Ditulis oleh : Fathurrahman Helmi

Kamu juga ingin tulisan tentang Football Managermu dimuat di Artupoke.com, cek dimari !

Youssoufa Moukokko

Teman-teman pasti tahu siapa Youssoufa Moukoko yang merupakan pemain muda potensial dan masih berumur 17 tahun. Jika beberapa hari ini kalian melihat postingan dari spieltag indo (akun bola khusus jerman) pasti kalian melihat postingan ini

cr: @spieltagindo

Yap, diumur 1 tahun dia bermain untuk timnas jerman u17 dalam rangka laga-laga internasional di musim panas atau sehabis kompetisi regular selesai. 5 gol dalam 4 laga bukan hal biasa. Jika melihat taji bocah ini. Wajar kalau dia disebut pemain muda potensial buat timnas jerman kedepannya. Kalian bisa lihat akselerasi, determinasi dan cara dia menceploskan bola ke gawang lawan. Tak heran jika database dari football manager juga melakukan judge yang tak jauh beda dengan aslinya.

Tapi, disclaimer dulu. Ini data dan hasil permainan Moukoko dari football manager touch 2021. Bisa jadi edisi terbaru beda lagi. Mulai dari mungkin lebih baik dan secara potensial ability lebih tinggi. Terutama mungkin di edisi FM 2022 yang memang lebih baru dan komplit ketimbang darinya FMT 2021 yang saya mainkan saat ini.

Dibawah ini adalah profil Moukoko di Football Manager 2022. Nanti saya sematkan juga versi Football Manager Touch 2021 yang dimana saya memainkan penyerang muda tersebut.

Cr: whatcultuer.com

Ketika saya menemukan tweet darinya spieltagindo yang membahas Moukoko, saya langsung mengirimkan 4 tangkapan layar dari performa dia di savean SC Freiburg di FMT 2021 yang saya mainkan.

Selain itu kita juga akan lihat data diri Moukoko di real life dari website transfer yang selalu saya jadikan rujukan yaitu transfermarkt.

Cr: transfermarkt.com

Nah bisa dilihat kan bagaimana data yang ada di transfermarkt. Mulai dari performa sampai dengan market value. Apakah teman-teman melihat adanya perbedaan dari data transfermarkt dengan FM 2022.

Oiya mengingat tadi saya sedikit mention tentang quote retweet di tweet nya spieltagindo. Ada beberapa teman yang juga memainkan FM yang komentar seperti ini.

Yap ada yang bingung bagaimana memasang atau menggunakan potensi dari Moukoko

Bahkan ada juga yang memberikan tangkapan layar Moukoko bermain di AC Milan dan hampir 10 tahun dalam savean nya yang mana Moukoko sudah mencetak 222 gol. Udah bisa pasang emot api-api?

Pun ada juga yang bingung kenapa Moukoko malah cocok di posisi wing kiri ketimbang natural position nya yang berada di striker murni. Wait, benerkah dia tidak works untuk beberapa savean?

Bab 1 Youssoufa Moukoko, another level of wonderkid

Saya akan berikan pengalaman saya ketika main menggunakan Chelsea pada savean terlama saya yang sampai musim 2031. Di savean tersebut saya menggunakan jasa Moukoko yang saya beli dari FC Porto.

Bisa dilihat bahwa dia selalu mencetak 2 digit gol di setiap musim bersama Chelsea di savean tersebut. Hal ini memang bukan hal yang luarbiasa jika melihat banyak juga teman lainnya yang merasakan betapa mengerikannya Moukoko di kotak penalty. Role yang saya gunakan baik di savean Chelsea maupun sekarang adalah Advance Forward. Jika kita merujuk apa itu Advance Forward dari situs football manager terbesar di Indonesia, artupoke, maka berikut definisinya.

Nah melihat definisi serta bagaimana seorang Moukoko bisa cocok dengan role ini mungkin saja adalah betapa mobilenya pemain yang memakai role AF tersebut. Pemain dengan role itu akan menjelajah seluruh area di kotak penalty. Melihat selama ini ketika bermain fm saya lihat bek-bek saat ini sangat sulit membendung pemain yang punya akselerasi luarbiasa. Moukoko menampilkan itu dan ketika dia berada di posisi one-on-one dengan bek lawan. Kalian bisa lihat dia seperti apa yang dilakukan Vinicius Junior ketika memaksa Ibrahima Konate menempel ketat winger Real Madrid itu di final ucl beberapa waktu lalu.

Ibrahima Konate itu bek bagus. Tapi dengan badan yang cukup bongsor maka untuk menghadapi sosok tower seperti konate maka pemain lincah, punya akselerasi, pace bagus adalah pilihan utama. Jangan kan konate, Trent-Alexander Arnold yang larinya juga bagus bisa kecolongan sama Vinicius Jr.

