Beranda

Pertambangan itu umurnya tidak sebentar,

1 Komentar

Pertambangan itu umurnya tidak sebentar, perlu waktu yang lama, umur tambang dari tahap ekplorasi, ekploitasi, dan reklamasi. Mungkin cukup bagi seorang anak mengecap pendidikan dari TK sampe lulus dari sarjana. Ya, Jelas. Eksplorasinya saja bisa 2-5 tahun. Produksi 10-15 tahun, bahkan lebih. Dan Reklamasi bisa saja 2-3 tahun.

Sifat manusia, tentunya ingin yang serba cepat. Jika dapat lebih enak dalam waktu yang lebih seingkat. Kenapa harus nunggu lama ? Terus apa hubungannya dengan kalimat di atas ? Bila pertambangan dilihat sebagai asset Negara, tentu pertambangan tidak akan dieksploitasi gila gilaan. Dilakukan oleh orang sendiri, jika kurang manusia yang berkualitas, baik dalam teknis, maupun manajemen, alangkah baiknya melatih putra-putri bangsa sendiri.

Tapi kalo melihat umur pertambangan, apakah sang pengelola pertambangannya tersebut, akan sempat mencicipi buah kesuksesannya ? Jika seorang pengusaha menanamkan modal, dan memegang prinsip diatas. Kapan dia balik modal ? mendapatkan untung. Begitu juga bila di sisi pemerintah, memegang prinsip di atas, kapan dia mendapat pemasukan untuk daerahnya ? sebagai pemegang kebijakan pasti juga terhalang oleh waktu. Kelamaan bisa keburu Pilkada bos.

Pertambangan adalah industry skala besar, tidak mungkin hanya dilakukan oleh sekelompok kecil orang. Dari sisi tersebut, tentunya akan banyak individu yang saling berinteraksi. Sesuatu yang lebih cepat, singkat, tentu lebih dipilih dengan mengatasnamakan efisiensi maupun efektifitas. Tetapi apabila ada yang mengalokasikan prinsip diatas, dan dilakukan berberengan. Akankah yang kita lihat, bangsa Indonesia dapat berdiri sendiri ? tanpa melulu dijajah oleh neo-kolonialisme. Pertambangan kita saat ini mungkin lagi bagus bagusnya, tapi bagaimana 20 tahun ? 30 tahun lagi ? Apakah bila sekarang pertambangan dikelola sendiri, kita bakal lebih makmur ? atau malah sebaliknya ?

Yah hanya omongan dari saya yang belum tahu apa-apa, hanya bisa berbicara karena kapasitas saya hanya berbicara.

Pertambangan ? What Do you think about it ? (part 1)

3 Komentar

Anda semua pasti sudah pernah dengar segala pendapat yang beredar tentang dunia pertambangan, baik indonesia, maupun dunia. Sebagai seorang yang berada dalam lingkungan pertambangan, jadi tergelitik, ( walu udah geli geli ) ingin mendengar pendapat orang lain. So, apa pendapat anda tentang pertambangan ini ? saya ingin mendengar sebelum saya bercerita panjang lebar. Anything diterima, positif maupun negatif.

HMT ITB juara umum ISMC 6

Tinggalkan komentar

ISMC adalah singkatan dari Indonesian Students Mining Competition, Merupakan kompetisi profesi mahasiswa pertambangan tingkat nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT_ITB) tiap 2 tahun sekali. Dan ini sudah yang ke-6 kalinya !

Lainnya

Produk Luar Lebih Bagus dari Dalam Negeri ?!

Tinggalkan komentar

Kemaren baru dapat di kuliah, tentang paten di indonesia. Tahu gak kalo ada orang Indonesia yang nemuin alat, dan setelah beres patennya, dipasarkan… dan penjualannya pun tidak begitu bagus. Padahal dari segi kualitas, barang tersebut ( sorry lupa 😛 ) bisa dibilang baik. Walhasil dia ubah sedikit tulisan di barang dagangannya dengan tulisan MADE IN USA. Dan tak lama pun, seperti yang anda tebak. Penjualan barangnya meningkat drastis !! hahaha….
Ini bisa dibilang ciri orang indonesia, mungkin ini termasuk yang saya bilang “Syndrom Meremehkan bangsa Sendiri”, Sudah banyak menyebar, termasuk saya yang terkena sindrom ini.

Masyarakat pada umumnya, masih menganggap bahwa orang luar negeri itu pasti lebih pinar dari pribumi. padahal sudah berapa anak bangsa yang bisa mengecap pendidikan, yang lulus cum-laude, yang diterima di universitas luar negeri (nah kan saya kena lagi Sindrom ini, nganggap universitas luar lebih baik dari Indonesia…..). Dan padahal lagi, banyak juga orang luar yang gak seperti yang dikira. Orang pribumi yang pintar, karena sindrom ini menjadi tak dapat tempat di negeri sendiri. Perusahaan lebih memilih orang asing untuk jadi pegawai, yang dari sisi kualitas tidak berbeda dari si pribumi tadi. Lebih bergengsi katanya.

Tampaknya perlu orang pribumi yang betul betul “pintar” untuk menyembuhkan sikap ini, yang dak cuma punya kemampuan tapi juga punya mental untuk mengatasi ini. Produk indonesia sebagus apapun, saat ini masih kalah bersaing dengan MADE IN luar. Melulu karena gengsi, tanpa perlu liat proses produk itu dihasilkan, kualitas, dan biaya yang dikeluarkan untuk penelitian tersebut.

Hello world!

1 Komentar

Akhirnya saya buka blog di wordpress ! dan ini betul betul blog saya. Kenapa namanya artupoke, ini hanya anagram dari nama saya ekoputra. Maklum nama ekoputra udah mewabah, jadi saya gak kebagian tempat lagi di wordpress.
“Semoga berguna” ya ini moto blog saya. mudahan betul betul berguna

Newer Entries