FM Lovers,

Kompetisi #FMLoversStory tahap pertama (apakah ada tahap selanjutnya ? Nantikan saja ya ) sudah memiliki pemenang. Yaitu bung Dwiky Edo dengan artikelnya yang berjudul  “Kebanggaan Menjadi Seorang FMLovers”. Admin pada beberapa kesempatan yang lalu menghubungi si pemenang dan juga ingin menanyakan aakah bersedia membuat satu lagi artikel kesan-kesannya setelah ikut kompetisi #FMLoversStory ini yang dijawab dengan kesediaan dari beliau. Nah berikut ya artikelnya. Semoga jadi penambah semangat untuk mengikuti kompetisi #FMLoversStory selanjutnya – Artupoke

Behind The Scenes “Kebanggaan Menjadi Seorang FMLovers”

Hari itu,ditanggal 9 Agutus 2014 atau tepatnya 2 minggu pasca Hari Raya Idul Fitri,menjadi hari yang sedikit berbeda.Mungkin bagi sebagian besar orang,hari itu hanya sebuah hari biasa.Namun ini tidak berlaku bagi sebuah komunitas kecil di Indonesia,sebuah komunitas yang didalamnya terdapat ratusan hingga ribuan umat manusia yang sedang terlarut didalam dunia simulasi.Ya komunitas Football Manager Indonesia.Tanggal tersebut menjadi tanggal yang ditunggu – tunggu oleh umat manusia di komunitas tersebut.Bahkan mereka menyebut tanggal tersebut adalah tanggal spesial nan istimewa.Tanggal dimana di hari itu,admin dari komunitas Football Manager ternama di Indonesia mengadakan sebuah sayembara.

Sayembara yang mengusung tajuk #FMLoversStory ini memberikan sebuah tantangan bagi para pesertanya,tantangan yang tentunya tidak akan mudah,tantangan yang kala itu lagi ngetrend.Ya menulis sebuah artikel,dimana artikel tersebut adalah pengalaman yang berkaitan dengan Football Manager.Sebuah tantangan yang tentu bukan sembarang tantangan.Bukan lagi tantangan dimana kita mengharuskan membawa tim kecil promosi ke kasta tertinggi,tapi tantangan yang mengharuskan kita berkerja,berfikir dan berimajinasi lebih.Namun semangat untuk menjadi kampiun menjadi tambahan kekuatan ekstra bagi para peserta.Ditambah thropy juara yang akan diperebutkan adalah trophy eksklusif,trophy yang menarik dan bergengsi tentunya,apalagi kalau bukan “FM 2015 Original”.

Tepat di hari Sabtu 9 Agustus 2014,gong pertempuran telah ditabuh.Beberapa peserta langsung tancap gas sejak start.Bahkan beberapa dari mereka telah mengirim artikelnya,hanya berjarak tak kurang dari 2 minggu pasca kick off.Tak tanggung – tanggung artikel mereka sangat berkelas dan berkualitas.”Wuih,bakalan ketat nih kompetisi nantinya”gumamku dalam hati.Tapi disini saya tidak mau gegabah,tidak mau terburu – buru,saya lebih baik menunggu tertebih dahulu,sembari memantau dan mengintip para lawan

Tak terasa 1 bulan telah berlalu pasca kick off #FMLoversStory.Total puluhan artikel dari para peserta telah resmi dikirim dan dipublish.”Mungkin inilah momen yang tepat bagi saya untuk memulainya”.Ya tepat 1 bulan atau awal September,saya mencoba memulai untuk menulis artikel tersebut.Namun sadar para lawan yang sangat kuat,saya mencoba realistis dalam sayembara ini.Board pun hanya mencanangkan target “The minimum expectation is that the team be competitive in the #FMLoversStory competition”,untuk itulah motivasi “There is no pressure on you today” dan “Let’s do it for fans” menjadi bekal saya dalam mengarungi sayembara ini.Akan tetapi, meski tidak memiliki target yang tinggi,tapi saya tetap serius mempersiapkan dengan baik.Mulai dari TC hingga scouting para lawan saya lakukan demi hasil yang maksimal,hasil yang memuaskan bagi para ‘fans’.
Ya ‘fans’.Seperti motivasi saya diatas,saya mengikuti sayembara ini tidak terlalu berhasrat dalam memenangkan trophy yang konon kata banyak orang sangat bergengsi tersebut .Saya lebih ingin menujukkan karya saya yang berupa tulisan ini disenangi,disukai,dihargai dan juga diterima oleh para ‘fans’ atau pembacanya.Saya tidak terlalu memikirkan,apakah kelak saya akan menggenggam trophy juara tersebut atau tidak.Jika pun iya,itu hanya sebagai bonus atas usaha yang telah saya lakukan.
Hari telah berganti,siang pun telah berganti malam berulang kali.Saya pun bergegas segera menyelesaikan tantangan menulis artikel tersebut.Halaman demi halaman di MS Word tidak terasa telah dipenuhi sesak oleh tulisan saya,tulisan yang berawal dari ide didalam otak disalurkan lewat pergerakan jemari – jemari tangan dan terakhir terdata didalam sebuah alat yg bernama komputer.Selama 2 minggu saya menyelesaikan tantangan yang lumayan susah ini.Dan tepat pada tanggal 20 September 2014 artikel saya yang berjudul “Kebanggaan Menjadi Seorang Fmlovers” resmi dirilis sekaligus dapat dikonsumi oleh publik.