Jika selama ini banyak atau bisa dibilang mayoritas yang saya lihat di twitter bakal beli wonderkid selayaknya Erling Haaland, itu wajar. Karena memang performa nya gila. Yup dia kan kadang disebut robot dengan postur bagus tapi tetap bisa lari kencang dan nerabas lini belakang lawan.

Bagaimana dengan Moukoko?

Mungkin teman-teman yang mau bikin savean baru bisa memakai jasa pemain yang punya rate bintang 4,5 di FMT 2021 yang saya mainkan. Apalagi bujet untuk dia juga gak terlalu mahal. Walau ada salah satu pemain fm yang reply tweet saya dengan bilang Moukoko harga nya selangit. Seperti di bawah ini

Bab 2 Performa edan pemain masa depan

Coba lihat tangkapan layar dibawah ini.

Ini adalah profil dari Moukoko tapi di savean saya kedua alias kedua kalinya saya membeli dia untuk skuad yang saya bangun. Kali ini dia bermain dengan klub dari badden-wuttemberg yaitu AC Freiburg. Diumur 17 tahun (sama dengan real life karena game time di FMT saat ini 2022 juga). Moukoko cocok bermain sebagai advance forward. Dan itu harus dimaksimalkan. Penting memainkan pemain sesuai role yang tertera di profilnya. Karena dia akan nyaman ketika dia bermain sesuai dengan apa yang biasa dia lakukan.

Jelas rate bintangnya 4,5 . bahkan kita bisa lihat secara fisikal dia punya akselerasi 15, agility diatas rata-rata yaitu 17 dan balance yang berada di angka 16. Ini sangat diperlukan untuk pemain yang memakai role AF. Karena role AF membutuhkan pemain yang punya akselerasi untuk bisa menjangkau ruang-ruang kosong.

Secara teknikal, bisa dilihat Moukoko ini punya dribbling yang bagus. Berada di angka 17. Finishing 16 dan first touch diangka yang sama. Bayangkan punya pemain masih 17 tahun tapi bisa jadi goal-getter kelas wahid jika dimainkan dengan baik di posisi serta role yang bagus.

Satu lagi, determinasi. Mental pemain yang determinasinya bagus selayaknya Moukoko sangat penting. Karena biasanya pemain muda bisa punya teknik dan fisik bagus tapi rasa untuk berjuang alias determinasi itu sendiri kadang jelek. Bayangkan pemain usia 17 tahun tapi determinasi berada di angka 16. That’s unbelievable!

Kemudian mari kita lihat reportsnya di akhir musim bersama SC Freiburg. Oiya dia main tidak diawal musim tapi masuk di transfer winter jadi ini kita melihat dia dari 15 pertandingan yang dia mainkan selama paruh musim kedua.

Selama 2 bulan dia punya insting atau bisa handle dalam hal memutuskan sesuatu alias decision making nya bagus. Kenapa? Ya karena dia bisa mencetak gol dengan tanpa mikir panjang. Jika bola berada di kakinya, posisinya bagus di depan gawang lawan. Maka tak segan untuk menghajar kiper lawan dengan terjangan bola dengan sangat kencang. Bahkan pernah ada momen dimana Moukoko berani round the keeper alias membawa bola melewati kiper selayaknya idola masa kecil saya, Ronaldo Luiz Nazario da Lima.

Stamina nya juga bagus ada peningkatan signifikan di 2 bulan terakhir jelang kompetisi Bundesliga berakhir. Coba diluhat juga poin selanjutnya. Masih di kolom pros, kemampuan dribbling yang diatas rata-rata  membuat lawan bisa kesulitan dalam menghentikannya. Ini penting bagi pemain atau striker yang secara fisik gak besar tapi melawan bek seperti tower yang diajak sprint bakal kalang-kabut.

Satu lagi, Skilful. Ini kalau Coach Justinus Lakshana tahu bocah ini bakal kena semprot juga mungkin seperti Jack Grealish yang disebut skilful but no vision.

Coba beri kesempatan dia untuk mengambil bola free kick atau menjadi free kick taker tapi jangan kondisi direct ke gawang. Coba kasih dia untuk free kick dari long range atau jarak jauh yang biasanya jika dibikin skema set pieces maka akan memberi umpan memanjakan bagi pemain manapun. Seperti contoh asis nya untuk Philip Sandler atau John Brooks saat saya coba Moukoko sebagai free kick taker.

