan… dan penjualannya pun tidak begitu bagus. Padahal dari segi kualitas, barang tersebut ( sorry lupa 😛 ) bisa dibilang baik. Walhasil dia ubah sedikit tulisan di barang dagangannya dengan tulisan MADE IN USA. Dan tak lama pun, seperti yang anda tebak. Penjualan barangnya meningkat drastis !! hahaha….
Ini bisa dibilang ciri orang indonesia, mungkin ini termasuk yang saya bilang “Syndrom Meremehkan bangsa Sendiri”, Sudah banyak menyebar, termasuk saya yang terkena sindrom ini.

Masyarakat pada umumnya, masih menganggap bahwa orang luar negeri itu pasti lebih pinar dari pribumi. padahal sudah berapa anak bangsa yang bisa mengecap pendidikan, yang lulus cum-laude, yang diterima di universitas luar negeri (nah kan saya kena lagi Sindrom ini, nganggap universitas luar lebih baik dari Indonesia…..). Dan padahal lagi, banyak juga orang luar yang gak seperti yang dikira. Orang pribumi yang pintar, karena sindrom ini menjadi tak dapat tempat di negeri sendiri. Perusahaan lebih memilih orang asing untuk jadi pegawai, yang dari sisi kualitas tidak berbeda dari si pribumi tadi. Lebih bergengsi katanya.

Tampaknya perlu orang pribumi yang betul betul “pintar” untuk menyembuhkan sikap ini, yang dak cuma punya kemampuan tapi juga punya mental untuk mengatasi ini. Produk indonesia sebagus apapun, saat ini masih kalah bersaing dengan MADE IN luar. Melulu karena gengsi, tanpa perlu liat proses produk itu dihasilkan, kualitas, dan biaya yang dikeluarkan untuk penelitian tersebut.