Peluncuran artikel “Kebanggaan Menjadi Seorang Fmlovers” ternyata menuai banyak reaksi positif dari para pembacanya.Beberapa dari mereka menyanjung serta memuji,artikel yang saya buat selama 2 minggu ini.Tapi itu semua tidak akan menjamin saya menjadi nomor 1 di akhir kompetisi nanti.Untuk itulah saya tetap akan berpijak ke bumi dan tidak merasa jumamwa,apalagi jika reaksi positif tersebut terdapat maksud tertentu.Semacam psy war mungkin?Entahlah.Yang jelas mendekati ‘deadline transfer’ para peserta semakin intens dan gencar dalam mengirimkan artikelnya.Total 13 artikel kelas wahid akan menjadi rival saya di #FMLoversStory ini,sekaligus membuat sayembara ini menjadi lebih kompetitif

Peluit akhir tanda pertandingan pun telah dibunyikan tepat pada tanggal 30 September 2014 pukul 23.59 WIB.Ini artinya hingga 15 kedepan,hanya doa yang menjadi senjata utama para peserta agar kelak menjadi juara.Beribadah sholat 5 waktu & tahajud,puasa sunnah,berzikir,bersedekah hingga meminta doa restu kepada orang tua,mungkin inilah cara yang dilakukan para peserta agar usahanya selama ini dapat berbuah manis.Malam pengumuman pun tiba.Tak banyak yang saya lakukan selain berdoa,meski saya sendiri sadar,memenangkan thropy tersebut tidak semudah memenangkan trophy BBVA sebagai manager Real Madrid.

Dan jeng…jeng…jeng waktu pengumuman vonis kemenangan akhirnya tiba.Usaha keras dari 14 peserta akan ditentukan hasilnya waktu itu juga.Usaha memeras keringat,membanting tulang demi sang trophy bergengsi,FM 2015 Original selama kurang lebih 2 bulan menemui puncaknya siang ini.Dan artikel berjudul “Kebanggaan Menjadi Seorang Fmlovers” menjadi sang kampiun.Sontak hal ini membuat saya kaget,terkejut dan terpana.”Apakah benar-benar saya ini menjadi juaranya” tanyaku dalam hati.Diliputi rasa tak percaya sekaligus heran,saya mencoba mencari kebenarannya.Benar saja,saya didapuk menjadi pemenangnya.Allahu Akbar.Itulah kata-kata yang terucap dibibir saya.Sembari mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa,saya masih tidak menyangka,bahkan hingga detik ini pun saya benar-benar masih tidak percaya dapat menggenggam throphy juara tersebut.Seorang anak yang selalu kalah dalam hal kuis maupun perlombaan dapat menang di sebuah kompetisi besar.Suit dipercaya.Akhirnya prosesi penyerangan throphy pun dilakukan.Diiringi lagu “We Are Champions” saya pun segera menuju podium juara untuk merayakan kemenangannya

Usaha keras saya tidak berakhir sia – sia.Upaya tak kenal lelah saya menuai manisnya diakhir kompetisi.TC 1 bulan akhirnya berakhir klimaks dengan sebuah senyuman diwajah saya.Tak memiliki reputasi tinggi dibidang tulis – menulis,ditambah tidak diunggulkan sepanjang turnamen plus tak ada target dikompetisi nyatanya malah saya yang dinobatkan menjadi yang terbaik.Dan saat ini,saya memetik buah hasil kerja keras saya selama menanam.Sebuah FM 2015 Beta dapat saya nikmati,2 minggu sebelum versi full resmi dirilis.Versi Beta perdana yang saya nikmati di game simulasi ini.Pun menjadi debut pertama memiliki game Original secara pribadi :matabelo.

image

Senang,gembira,bangga sekaligus terharu menjadi campur aduk di dalam perasaan saya saat ini.Senang dan gembira karena sukses mendapatkan idaman yang para FMlovers cari.Bangga karena saya mendapatkannya lewat perjuangan keras,perjuangan mengarungi sebuah turnamen besar.Dan terharu karena didalam turnamen tersebut saya berhasil mengalahkan para rival yang lebih kuat.

Kebanggaan.Ya kebanggaan.Sebuah kebanggaan tersendiri menjadi kampiun di sayembara #FMloversStory kali ini.Kebanggaan memenangkan kompetisi besar nan bergengsi ini Sebuah kebanggaan sekaligus penghargaan bagi saya pribadi,karena secara otomatis artikel saya dapat diterima dan dihargai oleh para pembacanya.Untuk itulah momen kemenangan ini akan saya jadikan motivasi saya berkarya di bidang tulis – menulis,bukan menjadi beban tersendiri karena status sebagai sang kampiun.
Kesuksesan seseorang tidak lepas dari dukungan beberapa pihak.Sebuah kalimat yang cocok menggambarkan keadaan yang menimpa saya saat ini.Sebuah keadaan yang mengharuskan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak – pihak yang telah mendukung.Mulai dari Blognya FMLovers a.k.a Artupoke selaku penyelenggara sayembara #FMLoversStory,si empunya rumah Eko Putra Arif Budiman,teman – teman di grup IDFM yang selalu mensupport saya dalam mengikuti kompetisi,bagi para pembaca yang telah meluangkan membaca artikel ‘sampah’ saya dan pihak – pihak lain yang juga tak kalah berkontribusi besar di sayembara #FMLoversStory ini.Semoga dengan suksesnya sayembara #FMLoversStory ini,bukan akhir tapi awal terciptanya sayembara – sayembara lain yang lebih besar,berkelas dan bergengsi,tentu selain untuk meramaikan komunitas FM juga demi memajukan komunitas FM tercinta ini.Pun dengan Blognya FMLovers a.k.a artupoke ini.Dari yang bereputasi national kelak akan menjadi komunitas,blog,website dengan reputasi world class.Amin

The End……..