Ditulis oleh : Rido Alam Basa Manullang (SAMARINDA)

Tulisan ini adalah kiriman dari FMLovers yang dimaksudkan untuk kompetisi #FMLoversStory dengan hadiah Football Manager 2015 Gratis :D. Follow @Rtupoke untuk info lebih lanjut.

Saya sebenarnya sudah lama menyimpan Football Manager 2014 dilaptop saya.Saya mengetahui game yang satu ini dari guru saya yang kecanduan FM juga.Namun setelah saya selesai download saya merasa tidak sreg bermain FM dikarenakan terlalu rumit dan membingungkan.

Padahal saya sudah lama senang bermain game sepakbola yang berbau-bau menjadi manajer.Setelah sekian lama saya simpan ada rasa penasaran dan saya installah FM tsb.Prinsip saya dalam melatih adalah dari tim kecil yang mempunyai wonderkid jadi saya pilihlah Heerenveen dari liga Belanda dengan wonderkidnya FINNBOGASON(waktu itu saya dengar dia adalah topskorer liga belanda).Karena saya juga tidak begitu paham dengan FM dan juga bahasa inggris masih nilai D (heeh).Saya acak-acakan membuat strategi.Waktu itu presiden klub (atau apalah namanya) menyuruh saya untuk finish di mid table (saya lgsg berfikir mid table itu antara 6-14 karena liga belanda hanya 18 tim) berarti maksimal tim saya finish di posisi 14.Setelah sekian lama ternyata tim saya finish di peringkat 16 otomatis saya di FIRE (baca: putus kontrak).Hancurlah hati saya dan saya memutuskan untuk UNINSTALL FOOTBALL MANAGER 2014.Namun setelah 1 tahun meninggalkan game simulasi tersebut saya merasa hanya kuran paham kemudian saya COMEBACK dengan menggunakan tim asal belanda FEYENOORD dengan wonderkid piala dunia KONGOLO dan CLASIE.walaupun saya berhasil finish di peringkat ke-3 dan “untungnya” saya tidak dipecat karena boardnya waktu itu meminta saya finish di UCL.Dan diajang KNVB Beker saya harus kalah telak dari klub semenjana 3-0 serta dibantai rival sejati AJAX AMSTERDAM 6-0 saya tetap kecewa karena setiap tim saya kalah saya sering kalah dengan skor telak.Namun saya bisa dibilang mampu membuat wonderkid pembelian saya menjadi hebat walaupun saya tidak tahu apa itu PA dan CA.Saya membeli ALEK SCHALK dan sempat menjadi topskorer diawal musim dengan memainkan role FALSE NINE dengan torehan 9 gol saya juga cukup puas dengan pemain dengan role INSIDE FORWARD BOETIUS serta WINGER berpengalaman SCHAKEN dan KIPER MULDER.Setelah musim pertama itulah awal kehancuran saya.

Saya selalu kalah diawal musim dengan skor telak dengan friendly cup yang saya buat dan setelah liga kembali bergulir FEYENOORD bertemu dengan ADO DEN HAAG.Skor waktu itulah yang membuat saya “Pensiun Dini” (kembali) yaitu 7-0.saya langsung QUIT GAME>EXIT.Kemudian saya membuat game baru dengan tim yang saya latih adalah VITESSE dan pasti ada wonderkidnya yaitu IBARRA yang selalu menjadi target AJAX AMSTERDAM dan GURAM KASHIA (walaupun secara umur dia bukan kid) namun atributnya yang tinggi menjadi senyuman saya untuk tim ini pasti sukses.Apalagi yang menjadi motivasi saya adalah gelar VITESSE yang hanya 2 piala itupun sudah lama sekali dan hanya tropi divisi 2 liga belanda.Karena saya berpikir jika saya memenangi satu gelar saja saya pasti masuk history tim.Namun kenyataan berbanding terbalik dengan harapan moral tim saya hancur diawal musim walaupun mampu memenangi pertandingan pramusim.Lagi-lagi saya harus pensiun kembali.Saya merasa hanya diawal saja saya merasa paham dengan FM setelah itu tidak kembali.Hilang sudah rasa bermain FM yang dulu menggebu-gebu karena mampu membawa tim saya berada diatas angin.Walaupun saya sedikit labil bermain game ini saya tetap salut terhadap game ini dari detil dan sejarah setiap klub.Bravo!

#FMLoversStory