Tapi, Moukoko ini tetap punya kelemahan. Ya siapa pemain yang gak punya kelemahan sih. Semacam Cristiano Ronaldo sampai lionel messi juga punya kelemahan. But, paling banter darinya Moukoko itu adalah konsistensi. Ya dia kadang kelewat bagus di satu pertandingan bahkan bisa cetak gol banyak. Tapi pertandingan selanjutnya bisa drop parah dan kadang segala macam instruksi tidak bisa membuat dia menjadi optimal. Ya alamat bakal diganti dengan pemain lain yang setidaknya ketika masuk bisa jadi supersub, kalau di savean saya Emerdin Demirovic bagus sebagai striker pengganti walau menit bermain tidak terlalu banyak.

Coba lihat statistic report nya dalam bentuk form atau progress bermain.

Bisa kita lihat dia pernah bermain dengan rating tertinggi 10.0 dan terendah di 6.30 . dengan rata-rata ada di angka 7.34 . untuk pemain yang baru main di paruh kedua dengan 16 kali main. Ini sih gokil ya. Coba lihat di pertandingan terakhir dia akhirnya mendapatkan achievement sebagai Bundesliga player of the week. Dengan 1 pertandingan tapi mencetak 5 gol dan rating 10.00 .

Sekali lagi, gak ada obeng ini bocah!

Bab 3 Rating Tinggi Kenapa Tidak?

Ini adalah salah satu laga terbaik bagi Moukoko dengan rating tertinggi. Mencetak 5 gol sekaligus membantu tim lolos dari jurang degradasi. Pemain 17 tahun tapi seperti prime Lionel Messi di awal kemunculannya di Barcelona.

Bahkan menjadikan dia sebagai pemain terbaik pekan terakhir Bundesliga di savean saya. Sangat menyenangkan melihat pemain kita menjadi pemain terbaik dalam sebuah matchweek. Bahkan itu terjadi di week terakhir yang mana pasti kesannya semakin berbeda.

Bahkan hanya dengan 14 pertandingan dengan satu kali bermain dari bangku cadangan dia bisa mencetak 18 gol 1 asis yang membuat Moukoko berada di posisi 3 top skorer Bundesliga. Hanya kalah dari Andre Silva, Eintracht Frankfurt dengan hanya beda 1 gol dan Erling Haaland dengan 26 gol dari 30 laga. Tidak bisa dibayangkan kalau Moukoko bermain satu musim penuh.

Youssoufa Moukoko saya beli dengan banderol 9 juta euro dari Borrusia Dortmund. Setelah menjual Roland Sallai dan Vicenzo Grifo yang sebenarnya apik ketika bermain. Saya jadi teringat reply tweet dari teman yang bilang bahwa harga Moukoko sampai 100 juta euro. Secara tidak langsung saya membeli dengan harga murah tapi pemainnya tidak murahan kok.

Bab kesimpulan

Saya akan selalu menyarankan untuk membeli Youssoufa Moukoko dan coba beli ketika dia masih berada di Dortmund dalam kondisi jarang dimainkan. Atau tunggu Moukoko bermain di klub lain, mengingat di beberapa savean, Dortmund akan coba pasang tarif besar untuk Moukoko selayaknya yang mereka lakukan di real life kala menjual sosok Jadon Sancho ke Manchester United.

So, tunggu apalagi? Jadikan Youssoufa Moukoko sebagai striker masa depan untuk skuad mu. Dan rasakan betapa mengerikannya dia di lini depan dengan menjadi pendulang gol untuk tim yang kalian asuh.

Piala Dunia U-20 akan berlangsung di Indonesia pada 2023 nanti. Apakah Youssoufa Moukoko bakal dibawa pada pergelaran akbar kelompok umur itu bersama timnas Jerman? Hitung-hitung bagi para Manager Football Manager beneran bisa langsung scouting ini pemain secara langsung. Mana tahu melihat langsung performa Moukoko di atas lapangan hijau bisa membuat kita para manager tidak lagi melewatkan nama yang satu ini di savean kita.

Tambahan: Erling Haaland mungkin menjanjikan, tapi biaya buat mendatangkan dia juga besar. Kylian Mbappe anak muda luarbiasa, tapi PSG tidak akan lepas dengan tawaran yang biasa. Akan tetapi kalau Youssoufa Moukoko mungkin jika kalian memulai musim perdana. Bajak langsung saja jangan mikir panjang. Lagi pun masalah dia bakal nyetel di awal juga memang belum tentu. Tapi, dia asset bagus buat masa depan. Beli dengan harga terjangkau tapi membuat kita terpukau, yakin dan percaya sama pelatihnya Youssoufa Moukoko di FM alias siapa lagi kalau bukan saya.


follow me @Rtupoke and the Fan Page or subscribe this blog ya FM Lovers. Keep Sharing//