Ditemui saat sedang santai di parkiran, Manager 404 Not Found sedang menunggu kedatangan orang yang dicintainya. Dinan Segara – seorang penggemar berat Arsene Wenger apakah ini artinya dia akan menjadi Specialist in Failures di Artupoke IDFM League?

***

Berasal dari Lembang Kab Bandung, manajer yang juga berprofesi paruh waktu sebagai pekerja lepas sebagai programmer ini mengakui bahwa ia adalah penggemar Arsenal dan juga manajer legendarisnya, Wenger. “Saya manager yang mempunyai filosofi, seperti Wenger. Tapi saya tetap menyesuaikannya dengan match engine,” tukas pria berkumis tipis ini.

Tim IDFM League yang mewawancarainya dari jendela mobilnya – karena kebijakan physical distancing – sempat ditinggal beberapa menit yang penuh tanda tanya kapan ia akan kembali. Untungnya kami membawa beberapa catatan sebagai pengingat, mengapa kami harus meliput Dinan secara khusus.

Ceritanya dimulai dari fase kualifikasi Artupoke IDFM League di awal musim. Bergabung di Grup E bersama empat tim lainnya, 404 Not Found asuhannya meraih hasil sempurna dengan mengoleksi 12 poin atau artinya menghabisi lawannya yang lain tanpa ampun dan ternyata kemampuannya bukan kaleng-kaleng di kancah Artupoke Championship ia masih tampil digdaya.

Rekan sejawat PS Segut Soson Soson ini hingga Mei mampu meraih 7 kemenangan dan satu kali seri dari delapan laga sebelum memasuki rehat lebaran lalu. 24 poin yang menguasai Grup A Championship, laju Laman yang Dapat Ditemukan nyaris tak terhenti. “Saya pemain lama, saya sudah main FM sejak 2008 sebelumnya akhirnya vakum dan kembali di FM19, ” ujar Dinan.

Ditanya sekembalinya ia dari mengantarkan yang tercinta, ia menjelaskan mengenai filosofinya secara lebih dalam. “Saya mengagumi Wenger tapi saya tahu ada yang bisa diperbaiki dan diaplikasikan di gim ini. Apabila Anda memperhatikan saya senantiasa memilih pemain sayap yang cepat, itu adalah cara saya untuk menerapkan filosofi Wenger-ball dengan lebih baik,” sambungnya. “Saya juga melihat ada yang bisa dilakukan melalui bola mati. Maka dari itu saya sering memilih pemain dengan eksekusi bola mati yang baik, sekaligus pemain dengan kekuatan bola udara. Itulah alasan saya banyak menggunakan DM di 4231 dan 442, demi menambah peluang kesuksesan bola mati.”

Posisi gelandang bertahan semakin berevolusi di sepak bola modern. Mulai dari sebagai pemula serangan, pembagi bola hingga sebagai benteng pertama pemutus serangan lawan. Tapi untuk 404 Not Found, menjadi DM di timnya berarti harus menjadi sosok yang mampu bertahan atau menyerang. Bahkan yang lebih ekstrim lagi, Dinan biasa baru menentukan peran posisi tersebut di 20 menit awal! “Saya sangat adaptif dalam pertandingan,” Ujarnya.

Perdebatan yang cukup unik terjadi mengingat fans klub Meriam London yang sering delusi, bahwa Arsenal-nya Wenger bermain lebih atraktif dibanding Barcelona-nya Pep Guardiola. “Betul, saya mengaplikasikannya di FM dan ternyata cukup memuaskan. Menyerang dari sisi manapun terlihat indah attacking flow-nya, dengan match engine sekarang itu memungkinkan dibanding sebelumnya yang punya kecenderungan bek melakukan long pass,” Sambung Dinan ketika ditanya perbandingan antara Arsenal di era Wenger dan aplikasinya di Football Manager.

“Sebenarnya, hasil yang saya dapatkan berasal dari trial and error. Tidak hanya uji coba, tapi juga melakukan evaluasi menyeluruh,” kata Dinan menambahkan. Ia pun menyatakan tidak perlu malu-malu untuk bersilaturahmi di forum-forum seperti FMBase, FMScout dan SI Games yang menunjukkan berapa banyak jam yang ia investasikan untuk menjadi salah satu kandidat kuat promosi musim ini. “Kalau perlu berkunjung ke streamer Twitch, untuk mencari inspirasi,” sambungnya panjang lebar sekaligus mengajak tim-tim lain yang terpuruk untuk lebih banyak mencari inspirasi di banyak tempat.

Kompetisi Artupoke IDFM League yang sangat intens menurutnya menjadi daya tarik tersendiri, “Ini kompetisi yang saya cari selama ini. Walaupun awalnya hanya ikut-ikut teman, sampai beli FM ori pertama kali.” Tetapi walaupun berkompetisi dengan ketat, setiap peserta IDFM League tidak boleh melupakan tujuan awal adanya kompetisi ini yaitu silaturahmi dan kebersamaan: “ini demi FM dan Miles untuk merilis Football Manager berbahasa Indonesia bukan?” Tutupnya. Meskipun sempat disorot karena ucapan Jose Mourinho sebagai Spesialis Kegagalan, Arsene Wenger dan warisannya jelas terlihat di sosok Dinan Segara dan 404 Not Found. Tepatnya sebagai pemuncak sementara Group A Championship Artupoke IDFM League.